NovelToon NovelToon
Hanya Untuk Bella

Hanya Untuk Bella

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: irra

Mengandung yang panas-panas ..


Delan adalah pria pendiam dan dingin. Namun siapa sangka dibalik semua itu Delan tega merampas kehormatan seorang gadis belia yang memujanya yaitu Bella dengan memanfaatkan kepolosan dan perasaan gadis itu. Tidak seperti janjinya yang akan bertanggung jawab namun Delan malah pergi menggapai impiannya dan tidak pernah kembali

Bertahun-tahun Bella menunggu namun Delan tak kunjung kembali sampai akhirnya mereka tak sengaja bertemu dengan keadaan yang tak lagi sama, pria pujaan Bella itu sudah menikah dengan wanita lain


Jadi apa yang harus Bella lakukan??


Peran utama adalah sang pelakor, penasaran? baca selanjutnya ➡


Tinggalkan jejak , like & vote untukku ya 🖐

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon irra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pindah Apartement

-

-

Rasanya Bella benar-benar merindukan Delan. Sudah seminggu ini ia berjauhan dengan suaminya itu, mereka hanya bertatap melalui layar ponsel saja itupun hanya saat malam hari. Terkadang Bella berpikir apa yang dilakukan Delan hingga pria itu tak memiliki waktu untuk memberi kabar padanya

Apa Delan sangat sibuk dengan Angela? apa yang dilakukan Delan dan Angela saat malam? apa Delan juga memperlakukan Angela sama seperti memperlakukannya atau terhadap istri sahnya Delan lebih lembut? hawa panas tiba-tiba menjalari tubuh Bella bila memikirkan hal itu

Saat ini Bella mengemasi semua barang pribadinya kedalam dua koper. Ia akan pindah ke Apartement yang dibelikan Delan untuknya karena rasanya Aulia akan curiga bila nanti Delan datang dan mengunjunginya. Meskipun teman baik Bella namun Bella enggan memberitahu Aulia, ia terlalu malu dan takut dianggap wanita murahan oleh sahabatnya

" Bella kamu mau kemana?" tiba-tiba suara itu mengagetkan Bella, Bella mendengus kecil merasa kesal dengan Aulia yang tiba-tiba datang seperti ini

" Aku akan pindah Ul." saunya membuat Aulia segera mendekat dan duduk diranjang disamping Bella

" Pindah? pimdah kemana? kamu akan meninggalkanku sendiri?" Bella terkekek ia memukul pelan kepala Aulia

" Aku hanya pindah rumah bukan pindah keruang angkasa." gerutu Bella

" Tapi kenapa tiba-tiba seperti ini."

" Aku sudah lama ingin pindah hanya saja aku tidak pernah membicarakannya. Aku membeli sebuah Apartement yang lebih besar dari ini di Jakarta selatan."

" Kamu punya uang darimana?"

" Sembarangan!" gerutu Bella membuat Aulia tertawa

" Tentu saja uang tabunganku selama ini." bohong Bella

" Maafkan aku Ul." batin Bella

" Kamu tega sekali padaku Bell." keluh Aulia dengan wajah sedih

" Kita tidak akan sama-sama lagi dong!"

" Siapa bilang, kita masih bisa bertemu dikantor. Aku juga akan sering mengunjungimu." saut Bella lalu menutup koper-koper itu

" Lalu bagaimana dengan rumah ini?"

" Aku akan sesekali menginap disini bila rindu padamu Ul." Bella beranjak berdiri menurunkan kedua kopernya diatas ranjang

" Lagipula jika aku terus lengket bersamamu aku takut semua orang akan mengira kita lesbiaaan."

Pletak

Saat itu Aulia menjitak kepala Bella dengan kencang." Aku tidak berselera dengan jomblowati sepertimu." gerutu Aulia membuat Bella tertawa kencang

" Huft aku tidak bisa menumpang lagi sekarang." gerutu Aulia

" Pakai saja mobilku!"

" Hah sungguh?" tanya Aulia dengan kedua mata berbinar terang

" Ya lagipula tempat tinggalku dan kantor sangat dekat jadi aku tidak memerlukan mobil."

