NovelToon NovelToon
Illusion Of Love

Illusion Of Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:30.1k
Nilai: 5
Nama Author: s_m

Gimana rasanya,saat kalian udah punya cowok yang udah perfect tapi tiba-tiba perasaan kalian goyah dengan kehadiran sahabat pacar kalian yang juga udah punya pacar?
Ini yang tengah terjadi pada Aya dan juga Rey.lalu apa yang akan mereka pilih, bertahan dengan pasangan mereka masing-masing atau memilih berpisah dan memulai kisah mereka yang baru?
gaes..gaes...ini lapak aku yang baru..tetap temanya masalah cinta ya gaes..
yuk mampir kesini dan ikuti kisah mereka.
jangan lupa tulis kritik dan saran kalian dikomen ya.. suwun 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon s_m, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 28

  Sampai di salah satu rest area,bang Sam menghubungi Rey agar menepikan mobilnya sejenak,untuk mengisi perut mereka.sebelum sampai di tempat penginapan mereka nanti.

  Sebenarnya sudah hampir sampai penginapan tapi berhubung sudah masuk waktu makan siang dan kebetulan melewati rest area juga ya sekalian mampir sambil makan dan istirahat sejenak.

   Rey dan Miko sudah turun dari mobil.tapi dibagian kursi penumpang,belum ada pergerakan dari Aya mengikuti mereka untuk turun.Rey pun akhirnya menengok ke belakang kursi yang diduduki aya,ternyata si empunya terlihat memejamkan matanya, sepertinya Aya ketiduran.

  "loe duluan aja mik.Aya tidur kayaknya.gue bangunin dulu."pinta Rey pada Miko.

  "oohh..ok."balas Miko mengacungkan jempolnya.lalu pergi menyusul rekan-rekan mereka yang lain.

  Sepeninggal Miko,Rey berjalan ke sisi pintu belakang penumpang.tanganya terulur perlahan membuka pintu.niatnya tentu ingin membangunkan Aya dan mengajaknya bergabung dengan rekan-rekan mereka yang lain.

   Saat pintu sudah terbuka.hal pertama yang Rey lihat tentu penampakan Aya yang tengah tertidur pulas.

   Bulu matanya yang lentik,hidungnya yang mancung dan bibir yang kecil ranum.menggambarkan begitu cantiknya sosok cewek didepan Rey yang masih betah memejamkan matanya itu.

   "cantik."gumamnya lirih, meluncur begitu saja dari mulut Rey.

    uuuuughhh....

   Aya mulai menggeliat, tubuhnya miring kesamping pas di depan Rey.tangan kanannya menyangga pipi yang terlihat semakin chubby.

  Rey tersenyum kecil,Aya begitu menggemaskan di mata Rey sekarang.padahal kalau lagi sadar cewek didepannya ini pasti akan memasang wajah galaknya.

 "kalau gini kan jadi pingin cubit."gumamnya,gemas.

  Rey tak henti-hentinya memandang wajah ayu cewek yang dulu selalu dicuekin dan di tolak nya mentah-mentah itu.rasa gengsi dan juga rasa tak percaya diri nya waktu itu membuat Rey harus melihat perubahan sikap Aya dan kehilangan sosok cewek yang selalu manja,genit dan selalu menatap dirinya dengan wajah yang berbinar-binar.

   Bukan tanpa alasan Rey melakukan itu.Rey merasa tak pantas mendapatkan cewek seperti Ranaya Pratiwi.bahkan Rey terlalu takut kalau Aya mengetahui identitas dirinya yang hanya seseorang yang tak pernah diinginkan lahir kedunia ini.trauma di masa kecilnya begitu mendominasi sehingga mempengaruhi rasa percaya dirinya kala itu.ditambah lagi rasa cemburunya yang ternyata salah sasaran semakin memperkeruh perasaannya pada Aya.rasa kecewa Aya yang mengetahui Rey jadian sama cewek lain dan Rey yang salah paham mengenai cowok yang dekat dengan Aya membuat mereka menjauh dan saling menyakiti.

   Tekanan dari sang mama dan kondisi keluarganya semakin memperparah mental Rey saat itu.akhirnya Rey melampiaskannya dengan cara-cara yang cenderung negatif, seperti,berpenampilan urakan, tawuran dan main cewek.

   Kini Rey mulai mengusap-usap pipi Aya pelan,lalu perlahan tangannya beranjak terulur ke bibir ranum Aya yang begitu sangat menggodanya.

   Dengan sedikit menundukkan kepalanya,pas didepan muka Aya.perlahan Rey memiringkan kepalanya mulai mendekat dan semakin mendekat.dan....

  Cup...

  Rey mengecup bibir ranum Aya,yang begitu menggodanya sedari tadi.

  Saat bibirnya sudah menempel di bibir Aya,Rey tak buru-buru menjauhkan bibirnya.matanya mulai terpejam,dengan lembut Rey melumat bibir Aya dan semakin lama lumatan itu semakin dalam.tangan Rey juga tak tinggal diam.tanganya sedikit menekan tengkuk Aya untuk mempermudah aksinya.

