NovelToon NovelToon
The Civilian : Resurgence

The Civilian : Resurgence

Status: tamat
Genre:Action / Contest / Pembunuhan / Militer / Tentara Khusus / Tamat
Popularitas:162.4k
Nilai: 5
Nama Author: Juan Atma Wikarta

The Civilian adalah cerita fiksi, tentang perjalanan sekelompok pasukan khusus. Mereka berjuang untuk menghentikan perang sipil, yang disebabkan oleh para pemberontak.

Namun, perang ini akhirnya membuka sebuah kebenaran.
Lalu, siapakah sebenarnya Wikar?
Dan kenapa dia melakukan pemberontakan?

Peringatan ; Penulis sama sekali tidak menyinggung atau menyindir pihak manapun. Jika ada kesamaan cerita dan juga peristiwa di dunia nyata, maka itu sepenuhnya diluar pengetahuan penulis. Penulis hanya bermain dengan dunia imajinasi. Terimakasih. Bebas Tapi sopan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Juan Atma Wikarta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

"Letnan, sepertinya ada pergerakan di lantai dua." kata Wikar pada Lahar.

Saat Lahar sampai dilantai dua, dia pelan-pelan membuka salah satu pintu kamar, dan Lahar menemukan seorang wanita tua yang sudah tewas terduduk di kursi goyangnya. Kepala wanita itu telah hancur, seperti baru saja ditembak oleh seseorang.

Dan tiba-tiba dari arah belakang, Lahar diserang oleh seseorang.

"Sial! Tembak dia!" perintah Lahar pada Wikar.

"Aku tidak bisa melihat apa pun Letnan! Lompat saja Letnan! Lompat!" kata Wikar.

Karena mendesak, akhirnya Lahar terpaksa melompat dari jendela, bersama dengan orang itu. Lalu Wikar dengan cepat melesatkan tembakan ke kepala orang itu hingga kepalanya hancur.

Lalu Lahar mengambil senjatanya kembali, dan sesegera mungkin masuk ke dalam rumah. Dia memerintahkan Wikar berserta yang lainnya untuk masuk juga ke dalam rumah itu. Karena di khawatir masih ada ******* yang bersembunyi di dalam rumah.

"Wikar! Ambar! Loah! Cepat masuk ke dalam rumah!" perintah Lahar.

"Siap!"

Mereka semua bergegas masuk ke dalam rumah itu. Dan memang benar, ada dua orang anggota ******* yang langsung menyerang Wikar. Tapi Wikar berhasil membunuh mereka berdua.

Setelah semuanya masuk, Wikar menutup pintu itu rapat-rapat, lalu menguncinya. Dan mereka memeriksa seluruh isi rumah, untuk memastikan kalau rumah itu aman untuk mereka bersembunyi.

"Kita tidak bisa melanjutkan perjalanan kita kalau seperti ini. Aku juga sudah menghubungi Mayor Jendral Maric, dan dia memerintahkan kita untuk tetap berada di tempat. Karena kabarnya ada kebocoran informasi." kata Loah.

"Itu artinya kita memang tidak bisa kemana-mana. Tapi kita juga tidak bisa terus menerus berada di tempat ini. Mereka bisa saja datang dan meledakkan rumah ini." kata Wikar.

"Kalau begitu, kita siapkan kejutan untuk mereka. Kita tidak bisa terus menggunakan peluru kita sendiri. Jumlah mereka pastinya lebih banyak dari pada amunisi mereka." kata Loah.

"Kalian benar. Tapi kita harus mempersiapkan jebakan yang sesunyi mungkin. Kita gunakan batu, tali, atau kayu yang di tempat ini. Jika kita menggunakan granat ataupun ranjau, itu akan memancing kedatangan musuh lebih banyak lagi." ucap Lahar.

"Baiklah. Kita cari alat dan bahan yang harus kita gunakan. Rumah ini terbuat dari tembok, tapi ada beberapa kayu di tempat ini. Kita buat jebakan di dalam tanah." kata Wikar.

