Tentang seorang yang tidak ingin mengambil resiko dengan mengubah status hubungan menjadi lebih serius
" Kita emang engak pacaran , tapi kalo di tanya orang . Kamu punya aku ya "
Semakin dewasa kita engak butuh hubungan gak jelas . Yang penting selalu ada dan kabarin aktivitas
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERCERAIAN AUDREY
/// ENJOY ///
Keesokan pagi nya sengaja Owen datang pagi . Kepengen cepat cepat bertemu Audrey di apartemen miliknya
Owen juga sengaja beli perhiasan dan tas ratusan juta buat Audrey kemarin . Karena wanita itu menyukai barang mewah
Jam 10 Audrey belum juga datang . Beberapa kali Owen juga menghubungi belum juga di angkat
Owen inisiatif menjemput Audrey kerumah . Audrey bilang proyek kerja sama nya telah selesai sekarang . Artinya Audrey lagi ada dirumah kan ? bisa aja audrey sekarang lagi ketiduran . lelah karena beberapa hari ini kejar kerjaan Jakarta bogor
Awalnya pembantu bilang ada . Tapi tiba tiba Owen dapat kiriman pesan . Audrey di bogor
" Bi. Audrey di dalam kan ya ? "
" Iya di dalam kak . Masih di kamar. Belum keluar dari tadi " ucap nya
" Bi tolong suruh audrey buat keluar kamar . Bilang aja di bawah ada titipan buat dia "
" Emang mbak Audrey engak mau keluar kamar ? telepon aja mas "
" ya engak tahu Bi. Tolong ya Bi. Percuma engak di angkat dari tadi . tolong ya bi . tolong buat Audrey kekuar kamar dan bertemu sama saya " kata Owen
Owen mengumpat di balik jendela . Akhirnya Audrey keluar kamar
" Kamu kenapa engak mau ketemu aku ? Kamu bohongin aku . Kamu bilang lagi di bogor , kamu menghindar kan ? "
" engak ! Aku lagi malas keluar rumah "
" Kamu janji hari ini mau ketemu aku . Kalo gitu kamu ganti baju . Ikut aku "
" Mau kemana ? "
" Apartemen kita " jawab Owen
Audrey menghela nafas. Terpaksa Audrey ikut Owen ke apartemen. Selama perjalanan Audrey banyak diam nya . Semakin yakin ada apa apa sama Audrey
Audrey wanita yang cerewet dan banyak hal yang di obrolin setiap ketemu. Paling tidak pasti membahas pekerjaan . Audrey suka banget membahas masa depan untuk menambah pengalaman atau cuan. Kenapa sekarang diam
Audrey hanya duduk saat tiba di apartemen. Owen memberikan perhiasan dan juga tas mewah nya
" Buat kamu , Itu tas keluaran terbaru . harganya lumayan. jarang ada yang punya . aku beli ini buat kamu "
" Udah banyak tas dan perhiasan aku . Mending kamu kasih orang tua kamu aja "
Owen menghela nafas . Owen duduk di meja menatap Audrey
" Kamu kenapa ? Kenapa menghindar ? Orang tua aku ngomong apa ? " Tanya Owen
" Gapapa . Aku lagi engak mood aja buat kemana mana . Aku kan bilang aku lagi datang bulan "
" Kalo gitu coba aku cek . Apa kamu datang bulan beneran atau bohongan "
Audrey menatap Owen tak percaya
" buka coba ! Aku mau lihat , aku selalu ngeliat datang bulan kamu . Jadi aku ga geli. udah terbiasa "
" Ga mau ! Aku malu "
" Jujur sama aku Audrey ! Ada apa ? " Tanya Owen
" Aku mau kita putus. Ada orang mau ngelamar aku "
Owen tersenyum
" Kita sudah menikah ! Engak ada kata putus ! "
" Kalo gitu aku mau cerai "
Owen beranjak bangun berdiri melipat kedua tangan nya di dada . Owen menatap Audrey lebih lama
" Kalo gitu kamu jawab pertanyaan aku . Apa kamu sudah hamil ? "
" Belum ! Aku belum hamil " jawab Audrey
" Aku mau kamu ceritain selama satu jam orang tua aku ngomong apa sama kamu "
Audrey menghela nafas
" apa kabar audrey , gimana kegiatan kamu , sekarang kamu sibuk apa ? Apa kamu tahu Owen tinggal dimana ? Apa pekerjaan Owen? Apa kamu tahu kenapa Owen engak mau pulang . Apa kamu juga tahu Angga sering ketemu Owen "
" Terus kamu jawab apa ? " Tanya Owen
" Ya jawab sebisa aku lah "
" Kalo gitu aku tanya sekali lagi . Apa Papa aku minta kamu buat jauhin aku ? Apa Papa aku juga minta kamu buat ninggalin aku ? "
" Engak ! Papa kamu engak ngomong kaya gitu " jawab Audrey
" Kenapa kamu engak bilang kalo kita udah menikah ? "
" Aku rasa engak penting "
" Ga penting kamu bilang ? Itu penting buat status aku . Sekarang jadi suami kamu " kata Owen
" aku capek kerja terus sama kamu . Aku harus ikut kemana kamu pergi. Sedangkan orang yang ngelamar aku . Dia tajir. Aku di manjain. Hidup terjamin "
" Oh ya ? Apa kamu menghayal nya perlu lebih luas lagi ? " ejek Owen
" Aku lagi serius . Aku engak menghayal. Dia orang bali "
Owen mengangguk
Tok
Tok
Tok
Owen membuka nya terdapat Angga dan Nada datang . Angga menatap Owen dan juga Audrey
Kenapa hening sekali . Hawa nya beda
" Ini pesanan kakak " kata Angga memberi ayam goreng untuk Owen
Angga menyuruh Nada untuk duduk di samping Audrey . Karena tahu kaki nya sedang sakit
" Kenapa kak ? Apa aku datang kesini kurang tepat ? Kalian lagi ngobrol serius ? "
" Oh engak . Ini Audrey lagi cerita menghayal . Di lamar orang kaya . Mau di kasih vila . Hidup terjamin . Bukan begitu ? Ayo cerita lagi . Mumpung ada Angga sama Nada disini. Mereka juga kepengen denger cerita khayalan kamu "
Audrey terdiam menatap Angga dan juga Owen
" bisa kalian keluar dulu ? Aku mau ngomong sama Owen? "
Nada beranjak bangun
" Ga perlu keluar . Kamu ngomong disini aja . Biar Angga sama Nada tahu "
" keluar tolong ngga . Bawa Nada " pinta Audrey
Owen menahan Nada untuk bangun . Debatan keluar dan tetap disini membuat mereka tidak nyaman . Owen mengubrak meja membuat audrey dan Nada terkejut sekaligus takut
" BILANG SEKALI LAGI CERAI ! HAH ! " bentak Owen
Nada menundukan kepalanya begitu juga dengan Angga
" Mau kamu apa ? Apa perlu mereka tahu ? Mereka masih kecil untuk tahu masalah kita . Jadi aku harap kita ngomong berdua disini tanpa Angga dan Nada "
" Oh ga perlu . Mereka harus medengar alasan kamu minta cerai "
Nada dan Angga saling tatap . Mereka kayanya salah di tempat sini hanya untuk melihat mereka berdebat
yg ada si Angga nya juga emosi an
rumit amat hubungan mereka .. capek rasa nya kedua nya msh pada egois