NovelToon NovelToon
Jadi Simpanan Majikanku

Jadi Simpanan Majikanku

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:7.9M
Nilai: 4.6
Nama Author: S R

Tania Ayuningsih( 17tahun), gadis lulusan SMP datang ke kota berniat menggantikan sang ibu menjadi pembantu rumah tangga di kediaman keluarga Kendra Ardiansyah.

Siapa sangka setelah tiba disana dirinya justru diminta untuk menjadi simpanan majikannya demi mendapatkan seorang putra.

Cantik, seksi, populer, berkelas dan baik hati. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan seorang Zaskia Ardiansyah bagi suaminya. Namun, satu hal yang menjadi kekurangannya, dia belum menginginkan kehadiran seorang anak.

Karirnya sebagai Diva sedang naik daun. Wanita yang selalu menjaga hati untuk sang suami berharap pria itu mau mengerti keinginannya.

" Aku mohon mengertilah. Kita masih muda dan kita bisa menundanya dua atau tiga tahun lagi. " pinta Zaskia menghiba.

" Tapi kita sudah menikah selama lima tahun! Apakah waktu yang kuberikan masih kurang bagimu? Aku kehabisan akal untuk menjelaskan pada kedua orang tuaku. Mereka sangat mengharapkan seorang cucu.


Ikuti kisah mereka ya..Selamat membaca..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

Akhirnya Kendra bisa tidur dengan nyaman setelah lebih dari seminggu ini mengalami gangguan tidur. Pria itu semakin mengeratkan pelukannya, ia semakin nyaman saat kedua tangannya menelusup dibalik atasan Tania. Membekap salah satu bongkahan kembar yang ada didalam sana. Meskipun ukurannya masih kecil, tapi terasa pas dan menggemaskan bagi Kendra.

Sebuah kebiasaan yang aneh memang, tapi nyatanya Kendra sangat nyaman melakukan hal itu dari dulu. Ia terbiasa tidur sambil memegang benda kenyal nan menggemaskan milik pasangannya. Mungkin itu juga salah satu kebiasaannya sewaktu masih kecil dulu.

" Kecil, tapi lama-lama juga bisa besar hanya perlu terapi seperti ini saja. " gumam pria itu masih enggan membuka matanya. Tangannya asyik memainkan benda kenyal nan menggemaskan itu.

Jangan tanyakan raut wajah Tania sekarang. Wajah putihnya sudah memerah menahan geli dan gelenyar diseluruh persendiannnya. Jika saja pria dibelakangnya saat ini bukan Tuan sekaligus suaminya. Pasti wajah lelaki itu sudah dilempar sandal olehnya. Tania belum terbiasa seperti ini, apalagi dirinya memang tak pernah menjalin hubungan dengan lawan jenis.

Kendra memeluk gadis itu bahkan sampai siang hari. Rasa was-was menghinggapi Tania, ia takut Bi Marni dan Bi Sumi mencari-cari keberadaannya.

" Tuan. Bolehkah aku bangun terlebih dahulu. Aku takut pelayan lain mencari-cari keberadaanku. Lagi pula, suhu tubuh anda sudah normal sekarang. " pinta Tania. Ia merasa tangan Kendra sudah tidak panas seperti saat pertama ia menyentuh tubuh pria itu tadi.

" Biarkan saja. Aku tak peduli, aku masih ingin seperti ini. Kau diamlah, jangan bergerak. Kalau tidak, aku bisa berbuat lebih dari ini. "

Tania sudah tak tahan lagi, selain dihinggapi rasa takut diapun tidak tahan dengan tangan Kendra yang berlama-lama di dadanya. Ia berusaha menahan agar tidak mengeluarkan suaranya.

" Eumpphh..Tuan aku mohon hentikan. Ini namanya pelecehan. " netra Tania merem melek rasanya, lama-lama dia bisa gila dengan ulah majikannya.

