NovelToon NovelToon
King'S Regrets S²

King'S Regrets S²

Status: tamat
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:510.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: xialin12

Sebelum membaca cerita ini, di mohon untuk membaca cerita sebelumnya yang berjudul "King's Regrets" agar lebih memudahkan dan memahami alur saat membaca cerita ini. Terima kasih.

Jangan lupa untuk Subs, Like dan meninggalkan jejak kalian di kolom komentar ya 🙏😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon xialin12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KRS² #28

Setiap hari ada saja yang di inginkan oleh permaisuri Jing yang sedang hamil. Dan untuk memenuhinya, putra mahkota juga Xiao Wei selalu berusaha memenuhinya dengan baik.

Walaupun usia kandungannya sudah tidak muda lagi, namun permaisuri masih saja sering ingin memakan makanan yang belum pernah ada. Dan terpaksa dia harus membuatnya sendiri, yang tentu saja mendapatkan pengawasan langsung dari putra mahkota Zhang atau Xiao Wei, jika putra mahkota sedang sibuk.

"Aku ingin makan cumi bakar dengan biji wijen di atasnya." Gumam permaisuri Jing.

Xiao Wei yang mempunyai pendengaran cukup tajam, mendengar gumaman permaisurinya.

"Yang mulia, hari sudah siang. Saya rasa pasar juga telah tutup." Ucap Xiao Wei.

"Aku tahu itu, jadi Xiao Wei tolong kau belikan aku cumi-cumi yang besar dan bantu aku membakarnya besok."

"Yang mulia ingin hamba yang membakarnya?"

"Iya, aku ingin kau yang melakukan semuanya. Membeli cumi-cumi, membersihkan dan membakarnya."

"Baik yang mulia, saya akan melakukannya untuk yang mulia."

"Terima kasih Xiao Wei, dan maaf sudah merepotkanmu."

"Ini merupakan anugerah bagi hamba bisa melayani yang mulia dengan baik."

Permaisuri Jing mengangguk.

"Apakah ada sesuatu yang ingin kau makan lagi, permaisuri?" Ucap putra mahkota Zhang yang baru saja masuk ke dalam kamar.

Melihat putra mahkota datang, Xiao Wei membungkukan sedikit badannya lalu mundur beberapa langkah.

"Aku sedang ingin makan cumi-cumi bakar, dan besok Xiao Wei akan membantuku untuk membuatnya."

"Cumi-cumi bakar?"

"Benar, dan di tambah biji wijen di atasnya."

Putra mahkota Zhang membelai rambut permaisuri "Baiklah, kau akan makan cumi-cumi bakar itu."

"Terima kasih."

Permaisuri memeluk putra mahkota Zhang lalu menghirup aroma dari tubuh suaminya itu.

"Aroma tubuh yang mulia sangat nyaman. " Ucap permaisuri tanpa sadar.

Putra mahkota Zhang yang mendengar itu sedikit merona karena gugup, meskipun itu bukan pertama kali permaisuri mengatakannya, namun tetap saja ada perasaan yang berbeda pada putra mahkota Zhang setiap permaisuri mengatakan itu padanya.

"I... Iya." Ucap putra mahkota Zhang pada permaisuri dengan gugup.

"Aku sangat mengantuk, bisakah aku tidur?"

"Tapi kau belum makan dan meminum tonikmu, permaisuri." Putra mahkota Zhang melepaskan pelukannya dan membelai pipi permaisuri.

"Bisakah kita menunda makan siangnya? Rasanya aku sedang tidak ingin makan, dan ingin segera tidur."

"Kau harus makan dulu, koki istana sudah menyiapkan semuanya di aula."

Permaisuri Jing diam sejenak lalu mengangguk pelan.

Putra mahkota Zhang tersenyum dan mengusap lembut kepala permaisuri Jing.

"Jangan seperti itu, sayang. Ini demi kebaikanmu dan juga kedua anak kita." Ucap putra mahkota.

"Baik, aku mengerti."

Putra mahkota menggenggam tangan permaisuri Jing, lalu mereka berdua keluar dari kamar menuju aula istana putra mahkota.

