Hai, Namaku jasmine putri Amelia, Umur ku 18tahun aku seorang pelajar kelas 3 SMA, Aku salah satu murid yang pintar Dari Sekolah dasar sampai sekarang Aku selalu mendapatkan Juara Satu, sebagi murid Pintar banyak kaum adam mengagumi ku selain pintar aku juga cantik baik dalam perilaku dan juga fisik, tapi rupanya Kisah hidup ku tak secantik wajah dan Prilaku, Aku harus berhenti sekolah dan Menikah akibat bapak ku yang kehausan materi, Hidup ku menjadi hancur setelah menghianatan Suami dan sahabat ku, Sungguh hati ku sangat teriris bagai Di tusuk seribu pisau tajam , Istri mana yang tak sakit hati bila suaminya Berselingkuh dengan sahabat baiknya, Sebagi wanita yang Dianggap bodoh dan lemah aku mencoba bangkit Dari keterpurukan ku dan mencoba membalas dendam ku, Aku bisa membalaskan dendam ku Dan pada saat itu Semua orang mulai menghianat ku satu persatu menjadikan aku wanita kuat.
Mari ikuti kisahku
Boleh promosi tapi jangan spam.
Dilarang baper
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tari widury, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pilihan
Riski melihat jamsine dengan tatapan kasihan wajahnya yang pucat, mata nya yang sembab karna terlalu banyak menangis, badan yang lemas karna dari pagi Jasmine belum makan
"jasmine apa kamu baik-baik saja" tanya riski dengan mata berkaca-kaca
"Aku baik-baik saja, jangan melihat ku dengan tatapan seperti itu aku tak suka" jawab jasmine karna risih melihat tatapan riski
"jasmine kamu tak pandai berbohong, lihat lah diri mu menyedihkan jasmine kamu harus bangkit, ayo balas mereka yang menyakiti mu"jawab riski memdekat kearah jasmine
"bagus bila kamu tau jawaban ku, bagai mana aku baik-baik saja aku hancur sekarang karna terlalu mempercayai sahabat dan juga suamiku mereka secara bersamaan menghianatku" jawab jasmine dengan tatapan kosong
"Aku mohon jangan hancur saat ini balas mereka ada aku yang menyayangi mu dan ada silva kami menyayangi mu jasmine" jawab riski dengan memeluk tubuh jasmine entah mengapa riski terasa Terluka melihat keadaan jasmine
Jasmine pun merasakan pelukan riski yang tulus jasmine membalas pelukan riski dengan lembut jasmine menangis hingga membanjiri bahu riski, silva yang melihat nya pun ikut menangis mungkin silva merasa lega karna disaat suami jasmine menghianati masih ada riski untuk berlindung walaupun silva tau status jasmine sekarang adalah istri sah tio
Jasmine merasa cukup lega jasmine melepas kan pelukan riski.
"Terimakasih riski" ucap jasmine kepada riski, riski hanya tersenyum tipis
"baiklah aku akan memeriksa keadaan mu" jawab riski dengan mengambil peralatan dokter jasmine pun mengangguk pelan setelah diperiksa jasmine terkena demam dan kelelahan riski memberi obat kepada jasmine
"kamu harus istirahat jasmine kamu harus tidur yang cukup, kamu harus makan yang banyak jangan banyak pikiran, aku membawa kan bubur kamu makan dan minum obat lalu istirahat!" ucap riski dengan penuh harapan jasmine mau menurutinya
"baiklah terimkasih kamu terlalu baik" ucap jasmine karna merasa tak enak telah merepotkan riski
"ayolah jasmine kita teman sekarang kamu terlalu banyak mengucap terimakasih hari ini" riski pun mengambil bubur dan mengambil sendok saat mau menyuapi bubur kemulut jasmine, jasmine menghentikanya
"biar aku saja aku tak enak kamu terlalu berlebihan aku bisa sendiri" jawab jasmine dengan nada pelan , riski pun mengerti dan mengangguk pelan dan memberikan bubur kepada jasmine
Setelah jasmine selesai makan dan minum obat jasmine ingin beristirahat kekamar silva dan riski mengantar nya, setalah riski melihat jasmine tertidur pulas, riski keluar dari kamar silva dan duduk bersama silva.
"sil kenapa jasmine sehancur itu dan dimana suaminya" tanya riski dengan nada pelan karna tak mau jasmine terbangun
"jasmine kaya gitu karna suaminya, suaminya selingkuh sama sahabat baik nya dan sekarang suaminya mungkin lagi senang-senang sama wanita jalang itu" jawab silva dengan kesal
"pantesan ya jasmine kaya gitu aku jadi gak tega sama jasmine" jawab riski dengan perasaan kasihan
Saat mereka berbincang-bincang ada suara ketokan pintu yang membangun kan silva dari duduknya untuk membuka kan pintu dan melihatanya
TOK TOK TOK
Dan silva membukanya betapa terkejutnya ternyata yang datang adalah tio tampa basa-basi tio masuk kedalam dan mencari jasmine tio melihat riski dengan tatapan sinis ternyata ingatan tio begitu panjang sampai tio masih ingat riski lalu tio bertanya kepada riski
"Dimana jasmine" tanya tio dengan nada setengah berteriak
"jasmine sedang istirahat dikamar silva" jawab riski dengan tatapan tajam
K
Kasihan Jasmine
Tio yg dsrnya mata keranjang dgn mudah terjebak oleh Angel
Jasmine aq pd mu gibas hbs orang2 yg sdh jahat dibelakangmu
sukses
semngat thor
mksh
mantap