Casandra Putri gadis cantik berusia 24 tahun, tidak menyangka akan bertemu dengan jodohnya seorang pengusaha ternama yaitu Sean Askhara
Bagai manapun kamu menghindari nya kalau memang kamu di takdirkan untuk bersamanya, tetap akan bersama, kamu tidak bisa melawan takdir, karena mungkin sudah takdir kamu untuk bersamanya, dan aku harap kamu bisa menerimanya.
Kalau kalian saling mencintai berjuanglah bersama jangan menyerah begitu saja, percaya lah bahwa perjuangan tidak akan mengkhianati hasil, semuanya akan indah pada waktunya.
Ucap Noval menasehati Casandra...
Ketulusan Cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Norma28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 28
Sean yang kini sudah mulai membaik, dan dia juga sudah tidak menggunakan kursi roda lagi, hal itu membuat papa Darmono sangat bahagia karena anak sudah mulai pulih, papa Darmono sangat berterimakasih pada Sandra karena berkat Sandra lah, sean bisa pulih dengan cepat.
Sandra tidak kenal lelah merawat sang kekasih yang notabene belum menjadi suami sahnya, tapi karena rasa cinta dan sayangnya Sandra pada sean akhirnya dia merawat sean dengan tulus.
"Besok aku akan kembali bekerja tidak apa-apa kan?" tanya Sandra pada Sean.
"Tidak apa-apa, di rumah juga ada bibi, kasian kamu udah berbulan-bulan tidak masuk kerja demi merawat aku" jawab Sean.
"Tidak apa-apa sayang, tadi aku udah telepon Pak Noval, memberitahu kan kalau besok aku sudah bisa masuk kerja" jelas Sandra.
"Tunggu aku pulih betul, baru kita menikah ya" ucap Sean memeluk Sandra.
"Ia kamu harus sehat betul, aku tidak ingin kamu kembali sakit begini" jawab Sandra tersenyum.
"Siap bos" ucap Sean sambil menarik hidung Sandra.
Mereka berdua mengobrol sambil bercanda, bibi tere yang melihat itu sangat bahagia karena sudah lama dia tidak melihat bosnya sebahagia itu.
"Terimakasih Tuhan akhirnya tuan mudah bisa kembali tertawa lepas seperti dahulu waktu nyonya besar masih hidup" batin bibi tere sambil mengusap air matanya yang mengalir di pipinya.
Bibi tere berharap agar Sandra lah yang menjadi jodoh majikannya itu, karena Sandra sudah banyak berkorban untuk Sean selama Sean jatuh sakit.
"Jadi besok kamu udah nggak ke sini lagi dong" ucap Sean.
"Ia kan besok aku udah mulai kerja, tapi aku tetap memantau kamu lewat telepon, kalau aku tidak sibuk" jawab Sandra.
Sean hanya tersenyum mendengar penjelasan kekasih itu.
"Sayang bagai mana kalau hari minggu kita ke makan mama, soalnya udah lama aku tidak ke sana, sekalian aku ingin mengenalkan kamu padanya, aku tau dia pasti bahagia di sorga melihat kamu" ucap Sean pada Sandra.
"Ia dengan senang hati, tapi kamu jangan bawa mobil dulu minta tolong pada Nandan agar dia mengantar kita ke sana" jawab Sandra.
Ia sayang, pasti Nandan juga mau mengantar kita" ucap Sean kembali.
Sandra akhirnya pamit untuk ke dapur, dia ingin mengambilkan Sean buah untuk di jadikan cemilan.
"Sayang ini buah, kamu makan dulu ya" ucap Sandra meletakkan piring berisi buah di atas meja.
"Aku kira kopi, aku udah lama tidak minum kopi sayang" jawab sean.
"Jangan dulu minum kopi, kalau bisa tidak usah minum kopi lagi" ucap Sandra.
"Tidak bisa sayang, udah dari orok aku minum kopi, jadi sudah tidak bisa di lepas" jawab sean tertawa.
Sandra hanya geleng-geleng kepala mendengar jawaban Sean, karena dia tau betul kekasihnya itu tidak bisa tanpa minum kopi dalam sehari, apa lagi kalau pekerjaannya menumpuk, pasti dia di temani secangkir kopi.
Mereka berdua duduk di ruang keluarga menikmati potongan buah dan sambil menonton acara televisi, Sandra paling suka menonton drama thailand dan terpaksa Sean harus mengalah dan ikut menonton juga.
"Apanya sih yang kamu suka dari drama thailand sayang?" tanya Sean.
"Yang aku suka cowok nya, karena mereka ganteng-ganteng semua" jawab Sandra.
"Ah lebih gantengan aku dari pada mereka, coba kamu lihat aku, banyak yang bilang kalau aku itu mirip dengan aktor song Weilong" ucap Sean sombong.
"Percaya diri amat, kamu dengan dia jauh beda, dia lebih ganteng kali" jawab Sandra. Sean hanya tertawa mendengar jawaban Sandra.
Karena sudah sore, akhirnya Sandra sudah bersiap-siap untuk mau pulang, karena Nandan juga sudah di dalam perjalanan pulang, dia tidak takut meninggalkan Sean sendirian karena Sean sudah mulai membaik, hanya saja dia belum bisa ke kantor. dia menunggu kondisi nya betul-betul pulih dengan baik, baru dia kembali masuk kantor.
Apa lagi pekerjaan di kantor masih bisa di Handel oleh Nandan sendiri, dan juga orang kepercayaannya Sean di kantor-kantor cabang, bisa di andalkan oleh Sean.
💕💕💕
Hai...hai... maaf baru update lagi, maaf lama baru update, karena aku fokus di cerita yang satu jatuh cinta setelah menikah.
jangan lupa tinggal jejaknya ya, lewat like dan komentarnya.
Terimakasih
Bersambung 🤗🙏
semoga saj benar sandra hamil,,,semoga juga dpt kembar jagoan sekalian,,🥰🥰🥰
biar papa Darmono dpt bahagia di hari masa tua nya sekaligus dpt kembar jagoan,,,🤗🤗🤗