NovelToon NovelToon
DENDAM DAN CINTA

DENDAM DAN CINTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Contest / Balas Dendam / Romansa Modern / Romansa Fantasi
Popularitas:175.6k
Nilai: 5
Nama Author: nona manies

Elza Rose Arabella berniat membalas dendam akibat meninggalnya kakak kandungnya keluarga satu satunya , dia bunuh diri disebabkan oleh kandasnya hubungan percintaan akibat perselingkuhan yang pacarnya lakukan.Elza berjanji pada dirinya sendiri akan menuntut balas pada seorang pria yang sama sekali dia belum kenal.


Tama Aditya seorang pengusaha sukses, perusahaan nya sangat berkembang pesat saat bekerja sama dengan global grup perusahaan milik sahabatnya Arsenio kalandra bramantyo, selain itu pelindung dari perusahaannya adalah TIGER WHITE kelompok mafia nomor satu dinegara ini mampu membuat perusahaan peninggalan mendiang orang tuanya semakin kuat.

Selain kesuksesannya wajah Tama yang Tampan mampu membuat semua wanita manapun tertarik terhadapnya membuat Tama menjadi seorang Casanova dia memacari setiap wanita yang mengutarakan perasaannya. Tidak ada cinta, dia hanya membutuhkan belaian dari para wanitanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nona manies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

diterima

"apa kamu serius el?" tanya Reyna, saat ini kedua wanita itu sedang berada didalam taxi hendak pergi menuju kediaman Tama.

Elza tersenyum dan mengangguk "tentu saja, aku sudah memikirkan hal ini kak"

"tapi aku tetap khawatir el, apalagi yang hendak kamu hadapi adalah crocodile!"

Elza tertawa mendengar ucapan Reyna, dia senang saat Reyna memperhatikan dirinya "kak Reyna tenang saja, aku telah menyiapkan mental dan tubuhku untuk menghadapi buaya itu"

"jangan lupa hatimu juga!"

Elza mengangguk "itu yang utama"

"jangan sampai terbuai dengan ucapan manisnya, ingat el dia itu pemikat wanita!" Reyna terus menerus mengingatkan adik dari mendiang sahabatnya itu.

"hahaha kakak tenang saja, dan kakak juga harus tahu kalau orang yang mengalami kesakitan yang luar biasa cenderung mati rasa! "

Reyna terdiam sembari menatap Elza yang juga menatapnya dalam "kakak juga berharap begitu el, kamu bisa bicara seperti itu akan tetapi hanya Tuhan lah yang bisa membolak balikan hati manusia" batinnya.

"lihatlah kak, wajahmu jelek sekali sekarang" canda Elza karena dia dapat melihat wajah Reyna yang menegang.

"issh kau ini" keluh Reyna lalu

plak

Wanita itu menepuk bahu Elza kencang sekali.

"aww kamu menyakitiku" keluh Elza sembari mengelus bahunya yang terasa panas, dia juga mengerucutkan bibir, hal itu membuat tawa Reyna pecah dan mengikis rasa khawatir wanita itu.

Mobil berhenti didepan apartemen mewah, kedua wanita itu keluar dari dalam taxi dan segera masuk kedalam.

"tadi kakak sudah mengabari tuan Tama dan katanya sebentar lagi dia turun" jelas Reyna yang dijawab anggukan kepala oleh Elza.

"emm kak, aku ketoilet sebentar" ucap Elza, dia merasa gugup sehingga membuatnya ingin buang air kecil.

"pergilah, tanya ke keamanan dimana letak toiletnya, dan kakak menunggu disana" ucap Reyna sembari menunjuk kursi tunggu.

Elza mengangguk dan segera keluar dari sana.

Reyna duduk dan mengotak atik ponsel pintarnya, memberi kabar pada Tama bahwa dia sudah sampai di lobi apartemen.

**

Tama yang mendapat notifikasi segera turun untuk menemui sekertarisnya, dia sudah penasaran sekali dengan adik dari Reyna , dia penasaran karena sejak kemarin wanita itu terus menerus meminta pekerjaan darinya, dia hendak melihat sendiri rupa yang katanya adik Reyna itu.

Selain penasaran, dia juga hendak mencari tahu sebenarnya ada motif apa dibalik semua ini.

Lift terbuka, dan Tama segera melangkah menuju ruang tunggu dimana biasanya tamu menunggu.

Dia dapat melihat siluet sekertarisnya itu, sedang duduk sembari memainkan ponsel, tapi tunggu dulu..

Dimana adiknya? kok tidak ada? batinnya bertanya tanya.

Ehem

Reyna terkejut dan secara sepontan langsung berdiri, dia juga kemudian langsung membungkuk seperti biasanya saat bertemu dengan boss nya itu.

"selamat sore tuan"

Tama mengangguk "di mana adikmu?" tanyanya sembari menoleh kekanan dan kiri "apa dia berubah pikiran?"

Reyna menggeleng dan melambailan kedua tangannya "tidak tidak, dia sedang ketoilet sebentar"

Tama menatap tajam Reyna, dia begitu mengintimidasi sekarang "apa yang kau rencanakan?" tanya Tama menyelidik.

