NovelToon NovelToon
Eternal Promise

Eternal Promise

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:422.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: MuhaNnas IQbal

Asmira Lestari menjalani kehidupan baru dengan dikaruniai seorang putra. Marcell Darwin Antonio sang suami telah mencoba menjadi suami yang setia untuk anak dan istri dengan berbagai usaha. Sehingga cobaan pun datang ketika dendam masa lalu terbalaskan.

Novel ini merupakan kelanjutan cerita dari novel PERJANJIAN, ikuti setiap episodenya. Dan jadilah saksi kehidupan bahtera rumah tangga Asmira yang penuh lika-liku.

Thank you ....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MuhaNnas IQbal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 26

Malam harinya, di sebuah gang sepi, seorang wanita berlari kencang, sekali-kali ia menengok ke belakang sembari terus berlari, Ia seperti di kejar oleh seseorang di belakangnya. Tiba-tiba sebuah mobil hitam berdiri tepat di hadapannya.

“Cepat masuk!” teriak pria yang menyetir mobil hitam itu.

Wanita tersebut bergegas naik ke dalam mobil, nafasnya terengah-engah begitu mobil yang ia tumpangi sedetik kemudian meluncur dengan kecepatan penuh meninggalkan tempat sepi tersebut.

“Sial! Kita kehilangan jejaknya,” ujar salah seorang dari tiga pria berbadan tegap yang mengejar wanita tadi.

“Siapa sebenarnya mereka, Pak Haris?” tanya wanita itu.

“Kamu tidak perlu tahu, sekarang kamu aman!”

Setelah mendapatkan informasi dari orang suruhannya, Pratiwi menghubungi Darwin.

“Maaf, Pak. Kita gagal menemukan wanita itu.”

“Tidak masalah, pantau terus!”

Darwin buru-buru menekan tombol merah begitu Asmira masuk kamar. Ia tidak ingin membuat istrinya curiga bahwa dirinya sedang dalam masalah. Ia tersenyum manis menyambut segelas air dan vitamin yang dibawakan Asmira.

“Sayang, aku senang banget!” ujar Asmira tersenyum lebar.

“Ada apa, coba ceritakan.”

“Pak Yun tadi siang kencan sama Santi, aku senang banget ....”

Darwin mencubit hidung Asmira, ia tidak habis pikir dengan istrinya. Ia sangat peduli dengan orang-orang di dekatnya. Ia akan sangat bahagia apabila orang yang ia sayangi bahagia, Darwin mendengus pelan, ia kecup kening Asmira.

“Jangan terlalu lelah, jaga kesehatan dan anak kita,” ujar Darwin.

“Iya, aku tahu. Aku cuma mau Santi menemukan yang terbaik, Mas. Tapi aku jamin, aku enggak akan kenapa-kenapa.” Asmira kembali melebarkan sebuah senyuman di bibirnya. Darwin mengacak-acak rambut Asmira.

Keesokan harinya Darwin buru-buru berangkat ke kantor begitu Pratiwi menghubunginya. Ia bahkan tak sempat mengantar Evano sekolah.

“Sayang, suruh Pak Yun antar Vano sekolah, ya?”

Kemudian ia segera berangkat. 30 menit kemudian ia tiba di kantor. Pratiwi dengan sedikit tergopoh-gopoh segera ke ruangan Darwin begitu mengetahui sang direktur tiba.

“Masuk!”

“Selamat pagi, Pak,” sapa Pratiwi.

“Ada apa lagi kali ini?” tanya Darwin langsung pada permasalahan.

“Pak Ferry mengajak Anda bertemu, Pak.”

Darwin menatap tajam Pratiwi tanpa berkedip. Ia seakan tak percaya, kenapa tiba-tiba ayah Yunita mengajaknya bertemu. Bukankah ia sudah mempercayakan kepada menantunya Haris?

“Siapa yang kirim email, Haris?”

Pratiwi menggeleng. “Beliau sendiri, Pak.”

Setelah Pratiwi keluar, Darwin masih terpaku, ia menggaruk pelipisnya. “Apa lagi ini, apa keputusan yang salah aku bekerja sama dengan perusahaan mereka?” Darwin meraup wajah dengan kedua tangannya, ia menghela nafasnya kasar.