Kendra menyeringai senang, ia membalikkan tubuh Tania hingga keduanya kini saling berhadapan. Pria itu menarik dagu wanita yang kini tengah menunduk malu dihadapannya hingga netra keduanya bertemu.

" Katakan, aku ini siapamu? " tanya Kendra menatap lekat kedua manik mata Tania.

Tania mengalihkan pandangannya, rasa gugup, takut bercampur aduk didalam dadanya. Ia tak berani menjawab, dirinya takut lancang lantaran Kendra menikahinya hanya atas paksaan Nona Zaskia.

" Jawab aku, Tania. " tekan Kendra sekali lagi.

Netra Tania berkaca-kaca, lidahnya seolah kelu untuk mengeluarkan kata-kata.

" Su..suami. " Dengan susah payah akhirnya ia bisa mengucapkan kata tersebut.

" Apakah jika seorang suami menyentuh tubuh istrinya bisa diartikan sebagai sebuah pelecehan? " tegas Kendra kembali.

Tania hanya menggelengkan kepala tanpa mampu menjawab.

" Bisakah aku menganggapmu sebagai milikku sedangkan kau dan aku bagai langit dan bumi? Sedangkan aku hanyalah serpihan buih ditengah lautan. Aku merasa tak pantas untuk anda. " batin Tania menatap lekat pria yang saat ini mengakuinya sebagai istri.

Lama keduanya saling bersitatap penuh arti. Kendra menurunkan pandangannya pada bibir merah muda nan mungil milik istri kecilnya.

Nalurinya mendorong pria itu untuk mencumbu bibir yang telah ia renggut kemurniannya beberapa waktu yang lalu. Bedanya, jika waktu itu Kendra dalam keadaan tidak sadar, tetapi kali ini dirinya dalam keadaan normal.

Kendra menempelkan bibirnya pada bibir Tania. Cukup lama ia menunggu, tetapi belum juga ada respon dari lawannya. Mungkin memang karena lawannya masih belum berpengalaman.

Netra Tania membola merasakan bibir kenyal Kendra melekat pada bibirnya saat ini. Ia tak mengerti respon apa yang harus ia berikan, yang ia tahu jantungnya kembali berdetak upnormal. Apalagi tubuh mereka berhimpitan, ia yakin Kendra bisa merasakan debaran di dadanya.

" Eshhh.."

Tania mendesis saat tanpa diduga Kendra menggigit kecil ujung bibirnya. Dirinya semakin terkejut ketika lidah pria itu mendorong masuk ke dalam rongga mulutnya.

Kendra menarik tengkuk Tania untuk memperdalam ciuman mereka. Lidahnya bermain dalam mulut istri keduanya, mendorong dan mengulum, berharap Tania memberikan respon kepadanya.

Perlahan Taniapun mulai mengalir mengikuti permainan sang suami. Ia membalas permainan lidah Kendra, meskipun wanita itu masih sedikit kaku.

" Haahh.."

Tania mendorong pelan tubuh Tuannya kala ia merasa kesulitan untuk bernafas. Gadis itu cukup terengah-engah kali ini.

Kendra tersenyum menatap wajah cantik Tania yang memerah.

" Kau benar-benar payah, kau sama sekali tak berpengalaman. " ejeknya pada gadis itu.

Namun, sebenarnya ada kebanggaan tersendiri dalam diri Kendra bahwa dirinyalah pria pertama yang telah menyentuh istri polosnya.

" Biarkan saja. Saya tidak mau mati muda gara-gara kehabisan nafas." cebik Tania mulai berani mengeluarkan kekesalannya.

Kendra kembali terkekeh mendengar celoteh istri kecilnya,

" Mana ada orang meninggal hanya gara-gara berciuman. Kau ini ada-ada saja. " guraunya sembari menonyor pelan kepala istrinya.

Ternyata semakin lama dirinya semakin gemas pada Tania. Sepertinya akan jadi hiburan tersendiri bagi Kendra saat dirinya berhasil menggoda istri kecilnya.

