NovelToon NovelToon
Istri Bar-Bar Mafia Bucin

Istri Bar-Bar Mafia Bucin

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mafia / Transmigrasi
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: sang senja

Setelah menyelesaikan misi terakhirnya, Aurora Veyra, seorang agen pembunuh bayaran, tewas akibat kecelakaan konyol dan terbangun di dalam novel favoritnya. Sialnya, ia bukan menjadi tokoh utama, melainkan Shen Yuxin, istri kejam yang gemar menyiksa suaminya, Lu Zhichen, Raja Mafia paling ditakuti di Beijing.

Mengetahui akhir tragis yang menantinya, Aurora bertekad mengubah jalan cerita. Namun, bisakah ia meluluhkan hati suami yang telah terluka, menghindari takdir kematiannya, dan menulis ulang akhir kisah nya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sang senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehadiran Ibu Lu Zhichen

Siang itu, suasana kediaman keluarga Lu kembali berubah. Setelah Lin Xiaoran pergi bersama Shen Yuxin untuk melihat koleksi terbaru dari brand yang mereka sukai, Lu Zhichen memilih kembali ke ruang kerjanya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sejak pagi sengaja ia tinggalkan. Namun, ketenangan itu tidak berlangsung lama.

Sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan pintu utama kediaman keluarga Lu. Seorang wanita paruh baya turun dari dalam mobil dengan langkah anggun, diikuti dua orang pelayan yang membawa beberapa barang. Wanita itu adalah ibu kandung Lu Zhichen.

Kedatangannya selalu mampu membuat suasana di mansion keluarga Lu sedikit menegang. Sejak awal pernikahan Shen Yuxin dengan Lu Zhichen, wanita itu tidak pernah benar-benar menerima Yuxin sebagai menantunya. Bahkan, ia menentang keras pernikahan tersebut meskipun keputusan itu merupakan permintaan ayah kandungnya sendiri.

Bagi wanita itu, Shen Yuxin bukanlah perempuan yang pantas berdiri di sisi putranya. Sejak awal, ia selalu menganggap Lin Xiaoran jauh lebih cocok menjadi istri Lu Zhichen. Status sosial Xiaoran setara dengan keluarga Lu, ditambah lagi keduanya sudah saling mengenal sejak kecil.

Wanita elegan itu melangkah angkuh memasuki mansion putra bungsunya. Salah seorang pelayan segera menyambut kedatangannya dengan membungkuk hormat. "Selamat datang, Nyonya Besar."

Wanita itu hanya mengangguk singkat sebelum kembali melangkah masuk. Tatapannya menyapu seluruh ruangan dengan ekspresi tenang, tetapi begitu melihat Shen Yuxin yang baru saja kembali bersama Lin Xiaoran, sorot matanya langsung berubah dingin. Tidak ada senyum, tidak ada sapaan hangat, bahkan tatapan yang diberikan kepada Yuxin tampak begitu penuh ketidaksukaan.

Terlebih lagi, kedua tangan Shen Yuxin dipenuhi kantong belanja. Bagi wanita itu, pemandangan tersebut seolah menjadi bukti bahwa menantunya baru saja menghambur-hamburkan uang putranya. Namun, Shen Yuxin justru berjalan santai tanpa sedikit pun merasa terganggu.

"Halo, Mama. Selamat datang," sapa Yuxin sopan. Meskipun tutur katanya tetap menghormati, wajahnya menunjukkan sikap acuh tak acuh terhadap wanita yang sedang menatapnya dengan penuh ketidaksukaan. Ia sama sekali tidak terlihat berusaha mencari perhatian ataupun mengambil hati ibu mertuanya.

Lin Xiaoran yang berdiri di samping Yuxin justru tampak sedikit tidak nyaman. "Halo, Tante. Kapan Tante datang?" sapanya canggung. Ia dapat merasakan suasana di ruangan itu berubah menjadi tegang.

Nyonya Lu Meirong hanya tersenyum tipis ke arah Xiaoran, lalu kembali melirik Shen Yuxin dengan pandangan meremehkan. "Sejak kapan kau begitu dekat dengan anak kampung ini, Xiaoran? Tante pikir wanita tak tau diri ini sudah pergi meninggalkan kediaman Lu." Katanya dengan nada sinis.

Lin Xiaoran semakin merasa canggung. Ia tahu betul bahwa Nyonya Lu Meirong tidak pernah menyukai Shen Yuxin, tetapi ia tidak menyangka wanita itu akan terang-terangan merendahkan Yuxin di hadapannya. Untuk beberapa saat, Xiaoran bahkan kesulitan menemukan jawaban yang tepat.

Sementara itu, Shen Yuxin justru terlihat santai. Ia sama sekali tidak menunjukkan rasa tersinggung meskipun penghinaan tersebut ditujukan langsung kepadanya. Baginya, perkataan Nyonya Lu Meirong sudah tidak cukup penting untuk mengganggu ketenangan hatinya.

"Anak kampung begini?" Yuxin akhirnya bersuara. Tatapannya tenang ketika menatap wanita di hadapannya. "Saya adalah istri sah putra Anda, Mama."

