NovelToon NovelToon
‎The Return Of The Phoenix And Princess Of The Dawn

‎The Return Of The Phoenix And Princess Of The Dawn

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: MUSTIKA DEWI

‎"Dulu Ku tulis takdirmu untuk menderita, sekarang malah..aku yang harus bertarung nyawa merubah takdir itu." ‎ ‎Ling Xie seorang penulis novel kolosal, tidak sengaja terjebak ke dalam cerita novelnya sendiri. Ia terbangun ke dalam cerita nya sendiri. Ia terkejut mendapati dirinya terbangun dari tidur, dan masuk ke dalam tubuh putri Jin Ling Xie. Seorang protagonis, yang ia ciptakan untuk hidup sengsara, seorang putri yang terbuang, dan di fitnah sebagai wanita murahan, oleh Putri Li Mei Feng seorang putri palsu dari kerajaan Feng Ling. ‎ ‎Di dunia yang kejam ini, ia harus bertahan hidup dengan bantuan Sistem. Misinya sungguh berat dan tidak main-main. Ia harus mengembalikan takdir putri yang terbuang itu, untuk merebut posisi putri mahkota Kerajaan Feng Ling yang asli, dari tangan Li Mei Feng si putri palsu itu. Serta merebut kembali jodoh sejatinya yaitu seorang pangeran Zhong Yang. Dan membersihkan nama baik Ibu kandung nya, Selir Agung Ling Mei Rong dari fitnahan Yan Shi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MUSTIKA DEWI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sistem Mati dan Alur yang Kacau

Suasana di dalam Kuil Kayu Mati mencekam hening. Hanya terdengar napas pelan Pangeran Zhong Yang saat ia memeluk erat Ling Xie yang telah pingsan, sementara Yan Shi dan Li Mei Feng masih berdiri terpaku di tempat, tak berani bergerak sedikitpun.

Kata-kata Ling Xie sebelum ia pingsan terus berputar kencang di kepala Yan Shi, seolah menjadi duri yang menusuk tajam ke dalam benaknya.

"Tabib Nuan Li... dan bayi yang kau kirim untuk dibuang... ternyata tidak lenyap di tempat yang kau kira."

Darah di sekujur tubuh Yan Shi terasa seperti membeku. Ia menatap tajam ke arah gadis yang terbaring di pelukan Pangeran Zhong Yang, matanya menyiratkan sebuah kebingungan dan ketakutan yange dalam.

"Bagaimana mungkin? batinnya berteriak.

Hanya sedikit orang yang tahu soal Tabib Nuan Li. Dan soal bayi itu... seharusnya tak ada satu orang pun yang mengetahui nya selain aku sendiri!"

Ia menatap tajam Wajah Ling Xie yang cadar penutup wajahnya terbuka ketika Pangeran Zhong Yang, melepaskan cadar itu. Melihat wajah Ling Xie, seketika ingatannya tentang wajah Selir Agung Ling Mei Rong kembali hadir di benaknya. Garis rahang, bentuk mata, bentuk alis, bibir kecil merah muda, kulit putih Ling Xie, sangat mirip sekali dengan wajah Selir Agung Ling Mei Rong. Tak bisa ia percaya begitu saja, Ling Xie memang mirip dengan Selir Agung Ling Mei Rong, namun tidak mungkin Ling Xie anak kandung dari Selir Agung Ling Mei Rong. Ling Xie adalah anak dari pasangan pemasok kain terbesar di Dusun Bara Rendah.

"Siapa kau sebenarnya?" desis pelan Yan Shi penuh keraguan di hatinya."Apakah kau benar-benar sekedar anak angkat yang beruntung? atau..."

Pikiran nya terhenti di satu kemungkinan yang mengerikan. Jika gadis itu memang bayi yang gagal ia musnahkan, delapan belas tahun silam, maka seluruh rencananya kekuasaan nya, bahkan nyawa nya sendiri bersama Putri nya Li Mei Feng sedang di ujung tanduk.

