NovelToon NovelToon
Dominasi Langit

Dominasi Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Kultivasi / Pendekar / Dan budidaya abadi / Budidaya dan Peningkatan / Ahli Bela Diri Kuno / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:6.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: M Rizki Pratama

Pendahuluan:

Seorang pemuda yang tidak bisa berkultivasi dengan normal, seorang pemuda yang bahkan tidak layak disebut sampah, orang yang sia-sia.

Itulah yang selalu orang katakan saat melihatnya, tapi sekarang?

Apakah dia manusia? Ataukah Dewa? Mungkinkah dia Iblis?

Dengan satu tangan membawa perdamaian dan tangan lainnya membawa pembantaian, itulah yang selalu mereka katakan.

Saat dia hadir semua keberadaan akan tertekan, Langit dan bumi ada dalam genggamanya.

Dia adalah seorang pria yang menaklukan hati setiap orang hanya dengan tatapannya,
membuat semua orang rela mati hanya karena ucapannya.

Pria yang bangkit hanya untuk menjadi penguasa - Jiang Chen

Legenda mengatakan:
Jiang Chen adalah seorang revolusioner perang yang muda dan berbakat, tapi ketika dia marah bahkan langit akan terbelah dan bumi akan berguncang ketakutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon M Rizki Pratama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 28: Bukit Tengkorak

Setelah beristirahat seharian penuh, Jiang Chen akhirnya merasa lebih baik, dan akan bersiap untuk pergi ke Bukit Tengkorak.

Tidak lama kemudian, di lantai bawah terlihat Jiang Chen, Jilu dan JiaYong sudah berkemas dan akan segera berangkat.

Jia Yong memakai tasnya "Bos, berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk bisa sampai disana?"

Jiang Chen menjawab acuh tak acuh "10 hari perjalanan menggunakan kereta dan 5 hari jika berjalan kaki"

Jilu dan Jia Yong terkejut, Sehingga Jilu pun bertanya kembali "Kenapa perjalanan menggunakan kereta bisa lebih lama?"

Jiang Chen menjawab dengan santai "Jarak Kota Ming dan Kota Yuo sebenarnya cukup dekat, tapi karena adanya Bukit Tengkorak orang-orang harus melakukan perjalanan memutar, sehingga akan memakan waktu yang lebih lama"

Jia Yong terlihat bingung dan dia pun bertanya "Terus apa hubunganya dengan kita boss"

Sebelum Jiang Chen bisa menjawab, Jilu sudah menatapnya dengan kesal "Bodoh, Bukit tengkorat berada di tengah-tengah perbatasan Kota Ming dan Kota Yuo, sehingga jika menggunakan kerata kita tidak bisa mengarah langsung ke Bukit Tengkorak, dan hanya bisa berhenti di salah satu gunung di dekatnya"

Jiang Chen mengangguk setuju "Jarak dari Kota Ming ke Bukit tengkorang memang cukup jauh, sehingga membutuhkan waktu selama 10 hari perjalanan, karena jika menggunakan kerera kita harus mengeliling bukit-bukit untuk bisa sampai kesana. Namun, itu akan berbeda jika kita berjalan, kita bisa memotong jalan melalui hutan dan gunung, sehingga kita bisa menghemat waktu"

Jia Yong akhirnya mengangguk dan memasang wajah serius "Serius.. Bukankah itu berarti Bukit Tengkorak sangat berbahaya, sehingga orang-orang harus menghindarinya"

Jiang Chen mengangguk dan berkata "Bahkan ranah Transformasi Tendon bisa mati kapan saja disana"

Wajah Jilu dan Jia Yong berubah pucat mendengar itu, bahkan Jia Yong mengeluarkan sedikit keringat dingin dari keningnya.

Jia Yong tersenyum canggung "Lalu kenapa kita harus kesana boss? sepertinya bukit di belakang Kota Ming lebih aman"

Jiang Chen menyeringai dan tertawa dengan menakutkan, lalu berkata "Hahaha..... ini adalah pelatihan pertama kita, sehingga tentu saja itu tidak bisa menjadi pelatihan biasa, disana aku ingin melatih daya hidup kita, dan membiasakan diri dengan alam liar"

Jiang Chen melanjutkan dengan serius "Bahaya dan peluang berjalan berdampingan, sehingga kau harus tahu bahwa peluang hanya akan muncul setelah bahaya dan perubahan memerlukan rasa sakit"

Jilu dan Jia Yong akhirnya mengangguk dengan serius, karena dari awal mereka memang tidak mempertanyakan keputusan Jiang Chen.