" Baiklah. Karena aku bermurah hati, maka minggu ini aku akan mengajarimu bagaimana caranya berciuman yang baik dan benar. Kapan saat kau mengatur nafasmu sehingga kau bisa berciuman dalam rentan waktu yang cukup lama. " celoteh Kendra menggurui.

Tania mengernyitkan keningnya, " Memang apa gunanya aku harus pandai berciuman? Tuan pasti membodohiku bukan? Kalau ada pengajaran seperti itu tentu akan ada ekstrakulikuler berciuman di sekolah. " sangkal Tania menertawakan ide konyol Kendra.

" Awww..."

Lagi-lagi Tania meringis merasakan dahinya yang disentil kembali oleh sang suami.

" Anda gemar sekali menyiksaku. " gerutunya sembari memegangi dahi.

" Habis kau juga ada-ada saja. Kau pikir belajar berciuman itu tidak bermanfaat? Tentu saja banyak manfaatnya. Salah satunya menyenangkan suami dan istri yang menyenangkan suami pasti akan jadi pahala untuk keduanya. " jelas Kendra kembali menggurui istrinya.

Tania manggut-manggut, sepertinya ucapan Kendra ada benarnya juga.

" Sekarang kau sudah mengerti bukan? Jadi kalau begitu ayo cepat kita lakukan. " ajak Kendra bersemangat.

" Lakukan apa? "

Aww....

Tania kembali meringis akibat disentil suaminya.

" Kalau dia bukan majikanku. Pasti kubalas kejahilannya itu. " batinnya kesal.

" Kau ini, sepertinya aku harus ekstra sabar mengajarimu. " gerutu Kendra.

" Aku juga Tuan! " ucap Tania dalam hatinya.

" Sekarang kita mulai belajar berciuman. Aku ini pria dewasa, jadi kau harus bisa mengimbangi permainanku. " titah Kendra.

Kendra tersenyum saat Tania mengangguk tanda mengerti. Ia senang sekali gadis itu sangat penurut kepadanya.

Kini keduanya saling duduk diatas ranjang. Jangan tanyakan sakit Kendra, sepertinya pria itu sudah menemukan obat paling ampuh akibat sakit meriang yang dideritanya.

" Tatap aku. "

Taniapun mengikuti perintah sang suami hingga pandangan keduanya kini saling mengunci.

Kendra kembali melabuhkan bibirnya diatas bibir ranum Tania. Pria itu mulai mencoba mendorong lidahnya masuk kedalam mulut Tania.

" Aaawww... Kenapa kau menggigit bibirku? " keluh Kendra saat Tania menggigit ujung bibirnya cukup kencang.

" Rasakan kau Tuan suami. Kau pikir aku sebodoh itu apa? Oh tentu saja tidak. " kekeh Tania tapi dalam hatinya.

" Aku hanya mengikuti ajaran anda, Tuan. Bukankah tadi anda juga melakukan hal yang sama padaku. " sangkal Tania tanpa rasa bersalah.

Kendra mendengus kasar, tanpa aba-aba ia langsung mendaratkan bibirnya dan ******* bibir Tania. Rasanya ia sudah cukup gerah terlalu lama berbasa-basi dengan istri kecilnya.

Dan anehnya, sekarang ia merasa jika Tania mampu mengimbangi permainannya. Lama keduanya saling bercumbu, ciuman yang begitu lama hingga terasa memabukkan.

Tania seolah dibuat terbang ke udara, ia menikmati setiap sentuhan yang Kendra berikan dan larut dalam gairah yang entah sejak kapan bersemayam ditubuhnya. Tubuhnya sangat merespon dengan baik setiap sentuhan dari sang suami.

Tok...Tok...Tok..

Fokus keduanya langsung teralihkan pada ketukan pintu kamar Kendra. Tania secara reflek mendorong tubuh Kendra menjauh darinya.

" Siapa yang mengetuk pintu? Apa jangan-jangan! " batin Tania semakin gelisah saat ini.

Bersambung...

