NovelToon NovelToon
QUEEN Tomboy & RAJA Es Batu

QUEEN Tomboy & RAJA Es Batu

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Action / Misteri / Contest / Tamat
Popularitas:104.4k
Nilai: 5
Nama Author: intan_fa

Lanjutan dari ZARA, Aku Mencintaimu. Kisah anak dari Juna dan Zara.
Menceritakan masa remaja Queen Nara yang biasa di panggil Nara. Dengan gayanya yang tomboy jago karate juga karena sahabat-sahabatnya semua laki-laki.

Di pertemukan dengan Raja Prasaja Putra kakak kelasnya di bangku SMA yang juga jago karate tapi begitu dingin cuek dan keras kepala seperti es batu. Tapi ternyata Raja adalah teman masa kecil Nara yang dulu pergi tanpa pamit pada Nara.

Apakah yang akan terjadi selanjutnya?
Bisakah si es batu mencair?
Apakah Nara akan tahu kalau Raja adalah Suga teman masa kecilnya?

Happy reading 🥰🥰

Hanya kisah fiktif jauh dari kenyataan ....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon intan_fa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Raja mengacuhkan Nara?

Liam sudah menunggu Raja di tempat balapan. Suasana sudah ramai banyak yang menantikan Raja untuk balap karena memang Raja jarang turun ke jalanan.

One ... two ... tree ... balapan di mulai.

Orang-orang meneriaki Raja dan tentunya Liam yang selalu semangat kalau Raja ikut turun.

"Raja ...."

"Raja ...."

"Raja ...."

Dan akhirnya Raja lah yang sampai finish lebih dulu. "Waww emang kamu keren Ja," ucap Liam.

"Cabut yu! aku traktir." Ajak Raja.

"Asikkk tuh!" Liam langsung membawa motornya dan mengikuti motor Raja.

Raja berhenti di alun-alun kota. "Kita ngopi disini aja!"

"Lah kirain mau di traktir di kafe sambil nikmatin live musik!" ujar Liam.

"Nanti juga ada live musik lewat! sana pesan makan apa aja aku yang bayarin." Raja duduk di tangga dan menyenderkan tubuhnya pada tiang lampu jalanan.

"Kamu mau nasi goreng juga?" tanya Liam.

"Aku sudah makan!" jawab Raja.

Berada di alun-alun kota dengan keramaiannya tapi Raja masih saja merasa sepi. Apalagi setelah papanya pergi dan Nara tidak ingin memaafkannya, dunianya semakin sepi.

...Saat ramai aku merasa sendiri...

...Saat sendiri aku merasa sepi...

...Apa yang sebenarnya aku cari?...

...Tidak ada!...

...Aku menjalani hidup hanya sebagai kewajiban...

...Saat semua orang punya cintanya...

...Tidak denganku!...

...Cinta orangtua...

...Cinta pasangan...

...Aku? sendiri! sepi!...

Sepenggal kata yang Raja coretkan pada notebook yang selalu si bawanya.

Memandangi kerlap kerlip jalanan dan orang-orang berlalu-lalang, Raja tidak beranjak dari duduknya dengan wajahnya yang tak ada ekspresi dan sendu.

"Woy ngapain ngelamun aja? itu susu yang kamu pesan udah dingin lagi." Liam bicara dengan mulutnya yang penuh makanan.

"Biarlah dingin!" seru Raja.

"Ada masalah apa sih sebenarnya Ja? aku tahu kalau kamu sedang tidak baik-baik saja." Liam masih ngunyah.

"Masalahku hanya satu dari dulu juga!" ujar Raja.

"Papamu?"

"Hemmm ya begitulah! sekarang papaku sudah pergi dengan keluarga barunya," ucap Raja.

"Kenapa kamu gak ikut aja?" tanya Liam.

"Aku tidak nyaman! lagian akan sama saja hanya pindah tidur saja," ucap Raja.

"Tenanglah! nanti aku akan sering menginap ke rumahmu dan tentunya tolong kamu kerjain juga tugas-tugas kuliahku. Hehee ..." celetuk Liam.

"Hahhh kau ini!"

"Ayolah aku sudah menghabiskan nasi gorengku kita pulang," ajak Liam.

Raja beranjak dari duduknya dan pulang bersama Liam.

Keesokan harinya. Semua berjalan seperti biasanya berangkat sekolah sebagai rutinitas pagi.

