AILEEN LOVATA
seorang gadis yang cerdik dan memiliki prinsip hidup yang tinggi yaitu:
"jika bisa yang mudah kenapa harus pilih yang sulit."
itulah prinsip hidup yang dijunjung tinggi oleh seorang Aileen.
aileen juga memiliki sejuta misteri di balik sikap tenangnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria ardila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 26
kaila hanya tersenyum miris.sekarang orang yang ada di hadapannya tidaklah Zidan yang kaila kenal,yang ada hanya hanya seorang laki laki yang penuh keegoisan dalam hidupnya.
"kamu sudah tau kan sayang ,aku ini anak tunggal dan tak ada dalam kamus ku diajarkan berbagi."
"aku tidak suka milikku diambil oleh orang lain ,apalagi kamu yang jelas jelas adalah milikku seorang."kata Zidan.
"dasar gila."pekik kaila.
"hahahhahahhahha."Zidan malah tertawa seperti orang kesurupan.
"kau sudah bersamaku beberapa tahun kaila dan apakah kau tidak tau dengan sifat ku yang ini."kata Zidan tersenyum iblis.
"jadi pilih lah sayang ,kau mau pergi bersama ku dan kau tinggalkan anak anakmu bersama suamimu beserta cintamu terhadap suamimu itu ,atau……"
"atau apa??"
"atau kau mati."Zidan sadar akan apa yang ia ucapkan dan ia yakin kalau kaila akan memilih pergi dengan dirinya.
kaila tersenyum tak ada lagi air mata yang keluar dari matanya ,ia sudah sadar kalau yang ada di hadapannya kini bukanlah manusia lagi tapi seorang iblis yang dirinya penuh dengan keegoisan.
Zidan pun ikut tersenyum saat melihat senyuman kaila ,ia sangat yakin kaila akan memilih dirinya.
"kau memilih apa sayang?"
"baiklah aku tau kamu membutuhkan waktu untuk untuk berfikir ,maka aku akan memberi waktu lima menit untuk mu berfikir."
"lebih baik aku mati dari pada hidup dengan iblis seperti dirimu."jawab kaila tegas tak ada kegugupan dalam mengatakan itu.
mata Zidan membulat , wajahnya langsung memerah ,baru kali ini dalam hidupnya ia ditolak oleh seseorang dan itu benar benar membuat harga dirinya terasa tercoreng.
"kau pikir aku tidak berani melakukannya kaila??"tanya Zidan dengan tatapan menghujam begitu tajam.
kaila pun membalas tatapan tajam itu ,tak ada lagi kaila yang polos dan lugu milik Zidan lagi.
Zidan merogoh kantong celananya dan mengeluarkan sebuah pistol dari sana dan meletakan tepat di kening kaila.
"apa kau masih dengan pilihan mu sayang ??"
kaila tersenyum lalu ia mengangguk mengiyakan.
"kau benar benar menguji kesabaran ku sayang."kata zidan.
"kau sudah memiliki seorang istri dan empat orang anak Zidan ,untuk apalagi aku bagimu?"
"aku mencintaimu kaila dan aku sama sekali tak mencintai Arsya."jawab Zidan dengan emosi yang benar benar di ubun ubun.
"kau tidak mencintai ku lagi Zidan ,kau sekarang hanya terobsesi dengan diriku."pekik kaila.
jari Zidan sudah gatal ingin menarik pelatuk pistol nya.
dan……
srakkkkk
bunyi ranting kayu yang patah.
bersamaan dengan itu……
dorrr
semua terdiam suara kedua nya terasa bersusulan .
anak buah Zidan hanya dapat menutup matanya tak mampu melihat wajah belumuran darah wanita cantik yang ada di kursi itu.
takk
pistol itu terjatuh dari tangan Zidan ,lelaki itu terdiam rasanya jantungnya berhenti berdetak bersamaan dengan meluncurnya peluru itu.
dia terkejut dan tanpa terasa tangan nya refleks menekan pelatuk pistol itu.
"kaila ,kaila bangun , jangan seperti ini."Zidan berulang kali menepuk pipi kaila.
"apa yang kalian tunggu cepat telpon ambulans dan kejar penyusup tadi."teriak Zidan.
"sayang bangun."
flashback end
hoss hoss
Zidan membuka matanya dengan nafas ngos-ngosan ,mimpi itu selalu datang tiap malam dan itu benar benar membuatnya menjadi terus mengingat akan hal itu ,akan kebodohan yang ia lakukan.
Zidan tersadar kalau saat ini ia tidak berada di rumah tapi berada di sebuah tempat yang kumuh dan ia duduk di sebuah kursi lusuh dengan tangan dan kaki yang terikat.
Zidan menyadari satu hal ,yaitu
**gudang ini adalah tempat kejadian kelam itu..
.
.
.
.
bersambung
jangan lupa like and vote ya 😉😉
salam hangat dari author 😘😘**