Darwin tiba di sebuah hotel bersama Pratiwi. Ferry mengajak mereka bertemu di sana, bukan tidak ada maksud, barang kali ia ingin lebih private.

“Selamat datang, silakan masuk ...” ujar wanita cantik di pintu masuk hotel.

Lalu seorang wanita cantik lainnya mengantar mereka ke ruangan yang telah di tunggu oleh Ferry. Hotel ini sama megahnya dengan hotel milik keluarga Darwin. Hanya saja, hotel yang sedang mereka datangi kini, sudah sangat lama. Darwin mengarah pandangannya ke seluruh ruangan.

“Marcell Darwin ... mari silakan duduk,” ujar Ferry menepuk-nepuk pundak Darwin, ia tersenyum ramah.

Darwin sedikit canggung, ia mengikuti kemauan Ferry. Kemudian mereka di jamu dengan segelas kopi nikmat dengan aroma sangat menggugah selera.

“Pasti kau penasaran kenapa saya mengajak bertemu, kan?” tanya Ferry masih dengan sebuah senyuman yang melekat di bibirnya. Darwin hanya mengangguk.

“Kemarin saya turun lapangan, saya sangat puas dengan hasil kerja kalian, sejauh ini cukup baik.”

Pratiwi melirik Darwin. Bukankah kemarin Haris mengatakan ada sedikit masalah karena file Darwin hilang?

“Sebenarnya tidak ada masalah, saya hanya ingin bertemu denganmu. Saya hanya penasaran kenapa Direktur sukses di tanah air mau bekerja sama dengan perusahaan kami,” ungkap Ferry.

Darwin kembali menemukan kejanggalan dari ucapan Ferry. Kemarin Yunita mengatakan ayahnya yang memilih perusahaan Darwin sebagai orang yang mereka percaya dalam menangani proyek besar itu.

“Bagaimana kerja Yunita? Saya harap ia tidak mengecewakan. Saya sangat senang, saat ia bergabung di perusahaan, sudah sejak lama saya bujuk, namun ia selalu menolaknya. Tapi berkat kau, ia mau bekerja di perusahaan.”

“Apa yang saya lakukan, Pak?” tanya Darwin penasaran, ia merasa tidak membawa pengaruh apa-apa terhadap teman lamanya itu. Ia baru saja bertemu dengannya bulan lalu.

“Ia mau bekerja jika saya berikan proyek besar ini ia yang tangani.”

Darwin mangut-mangut, kini ia tahu semua persoalan yang terjadi. Ternyata semua rencana ia dan suaminya, bahkan Ferry tidak tahu menahu dengan semua yang anak dan menantunya lakukan.

Dalam perjalanan pulang, Pratiwi mengungkapkan semua unek-uneknya. “Dari awal saya sudah yakin, ini hanya permainan Yunita, Pak.”

“Kamu benar, bahkan pak Ferry tidak mengetahui sekarang Haris yang bertanggung jawab di proyek.”

Mereka segera kembali ke kantor. Kini sebuah kartu As Darwin pegang. Darwin tersenyum kecut. “Yunita, siapa di belakang mu sebenarnya?” gumam Darwin.

Dalam perjalanan, ponsel Pratiwi berdering. Orang suruhannya kemarin menghubungi, Tiwi melebarkan matanya, ia berharap ada informasi tentang kejadian kemarin.

“Halo, ada apa?”

“Bu, mobil yang membawa wanita malam itu, di depan kantor pak Kelvin.”

Deg.

Jantung Pratiwi berdegup kencang, ia tak percaya jika Kelvin yang bekerja sama dengan mereka.

“Pantau terus!” ucap Pratiwi sebelum mengakhiri panggilan itu.

“Ada apa?” tanya Darwin.

“Mobil yang membawa wanita itu ada di kantor Kelvin.”

“Apa!” teriak Darwin. Tanpa sadar ia menekan rem mendadak.

Pratiwi memperlihatkan foto mobil hitam tersebut yang di kirim orang suruhannya. Mata Darwin terbuka lebar, ia mengusap wajahnya.