Nara sudah sampai di parkiran bersama dengan Er juga Alki. Nara clingak clinguk mencari keberadaan Raja, biasanya Raja setiap pagi sudah menunggu Nara di parkiran dan ke kelas bersama.

"Kak Raja tidak terlihat. Tapi, motornya sudah ada!" gumam Nara.

"Nyariin siapa sih Nara?" tanya Alki.

"Emmmh nyariin Fika! soalnya janjian disini," senyum Nara berbohong.

"Baiklah kalau begitu kita ke kelas duluan. Hati-hati ..." ucap Er.

"Oke!"

Nara memutuskan untuk menunggu Fika karena motornya juga belum ada di parkiran. Tidak lama kemudian Fika datang juga.

"Haiii Nara! tumben gak bareng kak Raja?" goda Fika.

"Kak Raja sudah tidak ada di parkiran!" jawab Nara.

"Cieee galau ..."

"Siapa yang galau? gak ada! ayolah kita ke kelas." Nara menarik tangan Fika.

Nara dan Fika berjalan menuju kelasnya dari arah berlawanan Salma berjalan dengan botol minum di tangannya yang sengaja di buka.

"Buuughhh" Salma menabrak Nara dan menumpahkan semua air di botolnya ke baju Nara.

"Hahh sorry gak liat!" ucap Salma.

"Heh kak! sengaja ya!" nyolot Nara.

"Aku kan udah bilang sorry. Kok nyolot sih!" ketus Salma.

"Terus apa kalau gak sengaja botolnya pake gak di tutup segala?" tunjuk Nara.

seragam Nara basah sehingga bh Nara menjiplak terlihat. Siswa yang melihat itu saling berbisik ngomongin Nara.

"Nara baju kamu basah semua! jaketku di motor lagi di simpen," Fika mencoba menutupi Nara.

"Ya aku kan habis minum makanya belum aku tutup," elak Salma.

"Gak usah ngeles gitu kak!" ketus Nara.

Raja yang melihat kejadian itu menghampiri mereka dan memakaikan jaketnya pada Nara. "Pakai jaketku!"

"Kak Raja?" Nara hanya menatap Raja.

Raja kembali lagi ke kelasnya dan menarik tangan Salma.

"Nara?" Fika menepuk bahu Nara.

"Hahhh!"

"Ayo kita ke toilet dan lepaskan baju basahmu biar kita keringkan dulu nanti kamu masuk angin," ajak Fika.

"Baiklah!"

Mereka pergi ke toilet.

Kak Raja kenapa jadi dingin lagi ya? padahal beberapa hari terakhir kak Raja sudah sedikit mencair dan kita juga banyak ngobrol. Apa karena kejadian kemarin ya? Hati Nara.

"Ayolah cepat! nanti keburu masuk." Fika menarik Nara ke dalam toilet.

"Lagian kenapa sih tuh cewek pake nyiram segala?" Ketus Nara.

"Sudahlah jangan di ingat lagi!" ucap Fika menenangkan.

"Kau lihat, kan? tadi wajahnya sok polos sok bego gituh pas ada kak Raja! aku curiga kalau dia emang sengaja," cetus Nara.

"Sudah!" Fika membantu mengeringkan baju Nara dengan pengering yang ada di kamar mandi.

"Pas kak Raja belum dateng wajahnya sok sangar dan nyebelin banget! ingin sekali aku mengahjarnya! aku pikir selama ini dia orang baik karena bertemannya sama kak Raja. Taunya sama aja sama kak Grace!" Nara masih saja mengomel.

"Sut berisik Nara!" Fika menutup mulut Nara.

Di kelas Raja.

"Lepasin Raja! tanganku sakit," ucap Salma.

"Kamu kenapa sih jadi berubah gitu?" tanya Raja.

"Berubah apasih?"

"Kamu sengaja, kan? nyiram Nara tadi." tanya Raja.

"Ti-tidakkk!" elak Salma.

Sementara itu teman sekelasnya hanya memperhatikan Raja dan Salma. Sedangkan Grace dan indri merasa puas karena ngerjain Nara tanpa mengotori tangannya.

"Aku melihatnya sendiri kau tidak minum dan sengaja membuka tutup botolnya!" ucap Raja.

"Kenapa sih Raja? kamu malah bela dia. Padahal kamu lihat sendiri tadi kalau dia gak sopan padaku malah nyolot padaku!" jelas Salma.

"Itu hanya respon dari tindakan yang kamu lakukan tadi!" bela Raja.

"Kamu beraninya marahin aku gara-gara cewek gatel itu!" ucap Salma.

