Nadia adalah gadis pintar, penurut dan ceria, tetapi sejak mama nya meninggal dunia, ketika nadia ditinggal papanya sebentar kejadian demi kejadian membuat nadia frustasi dan membuat kesalahan besar. sehingga ia harus menikah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mumtazah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Persiapan
jam 3 pagi nadia terbangun dan langsung membangun kan alif
nadia "mas mas , sudah hampir shubuh"
alif menggeliat dan memeluk erat nadia "mas masih ngantuk sayang"
nadia mencium pipi alif, alifpun langsung membuka mata nya.
alif "adek sudah berani cium pipi mas"
nadia tersipu malu.
alif "adek mancing syahwat mas terus deh. sekali lagi ya dek"
tanpa menunggu persetujuan nadia alif langsung menciumi nadia dengan lahap.
alif "peluk mas sayang"
nadia memeluk alif dan berbisik "jangan lama-lama ya sayang"
alif menggangguk, alif membaca doa dan mengusapkan ke ubun-ubun nadia. "adek peluk mas yang erat ya. jika sakit adek tahan sebentar saja"
nadia memeluk alif erat. alif mendorong nadia dengan pelan-pelan setelah itu dorongan alif itu menjadi kuat dan cepat.. "aaaahhh... mas... mass aliffff... masss sakitt... mass alif..... hentikan massss" nadia merengek.
alif "tahan dulu sayang, sebentar lagi yaaa... hmmmm... alhamdulillah" alif sudah mencapai puncaknya.
alif menciumi nadia "Terima kasih sayang, adek sungguh istri sholehah nya mas"
nadia "Aamiin.. nadia mandi dulu ya mas, nadia juga belum mengemas pakaian untuk kita ke malang"
alif "iya sayang, mas masih lemas"
30 menit kemudian mereka pun sudah mandi dan mergegas berangkat ke masjid.
santriwati pun yang melihat alif dan nadia slalu berbisik. karena mereka jarang sakali berada di luar rumah. mereka hanya tahu kalau alif dan nadia hanya menghabiskan waktu di dalam rumah saja.
____
setelah sholat shubuh
umi "nadia sarapan dirumah umi ya sebelum berangkat, umi tunggu"
nadia "baik umi, nadia masih mau memasukkan baju-baju kedalam koper"
umi "iya, jangan terburu-buru, nanti ada yang tertinggal, jangan lupa minum vitamin ya"
nadia "iya umi"
alif menghampiri umi
alif "umi, apa abi belum pulang?"
umi "tadi abi tlpn insyaallah akan sampai jam 10 siang"
alif "baiklah, alif pulang dulu umi. ayo nadia"
mereka pulang ke rumah mas.
____
sampai didalam rumah. nadia dan alif langsung bersiap.
nadia "mas bantu nadia ya"
alif "iya sayang, kamu ambil semua baju-baju yang akan dibawa, biar mas masukan ke koper"
nadia "mas apa gamis yang kemarin beli nadia bawa semua"
alif "bawa 2 saja, warna hitam sama warna navy. baju koko mas ambilin yang warna putih sama warna navy ya. sarung mas bawain juga warna hitam sama abu-abu. bawa juga jaket dan beberapa kaos kita akan Jalan-jalan ke bromo 3 hari, bawa baju kamu untuk jalan-jalan"
nadia "apa mas kita ke bromo.. asik dong sekalian liburan"
alif mendekat dan berbisik "bukan liburan sayang tapi bulan madu hahah"
nadia "massss aliiiiifff" nadia mencubit alif
alif "hahaha.... oh ya kamu ada jaket?"
nadia "gak ada mas"
alif "nanti bawa punya aisyah saja, aisyah punya banyak"
nadia "nanti kalau adek gak cocok gimana?
alif " yasudah nanti beli saja"
alif terus memasukkan semua baju baju kedalam koper.
alif "sepatu yang kemarin kita beli kamu bawa semuanya, biar nanti badrun menaruhnya di mobil belakang. kita perangkat pakai sendal jepit saja biar nyaman diperjalanan"
nadia "oke semuanya sudah siap, tinggal isi tas ku saja"
alif "emang tas adek mau di isi apa?"
nadia "isi make up adek lah. oh iya peralatan mandi nya gimana mas"
alif "sudah ada didalam mobil"
nadia "apa mas kalau mau tausyiah keluar kota seribet ini?" tanya nadia sambil temasukkan semua make up nya kedalam tas.
alif "enggak, karena mas bawa istri jadi ribet seperti ini"
nadia "yaudah... adek gak usah ikut saja" nadia manyun
alif "maaf sayang, mas hanya bercanda."
nadia "tau aahhh"
alif "kalau adek tetap manyun, mas jadi bergairah. sekali lagi ya dek" goda alif.
nadia "enggak aa, kabuur... adek mandi dulu ya mas" sambil berlari ke kamar mandi
ternyata ancaman yang satu ini manjur hahaha. batin alif
_____
ko lama up nya...🙃🙃