Kisah ini mengisahkan seorang perempuan yang ditakdirkan menjadi istri ketiga untuk murid kesayangan abahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Permata_Indah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part-28 Curhatan Zaynab
Setelah selesai makan, Lizza dan Zaynab bangkit dari duduknya untuk bayar.
“Lizz biar aku yang bayar aja” ucap Reyhan.
“Engga usah Rey” jawab Lizza.
“Udah Lizz engga papa biar si Reyhan yang bayar, yaudah Rey makasih yaaa kita duluan” ucap Zaynab meraih nasi goreng yang dibungkus lalu menggandeng Lizza menuju mobil.
“Engga sabar tuh Zaynab padahal kan gua mau pendekatan gitu sama Lizza” ucap Reyhan melihat Lizza sama Zaynab pergi.
“Kalau jadi cowo harus berani dong, jangan deketin anaknya doang deketin orang tuanya juga payah loh” ucap Reyza bangkit dari duduknya.
“Sekalian bayari punya gua juga” ucap Reyza lagi.
“Eh mau kemana loh, tungguin” jawab Reyhan setelah membayar semuanya langsung menyusul Reyza.
Lizza dan Zaynab sudah berada dimobil entah arah tujuannya kemana karena Zaynab bingung harus bawa Lizza kemana lagi.
“Kamu mau aku anter kemana lagi Lizz? Kerumah suami kamu atau kerumah Abah?” tanya Zaynab sambil menyetir.
“Kayanya aku engga bakal diterima sama Abah deh kalau pulang kesana, tapi kalau pulang kerumah ka Ali aku juga engga pasti” ucap Lizza binggung.
“Terus? Mau pulang kekontrakan aku aja atau gimana?” tawar Zaynab.
“Kayanya ide bagus” jawab Lizza.
“Yaudah kita kekontrakan aku ya” ucap Zaynab.
Zaynab melajukan mobilnya dengan kencang agar cepat sampai, mobil terparkir didepan halama kontrakan Zaynab.
“Hayo turu Lizz” ucap Zaynab membuka pintu mobil lalu keluar.
Lizza mengikuti Zaynab, pintu dibuka oleh Zaynab keduanya masuk kedalam kontrakan.
“Sorry ya kontrakan aku engga ada rapih-rapihnya gini nih kalau hidup jauh sama orang tua” ucap Zaynab.
“Kamu pernah suka sama seseorang Zaa?” tanya Lizza duduk disoffa yang berada diruang tamu.
“Tumben nanyanya itu” jawab Zaynab.
“Tinggal jawab aja susuah amat kamu Zaa banyak basa-basi” ucap Lizza.
“Pernah, dan bahkan aku sama dia LDR” jawab Zaynab.
“serius? Kalian pacaran?” tanya Lizza bersemangat sekaligus terkejut.
“Kalau pacaran sih engga, lebih tepatnya hubungan tanpa status dia disana mau deket sama cewe manapun itu urusan dia dan sebaliknya aku disini” jawab Zaynab memberikan air putih pada Lizza lalu duduk disamping Lizza.
“Terus gimana perasaan kamu sama dia dan sebaliknya?” tanya Lizza.
“Kita sama-sama tahu kalau kita saling menginginkan tapi takdir belum berpihak sama aku ataupun dia, dan saat ini kita hanya bisa menjalani hidup kita masing-masing” jawab Zaynab.
“Ko kamu engga pernah cerita sama aku sih Zaa” ucap Lizza.
“Itu udah lama Lizz udah lima tahun yang lalu jadi udah deh lupain aja” jawab Zaynab.
“Jamannya kamu SMU ya?” tanya Lizza.
“Eemm, udah ah aku mandi dulu kamu santai aja yaa anggap aja rumah sendiri jangan sungkan oke” jawab Zaynab bangkit dari duduknya lalu pergi kekamar mandi.
Kring..
Pesan masuk diponsel Lizza, dia mengambil ponselnya lalu membukanya.
Ka Ali💌
Pergi kemana aja tadi?
^^^Istriku💌^^^
^^^Kakak kepo banget sih^^^
Ka Ali💌
Aku Cuma pengen tahu aja
^^^Istriku💌^^^
^^^Tadi habis makan nasi goreng dipinggir jalan sama Zaynab, terus ketemu temen kuliah namanya Reyhan sama dosen Zaynab namanya Reyza.^^^
Ka Ali💌
Mau kakak jemput jam berapa?
^^^Istriku💌^^^
^^^Engga usah, hari ini aku izin tidur dirumah Zaynab ya ka.^^^
Ka Ali💌
Kakak jemput habis isya
“Apaan sih ka Ali, aku kan maunya tidur disini ahh nyebelin” ucap Lizza kesal.
Lizza tidak membalas pesan Ali langsung meletakan ponselnya karena kesal tidak mendapat izin dari Ali untuk tidur dirumah Zaynab.
Notes!!
Jangan lupa follow akun aku yaa, like juga, and comment yang baik-baik🤗
thanks bt author dan jg NT uda ksih bacaan grts