“Ini mobil baru Kelvin, kemarin ia sendiri yang mengatakannya padaku,” ujar Darwin.

5 menit kemudian sebuah pesan WhatsApp masuk. “Benar, Pak. Orang suruhan kita mengatakan itu mobil milik pak Kelvin.”

“Ya Tuhan ... ini semakin rumit,” gumam Darwin dalam hati.

Malam harinya, Darwin tidak bisa memejamkan matanya. Ia benar-benar tidak tidur, ia terus mengubah posisi tidurnya hingga membuat sang istri terbangun.

“Mas, ada apa?” tanya Asmira.

“Aku lapar, sayang.” Bohong Darwin.

“Ya sudah, ayo kita makan, aku juga lapar.”

Selesai makan, Asmira kembali tertidur. Kali ini Darwin tidak mau mengganggu istrinya lagi, ia tidur di sofa ruang kerjanya yang bersebelahan dengan kamar.

“Aku harus meminta bantuan Mas Valen,” gumam Darwin.

Jam menunjukkan pukul 04:00 pagi. Darwin menguap, akhirnya ia merasa kantuk setelah semalaman mematut diri di depan laptop.

Darwin kembali ke kamar, ia rebahkan tubuhnya di ranjang, ia kecup kening sang istri pelan. Kemudian ia terlelap dalam tidurnya, dengkuran halus pun terdengar.

Jangan lupa like ya..

1
Siska_emon
yuhuyy
asrarul huda(أيديل مداسير)
makasih kak udah baca karya aku..🙏🙏 karena kakak udah dukung karya aku, sekarang aku baca juga karya kk
😍eRh😍
isssss dasar asmira abal2
trus emang knp kalau darwin dikasi obat perangsang, thor dari awal dia mau aja ngikutin kemauan si yunita. bayangin aja laki2 dan perempuan yg sdh punya pasangan masing2 pergi liburan bersama beberapa hari, dan vsbg istrinya dirmh tetap berpikir positif tdk terjd apa2 dgn mereka, hmmmm nonsen..
aku gak terima asmira balik suami yg pernah selingkuh apalg smp hamil pula selingkuhannya bisa dibenarkan segala keslhannya hanya krn obat perangsang. maaf ya thor aku berhenti disini nacanya🙏
natal Natal
Halah bulshit pil perangsang..wong disekolahan mereka ciuman kan🤬🤬cihh...walau tanpa obat perangsang tp klo sdh peluk cium nafsu tetap aja gk bisa dihindari..org Darwin sendiri koq yg mau berlibur ckckckxkck
natal Natal
Thor jgn buat Yun jelek ya biarkan dia sama asmira...pokoknya tdk ada kata maaf bagi pengkhianat
natal Natal
Thor q gk rela klo Darwin sama asmira baikan..cerai aja masak setelah asyik celup" SM cwek lain minta balikan sama istrinya? waras Darwin??🤬
natal Natal
percuma Darwin wong kamu sdh celup celup sama Yunita cih....
istriHanbinPacarKyungSoo
mending gak milih dua-duanya jdi single parents aje
Putri Wulan Tika Sitorus
mampossss lho jalanggggh pelakorrrr
Putri Wulan Tika Sitorus
bangsatttt kau Darwin...anjirrr
Friska
smgt thor lanjut lagi
Mila Ameliaa
lanjut dongg thor
Siti Aisyah
beri karma buat si darwin thor ma si lampir yunita .
Siti Aisyah
si darwin bodoh udah bener hidup damai sama keluarga eh malah pergi ngejemput petaka .
Suismiyatun Ismy
season 2 nya mana Thor lanjut dong. masak hapyynya cuman dikit.
Suismiyatun Ismy
ada sisi baiknya ya si Yunita tuh.
Suismiyatun Ismy
rasain Darwin.
Suismiyatun Ismy
bentar aja Thor sedih2 nya nyesek bacanya.
Suismiyatun Ismy
sampai nyesek bacanya Thor.
Suismiyatun Ismy
jangan ada pelakor dong Thor. tumpas aja Thor, aku tuk nek banget.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!