Di dunia ini hanya yang kuatlah yang berkuasa dan yang lemah hanya menjadi pion, oleh sebab itu aku harus menjadi yang terkuat agar bisa membuat seluruh dunia berada di bawah kendali ku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisky wa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 28. Pertarungan Pertama
Feng Ying kini sedang bertarung dengan lima manusia serigala yang menyerangnya saat Feng Ying baru masuk kedalam portal.
Setelah bertukar beberapa serangan, Feng Ying bisa merasakan kemampuan mereka hanya berada di puncak pendekar Master.
Karena ingin menghemat waktu, ia mengakhiri pertarungan itu dengan sebuah tebasan cepat yang membuat kelima manusia serigala itu terbelah menjadi dua.
Feng Ying kemudian memasukan jasad manusia serigala itu kedalam cincin penyimpanannya agar bisa di jual saat ia sudah keluar dari portal.
Ia kemudian melesat cepat ke udara agar bisa memantau situasi di sekitar dengan mudah, ia kemudian terbang ke arah hutan yang tak jauh dari tempat Feng Ying datang.
Ketika Feng Ying berada di atas hutan, ia melihat segerombolan manusia serigala yang sedang bersiap menuju lokasi portal, terlihat jelas mereka jauh lebih kuat dari manusia serigala yang baru saja Feng Ying lawan.
Karena Feng Ying juga ingin cepat menyelesaikan portal, ia menyerang secara mendadak dari atas setelah mengamati situasi.
Meskipun menyerang secara mendadak, satu manusia serigala yang ia incar berhasil menghindari serangan Feng Ying, namun tetap saja ia mendapatkan luka yang cukup serius, manusia serigala yang lainnya pun langsung bersiap bertarung setelah melihat temannya mendapat serangan.
"Manusia apakah kau bosan hidup?!!"
"Berani sekali manusia rendahan menyerang kami!!"
Seru para manusia serigala dengan bahasa mereka, meskipun menggunakan bahasa yang tidak ada di Bumi, Feng Ying tetap bisa mengerti bahasa mereka karena di kehidupan pertamanya Feng Ying sudah menguasai semua bahasa yang ada di alam semesta.
"Bukankah itu wajar karena kalian berkelompok dan aku sendiri?"
Ucap Feng Ying dengan bahasa manusia serigala.
Semua manusia serigala yang berada di sana terkejut ketika Feng Ying bisa bahasa mereka, kini mereka menjadi lebih waspada dari sebelumnya.
Karena mereka tidak menyerang duluan, Feng Ying bergerak cepat menyerang manusia serigala yang terluka agar bisa mengurangi jumlah mereka yang berjumlah tujuh belas manusia serigala.
Kemampuan mereka berada di tingkat pendekar Bumi namun mereka tidak memiliki Qi dan hanya mengandalkan fisiknya saja.
Berbeda dengan manusia serigala yang Feng Ying hadapi di awal, manusia serigala yang ia hadapi ini tidak menggunakan senjata, melainkan menggunakan cakar mereka yang setajam pedang pusaka.
Tidak tinggal diam, manusia serigala yang lain juga bergerak menyerang Feng Ying agar bisa menyelamatkan rekan mereka.
Pertarungan sengit pun terjadi setelah Feng Ying berhasil memotong salah satu tangan manusia serigala yang terluka cukup serius.
Feng Ying kini menggunakan dua pedang untuk melawan belasan manusia serigala itu karena mereka menyerang dari berbagai arah.
Feng Ying langsung mengalirkan Qi ke pedangnya agar bisa memotong cakar dan senjata musuh, karena yang ia hadapi bukan musuh biasa.
Karena banyaknya serangan yang Feng Ying hadapi, Feng Ying berhasil di pukul mundur oleh salah satu manusia serigala setelah melukai dua manusia serigala lainnya.
Merasa serangan serangan biasa yang Feng Ying gunakan tidak cukup efektif menghadapi para manusia serigala, ia mulai menggunakan jurus-jurus yang ia pelajari dari Long Ouyang.
Feng Ying langsung memulai kembali pertarungan setelah mengambil beberapa nafas agar pikirannya menjadi lebih tenang.
Serangan Feng Ying kini mampu membuat para manusia serigala itu terluka ketika terkena serangan Feng Ying.