"tidak ada tuan" Reyna menggeleng "dia memang butuh pekerjaan"

Tama menatap remeh Reyna membuat wanita itu pias "apa saya harus mempercayai itu? kau sedang tidak mencoba untuk menjebakku kan?"

"mana berani saya tuan, saya hanya membantu teman yang sudah saya anggap adik sendiri, walaupun saya tahu anda brengs*k tapi saya yakin anda tak akan mengganggunya"

Tama melotot kearah Reyna yang saat ini tengah terbelalak dan memukul mukul mulutnya yang kelepasan bicara.

"maaf tuan. saya tak bermaksud seperti itu sungguh"

"eheem"

Tama dan Reyna menoleh kesumber suara, di mana sekarang seorang gadis cantik tengah berdiri diantara keduanya, karena mereka sedang bersitegang sehingga tak menyadari kehadirannya.

Tama mengedipkan matanya beberapa kali, dia seolah tak percaya melihat gadis itu, gadis yang beberapa hari tak dia temui sekarang berdiri dihadapannya, bahkan Tama sampai memukul pipinya agar tersadar.

"tuan, ini Elza adik saya yang ingin melamar pekerjaan pada anda" jelas Reyna, tapi Tama masih asik berdiri memandangi gadis itu.

"tuan"

plak

Reyna memukul lengan Tama karena pria itu tak kunjung merespon kata katanya.

"ahh a-ada apa?"

Reyna menatap jengah Tama "ini adik saya, yang sedang mencari pekerjaan tambahan, kasihan sekali tuan dia sebatang kara dan membiayai hidupnya sendiri"

Tama tatap Elza kembali, dimana wanita itu juga menatapnya, agaknya Elza berlagak sok terkejut.

"ahh ternyata anda tuan" ucap Elza.

"kamu serius ingin bekerja? bukannya kamu bekerja di restauran?"

Alis Elza menyernyit "bagaimana anda tahu?"

Tama terkesiap, tidak mungkin kan dia berkata pernah menguntit elza dulu "saya melihatmu dulu keluar dari restauran dan tampaknya kamu memakai seragam restauran itu" jelas Tama dengan wajah yang tenang, jelas sekali kalau pria itu sering mengelabui atau berbohong karena disaat dia terkejut pun dengan lancarnya dia menjawab.

"wait wait.... kalian saling kenal?" tanya Reyna cengo.

Elza dan Tama menoleh kearah Reyna kemudian mengangguk bersama.

"bagaimana mungkin?"

Elza menatap Reyna penuh arti.

"ternyata dia sudah maju satu langkah" batin Reyna, dia membuang nafasnya panjang lalu menoleh kearah Tama.

"bagaimana Tuan?"

Tama yang sedang terfokus pada Elza terkesiap, "mulai bekerja besok" jawabnya datar.

Elza tersenyum senang "baiklah tuan, besok pagi saya datang"

"kalau begitu saya dan Elza pamit tuan, terimakasih karena telah memberi pekerjaan untuk adik saya" Reyna membungkuk begitupun dengan Elza.

Setelah Tama membalas dengan mengangguk Elza dan Reyna pamit pergi.

"tunggu"

Elza dan Reyna berbalik badan, menatap penuh tanda tanya.

"bisakah kamu tinggal disini?" tanya Tama agak ragu.

Elza tersenyum "tentu saja bisa" jawabnya dengan cepat.

Reyna terbelalak lalu menyenggol lengan Elza dengan sikut.

Elza meletakan jarinya didepan bibir, membuat Reyna menghela nafasnya kesal, dia juga memutar bola matanya jengah.

"kalau begitu besok saya kemari membawa baju sekalian"

Tama mengangguk, dia menarik sudut bibirnya sedikit.

"kalau begitu saya permisi tuan"

"pergilah"

Kedua wanita itu mengangguk dan segera pergi meninggalkan apartemen.

1
Rinafm Utomo
Elza hobbynya nubruk orang...
nona manies
Luar biasa
T1 T1n
kapan sih ini tamatnya
Wulan Sari
kak update lg doooonggggg,🥺🥺🙏🙏
Desi Nyemot
ini lama gk update lagi
Lialia Lia
belum up
T1 T1n
aku penasaran malam pertamanya sang mantan kasanova🤭🤭🤭
Atik Marwati
good
Atik Marwati
semangat Elsa ...
Haryati
haiih.....Thor....kenapa digantung lagi siiih....😔
Maylaf Faizah
karya mu bagus kAk aku suka membacanya
👍👍👍👍👍
Maylaf Faizah
semangat Thor...
👍👍👍👍👍
Haryati
tahan Tama....kamu masih belum bisa buka puasa.....😁😁😁
Atik Marwati
kasihan tama haidnya masih lama..
Okti
lanjut kak di tunggu MP nya❤❤❤
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "pembalasan istri yang disingkirkan" makasih kak🙏
total 1 replies
Ari Mulyati
oh iya belum malam pertama yak hahahahahahaha kasian sang cassanova , sekali Nha dapet yg halal malah harus menunda hahahaha
T1 T1n
ya ampun ini othornya udah gak ada niat up lagi kayaknya
Chulsum Kasanah
kapan lanjutnya
Haryati
ngobati rindu kelakuan valley juga botak kesayangan...😁😁😁😁
Atik Marwati
makin seru....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!