NovelToon NovelToon
Terlambat Mencintaimu

Terlambat Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:24.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ismi Sima Simi

Ini kisah Alina seorang wanita wanita introver dan sangat menyayangi ibunya. Pengkhianatan yang dilakukan ayahnya meninggalkan luka menganga di hatinya.

Luka yang belum sembuh itu semakin menjadi saat Reyhan Wijaya datang. Sosok yang keras kepala, egois, dan berhati dingin, telah menodai Alina tanpa sengaja. Reyhan meninggalkan kenangan menyakitkan lainnya untuk Alina hingga ia mesti tertatih merapikan hidupnya yang semakin porak-poranda.

Takdir keduanya membawa pada beragam pertanyaan, haruskah mereka bertahan atau saling meninggalkan?
Akankah hati dan cinta mereka saling membahagiakan atau malah menghancurkan?

Temukan jawabannya dengan membaca kisah mereka berdua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ismi Sima Simi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan bermimpi

Alina POV

Aku dulu pernah bermimpi indah dan ingin sekali aku mewujudkan semua impian itu, tapi sekarang sudah kusadari bahwa mimpi indah tidak akan membuat bahagia setelah aku terbangun. Seharusnya aku tidak terlalu memimpikan hal indah sejak awal, mungkin seharusnya memang hanya perlu menjalani kehidupan dengan baik.

Aku merasa sudah bisa menghilangkan sedikit beban dalam hidup ini, bisa mengatakan hal yang selama ini hanya kupendam sendiri. Mungkin dia akan semakin jijik padaku! tapi aku benar-benar tidak perduli, aku hanya ingin jujur pada diri sendiri.

Jika wanita lain ingin tampil sempurna untuk menjaga image, lalu image seperti apa yang harus aku jaga? Aku hamil diluar nikah, aku bahkan sudah kehilangan keperawanan ku sebelum menikah. Aku sudah tidak ingin mengorbankan perasaan dengan memikirkan omongan orang diluar sana, aku hanya ingin memperbaiki diri dan hidup dengan lebih baik.

Hari ini seperti pagi sebelumnya untukku. Bangun pagi, membersihkan rumah, bersiap kerja dan menyiapkan sarapan. Yah, sebuah aktivitas rutin rumah tangga yang membosankan.

Aku melihat Reyhan turun dengan setelan jas berwarna hitam dengan rambut yang tersisir rapi, membuat dia semakin terlihat begitu mempesona.

Ya! sebagai wanita normal tentu saja aku menikmati pemandangan ini setiap hari, anggap saja ini salah satu kompensasi yang diberikan Tuhan atas kelamnya hidup yang harus aku jalani.

"Hari ini berangkatlah bersamaku!" ucap Reyhan padaku yang baru saja tiba dimeja makan.

"Tidak terimakasih, aku sudah janjian sama Sinta," jawabku dan hanya di respon dengan anggukan pelan olehnya.

Apa dia gila! mana mungkin aku berangkat bersamanya, dia ingin aku jadi bahan ghibahan orang-orang kantor. Bahkan untuk berjalan bersamanya saja sudah membuatku merinding disko. Sebaiknya aku segera berangkat saja aku takut berlama-lama dengan orang ini.

Author POV

Reyhan bergegas menuju kantornya, selama perjalanan dia terlihat sangat gelisah. Doni yang sudah ada di lobby langsung saja menghampiri bos-nya yang terlihat tidak bersahabat itu dan berjalan mengikuti Reyhan ke dalam ruangannya.

"Bagaimana tugas yang aku berikan?" tanya Reyhan setelah duduk di kursi kebesarannya.

"Ahh itu ... saya sudah mencari informasinya. Karena saya berangkat ke luar negeri mendadak saya lupa memberikan laporan ini," ucap Doni menaruh sebuah berkas kemeja Reyhan.

"Apa isinya? katakan padaku intinya saja!"

"Saya sudah mencari informasi tentang mbak Alina, dari mbak Alina masih kecil dia ditinggalkan ayahnya karena memilih wanita lain dan dia hanya mempunyai ibu saja. Dia memiliki seorang kekasih bernama Dimas mereka hampir saja menikah tapi kekasihnya meninggal karena sebuah kecelakaan, setelah itu mbak Alina tidak pernah berhubungan dengan siapapun," jelas Doni sambil membuka salah satu halaman diberkas tadi.

"Jadi semua itu memang benar? Ya Tuhan, aku bahkan tidak memperdulikan calon anakku karena terlalu egois. Mana mungkin dia akan memaafkanku begitu saja, harus bagaimana aku sekarang?" Batin Reyhan sambil membolak-balik berkas yang diberikan Doni.

