Cinta pada pandangan pertama
Michael Hermawan murid kelas X bertemu dengan
Mutiara Putri Anjani kelas XII saat ujian semester yang duduk bersebelahan dengannya selama ujian berlangsung.
selama 1 minggu itu, bibit cinta tumbuh dalam hati Michael.
Apa saja yang dilakukan oleh Michael untuk menarik perhatian Tia yang notabene 2 tahun berada diatasnya?
Bagaimana Michel berusaha mengatasi berbagai rintangan untuk mendapatkan Tia
saat Tia hanya menganggap Michel sebagai adik kelasnya?
Apalagi ternyata Tia sudah dijodohkan dengan Indra, mahasiswa tahun akhir cucu dari teman kakeknya.
Dan Daniel, seorang pengusaha entertainment yang mengorbitkan sekaligus mencintai Tia.
terima kasih sudah membaca.
semoga kalian suka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EnderGamer 1256, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cewek agresif dan cowok agresif
"Kalo menurut gue, cewek agresif itu lebih cocok sama cowok pasif.
Kalo kayak si Michael niy, tipe agresif.
Begitu dideketin sama yang sama agresifnya, dia langsung lari.
Tapi ngeliat Tia yang pasif, nrimo...jiwa agresifnya meronta-ronta." kata Biliyan.
"lho..lho...kok gue jadi contoh.
gue mah emang dari sejak awal
udah suka sama Tia.
Berhubung dia malu-malu, jadi gue lah yang aktif. " Michael gak terima dijadikan contoh.
"kak Tia malu-malu atau emang kepaksa sama loe Kel ?
Soalnya dari kacamata gue, dia terpaksa nerima loe karna loenya mepet terus. " Sandy membantah.
"yang penting kan sekarang dia mau. " balas Michael.
"loh masalah mau kan urusan entar.
niy kita sedang bicara tentang usaha ngedeketin orang.
antara cewek agresif dan cowok agresif. " kata Sandy.
"kalo gue siy lebih suka cowok agresif model si Michael. Gue jadi tau rasanya diusahain.
Dicintai. " kata Biliyan.
"tapi gimana kalo cici yang suka?
cici usaha gak ?" tanya Sandy.
"yaa..paling usaha gitu-gitu aja siy.
ya gak Bet ?
loe kan paling ahli masalah perempuan." Biliyan mengalihkan perhatian pada Robert.
"Kalo gue suka model Tia ci. "
Michael menegakkan tubuhnya, matanya menyipit mengancam.
Robert mengayunkan tangannya.
"Bukan Tia-nya.
Tapi cewek model Tia."
"Naah kaan.." kata Biliyan.
Aldi datang.
"oke...jadi siapa diantara kalian yang akan mengantar makanan mereka ? " tanyanya
"Robert." kata Michael
"Sandy. " kata Robert
"Michael." kata Sandy.
Aldi nyengir.
"Ya udah aku cap cip cup kalian ya." kata Biliyan
"cap cip cup kembang kuncup pilih yang mana yang mau dicup ."
telunjuk Biliyan mengarah ke Sandy.
"Yes !! sorak Robert dan Michael bersamaan.
" ini gak gratis yaa..." kata Sandy mengalah sambil mengangkat nampan.
Sejak mereka bertiga bekerja disini, cafe ini semakin menarik saja - batin Aldi.
Di meja.
Sandy sedang mengantarkan pesanan minuman pada Gaby dan teman-teman nya.
"mana Michael ?" tanya Hana.
Olive melirik sinis
"lagi istirahat sebentar. Dia udah dari sore.
kalo gue kan baru malam ini " Sandy beralasan.
"ngapain nyari Michael ? kan ada Robert juga disini " sindir Olive
"emangnya loe sendiri gak nyariin ?" balas Hana.
Gaby langsung menyela " udah..udah..
San...punya gue mana ? Belum ya ?"
"emang pesen apaan ?" tanya Sandy
"grilled chicken." jawab Gaby
"oo..oke..ntar gue cek
udah semua ya ? Tinggal Gaby doank kan? "
Sandy lalu kembali ke kaunter.
"Gile...kebakar dah tu meja.
bener kata loe Bet, bentar lagi lempar-lemparan gelas.
loe mending jangan ke sana deh Kel." kata Sandy.
Robert nyengir.
Michael menutup mukanya kembali dengan nampan.
"gue mau minta kenaikan gaji sama Mami.
Mami harus bayar biaya immateriil gue. " katanya pasang muka menderita.
"kalo gitu gue juga.
gue harus pasang badan sama cewek-cewek yang napsu sama loe !" kata Robert.
"hallah !! gue juga sering pasang badan kalo loe gak suka sama ceweknya !!" Michael mendelik.
"kalian ini lagi pamer jumlah pengagum ya ?" cibir Biliyan.
"Loe Kel," tunjuk Biliyan , "Loe pikir gue gak punya nomernya Tia.
Dia suka minta gue stalkingin elo.
Begitu loe macem-macem..." Biliyan memberi isyarat menebas leher.