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini. Bantu kasih like koment rate n vote buat karya terbaruku ya. Kembang kopinya juga boleh😋...Makasih sebelumnya😍

1
Runik Runma
egois bin goblok
Runik Runma
biarkan sja di Surabaya
Runik Runma
bingung mau komen apa ..
Efratha
minggat'ae Tania,malas lihat laki bodoh kayak gitu
Efratha
minimal kasih kamar yang layak sebagai istri orang kaya atuh kang Kendra,masak istri CEO masih aja hidup diruang lingkup para art
Selfi Polin
dasar perempuan munafik, perempuan egois banget, sedikit lgi di ceraikan kendra🤭
Eka_Pramesti
bagus
rahmawaty
𝒔𝒊 𝒅𝒂𝒇𝒂 𝒏𝒊 𝒔𝒐𝒌 𝒕𝒂𝒖 𝒃𝒏𝒈𝒕 𝒈𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒂𝒑𝒂2 𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒊𝒌𝒖𝒕 𝒄𝒂𝒎𝒑𝒖𝒓
rahmawaty
𝒔𝒊 𝒖𝒄𝒊𝒍 😂
rahmawaty
𝒉𝒓𝒔𝒏𝒚𝒂 𝒗𝒊𝒔𝒖𝒂𝒍 𝒄𝒘𝒐𝒌𝒏𝒚𝒒 𝒚𝒈 𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉 𝒅𝒆𝒘𝒂𝒔𝒂 𝒍𝒈 𝒈𝒂 𝒔𝒊𝒊 ? 𝒍𝒂𝒌𝒊2 𝒅𝒆𝒘𝒂𝒔𝒂 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒂𝒕𝒂𝒏𝒈
rahmawaty
𝒂𝒅𝒖𝒉 𝒎𝒂𝒏𝒅𝒊 𝒅𝒍𝒖 𝒅𝒐𝒏𝒌 𝒕𝒂𝒏𝒊𝒂
rahmawaty
𝒉𝒂𝒉𝒂 𝒃𝒊𝒃𝒊𝒓𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒐𝒓 𝒃𝒆𝒕𝒕 𝒑𝒔𝒕𝒊 𝒏𝒊 𝒅𝒂𝒏𝒅𝒂𝒏𝒂𝒏 𝒆𝒎𝒂𝒌2😂
rahmawaty
𝒘𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒌𝒂𝒔𝒊𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒌𝒂𝒍𝒊 𝒌𝒂𝒖 𝒛𝒂𝒔... 𝒚𝒂 𝒃𝒈𝒊𝒕𝒖𝒍𝒂𝒉 𝒌𝒂𝒖 𝒕𝒅𝒌 𝒑𝒂𝒕𝒖𝒉 𝒌𝒑𝒅𝒂 𝒔𝒖𝒂𝒎𝒊𝒎𝒖, 𝒅𝒑𝒕 𝒌𝒂𝒓𝒎𝒂 𝒌𝒂𝒖
rahmawaty
𝒖𝒅𝒉𝒍𝒂𝒉 𝒕𝒂𝒏𝒊𝒂 𝒋𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒑𝒐𝒍𝒐𝒔2 𝒍𝒈 𝒌𝒏 𝒖𝒅𝒉 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒈𝒂𝒅𝒊𝒔 𝒔𝒌𝒓𝒈😂
rahmawaty
𝒍𝒂𝒑𝒕𝒐𝒑 𝒕𝒉𝒐𝒓 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒍𝒂𝒑𝒕𝒐𝒃😂
Khairul Azam
benang banyak di lakinya kenapa jd wanita lemah banget jgn krn kaya dan tampan tunduk trs
Liana Hope
kenapa masi panggilannya tuan,,kan sudah cinta😅😅😅
Bety Yatmikasari
thor jgn trll dipermudah kendra bs menemukan tania...
biar ada liku2 nya jd rame n seru
Bety Yatmikasari
wah gawat... tp zaskia pst tau hrs ngmn
lanjut thorrrr
Bety Yatmikasari
asyeeekkk anu anu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!