Jiang Chen, Jilu dan Jia Yong melakukan perjalanan dengan perjalanan kaki, sedangkan untuk kereta Jiang Chen memberikannya pada orang yang sebelumnya dia berikan uang, karna dia pikir itu adalah takdir bisa bertemu dengannya dua kali.

Saat mendapatkan kereta orang itu berlutut didepan Jiang Chen, dan sebenarnya dia ingin memeluk kaki Jiang Chen, tapi Jiang Chen menghentikannya dan berkata

"Kau bisa memberikan beberapa penghasilanmu pada orang yang membutuhkan dan itu sudah cukup untukku"

Orang itu pun mengangguk, dan bersumpah akan melakukan apa yang Jiang Chen katakan, orang itu pun bertanya nama Jiang Chen, tapi Jiang Chen hanya tersenyum, lalu menjawab

"Jiang Chen"

Setelah mengatakan itu Jiang Chen tidak membuang-buang waktu lagi dan langsung pergi untuk melanjutkan perjalanan.

Namun, yang tidak seorang pun sangka bahwa itu adalah sejarah dari sebuah perusahaan transportasi terbesar di Propinsi Huo dalam 20 tahun kedepan, dan perusahaan itu bernama 'Perusahaan Jiang' yang pemiliknya terkenal oleh kebaikan hatinya dan suka membantu orang lain.

Setelah melakukan perjalanan selama 5 hari berturut-turut Jiang Chen akhirnya sampai di pinggiran Bukit Tengkorak dan hanya setelah memasuki bukit tengkorak Jiang Chen bisa merasakan bahwa ada niat membunuh yang kuat dari bukit ini, dan itu memberikan kesan yang sangat suram dan menakutkan.

Jiang Chen melihat sekitar "Pantas saja orang-orang itu mengatakan bahwa bukit ini sangat mengerikan"

Bam!!

Ternyata itu suara Jia Yong yang sedang menabrak pohon, Jiang Chen yang melihat itu tidak bisa tidak tertawa dan bertanya "Hahaha....Apa yang sedang kau lakukan disitu"

Jia Yong berkata dengan malu, tapi wajahnya tidak seperti orang malu dan hanya terlihat pucat "Hehe...Bukankah menurutmu tempat ini sangat mengerikan boss?"

Jilu menjawab dengan tertawa ringan, tapi sebenarnya dia juga berwajah pucat dan dapat dilihat kakinya sedikit gemetar "Haha... Apa yang sedang kau takutkan, dengan boss disini semuanya akan baik-baik saja"

Jia Yong yang tidak terima dengan ucapan Jilu, membalas dengan kesal "Lihatlah dirimu sendiri, aku yakin jika tidak ada boss disini kau sudah kencing di celana"

Jilu yang tidak mau kalah mendengus dan berkata dengan acuh tak acuh "Hm...Jangan samakan aku denganmu"

Jia Yong semakin marah "Apa yang kau bilang, kau pikir kau lebih baik dariku"

Jilu menjawab dengan santai "Tentu, kenapa tidak"

Jia Yong bangkit dari jatuhnya dan berjalan perlahan menuju arah Jilu sambil berkata "Baiklah sepertinya kita harus menyelesaikan skor imbang kita disini"

Jilu tidak mau kalah dan melipat lengan bajunya, sambil berkata "Maka persiapkanlah dirimu karena ini akan menyakitkan untukmu"

Namun, sebelum itu bisa terjadi sebuah tendangan sudah melayang pada Jilu dan Jia Yong yang membuat mereka harus terpental sejauh 2 meter, tapi itu bukanlah akhir dan setelah itu terdengarlah sebuah suara raungan kesakitan yang diiringi dengan suara pukulan.

Aaaakkkhhhhh.....Bang!!!

Aaaakkkh...Bang!!

Dan hanya setelah suara hening kembali terlihatlah wajah dua orang pria muda yang tampan yang sudah babak belur, serta didepannya ada seorang pria muda yang sedang berdiri dengan acuh tak acuh.

Jiang Chen berkata dengab santai "Apakah kalian masih takut?"

Jilu dan Jia Yong langsung menggelengkan kepalanya dengan tergesa-gesa dan terlihat bahwa wajahnya sedikit ketakutan.

Jiang Chen tersenyum "Bagus, kalian bisa becara kapan pun padaku jika kalian ketakutan"

Jilu dan Jia Yong mengangguk dengan wajah pucat, seperti takut hal buruk akan terjadi jika mereka tidak melakukannya.

Jilu bertanya dengan tertarik "Boss, kenapa bukit ini bisa disebut Bukit Tengkorak?"