"Apa saya juga perlu memeriksa tentang kehamilan mbak Alina pak?"

"Tidak! tidak perlu. Apa kau tau bagaimana caranya menjadi ayah?"

"Hah? menjadi ayah? Bukankah anda sudah melakukannya dan sudah jadi?" Doni mengernyitkan keningnya heran.

"Yang saya tahu bagaimana cara merayu wanita, apa anda ingin tahu?" goda Doni dengan tersenyum kecil melihat wajah frustasi Reyhan.

"Ahh. Saya! tidak ada gunanya bertanya padamu!" jawab Reyhan sambil memalingkan wajahnya kesal.

Ceklek!

Seorang wanita cantik sudah berdiri didepan pintu dengan tatapan mata tajam tertuju pada Reyhan.

"Ada apa kau ke sini?" tanya Reyhan melihat Citra yang membuka pintu begitu saja.

"Bukankah aku kemarin bilang ingin berbicara sesuatu padamu."

"Kalau begitu saya permisi dulu," Doni pergi meninggalkan ruangan Reyhan, memberikan ruang untuk Citra dan Reyhan berbicara.

Doni berkeliling untuk melihat-lihat karyawan yang sedang bekerja. Dia memang selalu mengawasi sendiri perkejaan bawahannya agar bisa lebih mengenal dan akrab dengan mereka.

"Heii, Pak tua," sapa Doni pada seorang laki-laki yang 15 tahun lebih tua darinya.

"Apa kau selalu seperti ini, dimana sopan santunmu pada orang tua?" omel laki-laki itu pada Doni dengan wajah kesalnya.

"Sudahlah, aku tau apa yang kamu lakukan dibelakang Pak Reyhan, Pak tua Han," ucap Doni menekankan kalimatnya.

"Lalu kenapa? aku bahkan tidak peduli jika harus dipecat, uangku sudah banyak," sergah pak Handoko santai membanggakan diri.

"Ya-ya, setidaknya kau juga sudah meringankan beban ku," timpal Doni mengibaskan satu tangannya.

"Permisi pak Han, pak Doni saya boleh lewat sebentar?" ucap Alina sopan meminta diberi jalan karena mereka berdua berdiri berhadapan memenuhi lorong yang hanya berukuran 2 meter itu.

"Ohh mbak Alina, silahkan!" ucap Doni yang terkejut dengan kehadiran Alina tiba-tiba.

"Saya permisi dulu." Handoko yang merasa ada kesempatan untuk melarikan diri bergegas meninggalkan mereka.

"Sial! pak tua itu kabur," gerutu Doni dalam hati.

"Kalau begitu saya juga permisi pak," ucap Alina.

"Eh iya mbak Alina, tapi mbak Alina tolong jangan panggil saya Pak," pinta Doni membuat kening Alina mengernyit.

"Maksud pak Doni? bukankah biasanya juga begitu?" tanya Alina heran.

"Sekarang anda istri dari bos saya, mbak. Jadi saya merasa tidak enak,"

"ohh karena itu ya. Baiklah saya akan panggil anda apa yaa ... asisten Doni saja, itu cocok! Dan saya harap anda juga bisa bersikap seperti biasanya saja pada saya dikantor, anggap saya masih bawahan anda," ucap Alina sambil tersenyum senang dan diangguki dua kali oleh Doni.

"Baiklah asisten Doni, kalau begitu saya permisi dulu," pamit Alina pergi meninggalkan Doni dengan tersenyum manis.

Doni yang baru saja mendapatkan panggilan baru dari Alina tersenyum, apalagi melihat tingkah Alina dan senyumnya yang manis semanis madu itu bisa membuatnya senyum-senyum sendiri sepanjang jalan.

"dia memang cocok menjadi nyonya Wijaya! Keputusanku memberi petunjuk pada Pak Tua itu sangat tepat."

Sementara Reyhan dan Citra sedang menikmati kopi mereka diruang kerja Reyhan.

"Apa yang ingin kau bicarakan? bukankah aku kemarin sudah bilang aku sudah menikah," ucap Reyhan meletakkan cangkir kopinya.

"Ya aku tau, apa wanita itu orang yang berada diruanganmu waktu itu?"

"Ya," jawab Reyhan datar dan tanpa ekspresi.

"Dia memang sangat cantik, tapi aku tidak sengaja mendengar tadi Doni bilang dia sudah hamil. Apa itu juga benar?" tanya Citra penasaran.

"Ya, kami menikah karena dia hamil dan aku hanya bertanggung jawab atas kehamilannya saja."

"Ohh, padahal aku melihat kalian seperti pasangan yang sangat serasi, apa kau mencintainya?"

