NovelToon NovelToon
Mencintai Pria Dewasa

Mencintai Pria Dewasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cintamanis / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: din din

WARNING!!! AREA 18+
follow Ig 👉 dindin_812

Malik Mahardika seorang asisten berumur dua puluh enam tahun. Mendapat tugas dari majikannya untuk menemui seorang Hacker. Namun, siapa sangka Malik malah jatuh cinta pada Hacker yang baru saja berumur lima belas tahun bernama Susan Linch.

Kata orang, cinta tidak memandang umur, waktu dan tempat. Begitulah yang dialami oleh pemuda itu.

"Ma, kamu tahu 'kan aku umur berapa? Bagaimana bisa kamu suka dengan gadis kecil seperti 'ku?" Susan hanya ingin tahu alasan sebenarnya.

"Memangnya kita harus memandang umur seseorang untuk suka dan menyayangi. Bagiku asal kamu menerima, maka tidak perduli kamu umur berapa. Bahkan jika disuruh nunggu kamu dewasa pun aku bersedia," jawab Malik yang benar-benar terdengar gila, sepertinya pemuda ini sudah terkena virus cinta akut yang tidak bisa diobati.

"Kalau begitu, aku beri kamu kesempatan. Jika kamu bisa menungguku lima tahun lagi, aku akan bersedia jadi kekasihmu," ucap Susan kemudian, ia mengedarkan pandangan ke arah lain karena malu menatap Malik.



penasaran? baca selengkapnya di sini saja.

Picture from pinterest editing by din din

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon din din, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 Ngakalin

"Mal, kamu ini benar-benar, ya! Bisa-bisanya ngakalin anak SMA!" cibir Audrey.

Susan sedang keluar menjawab sebuah panggilan, memberi kesempatan Audrey untuk meledek dan menggoda asisten suaminya.

"Siapa yang ngakalin, Nona?" Malik bertanya-tanya.

"Kamu kenal gadis itu dari mana? Jangan bilang kamu sukanya cabe-cabean, makanya nyari anak SMA buat mangsa," cibir Audrey lagi.

"Astaga! Nona ini kalau ngomong benar-benar, deh! Memangnya aku punya tampang mesum, apa?" Malik geleng-geleng kepala mendengar tuduhan istri majikannya. "Susan itu adalah gadis yang membongkar video rekaman Cctv itu, Tuan!" imbuh Malik yang kini bicara dengan majikannya.

"Benarkah? Masih kecil banget?" tanya Ravin yang terkejut tak percaya begitu juga dengan Audrey.

"Serius, buat apa aku bohong," jawab Malik meyakinkan.

"Hebat banget, kalau gitu besok seumpama aku mau meminta tolong buat memata-matai suamiku bisa dong?!" Audrey memicingkan mata ke arah Ravin.

"Astaga!! Kenapa aku yang kena? Emangnya aku ngapain, hah!" Ravin mencubit hidung istrinya.

Audrey meringis kesakitan, tapi setelahnya dia tertawa. Malik yang melihat kekonyolan pasangan majikannya itu pun hanya bisa geleng-geleng kepala.

Setelah menjenguk Malik dan memberi izin untuk pemuda itu istirahat, sepasang suami-istri itu pun pamit pulang, meninggalkan Susan dengan Malik di sana.

"Aku kelihatan kecil banget, ya?" tanya Susan ketika mereka kembali berdua di ruangan.

"Nggak, memangnya kenapa kok nanya gitu?" tanya Malik balik.

"Nggak ada," jawab Susan singkat seraya menyodorkan potongan apel ke mulut pemuda itu-menyuapi.

Malik membuka mulut, membiarkan potongan apel itu masuk ke mulut lantas mengunyahnya perlahan seraya mengamati raut wajah Susan yang terlihat muram.

"Kamu dengar ucapan bosku dan istrinya?" tanya Malik menerka.

Susan melirik pemuda itu, lantas mendesah kasar. Dia memilih diam seraya memakan potongan apel, dari pada menjawab pertanyaan kekasihnya yang jelas-jelas sudah tahu jawabannya.

"Jangan dengarkan mereka, terutama nona Audrey, dia memang suka asal nyeplos kalau ngomong. Jika aku saja tidak mempermasalahkan umurmu, lalu kenapa kamu harus mempermasalahkan perkataan orang lain?" Malik menatap Susan yang sedikit menunduk.

"Kayaknya memang benar, Ma!" Susan tiba-tiba menatap pemuda itu.

"Benar apa?" Malik mengernyitkan dahi.

"Kamu terlalu tua buat aku," ujar Susan dengan air muka serius, membuat senyum Malik hilang seketika dari wajah tampannya.

Sejenak mereka saling tatap, terdiam mencoba menelaah arti hubungan mereka.

Sedetik kemudian Susan tergelak keras, membuat Malik keheranan.

"Ma, wajahmu lucu banget kalau sedang serius," ucap Susan masih mencoba menahan tawanya agar tidak semakin meledak.

Malik menggelengkan kepala, benar-benar dikerjai oleh gadis itu.

"Tapi, jika memang ada seseorang yang lebih muda menyatakan cinta padamu, apa kamu akan berpaling?" tanya Malik kemudian, membuat Susan langsung mengatupkan bibirnya rapat-rapat.