Nyonya Lu Meirong mengangkat dagu dengan angkuh. "Lalu?"

"Jika Mama keberatan dengan keberadaan saya, silakan katakan kepada putra Mama untuk menceraikan saya saja," jawab Yuxin santai. "Saya tidak akan memaksa siapa pun untuk menerima saya."

Suasana ruangan seketika menjadi hening. Lin Xiaoran bahkan menahan napas karena tidak menyangka Yuxin akan menjawab seberani itu. Namun, Yuxin sendiri tetap tenang seolah baru saja mengatakan sesuatu yang sangat biasa.

Aurora yang kini berada di dalam tubuh Yuxin sebenarnya sudah sangat muak dengan sikap ibu Lu Zhichen. Ia tahu betul bahwa wanita itu memang sejak awal tidak pernah benar-benar menginginkan Shen Yuxin menjadi bagian dari keluarga Lu. Bahkan sebelum dirinya datang ke tubuh ini, Shen Yuxin yang asli sudah mengalami banyak perlakuan buruk dari wanita tersebut.

Pada awal pernikahannya dengan Lu Zhichen, Shen Yuxin yang asli sebenarnya sempat mencoba menerima perjodohan itu dengan lapang dada. Namun, Nyonya Lu Meirong terus berusaha menyingkirkannya dari kehidupan putranya. Puncaknya terjadi pada acara pertunangan Lu Zhichen dan Shen Yuxin.

Malam itu, Nyonya Lu Meirong bahkan mendorong Shen Yuxin hingga wanita tersebut terjatuh dan nyaris kehilangan nyawa. Beruntung, Lu Zhichen datang tepat waktu dan menyelamatkannya. Namun, kejadian itulah yang kemudian mengubah segalanya.

Saat Shen Yuxin tersadar, orang yang berada di sampingnya adalah Gu Yichen dan Shen Meilin. Keduanya memanfaatkan keadaan tersebut dengan sangat baik dan mengatakan bahwa Gu Yichenlah yang telah menyelamatkannya saat ia tenggelam. Kebohongan itu membuat Shen Yuxin yang asli mempercayai mereka dan justru semakin membenci Lu Zhichen.

Sejak saat itu, Shen Yuxin berencana menggunakan Lu Zhichen untuk membalas dendam kepada keluarga Lu, terutama kepada Nyonya Lu Meirong. Ditambah lagi, Shen Yuxin memang sudah memiliki ketertarikan kepada Gu Yichen sehingga ia semakin terbuai oleh perhatian dokter yang selama ini ia anggap sebagai penyelamatnya.

Namun, Aurora berbeda. Ia tidak ingin membuang waktunya untuk menjilat seseorang yang sejak awal memang tidak pernah berniat menerimanya. Baginya, orang yang sudah memutuskan untuk membenci seseorang akan selalu menemukan alasan untuk melihat keburukan, sebaik apa pun orang tersebut bersikap.

Karena itu, Aurora memilih untuk tidak peduli. Ia tidak akan menghabiskan tenaganya hanya demi mendapatkan pengakuan dari wanita yang bahkan sejak awal sudah memutuskan bahwa dirinya buruk. Jika Nyonya Lu Meirong ingin membencinya, silakan saja.

Kebetulan, saat Yuxin mengatakan hal tersebut, Lu Zhichen baru saja kembali bersama Xiao Bai. Langkah pria itu langsung terhenti ketika mendengar perkataan istrinya. Tatapannya menajam saat menyadari bahwa ibunya kembali memperlakukan Yuxin dengan buruk.

" Tidak akan!"

Suara tegas Lu Zhichen tiba-tiba menggema di seluruh ruangan. Semua orang langsung menoleh ke arah sumber suara. Pria itu berjalan mendekat dengan langkah mantap.

"Sampai kapan pun aku tidak akan menceraikan Shen Yuxin!" tegas Zhichen. Tatapannya menunjukkan keyakinan yang tidak dapat digoyahkan. "Dia adalah istriku."

Nyonya Lu Meirong tersenyum sinis. "Apa bagusnya perempuan ini?" tanyanya meremehkan. "Dia hanya bisa menyusahkanmu dan membuatmu menanggung begitu banyak masalah."

Wanita itu melanjutkan dengan nada dingin. "Lagipula, Kakekmu sudah lama meninggal. Sekarang kau sudah tidak memiliki alasan lagi untuk mempertahankan pernikahan ini." Ia menatap putranya penuh tuntutan.

Lu Zhichen tidak menjawab. Ia justru berjalan mendekati Yuxin, kemudian tangannya segera melingkari pinggang ramping wanita itu dan menariknya mendekat. "Alasanku sederhana," katanya tegas. "Dia adalah istriku, dan Yuxin adalah satu-satunya wanita yang akan menjadi istriku."

Nyonya Lu Meirong membelalakkan mata. "Kau berani menentang Mama demi perempuan ini?" tanyanya tidak percaya. Kedua tangannya mengepal kuat karena menahan amarah.