" Aaahh Bella sungguh?"

" Iya kenapa cerewet sekali."

" Tapi aku tidak enak, bagaimana jika aku membelinya saja tapi aku akan menyicilnya hehe . "

" Baiklah." saut Bella

" Setan mana yang merasukimu, kamu jadi baik seperti ini." ucap Aulia lalu menghambur memeluk Bella. Keduanya saling berpelukan cukup lama bagaimana pun ini pertama kalinya mereka berjauhan setelah 4 tahun bersama

" Aku akan mengantarmu!"

" Tidak usah!"

" Kenapa?" tanya Aulia dengan dahi berkerut, selama seminggu ini Bella terasa aneh dimata Aulia

" Seseorang akan mengantarku."

" Hah siapa? apa pacarmu? jadi kamu tidak jomblo lagi?" teriak Aulia

" Sialan, dia seorang sopir mini truck!" saut Bella. Aulia terbahak kencang namun disatu sisi masih mencurigai prilaku Bella yang berbeda. Selama ini Bella tidak pernah menolak tawaran Aulia, wanita itu seperti menyembunyikan sesuatu dari Aulia. Tapi terlepas dari itu Aulia mencoba memaklumi Bella dan tak mau memaksa wanita itu

Ia membiarkan Bella pergi sendiri membawa barang-barangnya menuju rumah barunya yang berada dikawasan jakarta selatan. Kini Bella tiba dan ia segera turun menyuruh pekerja truck itu membawa semua barangnya ke atas menuju Apartement barunya. Bella tersenyum, ia masih ingat nomer paskode rumahnya yaitu tanggal pernikahannya dan Delan. Bella menekan tanggal itu dan seketika itu juga pintu terbuka

Bella dapat merasakan harum yang sangat segar dari rumah barunya. Bella masuk kedalam diikuti pegawai truck yang membawa barang-barangnya. Setelah selesai, ia memberikan upah pada dua orang berserta supir itu lalu mulai membenahi semua barang-barangnya

Menjelang malam Bella baru selasai, ia menghempaskan tubuhnya yang lelah di ranjang king sizenya dan Delan. Bella sudah tak bercinta bersama Delan disana. Lalu Bella mengambil ponsel didalam tas kecilnya, ia mengirim pesan pada nama hubbie dalam ponselnya itu

🙍‍♀️ Aku sudah pindah kerumah baru kita

Pesan itu membuat seoang Delan tersenyum disana. Pria itu baru saja pulang dari kantor dan kini menuju rumahnya diantar Alvin, sopir brengsek yang berselingkuh bersama istrinya dan sampai detik ini Delan belum mendapatkan bukti perselingkuhan itu. Ia tak menangkap basah keduanya lagi, sepertinya keduanya memang menjaga jarak untuk menghilangkan kecurigaan semua orang

🙎‍♂️ Aku tidak sabar

Jawaban itu membuat Bella tertawa, pria dingin itu selalu membuat Bella tertawa dengan ucapan mesumnya

🙎‍♀️Tidak sabar apa?

🙎‍♂️ Menidurimu

Bella terkikik sendiri seperti orang gila lalu ia menelpon Delan, ia rindu suara pria itu. Dan didetik itu juga pria itu mengangkat panggilan Bella." Kamu sudah pulang?"

" Aku baru sampai rumah. Tunggulah sebentar." bisik Delan lalu mematikan ponsel itu lagi

" Tunggulah sebentar" cebik Bella

" Pasti sedang bersama Angela." gerutu Bella melempar ponsel itu kebelakang

Delan menghela nafasnya saat masuk kedalam rumah. Sejak ia pulang dari Jakarta, isttinya itu berubah manis. Setiap hari menunggu Delan pulang kerja menjelma menjadi istri yang baik dan penurut namun entah kenapa malah semakin membuat Delan muak padanya

" Sayang .. lembur lagi." ucap Angela mengambil tas kerja Delan, ia hanya mengangguk pelan dan berjalan menuju lantai dua dan segera disusul Angela

" Aku sudah menyiapkan air panas untukmu." Delan sedikit tercengang dengan kelakuan aneh Angela saat ini, jika Bella Delan sudah tahu wanita itu tipikal istri yang baik dan penurut tapi Angela, kenapa baru sekarang? kemana ia selama dua tahun ini?

