NovelToon NovelToon
Guruku Tersayang

Guruku Tersayang

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Ketos / Berondong / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:32.9k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria Susanti Harahap

Dua kali berturut-turut tidak lulus, tiba-tiba Damar minta izin menikah pada ibunya. Tak tanggung-tanggung, perempuan yang akan dipersuntingnya adalah Bu Dita, wali kelasnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria Susanti Harahap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengumuman Kelulusan

Seluruh murid kelas tiga sudah berdiri di depan papan pengumuman. Melihat nama-nama yang lulus. Pian dan Damar memilih menunggu hingga kerumunan itu berkurang. Setelah ada jalan, barulah mereka berdua maju ke depan.

"Alhamdulillah lulus!" Kata Pian, saat melihat namanya di barisan atas. "Bagaimana bang, sudah ketemu namanya?" Pian melirik Damar yang masih sibuk mencari namanya.

"Enggak ada." Kata Damar. Saat ia sudah sampai di barisan bawah dan belum juga menemukan namanya.

"Masa?" Pian ikut membantu, mereka menelusuri satu-persatu nama yang ada di papan pengumuman. Tiga kali mencoba mencari tapi hasilnya tetap nihil. Nama Damar benar-benar tidak ada hingga membuat mereka lemas. "Ini nggak mungkin. Ini pasti salah." Pian tampak frustasi. Ia yang paling yakin kalau Damar pasti lulus sebab setiap selesai ujian, mereka berdua akan melakukan diskusi, memeriksa ulang jawaban Damar dan hasilnya banyak benarnya.

"Apa jangan-jangan nggak lulus?" Damar berpikir keras. "Namaku nggak ada di sini. Berarti aku nggak lulus, Yan."

"Nggak mungkin, bang ...."

Belum selesai Pian bicara, Damar sudah berlari menuju ruang guru. Ia harus mencari seseorang yang bisa menjelaskan semua. Bu Dita, wali kelasnya, pasti tahu semuanya. Tapi dari jendela ruang guru, Damar tidak melihat seorang pun guru di sana.

"Kemana Bu Dita?" Damar nampak cemas. Tapi ia tak hilang akal, mencoba menghubungi lewat ponsel namun nomor Bu Dita tidak aktif. Beberapa pesan dikirim oleh Damar, tetap saja tidak ada jawaban.

"Enggak mungkin nggak ada satu guru, pun. Tadi ada!" Kata Pian. "Kita cari, bang!" Pian mengajak Damar mengitari ruang demi ruang. Beruntung, di ruang BP Damar dan Pian akhirnya menemukan Bu Dita tengah bersama Bu Venti. Pintu ruang BP agak tertutup, makanya Damar perlu mendorongnya.

"Bu!" Damar masuk. Ia melihat mata Bu Dita merah. "Nama saya kenapa tidak ada?" Tanya Damar.

"Iya Bu, nama bang Damar tidak ada di papan pengumuman. Kenapa bisa begitu?"

"Mar, kamu tidak lulus." kata Bu Venti, mewakili Bu Dita yang tak mampu berbicara.

"Nggak lulus, ini nggak mungkin," Pian menggelengkan kepalanya. Ia tak percaya ini semua, pasti ada sesuatu.

"Tapi," Damar lemas. Ia terduduk. Sementara Isak tangis Bu Dita kembali terdengar. "Bagaimana mungkin, bukannya kamu bilang aku bisa, Yan?" Damar melihat Pian.

"Ya Bang." Pian membenarkan.

Rupanya, tak ada yang tahu sebelumnya kalau Damar tidak lulus. Bu Dita sebagai wali kelas dan Bu Venti sebagai guru BP baru diberitahukan setelah ia sampai di sekolah secara dadakan. Tentu saja mereka kaget karena sebelumnya, informasi bahwa murid-murid lulus seratus persen.

"Ini nggak mungkin!" Damar belum bisa terima. Ia yakin sudah belajar semaksimal mungkin, ditambah Pian juga menyatakan bahwa semua jawabannya nyaris benar. Paling tidak sembilan puluh persen benar. Lalu bagaimana mungkin ia dinyatakan tidak lulus?

Damar bergegas menuju ruang kepala sekolah. Ia merasa ada yang tidak beres, makanya harus mencari tahu sebabnya. Diikuti oleh Pian, Bu Dita dan Bu Venti. Sampai di sana, Bu Bintang menyatakan tidak ingin menerima Damar, ia masih ada Pekerjaan, tapi Damar tetap memaksa. Ia tak mau beranjak sebelum Bu Bintang menjelaskan semuanya.

"Kalau sudah tidak lulus ya terima saja kenyataannya. Lagian sebelum-sebelumnya kamu juga tidak Lulus. Kenapa sekarang heboh, Mar? Kayak ini yang pertama saja." Bu Bintang sewot.

"Karena tahun ini saya belajar serius, Bu." jawab Damar.