Zhichen menoleh kepada ibunya tanpa sedikit pun gentar. "Karena dia istriku, Ma," jawabnya tenang. "Kalau di sini bukan aku yang melindunginya, lalu siapa lagi?"

"Cih!" Nyonya Lu Meirong mencibir. "Kau dan kakekmu sama saja." Tatapannya kembali mengarah kepada Yuxin. "Apa bagusnya perempuan dari keluarga Shen ini?"

Yuxin yang sejak tadi diam akhirnya menghela napas panjang. Ia sudah terlalu lelah mendengar kebencian yang sama berulang kali. "Karena kebencian seseorang terkadang membuat mata hatinya tertutup."

Semua orang terdiam mendengar ucapan tersebut. Yuxin melanjutkan dengan suara tenang, "Sebisa apa pun kita berbuat baik, jika seseorang sudah memutuskan untuk membenci kita, maka apa pun yang kita lakukan tetap akan dianggap buruk di matanya."

Setelah mengatakan itu, Yuxin perlahan melepaskan tangan Zhichen dari pinggangnya. Ia tidak ingin terus berada di tengah pertengkaran antara ibu dan anak tersebut. Tanpa menunggu siapa pun, Yuxin kemudian melangkah pergi.

"Yuxin," panggil Zhichen.

Namun, Yuxin hanya menoleh sebentar. "Aku ingin ke kamar."

Setelah itu, ia benar-benar pergi meninggalkan ruang utama. Ia tidak peduli apakah Nyonya Lu Meirong menyukainya atau tidak. Selama dirinya tidak melakukan kesalahan, ia tidak memiliki kewajiban untuk terus-menerus membuktikan bahwa dirinya layak menjadi bagian dari keluarga Lu.

Jika wanita itu terus merendahkan harga dirinya, Yuxin juga tidak akan tinggal diam. Ia sudah pernah hidup dengan terlalu banyak orang yang memandang rendah dirinya, dan Aurora tidak berniat mengulangi kehidupan seperti itu.

1
My_Lucia
wkwk modus banget si zhichen 😂
My_Lucia
WaOow 🫣
❀ ⃟⃟ˢᵏ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ: masih aman kak😉
total 1 replies
My_Lucia
bener jawabannya.. ya, mau tidur lah 🤣
My_Lucia
demen nih .. kalau yang sangar" gini..
di novel aja ya, kalau di RL hus... hus... jauh" serem
My_Lucia: jangankan main tangan ya kak .. bentak aja udah melow ini hati 😭🤣
total 2 replies
My_Lucia
jiahh... dia malah ketawa.. tar dikuliti baru tau rasa
Muft Smoker
lin xioran hati2 km udh jdi target suami bucin yg cemburu ,, 😂😂😂😂😂
Muft Smoker: yx kak ,, tp emnk dasar aj pak su pencemburu beraaat ,,
total 2 replies
My_Lucia
🤣🤣 seriuskah maksudnya Han mo .. aku kira xiaoran🤭
My_Lucia
terlalu ambigu si Yuxin ini .. "Suamiku" bersama "Cinta sejatinya itu."
berarti emng dia ga ada perasaan apa" sama zhichen ya...
Wahyuningsih
lanjut thor 💪💪💪💪 dlm upnya
Muft Smoker
waaaah si pak su ,, awas loo pagi harii di amuk yuxin 😂😂😂
❀ ⃟⃟ˢᵏ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
baca ulang lagi kaka😉
❀ ⃟⃟ˢᵏ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ: udah kak
total 2 replies
Evi Marena
kok aq dah lupa ya....awal ceritanya apa🤔
merry
klo bukn demi klan zhi chen gk sudi merendahkan dri ddpn yuxin🤔🤔🤔🤔tp knp rela Dicambuk diem ajj uang emas y di kuras diam di bentak di maki klo cm mendapatkan klan 🤔🤔🤔🤔
❀ ⃟⃟ˢᵏ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ: ya karena Zhichen belum menemukan alasan sang kakek meminta nya tetap bertahan bersama Yuxin. dan nanti akan terjawab kok kak
total 1 replies
My_Lucia
kalau di kasih tau percaya ga ya dia 🤭🤣
My_Lucia
oh iya .. Gu yichen ini gmna kabarnya 😂 .. apa masih halu dia 😂
My_Lucia
Eehhemm ... 🤣🤭
My_Lucia
sett.. ada granat juga 😖
❀ ⃟⃟ˢᵏ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ: namanya juga mafia kak. musuhnya di mana mana
total 1 replies
My_Lucia
mafia bucin satu ini sweet bngt 🤭
Muft Smoker
sabar yx buu ,, suami ny lgi mode manja anak TK ,, 😂😂😂😂
Muft Smoker
uuuuh ganteng ny anak org ,, bawa pulang boleh kak???
😁😁😁😁😁
Muft Smoker: sama2 kak ,, aq sbnrnya suka genre yg transmigrasi bgini kak ,, apa lgi model ny bar2 begini ,, suka pake banget ,, 😁😁😁
total 6 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!