Luna Arsintha merupakan dokter cantik yang bekerja di salah satu Rumah sakit ternama,,dia ditinggalkan oleh ibunya saat berusia 4 tahun karena ibunya mengindap penyakit kanker membuat Luna bertekad untuk menjadi seorang dokter..
di usianya 26 tahun ini mama tiri nya menjodohkan nya dengan keluarga Wijaya, keluarga yang terkenal kaya raya,karena mama nya ingin menguasai harta keluarga Wijaya melalui Luna..
papa Luna yang mengidap penyakit stroke membuat nya terbaring tak berdaya,dia hanya bisa menyaksikan hari -hari di mana Riana bisa mengancam anak nya dengan menggunakan dirinya.
bagaimanakah nasib Luna selanjutnya, apakah dia mau menerima perjodohan dengan Pram Wijaya, lelaki yang di juluki sang Playboy..???
baca kelanjutannya di Noveltoon 🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
berdua
Luna membuka kelopak matanya mendengar suara alarm yang sudah menunjukkan pukul setengah enam...
di lihatnya wajah tampan Pram yang sedang terlelap tidur, benar-benar tampan pikir Luna membuat Luna menarik sudut bibirnya..
" morning kiss" ujar Pram yang tiba-tiba langsung menyambar bibir Luna membuat dokter cantik ini terkejut
" Pram...." tegur Luna kesal
Pram menarik tubuh Luna mendekat pada nya dan mengeratkan pelukannya
" Pram bangun aku harus kerumah sakit" ujar Luna mendorong tubuh Pram kecil tapi tak sedikit pun ada pergerakan pada lelaki tampan ini ,Pram malah terus mengeratkan pelukannya
" kamu tidak ke kantor?" tanya Luna
" tidak....!!! hari ini aku ingin menghabiskan waktu bersama mu,tidak ada yang boleh keluar rumah" ucap Pram mencium pipi Luna berkali-kali
" tapi aku harus bekerja Pram..!!"tekan Luna
" kamu ingin mendengar kan ku atau tidak aku izin kan bekerja lagi" ancam Pram
" selalu saja begitu,ingin menang sendiri" gerutu Luna kesal jika Pram sudah mengancam nya
" hari ini aku ingin menghabiskan waktu berdua saja tanpa gangguan orang lain"
akhirnya Luna pasrah, melawan pun percuma dia akan kalah juga dari Pram..
****
" Sial...sial....hilang sudah buruan ku" kesal Mita
" ini semua karena ibu yang tak pernah sabar bertindak" gerutu nya
" kenapa kamu menyalahkan ibu,ibu hanya ingin yang terbaik untuk mu, bagaimana oun juga kamu anak ibu meskipun kamu sulit di atur" oceh Riana
" bu,,aki juga ingin hidup senang,aku juga ingin jadi orang kaya tapi nasib baik tak berpihak pada ku"
" dari awal ibu sudah katakan jangan bergaul dengan sembarangan orang, sekarang apa??? kamu juga yang rugi sendiri, kekasih mu berselingkuh dengan yang lain kan..!!!"bentak Riana
" bu,,sudah jangan membahas dia lagi, membuat kepala ku pusing" marah Mita lalu keluar dari rumah nya
berulang kali Mita menghubungi Bian tapi tak di angkat oleh lelaki itu,Mita hendak menyusul Bian ke kantor nya meminta Bian bertanggung jawab pada kehidupan nya karena ide Bian Mita dan ibu nya saat ini kesulitan uang, biasanya Luna yang memberikan mereka..
" maaf,pak Bian ada di dalam?" tanya Mita pada perempuan cantik yang berdiri di depan ruangan direktur utama
" pak Bian sudah tak di sini lagi,dia sudah pindah dari kemarin" jawab perempuan cantik itu
" bukan nya ini kantor Bian?" tanya Mita
" ya,,tapi sudah bangkrut dan di beli oleh orang lain,,pak Bian sendiri tidak tau keberadaan nya saat ini"
Mita terkejut bukan nya Bian kaya,kenapa bisa sampai Bangkrut pikirnya...
Mita bingung harus mencari Bian ke mana dia memutuskan untuk pulang saja, percuma jika doa mendatangi Luna sudah pasti saat ini Pram tak akan membiarkan dia bertemu Luna..
****
" aaarrrrrggg....." kesal Bian meremas rambutnya
" kenapa bisa begini" pekik Bian marah,dia bangkrut, benar-benar bangkrut...Bian kehilangan perusahaan nya..
Bian sebenarnya mengetahui kalau luna sudah menikah tapi tidak tau menikah dengan Pram,dan saat Bian tau dia berniat merebut Luna kembali karena ingin meminta bantuan dari Luna untuk menjebak Pram agar mengetahui sisi kelemahan lelaki itu agar Bian bisa menguasai renah bisnis tapi Pikiran Bian salah Luna sulit untuk di dekati bahkan Tak bisa di bujuk oleh Bian jadi segala macam cara di lakukan Bian tapi tak membuahkan hasil sedikit pun..
berjalan nya waktu perusahaan Bian makin down,,dan kini sudah tak bisa di selamat kan,yang membuat Bian kaget kalau Pram lah yang membeli sebagian saham Bian,kali ini hidup lelaki itu benar-benar hancur dan tak bisa lagi kembali seperti dulu, cinta dan harta nya hilang bersamaan..
pram melakukan kesalahan tapi apakah luna lebih baik jawabanya luna pun sama dia tidak kalau murahan daripada pram
pram melakukan kesalahan, mengaku salah, menyesal, mengemis maaf, berusaha memperbaik kesalahan, berjuang dapat kesempatan dan membuktikn diri dia pantas dapat kesempatan
sedangkan
*luna mengaku salah tidak, menyesalpun tidak, minta maaf tidak, berjuang apalagi, dia hanya istri munafik yang melihat salah suami dan tidak sadar kesalahannya
*kesalahan pram semua sudah tau
*ini kesalahan luna, seorang istri tapi berhubungan dengan pria lain, kontak fisik dengan pria lain, curhat berduaan dengan pria lain, menceritakan dan mengumbar aib suami pada pria lain, memberi harapan pada pria lain, yang paling buat luna tidak pantas dapat kesempatan karena luna munafik yang tidak sadar dan mengakui kesalahannya
dan yang menjadikan novel ini miris, egois, dan tidak adil, novel membenarkan semua kelakuan luna dan menganggap itu bukan kesalahan
miri novel buatan wanita yang menunjukkan wanita itu sangat egois (saya sebagai wanita, malu baca novel2 kayak ini)
nanti authornya bilang, ini hanya novel halu, kalau tidak suka skip aja, ingat thor sebuah novel akan mencerminkan karakter dan pola pikir autuor novel itu sendiri