"Ya Bu, saya berani jamin jawaban bang Damar benar semua seperti jawaban saya." Pian menambahkan.

"Kenapa bisa begitu? Apa kamu memberikan contekan pada Damar?" Bu Bintang malah menuduh Pian.

"Bukan Bu, tapi kami ...." belum selesai Pian menjelaskan, Bu Bintang malah menuduh Pian.

"Pian, hati-hati membuat pengakuan. Sebagian anak teladan, kamu dilarang memberi contekan. Kalau kamu terbukti maka saya bisa menahan kelulusan kamu. Mengerti!" Bu Dita mengancam Pian. "Sekarang semuanya sudah jelas. Damar tidak lulus. Jadi tidak ada lagi yang perlu dibahas. Silakan keluar karena saya masih punya urusan lain!" tegas Bu Bintang.

"Tapi Bu," Damar yang masih belum puas tidak diberi kesempatan untuk bicara. "Sampai kapanpun saya akan usut ini, Bu. Saya akan cari kebenarannya. Saya yakin saya lulus!" Damar keluar dengan hati yang kecewa diikuti Pian, Bu Venti dan bu Dita.

Harus bagaimana lagi ini? Damar benar-benar tidak tahu harus melakukan apa lagi hingga akhirnya pak Wiguna ikut buka suara. Ia memberikan usul, kalau Damar yakin jawabannya benar, ia akan meminta lembar jawaban Damar ke dinas untuk dicari dimana letak kesalahannya.

Bu Dita, Bu Venti dan pak Wiguna bergerak membantu Damar. Sementara Damar dan Pian hanya bisa duduk menanti sembari berdoa ketidak jujuran ini segera mendapatkan jalan keluarnya.

"Butuh waktu untuk menyelidikinya, Mar. Kamu yang sabar ya." Pinta pak Wiguna.

Sebenarnya Damar bisa sabar menanti berapa lama, pun, namun yang membuatnya tak bisa tenang adalah masalah pernikahannya dengan Bu Dita. Ia sudah berjanji akan lulus dan mereka sudah mendaftar di KUA akan menikah hari Jum'at ini. Tapi ternyata ia malah tidak lulus.

***

Damar masih sibuk dengan mobil yang harus diperbaiki ketika salah satu rekan kerjanya memanggil. Ada yang mencarinya. Damar buru-buru keluar, ternyata ibu dan adiknya, Nanda.

"Bicaranya di kamar Damar saja, Bun." Damar mengajak orang Bu Anis dan Nanda menuju mess yang ada di belakang bengkel. Mess yang terdiri dari enam kamar kecil-kecil namun bersih. Ada dapur terpisah dan ruang tamu juga. "Ada apa bunda ke sini? Kalau ada perlu kenapa tidak mengabari Damar saja. Damar pasti pulang." kata Damar.

"Bunda sudah tahu tentang kamu yang tidak lulus." Kata Bu Anis.

"Belum tentu tidak lulus, Bun. Bisa jadi ini salah."

"Salah bagaimana, Mar?"

"Pak Wiguna dan beberapa guru sedang menyelidiki ke dinas. Sepertinya ada kesalahan."

"Mar, anak yang biasanya juara saja bisa tidak lulus, apalagi kamu yang sudah pernah tidak lulus dua kali. Bagaimana bisa disebut kesalahan."

"Bun, kita tunggu hasil penyelidikan pak Wiguna dulu ya." Damar tak ingin berdebat, apalagi dengan ibunya. Ia hari ini sudah teramat lelah, apalagi masih banyak mobil yang harus diperbaikinya. Ia ingin menggunakan sisa energinya hari ini untuk bekerja saja.

"Mar, terima saja kenyataannya. Toh kamu masih bisa mengulang di tahun depan. Bu Bintang sudah janji akan membantu."

"Damar nggak mau ngulang, Bu. Damar mau nikah."

"Nikah bagaimana, kamu saja tidak lulus SMA. Sudahlah. Fokus saja bekerja. Nanti baru dibantu ikut ujian tahun depan sama Bu Bintang."

"Damar nggak mau Bun." tegas Damar.

1
Ridwan
Luar biasa
Fitria: terimakasih sudah mampir.

Silakan mampir di cerita baru saya.

HEAR ME MY LOVE.

Pernikahan yang dimulai dengan penuh harapan perlahan berubah menjadi medan pertempuran batin, saat masing-masing terjebak dalam rutinitas, pengkhianatan, dan perasaan yang terpendam. Ketika Aji, suami yang dulunya penuh gairah, terjebak dalam dunianya sendiri, Ami merasa semakin terasing.