Rey bergantian memiringkan kepalanya kekiri dan kekanan agar lebih memperdalam lagi ciumannya.Rey pun sedikit menggigit bibir Aya dan reflek Aya pun membuka mulutnya membuat Rey bisa menjelajah setiap rongga mulut gadis itu.

  Tubuh Aya mulai menggeliat lagi,Aya merasa seperti hampir kehabisan nafas.reflek matanya pun mulai terbuka.Aya mulai terbangun karena ulah Rey.

  Deg...

  Mata Aya membulat sempurna saat wajah Rey sudah terpampang jelas ada di depan matanya.

  Dadanya berdegup kencang kala Aya merasakan bibir Rey melumat bibirnya.

   Seketika tangan Aya mendorong dada Rey menjauh dari tubuhnya.

  "kakak ngapain?."tanya Aya gelagapan.nafasnya terengah-engah.

  "ya,kok bangun sih ay.tidur lagi gih."protes Rey yang cukup terkejut dengan dorongan dari Aya,Padahal lagi enak-enaknya.lalu Rey menegakkan tubuh dan mengatur nafasnya.

  "iiih..apa sih?gak jelas."balas Aya,judes.

   "lagi enak-enaknya malah kepotong.."dumel Rey sambil mengusap bibirnya yang sedikit basah karena ulahnya tadi.

  "minggir...minggir...gue mau turun!."pinta Aya sambil mengibas-ngibaskan tangannya menyuruh Rey minggir karena tubuh Rey menghalanginya keluar dari mobil.

   Rey pun nurut,dia mundurkan tubuhnya sedikit kebelakang dan memberi akses Aya untuk turun dari mobil.

   "kak Rey tadi ngapain gue?."tanya Aya penuh selidik.walaupun sebenarnya Aya pun tahu apa yang tadi dilakukan Rey padanya saat dia tengah tertidur.

   "Menurut loe?."balas Rey sambil memiringkan kepalanya di depan wajah Aya.

   "dasar mesum."Aya pun melengos sambil turun dari mobil.

  Saat Sudah turun dari mobil,tangan Aya bergerak membenarkan penampilannya.saat Aya mau mengusap bibirnya, tiba-tiba tangan Aya di cekal.

  "inget!sekarang ini punya gue.jadi jaga baik-baik."kata Rey sambil mengusap bibir Aya ,lembut.

   "iih ..gak usah ngadi-ngadi ya."jawab Aya, menampik tangan Rey kasar.

   "gak usah ngomel-ngomel terus."kata Rey, tangannya mengelus-elus rambut Aya, sayang.

    "Ayo, pergi!yang lain udah pada nungguin."ujar Rey sambil menggandeng tangan Aya dan mengajaknya menyusul rekan-rekan mereka yang udah pergi duluan.

  "iiih .. lepasin!."Aya menghempaskan tangan Rey,kesal.

  "gue bisa jalan sendiri."ujarnya semakin sewot.lalu Aya bergegas melebarkan langkahnya meninggal Rey.

   "kali ini apa pun yang terjadi,gue gak akan lepasin loe."tekad Rey,bulat.lalu segera berlari menyusul Aya yang sudah cukup jauh darinya.

  Di dalam resto,sudah ada Miko,Reza dan juga Mia.mereka sedang mengobrol santai sambil menunggu pesanan mereka datang.

    "Aya...! ."

    "sini!."Mia melambaikan tangannya saat melihat Aya celingak-celinguk didepan pintu resto.

    Aya pun mengangguk kemudian berjalan menghampiri rekan-rekannya yang duduk tak jauh darinya.sedangkan Rey berjalan dibelakang Aya, mengikuti langkah cewek cantik itu.

   "akhirnya kalian berdua dateng juga."sindir Miko saat melihat Rey dan Aya yang baru datang.

   "sorry,lama.abis nenangin tuan putri dulu.ngambek tadi dia."sahut Rey sembari menyeret satu kursi untuk dia duduki.

   "lebay."gerutu Aya,sinis.Aya pun menggeret satu kursi disebelah Mia.

    "udah yank,jangan ngambek terus."kata Rey dengan santainya.

   "dasar sinting."maki Aya dengan tatapan aneh.

   "jadi rumor kalian pacaran itu bener?."tanya Mia, penasaran.karena memang di kantor gosip tentang Aya dan Rey .

   "Bukan...."

    "Iya..."

  Jawab Aya dan Rey berbarengan tapi dengan jawaban yang berbeda.

   "yang bener yang mana nih?."Mia mengerutkan keningnya,heran melihat dua orang yang dari tadi terlihat adu argumen.

   "lagi ngambek dia.makanya kayak gitu."jawab Rey, tersenyum jail.

   "iih ..apaan sih?."Kila Aya tak terima dengan tuduhan Rey.

