NovelToon NovelToon
VILLAIN TO HERO: INDONESIA HUNTER

VILLAIN TO HERO: INDONESIA HUNTER

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Penyelamat / Mengubah Takdir
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Natelashura7

Di dunia di mana gerbang dimensi terbuka dan monster mulai menginvasi bumi, garis antara pahlawan dan penjahat menjadi kabur. seorang pria yang terjebak dalam takdir sebagai antagonis, raja naga kehancuran terbangun di tubuh manusia bumi bernama voltra.

Sang Raja Naga Kehancuran, entitas yang ditakdirkan menjadi villain sejati, kini terjebak dalam raga manusia yang lemah. Alih-alih menghancurkan dunia, ia justru terikat oleh tanggung jawab yang tak pernah ia bayangkan: seorang adik perempuan dan kewajiban menjadi seorang Hunter.

Terjebak dalam dilema antara identitas aslinya sebagai penghancur dan peran barunya sebagai kakak sekaligus pembasmi monster. Memilih antara harapan atau kehancuran?​.

-LATAR CERITA DI INDONESIA
-KARAKTER PENTING ADA ILUSTRASI

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Natelashura7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 28 dominasi kekuatan

"Yo" sapa Voltra, suaranya pelan namun terdengar sangat tajam di telinga sang penyusup.

Penyusup itu tersentak hebat, tubuhnya yang nyaris menyatu dengan bayangan balkon seketika menegang. Ia adalah seorang Assassin kelas atas, ahli infiltrasi yang bahkan sensor elektronik tercanggih pun tidak bisa mendeteksinya. Namun di sana, di dalam kegelapan ruang tamu, ia melihat sepasang mata ungu menyala yang menatapnya dengan sangat santai.

Penyusup itu tidak membuang waktu. Ia menarik belati pendek yang dilapisi Mana hitam dan melesat maju, bergerak seperti asap yang tertiup angin. Serangannya tidak mengeluarkan suara, benar-benar teknik membunuh yang sempurna.

Voltra menahan belati itu hanya dengan dua jari yang dilapisi Mana primordial transparan. Tekanan udaranya begitu kuat hingga hujan yang masuk dari pintu balkon yang terbuka tertahan di udara, membentuk dinding air.

"Kau berisik sekali," gumam Voltra. "Ada bayi naga dan naga betina yang sedang tidur di dalam. Jika kau membangunkan mereka, aku tidak bisa menjamin kau akan mati dengan tenang" Lanjutnya.

"Kau... bagaimana bisa kau melihatku?" bisik sang penyusup, suaranya parau karena terkejut.

Voltra menyeringai, ia menyentakkan jarinya hingga belati sang penyusup hancur berkeping-keping. Serpihan-serpihan belati menghilang menjadi butiran es karena voltra tidak ingin meninggalkan jejak.

"Bayangan? Kau pikir kau bersembunyi di kegelapan? Aku adalah penguasa kegelapan jauh sebelum nenek moyangmu lahir, Manusia Bayangan" ucap voltra tajam.

Tanpa memberi kesempatan bernapas, Voltra mencengkeram leher penyusup itu dan mengangkatnya ke udara. Tekanan Mana di ruangan itu meningkat drastis, namun Voltra mengisolasinya agar tidak merembat ke arah kamar Vanya dan Alina.

"Siapa yang mengirimmu? Black Dragon? Atau Asosiasi?" tanya Voltra, matanya berkilat mengancam.

Penyusup itu mencoba menggunakan kekuatannya untuk melarikan diri ke dalam bayangan lantai, namun ia menyadari bahwa bayangannya sendiri sudah "diikat" oleh energi ungu milik Voltra. Ia terperangkap di dalam tubuhnya sendiri. Tiba-tiba, dari arah bantal sofa, Kuro terbangun. Naga kecil itu mengepakkan sayapnya dan hinggap di bahu Voltra. Matanya yang merah menatap si penyusup dengan rasa lapar yang aneh.

"Mama?" Tanya Kuro mengeluarkan suara pendek, menatap si penyusup seolah-olah itu adalah mainan kunyah yang menarik.

"Kau belum bisa menyembuhkan api" ucap voltra melirik naga kecil itu. "Kembali tidur dan jangan buat keributan, biarkan aku yang mengurus orang ini" Lanjutnya menyuruh.

Kuro mengangguk dan terbang kembali ke arah bantal lalu meringkuk. Voltra mengencangkan Cekikan nya cukup untuk membuat penyusup itu kehilangannya oksigen untuk dihirup, senyuman jahat tercetak diwajah voltra.

"Kita jalan-jalan sebentar" ucap voltra melesat membawakan penyusup itu.

Kemana voltra pergi? Jawabannya atmosfer. Ia terbang begitu cepat kebalik awan yang terus mengeluarkan air hujan, voltra mencekik erat penyusup tadi dan membawanya sedikit lebih dekat pada kematian.

"Siapapun yang mencoba melukai orang terdekat, hanya akan berakhir pada kematian" ucap voltra melepaskan cekikan.

Membuat penyusup itu jatuh dari ketinggian luar biasa. Voltra hanya melihat saat orang itu ia jatuhkan, meksipun dia seorang hunter sekalipun, jatuh dari ketinggian seperti ini tetap akan berakhir pada kematian. Voltra menguap, waktunya untuk kembali tidur dan bersikap tidak terjadi apa-apa.