Pertanyaan Citra membuat Reyhan terdiam sejenak. "Tidak, aku hanya bertanggung jawab saja dan ini hanya akan berlangsung sampai dia melahirkan. Aku dulu berpikir dia hanya ingin memanfaatkan situasi ini untuk mendekatiku."

"Menurutku tidak, sepertinya dia wanita yang baik. Bahkan sepertinya dia tidak tertarik padamu."

Reyhan memicingkan matanya menoleh ke arah Citra dengan tatapan tajam seolah meminta penjelasan dari kata-kata yang didengarnya.

Bagaimana mungkin ada wanita yang tidak tertarik padanya, bahkan wanita-wanita diluar sana mau memohon untuk bisa bersamanya.

****************

Haii gaes, tetep pantengin novelku dan jangan lupa #dirumahaja jangan kemana-mana.

Jangan lupa buat

👍 Like

📝 Komen

❤️ Ikutin

⭐ Bintang 5

💲 kasih ulasan juga ya

Terimakasih atas dukungan kalian semua teman. Di rumah saja yaaa.😁😘

1
Yesi Elvita
Lumayan
Windarti08
meskipun meninggalkan rumah tanpa ijin suami itu salah, tp klo aku jadi Alina aku akan tinggalkan suami seperti itu, udah ga bisa menghargai istrinya. biarin dia tau gimana rasanya hidup sendiri tanpa anak dan istrinya.
dulu udah berjanji setelah Alin a mau kembali dan anaknya lahir, hanya akan membahagiakan istri dan anaknya, mereka berdua yg jadi prioritas.
sekarang... boro-boro, inget anak juga nggak!
Windarti08
makan siang ampe jam 5 sore??
coba istrimu yg ada diposisimu, makan sama laki-laki lain dari siang ampe sore? pasti ngamuk tuh.
laki-laki egois!
Windarti08
kuncinya komunikasi sih menurutku.
dua-duanya salah, tapi gak ada yg mau menyampaikan apa yg menjadi keinginannya, api gak bisa dilawan dengan api, jadinya kebakar.
Alina udah tau kerepotan tp gak mau menerima ide suami untuk dibantu baby sitter, Reyhan kecewa dengan penolakan istrinya yg katanya lelah, lebih memilih meninggalkan rumah dan mencari pelampiasan lain yaitu alkohol.
takutnya seperti sekarang dia ketemu dengan wanita lain yg bisa memberinya kenyamanan
Windarti08
kok Mama Rani baiknya diawal doang... sekarang rada nyebelin 😏
Windarti08
aktivitas panas itu emang gak diganggu oleh Nathan... tapi terpotong oleh kata BERSAMBUNG...
Windarti08
ini kok bisa ada nama Nara dan Gema nongol disini 🤔🤔
Windarti08
Aileen kek nama cewek gak sih🤔🤔
Windarti08
dari Noveltoon juga, setelah tamat baca satu judul, dibawahnya ada pilihan beberapa judul novel, dan baca judul ini
setelah baca beberapa bab ternyata ceritanya bagus banget 👍😍
Windarti08
ceritanya bagus banget. aku suka 👍👍😍😍
Windarti08
akhirnya terjawab pertanyaanku di bab awal soal Citra meninggalkan Reyhan karena tak ingin hidup miskin.
cerita ini benar-benar bagus, tak terduga dan pastinya beda dengan cerita-cerita lainnya😍👍
Windarti08
klo baca dari sub judulnya, sepertinya Alina akan pergi ke makam untuk ziarah, mungkin Dimas laki-laki yg dicintai Alina udah meninggal?
Windarti08
apa Pak Handoko udah gak lagi memata-matai Reyhan lagi... ampe bisa bebas jalan berdua sama mantan dengan santainya di lingkungan perusahaan?
Windarti08
jadi, Ayah atau Papa manggilnya Thor?
Windarti08
knapa mantan kekasih Reyhan meninggalkannya karena gak mau hidup miskin? bukankah Reyhan seorang CEO yg terkenal dalam dunia bisnis baik di dalam maupun luar negeri... pastinya dia tajir melintir dong
Yuliana Hartini
Yg namanya cinta kadang sdh nggak ingat sm malu ya kan thor semangat 👍😃
Beckty Extruder
nice🥰🥰🥰🥰
dyve
meninju dong, bkn meninjau
Veronica Maria
rara ini ... perush sdh mulai bangkrut tpi banyak tingkahnya
Veronica Maria
santi siapa ? org gk dikenal tpi kok tiap hri dtg. org suruhan rara kah ? jiahhh berarti jalang jg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!