"Hah..beneran ci ?
loe kasih dia foto-foto gue yang paling ganteng kan ?" tanya Michael cemas.
Tawa meledak dari mereka semua.
"Dan eloe Bet, " tunjuk Biliyan, " eloe...gue gak punya senjata buat eloe." telunjuk Biliyan turun.
Robert tertawa
"Gue suka sama loe ci.
Loe jujur." katanya. " gue suka cewek jujur"
Michael kembali mendelik
"Loe jangan macem-macem sama cici gue."
"ck..
jujur itu basic dari suatu hubungan.
Jadi kalo tu cewek jujur, kita bakal lebih menikmati menjalani hubungan. Gak ada yang disembunyiin. " Robert melanjutkan.
"Sementara eloenya gak jujur.." sindir Biliyan.
"ya kalo tu cewek jujur, timbal baliknya gue pun harus jujur."
"oke.
jadi misalnya gue suka sama loe Bet, loe pingin gue ngapain ? Kan loe juga gak suka kalo gue mepet-mepet loe kan ?" tanya Biliyan.
"Gue kok dengernya eneg ya ? " cetus Michael.
"Heh !! loe jangan lupa kalo loe dulu juga mepet-mepet Tia " bentak Biliyan.
"ya beda lah.
gue kan cowok. wajar mepetin cewek.!" bantah Michael.
"Hmm...kalo loe suka sama gue ya ci ..." renung Robert menatap Biliyan dalam.
Mempelajari.
"Robert !!" Michael memperingatkan.
"Apa ? kalo ci Bili suka gue, bisa aja kan gue juga suka sama dia.
Dia cantik, baik, dewasa, penuh pemahaman, dan cerdas.
Semua kriteria yang bisa gue sukai dari seorang cewek ada pada dia !" tantang Robert.
"Robert !!" Kakak beradik itu menjerit serentak.
Sehelai celemek melayang ke kepala Robert.
"Apa siy? Niy kakak adik tukang buli banget siy." gerutu Robert.
Gaby muncul.
"oh..hai...dari tadi nungguin grilled chicken gue gak dateng-dateng. " katanya.
"Oh..ya ampun...gue lupa nganterin " kata Sandy menepuk jidatnya. " abis seru nih."
"emang lagi ngomong apa siy?" tanya Gaby.
"sini Gab...loe makan di sini aja.
temenin gue ngadepin dua orang ini ." kata Robert menepuk kursi di sebelahnya lalu menunjuk kedua kakak beradik dihadapannya.
"kita lagi ngomongin cewek agresif dan cowok agresif.
menurut loe gimana ?" tanya Sandy mencoba fokus pada arah pembicaraan awal.
"gue suka cowok agresif.
contohnya dia " Gaby menunjuk Michael, " apa yang dia lakukan terhadap kak Tia dari awal sampe bisa dapetin kak Tia, menurut gue romantis banget.
suatu kali, kalo ada cowok yang usahain gue kayak gitu, gue pasti klepek-klepek juga.
ya gak ci ?" tanyanya pada Biliyan.
Biliyan mengangguk.
Grilled chicken pesanan Gaby datang.
"Gue sambil makan ya..laper." katanya meraih pisau dan garpu.
"Cowok itu memilih dan mengejar.
kalo cewek memilih dan menerima." kata Robert.
"maksudnya gimana tuh? " tanya Gaby menyuap sepotong ayam.
"Maksudnya cowok itu memilih dan menentukan satu cewek lalu mulai deh pengejaran buat dapetin tu cewek.
kalo cewek, diantara sekian cowok yang ngejar dia akan memilih dan menerima.
intinya cowok pada fitrahnya ngejar sedangkan cewek tinggal nerima. " terang Sandy.
"trus gimana donk kalo cewek suka sama satu cowok tertentu?" tanya Gaby
"nah...itu tadi yang mau dibahas sebelum 2 kakak beradik ini jejeritan sama gue !" kata Robert bersungut-sungut.
Mereka tertawa.
"waktu itu gue baru 2 minggu kenal Tia.
Tapi emang siy gue udah suka banget sama dia.
Pas kita mau tanding basket, gue papasan sama dia. terus dia janji mau nonton.
pas nonton, ternyata dia bawain gue minum sama handuk. inget gak loe Bet ? " Michael menoleh pada Robert. Robert mengangguk.
"itu hal yang gak akan dilakukan orang yang gak punya perhatian sama kita.
Biasanya nonton kan ya nonton aja.
Waktu itu gue jadi ngerasa diberi harapan sama dia. " lanjut Michael.
"nah...perhatian-perhatian gitu yang kita pingin. Perhatian tapi gak nyosor.
Terus....gak sok ngatur kita.
Cewek tu suka gitu.
Begitu dia merasa kita jadi miliknya, dia langsung sok ngatur-ngatur. " Robert menyambung.
"Curhat Bet ? " ledek Biliyan.
"Bukan ci...
Ngadu " balas Robert.
Mereka kembali tertawa.
SDIKITPUN TDK SEDIAKN PMGAWAL BUAT TIA, MLH DANIEL YG SDIAKN, HRSNYA SI KEL YG SDIAKN...