"Kita harus menggalinya terlebih dahulu, itu akan memakan waktu lama." Kata Lahar.

"Kalau begitu kita harus bergegas Letnan." kata Loah.

"Baiklah. Kita bagi tugas. Wikar dan Loah menggali tanah. Dan aku dan Ambar akan mengawasi kalian dari jauh. Setelah kalian berdua selesai, aku yang memasang jebakannya. Karena kita harus bergantian saling melindungi." perintah Lahar.

"Siap!"

Selama itu juga, para \*\*\*\*\*\*\* sedang mempersiapkan semuanya untuk kembali menyerang Lahar dan pasukannya yang tersisa. Memang benar, ada kebocoran mengenai misi ini. Pemimpin mereka ternyata sudah berteman baik dengan salah satu tentara yang ikut mengurus semua persiapan yang dilakukan Lahar untuk misi ini.

Dia memberikan informasinya secara detail, dari jumlah orang yang ikut, dan juga pendaratan serta penjemputan mereka. Anggota tentara memang sudah lama berada di kelompok ini, dia dulunya bersama dengan kakak dari **Letnan** **Kolonel** **Lahar**. Tapi sekarang dia bergerak sendiri.

Mengirimkan stok senjata, dan juga berbagai informasi yang sangat rahasia. Semuanya adalah tentang uang dan uang. Para \*\*\*\*\*\*\* ini terorganisir, dan mereka juga memiliki banyak sekali dana untuk keperluan perang. Mereka mendapatkannya dari orang-orang elite yang memiliki ambisi yang sadis untuk menguasai seluruh wilayah di negara ini.

Dengan memanfaatkan para warga sipil. Karena para warga sipil sangat mudah untuk diprovokasi. Dis-komunikasi yang membuat mereka tidak banyak mengetahui dunia luar. Sebenarnya, para tentara di negara ini pun sudah berusaha keras untuk mematahkan pergerakan mereka.

Tapi mereka sangat terlatih dalam menyembunyikan jejak mereka. Sehingga pemerintah memutuskan untuk meminta bantuan para negara sahabat, agar memberantas para \*\*\*\*\*\*\* di negara ini. Dengan membuat taktik politik.

Memang taktik ini bisa dikatakan kotor. Tapi demi keamanan negara mereka, pemerintah harus mau mengorbankan apa pun agar tercipta kedamaian di negara ini. Sehingga semua rakyatnya bisa hidup dengan damai. Keadaan di tempat ini sangat berbeda dengan keadaan di perkotaan.

Di kota, semuanya aman dan terkendali. Jikalau ada gerombolan \*\*\*\*\*\*\*, maka bisa dilacak dan ditemukan dengan mudah. Tapi lain di pedesaan, orang-orang di desa belum mengetahui betul tentang radikalisme ataupun terorisme. Sehingga wilayah pedesaan menjadi basis pertahanan untuk para \*\*\*\*\*\*\*.

Para \*\*\*\*\*\*\* ini juga memiliki tempat pelatihan, tempat tinggal, dan juga tempat pertahanan. Banyak juga dari mereka yang hidup di lembah-lembah. Mereka yang tinggal di wilayah seperti itu adalah para pemimpin dan juga orang-orang penting yang beraliansi dengan mereka.

Di lain desa, para tentara pemerintah juga melakukan operasi pembersihan secara serempak dengan para sekutu mereka. Mereka bersatu untuk menyerang salah satu desa yang dianggap sebagai tempat persembunyian para *******. Di dalam desa itu, para warga sipil akan didoktrin dan direkrut menjadi bagian dari kelompok mereka.

Yang menjadi anggota bukan hanya orang tua saja, tapi banyak juga para pemuda yang ikut dalam gerakan terorisme. Sebagian besar dari mereka telah resmi bergabung. Tapi ada pula sebagian dari mereka yang justru melakukan perlawanan. Karena di desa sudah banyak orang menyadari kejahatan mereka.