Sampai di aula, permaisuri melihat begitu banyak makanan di atas meja. Dan semua adalah makanan kesukaannya.

"Duduklah, kita makan sebelum dingin." Ucap putra mahkota Zhang.

Permaisuri Jing mengangguk, dia lalu duduk di kursi di bantu oleh putra mahkota dengan hati-hati.

Setelah membantu permaisuri duduk, putra mahkota Zhang pun duduk di samping permaisuri.

Putra mahkota mengambil sumpit, lalu menyumpit daging rusa yang di masak dengan saus hitam dan meletakannya di atas mangkuk permaisuri.

"Makanlah." Ucap putra mahkota.

"Iya, terima kasih."

Permaisuri lalu memakan daging rusa saus hitam itu, dan wajahnya menunjukan ekspresi nikmat setelah memakan daging rusa itu.

Setelah itu, permaisuri menyumpit masakan lainnya. Dia terlihat begitu lahap memakan setiap masakan yang ada di atas meja.

Putra mahkota tersenyum melihat istrinya makan begitu lahap, tidak terlihat seperti apa yang dia katakan tadi, yang katanya sedang tidak ingin makan.

"Aku pikir dia benar-benar malas makan, tetapi sepertinya kedua bayi kami sangat lapar dan sangat menyukai setiap masakan ini."

15 menit kemudian, putra mahkota dan permaisuri selesai makan. Dengan hati-hati putra mahkota membantu permaisuri berdiri, karena dia kesulitan.

"Aku kenyang, aku ingin tidur." Ucap permaisuri pada putra mahkota.

"Jangan tidur dulu, kita duduk sebentar di taman. Tidak baik setelah makan, kau langsung tidur."

"Baiklah."

Di bantu putra mahkota, mereka pergi ke taman istana untuk menikmati keindahan bunga disana.

"Aku selalu merasa tenang disini, bunga-bunga yang ada di taman ini membuatku nyaman." Ucap permaisuri setelah mereka sampai di taman.

"Itu bagus, kau memang harus selalu tenang." Ucap putra mahkota sambil membantu permaisuri duduk di kursi.

"Aku meminta Min'er dan Xiao'er datang hari ini."

"Benarkah, itu bagus jika mereka datang mereka bisa menemanimu disini."

"Benar, selain itu aku juga ingin makan bersama dengan mereka."

"Jika di ingat, memang sudah lama kita tidak makan bersama. "

"Benar, aku merindukan suasana ramai seperti terakhir kali kita makan di kota Yu."

Putra mahkota mengangguk.

"Aku ingin duduk di antara bunga itu." Ucap permaisuri yang menatap hamparan bunga di depannya.

"Baiklah, mari kita kesana."

"Bolehkah?"

"Tentu saja sayang, kau adalah pemilik taman ini. Jadi tentu saja boleh."

"Terima kasih."

Putra mahkota Zhang membantu permaisuri berdiri, mereka lalu berjalan beriringan dengan pelan dan juga hati-hati.

Setelah sampai di tengah hamparan bunga, putra mahkota Zhang membantu permaisuri duduk di atas bebatuan yang ada di samping bunga-bunga itu.

"Rasanya aku seperti berada di padang bunga yang sangat luas." Ucap permaisuri penuh bahagia.

Putra mahkota tersenyum melihat permaisuri begitu menyukai taman bunga yang dia buat.

Mereka melihat kupu-kupu saling berkejaran, menikmati angin yang meniup rambut mereka, dan menerpa wajah mereka dengan lembut.

Di belakang mereka terdapat danau buatan yang membuat udara semakin sejuk.

Merasakan kesejukan itu, lambat laun permaisuri menjadi mengantuk. Dia pun membaringkan tubuhnya, dan meletakan kepalanya di atas paha putra mahkota sebagai bantal.

Putra mahkota yang melihat itu terkejut, namun detik berikutnya dia tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

Permaisuri tertidur dalam pangkuan putra mahkota, dengan hati-hati putra mahkota membuka baju luarnya lalu menyelimuti permaisuri dengan baju itu.

Putra mahkota Zhang membelai rambut permaisuri dengan lembut.

