Karya saya sendiri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aura citra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, saat ini mereka sudah sampai di perbatasan kota, dan mereka sudah berjalan sekiranya 3 jam lebih dan masih kira kira sisa 2 jam lagi untuk sampai di RS kota.
" ueghhh...." aura bangun tidur.
" udah bangun Ra? " tanya Zayn
" eh...Abang maaf ya tadi aura tidur, ngantuk banget , eh si Fatimah masih tidur toh " ucap aura
" iya gpp, iya itu si Fatimah dari tadi tidur belum bengun " jawab Zayn
aura yang melihat posisi tidur Fatimah tidak nyaman dia pun langsung bergerak untuk membetulkan posisi tidur Fatimah, dan sekiranya sudah nyaman aura pun kembali duduk di tempatnya.
Zayn yang melihat itu pun tersenyum, dia merasa bersyukur karena mengenal aura, bahkan yang nanti nya bakal jadi calon istri dan ibu dari anak anaknya.
" bang, cari mini market dulu ya, nggak ada cemilan " ucap aura
" iya, nanti kita cari " jawab Zayn.
dan yah, tak berapa lama mereka sudah berada di depan mini market.
" nih Ra, udah sampe mini market nya " ucap Zayn
" oh iya bang, Abang mau titip sesuatu nggak?" tanya aura
" air mineral aja " balas Zayn, dan aura hanya membalas dengan anggukan kecil.
saat di dalam mini market, aura berbelanja sampai 2 keranjang penuh, yang berisikan berbagai macam jenis cemilan, minuman, dll.
setelah keluar, Zayn yang semulanya sedang menatap ke layar handphone nya pun, langsung mengalihkan pandangannya ke arah aura yang sedang membawa 3 plastik penuh sedang membuka pintu mobil.
" ya Allah, aura kamu mau buka warung atau gimana ? " tanya Zayn keheranan sambil membantu aura memasukan semua belanjaannya kedalam mobil.
" ya...dari pada nanti kurang kan , lebih baik lebih " jawab aura. Dan Zayn pun hanya menggeleng kan kepala karena melihat sikap aura .
" ya Allah, mbk aura. ini mau buat apa sebanyak ini " ucap Fatimah yang baru bangun dan melihat banyak belanjaan cemilan dll ada di hadapannya .
" ya buat di makan lah, ya masa cuma di liatin aja " jawab aura dengan entengnya
" ya Allah, aku kira mbk mau buka warung nanti ini " ucap Fatimah.
aura pun hanya tersenyum, di mulai membuka satu bungkus snek chips dan mulai memakannya dan juga minumannya.
tak terasa aura sudah menghabiskan 4 bungkus snek, 3 kotak susu, dan 1 botol air mineral.
" astagfirullah, mbk. klo gini sih aku nggak heran , mbk belinya sebanyak ini " ucap fatimah yang terkejut melihat banyaknya makan aura.
" hehehehe...iya aku hobi banget yang namanya makan cemilan" jawab aura.
" tapi anehnya, kenapa nggak gemuk-gemuk gitu, ya Allah, badannya aja kayaknya segini gini aja " ucap Fatimah.
" ya mau gimana, emng bawaan badannya begini " jawab aura.
Zayn yang melihat dar kaca mobil aura sedang memakan cemilannya, ada rasa tidak rela jika nanti ada yang melihat wajah cantik itu ketika aura melepas masker nya.
" rasanya saya tidak rela aura, jika ada yang melihat wajah mu itu " gumam Zayn dalam hati.
dan setelah acara makan makan tadi, tak terasa sekarang sudah waktunya sholat Dzuhur, dan mereka pun berhenti di salah satu masjid yang mereka lewati.
skip
setelah selesai sholat, mereka melanjutkan perjalanan nya kembali.
dari masjid itu hanya butuh kira kira , 40 menit lagi untuk sampai di RS kota.
skip
saat ini mereka sudah sampai di depan rumah sakit, dan Zayn sedang mencari tempat parkir karena di sana tempat parkir nya penuh.
" itu bang , tempat parkir nya, itu khusus tempat parkir mobil aura " ucap aura
" oh...iya iya " jawab Zayn
saat sudah selesai parkir aura di dalam mobil sedang bersiap memasukan semua barang barang yang akan dia bawa masuk kedalam RS.
" nanti ikut saya aja ya, kita langsung ke bagian farmasi jadi nggak usah pakek lama, jadi waktu yang ke sisa bisa buat jalan jalan atau istirahat" ucap aura.
" iya mbk " jawab fatimah.
" ya sudah ayo masuk " ucap aura
kebetulan sekali saat mereka sampai disana , kebetulan waktu itu menunjukan jam istirahat, jadi ramai para karyawan semuanya sedang berlalu lalang.
saat aura baru masuk kedalam RS, baru sampai di depan resepsionis, dari arah belakang terdengar suara yang melengking memanggil namanya.
" AURA......." teriak seseorang, ya siapa lagi kalau bukan si mereka sahabat sahabatnya aura.
aura yang merasa familiar dengan suara itu pun, langsung melihat kebelakang dan berlari kearah mereka 3 ( Liana, ana, Winda ). dan mereka ber4 saling berpelukan dengan tidak memperdulikan keadaan sekitar.
" gila...gila... Lo kok nggak ngasih kabar kita kita sih kalo mau balik, kan kita bisa nyiapin sesuatu gitu ye " ucap ana
" idih sok sweet, sok manis tau nggak Lo pada , ya ampun" ucap aura
LIKE, KOMEN, VOTE, dll
sorry kalo banyak salahnya.
see you next time all
NEXT
jadi berasa emnag nyata bc novel bukan ngehalu tokoh dan karakter tpncerita mu bagusss,,, walau ada kt2 yg enggak dimengerti,, atau bhasanya yg keblik2...welll bguss tapi