Raja mengepalkan tangannya dan merasa emosi mendengar ucapan itu keluar dari mulut Salma. Raja menahan emosinya dan kemudian duduk di kursinya dan pokus pada bukunya.

"Sudahlah kalian hentikan! lagian ngapain sih kamu pake ngatain Nara gatel?" timbrung Antonio.

"Apasih ikut campur aja!" Salma duduk di kursinya.

"Ciiih dasar cewek aneh!" ucap Antonio pada Salma.

Grace menghampiri Antonio. "Kenapa sih kamu ikut belain si Nara?"

"Apalagi nih? kita udah putus Grace jangan posesif deh." Antonio juga duduk di kursinya.

"Antonio jangan gitu dong! kita belum putus ih."

Guru sudah masuk ke kelas Grace juga duduk di kursinya.

Jam sekolah sudah selesai dan mereka semua pulang.

"Er apa kamu akan ke rumah sakit?" tanya Nara.

"Iya! kamu mau ke rumah sakit juga?" tanya balik Er.

"Iya! aku ikut sama kamu ya. Tapi nanti pulangnya anterin!" pinta Nara.

"Emang kak Raja gak ikut lagi?" tanya Alki.

"Tidak!"

Nara, Er dan Alki pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Ar yang sedang di rawat.

"Kalian sudah disini?" tanya Lisa.

"Iya tante! aku kangen sama Ar," senyum Nara.

"Sana temui dan temani Ar di dalam tante mau makan siang dulu. Kalian belum makan siang juga, kan? biar tante beliin makanan untuk kalian. Ayo Er ikut mama dan bawa makanannya," ucap Lisa.

Lisa dan Er menuju ke kantin rumah sakit dan membeli makanan sedangkan Nara dan Alki masuk lebih dulu ke ruangan Ar.

"Ar aku merindukanmu!" Nara memeluk Ar.

⬇️⬇️?

1
Dewi Kijang
saya
hadir ni thoor
Heruculas
rip ar...
Raditya Vabias R
weh kentang bngt haru nunggu udh kepo bngt nihh .. ditnngu pke bngt ya thorr
Heruculas
semangat thor
Eiynn08
like ❤😊
Heruculas
lanjut thor....
Heruculas
buat cerita ria dan ar ya thor biar adil...nggak maksa ya.. ,cuman harus ..
Intan Diamond: siappp ... 🤭🤭
total 1 replies
Heruculas
aaa..tanggung thor.. emang up nya pendek apa cuma perasaanku aja y....
Intan Diamond: tungguin terus ya kelanjutannya... 😁
maaf baru up satu bab soalnya lagi sibuk nih 🤭
total 1 replies
Heruculas
ria dan ar cocok juga...
Intan Diamond: okry di tunggu ya kelanjutannya ....
total 1 replies
Heruculas
ceritanya bagus ,lanjut up tiap hari dong
Intan Diamond: oke tunggu ya ... 😊
total 1 replies
Fati mah
Ayolah author, jan nanggung² up nya, udh ga sabar aku nunggunya,,greget rasanya 😂
Intan Diamond: Oke di tunggu ya ... 😊😊
total 1 replies
Wiee Are Karania
yooo semangat kaka,,, crazy up donk,,
Heruculas
akirnya up jg...
Inah Inah
lanjuut
Cisca Tandungan
knp sih raja blm mu cerita sm nara.
Intan Diamond: Raja menyimpulkan sesuatu sendiri dengan apa yang di lihat dan di dengarnya ... 😊
total 1 replies
Wiee Are Karania
awoo,,,,awoo seru thor greget,,, lanjuuuuttt
bullshit 👊
ini org" pada kemana tak masa gak ad yg komen🤔
bullshit 👊: smangat kk aku mndukung😁
total 2 replies
Wiee Are Karania
aaaahhhh thor kok cuman atu 😭😭😭😭 semangat thor,,,, semangat
Wiwin Iskandar
aku suka ceritamu thor😘❤
semangat berkarya yaaa😚😚
Intan Diamond: tunggu kelanjutannya ya ... tetap disini kok ...
total 1 replies
Wiee Are Karania
wah tamat ya kaka aku lanjut ke jenjang kuliah di season 1 ini,,, tpi gak papa dh aku tunggu tpi kalo boleh tau judul nya masih sama tow ganti kalo ganti boleh donk kaka aku tau judul nya biar langsung di cari 😘😘
Wiee Are Karania: ok di tunggu
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!