Voltra melesat turun dengan kecepatan yang lebih tinggi dari jatuhnya tubuh sang penyusup, menembus awan badai hingga ia mendarat dengan senyap di balkon apartemennya. Ia menutup pintu kaca perlahan, menguncinya, dan menyeka sisa air hujan yang menempel di pundaknya menggunakan mana panas agar tubuhnya kering seketika.

Di dalam, suasana masih sunyi. Kuro hanya menggeliat sebentar di bantalnya sebelum kembali mendengkur halus. Voltra melirik ke arah pintu kamar tempat Alina tidur; tidak ada tanda-tanda wanita itu terbangun.

"Hunter bayangan, ya? Teknik yang bagus untuk mati tanpa jejak" gumam Voltra sambil berjalan kembali ke sofa.

Ia merebahkan tubuhnya, menyilangkan tangan di belakang kepala. Baginya, menjatuhkan seseorang dari atmosfer bukanlah hal besar—itu hanyalah cara efisien untuk membuang sampah tanpa mengotori ruang tamunya. Ia tidak peduli siapa yang mengirim orang itu; jika mereka ingin mengirim pesan, Voltra baru saja membalasnya dengan keheningan yang mematikan.

Sinar matahari pagi menembus celah gorden, menyinari wajah Alina yang perlahan membuka mata. Ia mengerjap, menyadari dirinya berada di kamar Voltra yang aromanya sangat khas—dingin namun maskulin. Ia segera bangun dan merapikan pakaiannya, merasa sedikit canggung karena telah menginap.

Saat ia keluar ke ruang tamu, ia melihat pemandangan yang tak terduga. Vanya sedang di dapur menyiapkan sarapan, sementara Voltra duduk di lantai sedang "bermain" dengan Kuro. Voltra memegang sepotong kayu kecil yang dilapisi mana, dan Kuro melompat-lompat berusaha menangkapnya seperti anak kucing.

"Kau sudah bangun, Naga Betina?" tanya Voltra tanpa menoleh.

"Jangan panggil aku begitu di pagi hari," sahut Alina sambil mengikat rambutnya. Ia berjalan menuju balkon dan menyipitkan mata melihat sesuatu. "Voltra... kenapa ada bekas retakan kecil di pagar balkonmu?" Lanjutnya bertanya.

Voltra berdiri, membiarkan Kuro menggantung di lengannya. Naga kecil itu terus bergelantungan di lengan kanannya.

"Mungkin karena petir semalam. Kau tahu kan, badai di Jakarta cukup liar" Gumam voltra tidak niat menjawab.

Alina tidak bodoh. Ia mendekati pagar balkon, menyentuh sisa-sisanya, lalu menatap Voltra dengan curiga. Satu-satunya hal yang bisa ia pikiran adalah ada penyusup dan sudah pasti pria itu (voltra) membereskannya.

"Ini bukan bekas petir. Ini bekas tekanan fisik yang luar biasa. Voltra, apa terjadi sesuatu semalam saat aku tidur?" Tanya Alina lagi.

"Tidak ada. Hanya ada serangga yang mencoba masuk, jadi aku 'mengeluarkannya' sedikit" jawab Voltra santai sambil berjalan menuju meja makan.

"Kak Alina, ayo sarapan! Ada nasi goreng spesial!" ujar vanya begitu bangga akan masakannya.

Alina menatap Voltra sekali lagi, menyadari bahwa pria ini pasti telah membereskan ancaman besar tanpa membangunkannya. Ada rasa kesal karena ia merasa tidak berguna sebagai Hunter Rank S, namun di sisi lain, ada rasa aman yang aneh yang mulai tumbuh.

"Lain kali, jika ada 'serangga', bangunkan aku" ucap Alina tegas sambil duduk di kursi makan. "Aku ini rekan setimmu, bukan tamu hotel" Lanjutnya berbisik.

"Kita lihat saja nanti" Balas voltra santai. ​

1
Fajar Fathur rizky
thor novelnya yang satunya di tunggu updatenya thor bab 210 novel btth sistem vilain pengen liat huntiandi bantai iblis darah
Fajar Fathur rizky
thor mau tanya thor mau uangnya apakah pake koin emas thor
Fajar Fathur rizky
thor mau tanya thor ko novel btth sistem mc baru update sekarang apakah kemarin lagi sibuk thor
Fajar Fathur rizky
thor mau tanya itu mata uangnya apakah pake koin emas thor tolong di jawab thor
Fajar Fathur rizky
thor apakah ada tingkatkan hunter ss
Fajar Fathur rizky: terimakasih atas informasinya thor kirain yg tingkat tinggi hanya sampai tingkat ss
total 2 replies
Fajar Fathur rizky
Thor tolong di jawab Thor novel satunya yang sistem vilain dan sistem mc yang btth kapan update bab terbaru Thor bab 208 dan satunya bab 118 Thor mau tanya Thor apakah fokus dulu ke novel ini dulu jika udah tamat novel yang btth sistem mc dan btth sistem vilain baru di lanjut tolong di jawab Thor
Fajar Fathur rizky
Thor mau tanya Thor ini mcnya over power Thor
Fajar Fathur rizky
Thor mau tanya Thor novel yang btth sistem vilain bab 208 kapan update bab btth sistem mc kapan update bab 118 Thor tolong di jawab Thor penasaran lanjutan novel Thor
Fajar Fathur rizky
Thor novel baru Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!