Sebagai wanita dewasa yang kuat, mulai mempertanyakan segala yang telah dijalaninya, mencari makna di balik setiap keputusan dan pengorbanan yang dia buat demi keluarga dan cinta.
total 1 replies
Sulaiman Efendy
LO BERJANJI UNTUK BAHAGIAKN DITA, DN AKN SELALU ADA UNTUK DITA, APA LO GK TAU. WANITA HAMIL ITU HORMONYA SENSITIF, MOODAN.. TPI LO MLH SIBUK KEJAR URUSAN DUNIA YG TKKN PRNH HABIS2NYA
Sulaiman Efendy
SUDAHLH GK PNYA AHKLAK,, TRNYATA PNYAKITAN DN MANDUL..
Sulaiman Efendy
ITU KNP MKIN GILA IBUNYA DAMAR, KNP GK DY SAJA YG NIKAH SAMA BABE JOHAN.. MKIN PARAH
Sulaiman Efendy
BETULKN KATAKU, NANDA DURHAKA SAMA ABANGNYA, MAKANYA DPT QISAS DARI TUHAN, PIKIRAN MREKA TRLALU DANGKAL, KRN HNY MMIKIRKN HARTA SI RANA, GK MIKIR EFEK KDEPANNYA, CBA ABANGNYA LULUS, DN KULIAH, DN PNY TITEL, BKNKH ITU BISA MNGUBAH EKONOMI KLUARGA MREKA,, DAMAR BSA BIAYAI SKOLAH ADIK2NYA, NANDA BENAR2 PICIK.. SKRG TRIMA BLASAN DARI TUHAN
Sulaiman Efendy
RMH TANGGA LO HANCUR, LO LAMPIASKN K ANAK2 LOO.. DASAR IBU IBLIS..
Sulaiman Efendy
HARUSNYA, LO BRDO'A UNTUK KBAIKAN ANAK LO, BKN NYA SUMPAH SERAPAH.. SUNGGUH IBU YG TK PUNYA AHKLAK. JAUH DARI NILAI2 AGAMA..
Sulaiman Efendy
KNP GK COBA KE KAMPUS PERAWAT ATAU KBIDANAN, ATAU FARMASI.. KNP HRS MAKSAKN KE DOKTER, INGAT APA YG KITA INGINKN, BLM TENTU ALLAH KABULKN, KRN ALLAH LBH TAU APA YG KAU BUTUHKN DRIPADA YG LO INGINKN, KRN BSA JDI ADA MUDHARAT DIDALAMNYA
Sulaiman Efendy
INI IBUNYA DAMAR TRLALU JAUH DARI SIRAMAN ROHANI, TRLALU JAUH DARI TUHAN, SEORANG IBU YG TK MNSYUKURI NIKMAT TUHAN.. KYKNYA NI IBU DAMAR YG TRLALU BNYK TUNTUTAN..
Sulaiman Efendy
PANTAS AYAH DAMAR BRUBAH, MNGKIN KRN SIKAP IBU NYA DAMAR YG BGITU YG BUAT AYAHNYA DAMAR JDI PRIA TK BRTANGGUNG JAWAB
Sulaiman Efendy
GMN GK GAGAL,, NIATNYA TK BAGUS,, MAKA ALLAH TDK MRIDHOI.. TU NANDA JUGA DURHAKA TRHADAP ABANGNYA
Sulaiman Efendy
MANUSIA ANJING, DLU DIAJAK. NIKAH BNYK ALASAN, SKRG LO INGIN GANGGU RMH TNGG ORANG, DASAR ANJING PNGECUT..
ALLAH MLINDUNGI DITA DRI LKI2 IBLIS KYK LOO.. MKANYA LO GK BRJODOH..
Sulaiman Efendy
ITU PSTI PERMAINAN BINTANG..
Sulaiman Efendy
KURANG AJAR SEKALI NI SI NANDA. BKN INGIN LIAT ABANGNYA BAHAGIA. TPI MLH INGIN HNCURKN KBAHAGIAAN ABANGNYA
Sulaiman Efendy
YG KAYA ITU ORTU RANA, EMAMGNYA ENAK NIKAH SAMA RANA CMA MODAL KOLOR DOANK. KMUDIAN DUDUK MANIS. TPI HIDUP DIATUR2 PIHAK ISTRI, JATUH HARGA DIRI LAKI2.. IBU DAMAR MNGKIN BNAR, TPI MSALAH HATI, ORG LAIN GK PNTAS IKUT CAMPUR..
Sulaiman Efendy
LHAAA, USIA BAGINDA RASULULLAH DGN UMMI SAYIDATUL SITI KHADIJAH SAJA BEDA 15 THN, DN UMMI SITI KHADIJAH JANDA, BAGINDA RASULULLAH MSH PERJAKA, JDI KNP MSLH UMUR DI PRMASALAHKN, HNY BEDA ANGKA DOANK..
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Maulana ya_Rohman
ya...... ya...... ya...... kok udah end🤦
gak ada extra part nya ya🤔
Maulana ya_Rohman
pada syock😱😱😱😱😱😱
akupin juga sama syock😱😱😱😱😱 juga...
Maulana ya_Rohman
semoga cepet sembuh Dita....🤧
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!