" Baiklah terima kasih." saut Delan lalu beranjak kekamar mandi

Setelah merasa segar dan bersih, Delan kemiar dengan handuk putih melingkar dipundaknya. Ia menuju walk in closet memakai piyama tidurnay. Tampak Angela sudah siap duduk berselonjor duatas ranjang dengan majalah ditangannya

Wanita itu tersenyum saat Delan naik keranjang. Delan segera membaringkan tubuhnya membelakaingi Angela membuat wanita itu merasa heran. Ia merasa Delan sangat berubah meskipun punya sikap dingin namun Delan tak pernah sedingin ini padanya

" Sayang .. " panggil Angela beringus memeluk Delan dari belakang. Pria itu tak bergeming,nrasa lelah membuatnya mengantuk

Taoi Delan meras terganggu dengan tangan Angela yang nakal didadanya." Diamlah aku capek!"

" Capek? bagaimana tidak capek, seharian kamu bekerja pulang malam. Kalau begitu biarkan aku menghilangkan rasa capekmu itu."

" Tidak aku ingin tidur." Angela mengangkat tubuhnya untuk menjangkau wajah Delan, pria itu memang memejamkan mata

Cup cup cup cup

Kecupan pada pipi rahang dan leher itu sangat terasa untuk Delan.Tapi ia tetap mengabaikan Angela, ia muak dan jijik dengan penghianatan wanita itu." Apa salahku, katakan salahku dimana?" Angela mulai hilang kesabaran saat ini

Sekali lagi Delan mengabaikan Angela

" Delan!" teriak Angela kesal, ia memaksa Delan untuk tidur terlentang yang mana membuat Delan marah, pria itu mendorong Angela dengan kasar hingga terhempas kebelakang

" Diamlah, aku benar-benar lelah." bentak Delan menggelegar dan itu sukses membuat Angela menangis kencang

-

-

1
Nia Nara
Karakter bella di cerita ini agak gampangan ya
lisa lisa
astaga msh sangat bocah
Siti Juliana
lanjut kk
Siti Juliana
akhirnya kau kembali thor...
Muslimin Asifah
sama kak aku juga nangis baca novel ini
Nur Haena
lanjuttt kak😊
Wiwin
Luar biasa
Dewi Ansyari
Pevita yg sabar ya😭😭😭😭😭😭
Dewi Ansyari
Astaga 😱 Kenzi benar2 jahat membunuh anak Pevita dan Milan yg masih seumur jagung 😭😭😭😭😭Bahkan hampir membunuh Eleanor😭😭😭😭
Dewi Ansyari
Astaga 😱 menakutkan semoga saja Bayi dalam kandungan Pevita baik2 saja dan juga Eleanor😭😭😭😭😭
Dewi Ansyari
Astaga 😱 kok jadi makin degdegan deh
Dewi Ansyari
Astaga 😱 sedih banget😭😭😭😭
Dewi Ansyari
Semoga Milan bisa berjuang untuk Pevita dan Eleanor sedih banget😭😭😭
Dewi Ansyari
Astaga 🤦🏻 seharusnya Pevita jujur saja pa Mila kalo Dy punya putri Eleanor
Dewi Ansyari
Kasihan Pevita di marahi Laura 😭😭😭
Dewi Ansyari
Astaga Laura kayaknya akan jadi duri dalam daging deh, dan Dy akan membuat persahabatnnyna dengan Pevita kacau hufff
Dewi Ansyari
Pevita pasti akan menyesal dan menangis lagi atau malah trauma😔
Dewi Ansyari
Astaga 😱 Pevita kebablasan dan Milan kali ini membantu Pevita 😭😭😭😭
Dewi Ansyari
Astaga 😱 kenapa Milan dan Pevita bertemu lagi, ada apa ini thorr?
takutnya Pevita trauma lagi😔
Dewi Ansyari
Semoga Pevita selamat 😭😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!