"Ada, tapi aku tetap memilihmu," batin Susan.

"Apa jawabanmu?" tanya Malik yang masih menanti.

"Aku mau poliandri, kamu nanti pacar pertama, yang suka sama aku jadi pacar kedua. Hahahahaha." Susan menjawab di akhiri gelak tawa.

"Itu bukan poliandri, San! Tapi selingkuh," ujar Malik mengusap pucuk kepala Susan sedikit kasar, membuat rambut gadis itu berantakan.

_

_

_

_

Hari itu Susan terlihat pulang terburu-buru dari sekolah. Ia ingin bergegas pergi ke rumah sakit karena Malik diperbolehkan pulang setelah dirawat selama empat hari.

"San!"

Rafa berlari mengejar Susan yang hampir masuk mobil. Susan yang mendengar panggilan Rafa hanya memutar bola mata, jujur saja jika dirinya masih kesal dengan pemuda itu.

"Apa?" tanya Susan dengan nada ketus.

"Beberapa hari ini kamu selalu pulang terburu-buru, apa ada masalah?" tanya Rafa yang sedikit cemas.

"Bukan urusan kamu," jawab Susan ketus.

"San! Kamu beneran marah? Apa salah jika aku menyukaimu?" tanya Rafa dengan nada memaksa.

"Tidak salah, tapi jika kamu memaksakan rasa sukamu padaku, itu yang salah!" tandas Susan langsung masuk mobil, pak Ucup sudah siap menjalankan.

Mobil yang ditumpangi Susan melaju meninggalkan pelataran sekolah. Rafa masih menatap mobil Susan berlalu, ia tidak mengerti kenapa Susan begitu marah karena dia mengungkapkan isi hatinya, apakah pemuda yang disukai Susan memang lebih baik dari dirinya? Pertanyaan itu muncul di kepala pemuda itu.

-

-

Saat sampai di rumah sakit, Susan melihat Malik yang sudah terlihat bersiap untuk pulang. Namun, tangan kanannya masih memakai penyangga.

"Sudah siap pulang?" tanya Susan.

"Iya, semuanya sudah selesai di urus," jawab Malik.

Selama beberapa hari di rumah sakit, sebenarnya Malik merasa tidak enak hati karena baik Livia maupun Juan sering mengunjungi dirinya saat Susan sekolah. Mungkin ini yang namanya restu calon mertua, belum serius melamar tapi sudah mendapat perhatian.

"Pulang ke rumah majikanmu?" tanya Susan lagi.

"Tidak, ke apartemen. Unitnya sudah bisa ditempati," jawab pemuda itu.

"Oh, baiklah," timpal Susan.

Susan menautkan jemarinya, lantas menggandeng pemuda itu keluar dari ruangan menuju area parkir. Komplit! Akhirnya Malik sadar, jika Tuhan tidak akan pernah memberimu sebuah cobaan tanpa sebuah balasan. Bertahun-tahun dia merasa jika Tuhan tidak adil, tapi sekarang dia tahu jika pemikirannya salah. Tuhan itu adil, mengambil satu darinya dan memberi tiga kepadanya.

_

_

_

_

Tes, Slow update sampai dapat kontrak🤣🤣🤣 nggak ngarep juga sih, tapi begitulah. Bantu like komen, terima kasih🙏🤗

1
Fit Mu'awin627
Luar biasa
Jeni Jueni
belum dengar penjelasan susan makanya dia galau
Ruaida Ali
aku suka ceritanya
.: terima kasih
total 1 replies
Ruaida Ali
bakal di restuin gak tuh?
Mamah Kekey
unboxin 🤭🙈🙉
Jeni Jueni: hai bunda
total 2 replies
Mamah Kekey
selamat yah buat pasutrinya semoga langgeng sampai tua dan mu yg memisahkan...🎁
.: aamiin
total 1 replies
Mamah Kekey
awas blabas mas Malik ...☺️
Mamah Kekey
dibsini yg imannya kuat sih authornya ...😂
.: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Mamah Kekey
cinta muda Susan bergejolak nih...😂
.: asekkkkkk
total 1 replies
Mamah Kekey
sipp...deh buat pasangan yg unyu,, 😂
Mamah Kekey
semoga mereka selamat...ikut mewek aku...😭😭😭
Mamah Kekey
setiap kejadian pasti ada hikmahnya d balik semua itu mas Malik.
Mamah Kekey
memang sudah takdir ..mencoba ikhlas mas Malik...😔
Mamah Kekey
terharu CLBK nih... semoga mereka berjodoh.
Mamah Kekey
yg dewasa lebih ngemong, lebih banyak sabarnya.paham apa yang kita mau, pengalaman 😂
Mamah Kekey
kerenlah unyu,,😂
Mamah Kekey
keren bagus setuju kk
Winarsih Asih
semoga ada orang yg bisa memberi pengertian pada mslik
Winarsih Asih
Malik butuh waktu,mungkin dulu gara2 menolong keluarga Susan ,ayahnya meninggal karena telat kerumah sakit
Winarsih Asih
aku sudah ketemu sama Caman kita sayang😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!