Jiang Chen berkata "Ada banyak cerita tentang asal muasal tempat ini, tapi Kemarin saat membeli buku di Jalan Antik, aku memukan sebuah buku yang terlihat sangat Kuno yang membahas tentang asal muasal tempat ini, buku itu mencatat bahwa dulu tempat ini hanyalah sebuah lapangan yang luas, dan sebenarnya tidak ada bukit disini bahkan gunung-gunung ini dulu tidak ada"

Jia Yong terkejut dan bertanya "Terus dari mana bukit dan gunung-gunung ini berasal"

Jiang Chen melanjutkan dengan serius "Buku itu mencatat, bahwa dulu ada seorang ahli yang sangat kuat dan kejam tinggal disini, bahkan menurut cerita ahli tersebut telah membunuh jutaan orang, sehingga tindakannya tersebut telah membuat para dewa marah dan memutuskan untuk membunuhnya"

"Menurut buku seorang dewa pun akhirnya turun tangan dan melakukan pertempuran dengan ahli tersebut, sehingga terjadilah sebuah pertempuran yang hebat selama 3 hari 3 malam yang membuat ahli itu tersebut mati"

Jia Yong dan Jilu terkejut dan tidak percaya, sehingga Jia Yong bertanya lagi "Maksud boss, tempat ini terbentuk hasil dari pertarungan mereka"

Jiang Chen mengangguk dan berkata "Benar, tapi point menarik bukanlah itu"

Jia Yong dan Jilu bingung, sedangkan Jiang Chen tersenyum dan melanjutkan "Menurut buku itu sebelum ahli tersebut meninggal, dia telah meninggalkan warisannya disini"

Mata Jilu dan Jia Yong tiba-tiba berbinar dengan memikirkan, berapa banyak harta yang akan mereka dapatkan jika mereka bisa menemukan tempat warisan itu berada.

Bang....Bang.....

Jiang Chen memukul kepala Jilu dan Jia Yong, sambil menatap mereka dengan kesal "Bodoh, apakah kalian pikir itu mudah untuk menemukannya, kalian pikir hanya kita saja yang datang kesini untuk mencari warisannya"

Jilu dan Jia Yong menjadi malu dan tidak berani memikirkan itu lagi.

Namun, setelah itu Jiang Chen kembali tersenyum "Walaupun tanpa warisan tersebut kita masih bisa bangkit dan menjadi penguasa, tapi yang harus kalian tahu adalah bahwa tidak ada yang gratis didunia ini, kalian harus berkerja keras untuk mendapatkannya"

Jilu dan Jia Yong pun mengangguk dengan serius, karna kepercayaan mereka pada Jiang Chen telah mencapai tingkatan yang mutlak.

1
Muh Nasrun
Umur 10 tahun harusnya masih main kelereng, kenapa sdh mengetahui wanita cantik, apa umur segitu sdh bisa mengerti tentang pacaran dan sex, thor masih2 anak2 jgn ceritanya di buat spt orang dewasa.
Muh Nasrun
Thor, pakai ilmu apa Jian cheng, sampai bisa membunuh kawannya, memahami ilmu yg di baca di perpukaan saja blm, kenapa sdh menjadi lihai, tdk di jelaskan juga ilmu apa di pakai, apa abra katabra ilmunya, ceritanya dangkal thor.
Muh Nasrun
Thor, Jilu dan Jia long hanya dpt ilmu kurtivasi, kenapa sdh bisa bertarung, dari mana ilmunya, ceritanya di buat berlogika, jgn semuanya di buat instan saja, pembaca jadi bingung thor.
Jade Meamoure
Thor novel ini kan dah lama lho tp koq belum tamat jg ya
Jade Meamoure
haishhh kasian pak'e kena tendangan mulu dari mak'e nasib nasib
Jade Meamoure
hayooo jangan umpetin anak orang
Jade Meamoure
rasa'no
Jade Meamoure
sangat bagus masih ada tuan muda yg rendah hati begitu jg semua orang yang ada di klan
Yuda Suastika
upupupupupupuppupupu
Yuda Suastika
ingat ada ming mei
Yuda Suastika
kuattttttt
Yuda Suastika
upupupupupupupupupupupupupupupup
Yuda Suastika
upupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupup
Yuda Suastika
upupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupup
Yuda Suastika
njuuuuuttt
Yuda Suastika
upupupupupupupup
Yuda Suastika
habisinnnn
Yuda Suastika
traveling again
Yuda Suastika
mantaaappp
Yuda Suastika
msntaappp,menjadi kuaatttttt..upupupupupupupupupup
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!