"Dasar, sehabis makan kau malah tidur dengan pulas." Gumam putra mahkota.

Melihat putra mahkota dengan permaisuri duduk di tengah hamparan bunga, Min'er dan Yun Xiao yang baru saja datang sedikit terkejut. Tetapi mereka sangat senang melihat pemandangam yang begitu indah itu.

"Lihatlah, bahkan putra mahkota rela duduk disana dan di jadikan bantal oleh Lian'er." Ucap Yun Xiao pada Min'er.

"Benar, aku tidak pernah melihat seorang putra mahkota atau pangeran melakukan hal itu."

"Dan hanya Lian'er yang bisa dan berani melakukan itu pada putra mahkota."

"Iya. Sebaiknya kita kembali dan datang lagi nanti."

"Kau benar."

Min'er menggandeng tangan istrinya berjalan keluar dari istana putra mahkota. Mereka tentu tidak ingin mengganggu kebersamaan putra mahkota dan permaisuri saat ini.

Setelah 15 menit permaisuri tidur dengan lelap di pangkuan putra mahkota, putra mahkota dengan pelan mengangkat lalu menggendong tubuh permaisuri.

Dengan hati-hati putra mahkota membawa permaisuri ke kamar mereka. Para pelayan yang melihat itu merasa sangat bahagia melihat keharmonisan dan keromantisan mereka berdua.

"Yang mulia. " Ucap Xiao Wei dengan pelan saat putra mahkota Zhang tiba di depan pintu kamar.

"Buka pintunya." Ucap putra mahkota Zhang.

Xiao Wei mengangguk, dia lalu membuka pintu kamar itu. Putra mahkota Zhang masuk ke dalam kamar lalu membaringkan tubuh permaisuri di atas tempat tidur.

"Nyenyak sekali tidurnya, seolah dia tidak merasakan saat aku menggendongnya."

Putra mahkota menyelimuti permaisuri, dia lalu berdiri dan berjalan ke arah pintu.

"Kau temani permaisuri. Aku akan pergi ke ruang baca." Ucap putra mahkota pada Xiao Wei.

"Baik yang mulia."

Putra mahkota Zhang berjalan pergi dari kamarnya menuju ruang baca yang terletak tidak jauh dari sana.

Setelah putra mahkota pergi, Xiao Wei masuk ke dalam kamar untuk mememani permaisuri, dia lalu menutup pintu kamar agar tidak ada orang yang mengganggu permaisuri tidur.

1
Andrea
/Rose//Rose//Rose/
💜 OT7 💜
ok
Atoen Bumz Bums
A
Atoen Bumz Bums
harimaunya dikasih obat tidur jadi gimana mau nyerang aneh pangeran lho ini
Atoen Bumz Bums
kata orang-orang yang pernah keguguran memang gitu lebih sakit keguguran rasanya dibanding waktu melahirkan
😭😭😭
Atoen Bumz Bums
apakah permaisuri akan berdandan jadi helek
Atoen Bumz Bums
sukur aja gak jadi Kun fayakun😂
Atoen Bumz Bums
perlu dimata-matain medusa
Atoen Bumz Bums
🤩😍
Nana Niez
dia di rasuki katanya😆😆😆😆😆
Andrea: alasan yg membagong kan🤣🤣🤣
total 1 replies
Ana Rusliana
Luar biasa
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
bahagianya, akhirnya sang baby twins telah lahir dengan selamat dan sepasang lagi 😍
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
bener bener salut sama permaisuri jing, bukan hanya cantik di wajah tapi cantik hati dan budi pekerti nya juga
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
gak ada tegas² nya ini kaisar sableng, masih aja dengerin omongan mentri yang menjerumuskan
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
lahhh, kenapa baru sekarang kaisar ini bertindak setelah lian'er dan keluarga nya keluar dari negara qin
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
ya elah bu bu, hanya karna si sulung si bungsu terusir dari keluarga sendiri
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
semoga aja lian'er cepat hamil dan mengandung baby triplet
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
kirain disini lian'er udah hamidun /Facepalm/
RusNa ANtox DEwi
baguss
tudehun
/Good/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!