Para perempuan akan dijadikan pemuas hasrat saja. Sedangkan laki-laki akan terus menerus berpegang dan berperang. Mereka yang tidak menerima ajaran mereka, akan dibunuh dengan sadis. Dan bagi yang ikut, akan diberi sejumlah uang dan juga akan dinikahkan dengan para perempuan, jika yang bergabung adalah laki-laki.

Jika yang bergabung adalah seorang perempuan, maka mereka akan dijadikan pemuas nafsu para anggota mereka, sekalipun mereka sudah menikah. Karena dalam kelompok ini, lebih baik saling menyenangkan dari pada saling membenci.

Namun kenyataannya, semua itu tidak semanis yang terdengar. Mereka yang sudah masuk ke dalam kelompok ini, bisa berubah menjadi manusia yang sangat kejam dan sadis. Mereka bahkan tidak segan untuk membantai kerabat sendiri, jika tidak sepaham dengan mereka. Karena mereka menganggap bahwa selain dari kelompok mereka, maka wajib untuk diperangi.

Sedangkan kenyataannya, keyakinan yang dianut ******* itu sudah sangat membahayakan. Mereka begitu dekat dengan pembunuhan dan penyiksaan, yang mereka yakini sebagai hal yang wajib dijalankan saat mereka bertemu dengan orang yang mereka anggap sebagai musuh.

Mereka tidak akan pandang bulu untuk membunuh. Siapa pun yang menjadi musuh mereka, maka dihabisi.

Itulah alasan kuat para tentara mengerahkan semua pasukan, hingga meminta bantuan ke negara lain. Karena yang mereka hadapi adalah manusia-manusia yang tidak bermoral.

1
Nikodemus Yudho Sulistyo
the Babad Noir mampir 🙏🏻
Juan Atma W: terimakasih banyak kak😊🙏🙏
total 1 replies
Mat Grobak
presiden jacob kaya presiden konoha
Juan Atma W: No Comment deh kak😂🤭
total 1 replies
Mat Grobak
obat yg sangat bagus
Juan Atma W: makasih kaka😊🙏🙏🙏
total 1 replies
Mat Grobak
strategi yg baik
Rigi
keren banget kak! di awal cerita udh nyeritain konflik lengkapnya, dan bisa bikin penasaran buat baca!
Juan Atma W: hehe.. iya makasih banyak ya thor udah berkunjung🙏🙏🙏
total 1 replies
Kue Keju
huft akhirnya selesai juga baca ni cerita tapi masih gantung
Kue Keju
akhirnya MC yg sesungguhnya (kayaknya) telah muncul
Kue Keju
lah belum dibunuh
Kue Keju
beberapa menit sebelum mereka tinggal nama
Kue Keju
greget banget kapan tu presiden abal-abal jatuh sih
Kue Keju
oh ya btw thor ni novel udah kontrak belum
Juan Atma W: Alhamdulillah kak.. lebih dari cukup😊
total 3 replies
катюша
permisi bang, ada lanjutan nya gak?
Juan Atma W: lanjutannya nanti dibagian keduanya ya kak...
total 1 replies
Kue Keju
setuju
Juan Atma W: mantap... hehhee
total 1 replies
Kue Keju
ajaib kayaknya
Kue Keju
hey itu keterlaluan
Kue Keju
selamat tahun baru thor🥳
Juan Atma W: wkwkwk
total 5 replies
Kue Keju
selamat hari natal thor
Juan Atma W: selamat hari natal juga🙏🙏🙏
total 1 replies
Kue Keju
kau bisa apa Jacob? semua keamanan mu itu Jenderal Hidi yg melakukannya. kalo kau bisa apa heh
Kue Keju
mungkin di ibaratkan sebagai hewan masih kurang tepat secara kan hewan masih punya perasaan. jadi menurut ku yg paling tepat adalah setan
Kue Keju: iya sih tapi menurut ku itu paling tepat
total 2 replies
Kue Keju
untung Saling mengerti kalo enggak. udah jadi neraka beneran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!