   "loe apain sih Rey ampek ngambek gitu si Aya?."Reza pun ikut bersuara,yang dari mereka datang ampek sekarang terdengar adu mulut aja.

  "biasalah.cemburu dia."sahut Rey,enteng.

  "kak...!."Aya makin geram dengan ucapan Rey yang semakin lama semakin ngelantur kemana-mana.

   "bisa diem gak!."gertak Aya yang kesalnya udah di ubun-ubun.

   "iya,ya,aku diem.jangan ngambek terus dong.nanti cantiknya ilang lho,yank."

    Bukanya gentar dengan gertak Aya,Rey malah makin gencar menggoda Aya.bahkan dengan santainya memanggil Aya dengan sebutan yank.

   "cowok emang kayak gitu ay.jangan dimaafin dulu kalau gak berubah."sahut Mia malah mengkompor i Aya.

  "mau berubah kek mau gak kek.bodo amat!gak peduli gue."jawab Aya,gak perduli.karena memang kenyataan Rey bukan siapa-siapanya.

   "wah..beneran marah tuh cewek loe."kata Miko sambil menyenggol Aya.

  Rey tersenyum kecil melihat wajah cemberut cewek cantik itu yang dari bangun tidur ampek sekarang tak henti-hentinya terus mengomelinya.

Wajah galak Aya seperti makanan sehari-hari buat Rey.ocehan,sindiran dan bahkan sumpah serapah juga termasuk menjadi santapannya setiap di dekat cewek cantik itu.

  "biarin aja.nanti juga nemplok lagi."kelakar Rey sambil mengambil sebotol air diatas meja.

  "udah dateng loe,Rey ."sapa bang Sam dari belakang.

  "iya bang, sorry tadi bangunin Aya dulu soalnya."jawab Rey yang baru ngeh kalau dari tadi tidak ada bang Sam diantara mereka.

   "oh.."bang Sam manggut-manggut mengerti.

   "Oya,barusan Aurel telpon gue,katanya loe disuruh liat handphone.soalnya Aurel dari tadi ngubungi loe gak bisa."ujar bang Sam kembali ketempat duduknya.

   Huuuukk.... uuhhhuukkkk..

  Aya tersedak sampai terbatuk.mendengar kata Aurel,Aya langsung teringat kalau sahabatnya itu kini berstatus sebagai pacar Rey.cowok yang dari tadi terus menggodanya dan membual seakan-akan mereka pacaran di depan rekan-rekan mereka.

   "loe gak apa-apa,ay."Mia dengan sigap menepuk-nepuk punggung Aya.

   "gak apa-apa kok."jawab Aya sambil mengelap bibirnya.entah kenapa moodnya kian anjlok kala bang Sam bicara mengenai Aurel.

   "handphone gue kayaknya ketinggalan di mobil bang."jawab Rey seadanya.

   "oh gitu,ya udah jangan lupa hubungi Aurel nanti.kalau gak,gue nanti yang diteror Mulu sama dia."pesan bang Sam mewanti-wanti Rey agar cepat menghubungi keponakannya itu.

Hanya anggukan yang diberikan oleh Rey,matanya malah melirik ke arah Aya.

1
ani sumarni
sy mampir kak
S
LANJOT
S
nama tokonya keliru thor
S
typo
S
typo ini thor
S
SEMANGATTT
falea sezi
lanjut donk
S_M: masih digarap Thor..maksih udah mampir thor 🙏😁
total 1 replies
falea sezi
aurel berasa korban pdhl dia jalang
Alay Asep Doank-anAza
lanjut Thor
S_M: makasih udah mampir Thor 🙏😁
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
ayaaaa
Mukmini Salasiyanti
berani bgt si Rey
esih sukaesih
ceritanya bagus, kak
up nya yg sering² ya kak

selalu ditunggu
viii: makasih udah mampir Thor 🙏😁
total 1 replies
Triny Hadon
masih nyimak
rhani bhelLo💕
pasti Arjun yg d lihat rey
rhani bhelLo💕: sama"
lanjut dong ka, penasaran sama ceritanya
gemes juga sama si Rey dan Aya
semangaaaaaaats ka 💪🏻💪🏻💪🏻
total 2 replies
Febri April
wahhhh sosweeet
S_M: makasih udah mampir Thor 🙏😁
total 1 replies
Adiva Amalia
lanjut Thor aku suka cerita nya
S_M: makasih udah mampir Thor 🙏😁
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
wkwkwk

si Arjun pun blm ketahuan aja tuh
Mukmini Salasiyanti
hadehhh
perifun iki?
Anaknya Baba: coba baca novel Poppen kak, siapa tahu sesuai selera kakak.
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
serius nih, Rey???
Ayoklah semungguuttt!!!!!

. hihi
Mukmini Salasiyanti
siapa ya itu????
S_M: ditunggu kelanjutannya ya Thor.. makasih mampir 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!