"Bagaimana?... apakah kalian bisa menangani serangan ku ini?"
Ucap Feng Ying mencoba membuat mereka marah.
Sesuai dugaan Feng Ying, para manusia serigala yang awalnya bertarung menggunakan formasi kini mulai menyerang secara membabi buta setelah berhasil di buat marah.
Feng Ying tidak tinggal diam, ia juga langsung bergerak melawan para manusia serigala yang sudah tidak saling melengkapi lagi.
Karena tubuh Feng Ying kecil di hadapan para manusia serigala itu, Feng Ying dengan mudah bisa menghindari serangan mereka dengan lincah, ia juga memberi serangan saat ia menghindari serangan manusia serigala.
Para manusia serigala itu mulai mendapat banyak luka pedang dari Feng Ying, beberapa dari mereka mulai terlihat lemas karena kehilangan cukup banyak darah.
Feng Ying mengambil jarak setelah berhasil memenggal salah satu manusia serigala, melihat rekannya tewas, para manusia serigala menjadi lebih marah, namun mereka tidak bisa berbuat banyak karena sebagian besar dari mereka sudah lemas dan tanda tanda pertarungan akan berakhir sudah bisa di lihat.
Di sisi lain Feng Ying juga merasa cukup lelah karena ia sudah menggunakan sebagian Qi nya untuk menghadapi mereka, namun ia tidak terlihat khawatir karena ia sudah menyimpan beberapa jiwa yang bisa di gunakan untuk melawan mereka.
Tidak ingin para manusia serigala bisa beristirahat lebih lama, Feng Ying langsung menyerang mereka yang sudah tidak memiliki banyak tenaga agar bisa mengurangi jumlah mereka.
Para manusia serigala yang masih memiliki cukup banyak tenaga juga tidak bisa melakukan apa apa, gerakan mereka tidak cukup cepat untuk menghadang kecepatan Feng Ying yang di bantu oleh Qi, jadi mereka hanya bisa mencoba menolong rekan rekannya yang ada di dekat mereka.
Feng Ying berhasil membunuh delapan manusia serigala yang tidak memiliki banyak tenaga, Feng Ying juga mengeluarkan banyak Qi agar bisa membunuh mereka dengan satu serangan.
Melihat rekan rekannya di bunuh oleh Feng Ying dengan satu serangan membuat manusia serigala yang tersisa menjadi takut.
Karena melihat mereka sudah mulai gentar, Feng Ying langsung bergerak kembali menyerang manusia serigala yang tersisa dengan serangan yang hebat.
"Teknik Jiwa, Tebasan Hantu"
Feng Ying mengeluarkan jurus tebasan horizontal yang mengarah ke arah para manusia serigala.
Tebasan itu sangat cepat dan tidak bisa di hindari oleh para manusia serigala yang tersisa, para manusia serigala yang mencoba menangkis serangan itu terkejut ketika serangan Feng Ying langsung melewati tubuh mereka tanpa mendapatkan luka.
Namun penglihatan mereka mulai menjadi gelap sesaat setelah tebasan Feng Ying melewati tubuh mereka, para manusia serigala yang tersisa langsung jatuh ketanah dan menghembuskan nafas terakhir mereka karena serangan Feng Ying tidak melukai secara fisik melainkan jiwa lawannya.
Pohon pohon dalam jarak seratus meter di belakang para manusia serigala juga menjadi layu saat di lewati tebasan energi Feng Ying.
Feng Ying sendiri juga terkejut ketika jurusnya itu jauh lebih kuat dari dugaannya, Feng Ying juga menggunakan sebagian besar dari jiwa jiwa yang ia simpan untuk mengeluarkan jurus itu.
"Aku harus berhati-hati ketika menggunakan jurus ini karena tidak memandang lawan maupun kawan"
Ucap Feng Ying sambil melihat situasi di hadapannya itu sambil tersenyum canggung.
Ia kemudian memilih untuk memulihkan Qi energinya karena hanya tersisa sepuluh persen Qi energi yang ia miliki.
Andai bukan karena kemampuan fisiknya setara dengan pendekar Langit, tubuh Feng Ying pasti akan di penuhi luka cakaran manusia serigala tadi.