Di sampingnya, Li Mei Feng masih tak berkedip, menatap pemandangan itu. Luka di hatinya akibat penolakan dari Pangeran Zhong Yang, perlahan berubah menjadi api dendam. Bahkan cintanya kini juga ikut berubah menjadi sebuah obsesi cinta yang mengerikan.

Ia masih tidak bisa melupakan tatapan lembut sang pangeran kepada Ling Xie, dan betapa jijiknya ia saat menepis tangan nya sendiri.

"Mengapa dia yang kau cintai? Mengapa bukan aku?" kuku jemarinya menancap kuat ke telapak tangan, hingga menimbulkan titik merah."Dia mengambil posisiku, dia mengambil kebangsaan ku, dan sekarang dia juga mengambil lelaki yang sangat ku cintai, Pangeran Zhong Yang. Aku tidak akan membiarkan nya! aku harus melenyapkan nya, secepatnya!"

Pangeran Zhong Yang segera berlutut, memeluk erat tubuh Ling Xie yang sudah pingsan, lalu bersiap menggendongnya agar segera pergi dari tempat berbahaya ini.

Saat jubah Ling Xie sedikit tersibak karena gerakan itu, mata Li Mei Feng tiba-tiba terpaku kaku. Napasnya tercekat di kerongkongan.

Di bahu kanan Ling Xie, terlihat jelas sebuah tanda lahir yang indah dan memancar samar berbentuk burung Phoenix berwarna keemasan.

Hati Li Mei Feng berdegup kencang tak beraturan. Ia pernah mendengar bisikan di istana: Putri asli Kerajaan Feng Ling kelak akan membawa tanda Phoenix Emas di tubuhnya sebagai bukti keturunan sah garis keturunan naga.

Seketika sebuah rencana licik menyambar benaknya. Ia tidak perlu lagi bertanya atau menyelidiki lama. Ia bisa meniru tanda itu, lalu berdiri dan mengaku dengan lantang bahwa dialah pemilik aslinya bahwa dialah Putri Kerajaan Feng Ling yang sesungguhnya!

Pangeran Zhong Yang sama sekali tidak menyadari kejadian itu. Ia terlalu sibuk memastikan keadaan Ling Xie, lalu melangkah tegas membawa gadis itu pergi menjauh, menghilang di balik kabut pekat malam.

Baru setelah bayangan mereka lenyap sepenuhnya, Li Mei Feng bergerak maju perlahan. Matanya menangkap sesuatu yang berkilau di lantai batu yang berdebu.

Kalung Giok Putih milik Ling Xie terjatuh di sana, mungkin terlepas saat ia ditarik dan dipeluk tadi.

Li Mei Feng segera memungutnya erat-erat di tangannya. Giok itu terasa dingin namun menyimpan cahaya yang lembut, barang pusaka yang tak ternilai harganya. Ia menatap tajam ke arah pintu keluar kuil.

"Aku akan membalas semua perbuatanmu, Ling Xie," desisnya pelan namun penuh kebencian yang membara. "Aku sudah melihat buktinya. Tanda lahir itu... kalung ini... semuanya membuktikan bahwa kau memang putri asli Kerajaan Feng Ling."

Ia mengepalkan tangannya semakin kuat, hingga buku jarinya memutih.

"Tapi aku tidak akan membiarkannya. Posisi itu, kehormatan itu, bahkan Pangeran Zhong Yang..semuanya harus menjadi milikku. Aku akan merebutnya darimu, dan tidak ada satu pun yang akan menyadari kebohonganku!"

Di sampingnya, Yan Shi yang melihat itu pun tersenyum licik. Ia tahu, kini senjata paling ampuh untuk menghancurkan Ling Xie sudah berada di tangan Li Mei Feng.

Perjalanan pulang berlangsung sunyi. Pangeran Zhong Yang menunggangi kuda andalannya, sambil memeluk erat Ling Xie di depan dadanya. Angin malam menerpa wajahnya, namun ia tak peduli, satu-satunya hal yang ada di pikirannya adalah membawa gadis ini kembali dengan selamat ke dalam perlindungan tembok istana.

Tak lama kemudian, gerbang megah Kerajaan Feng Ling tampak di kejauhan. Ia langsung menuju Paviliun Selir Agung, tempat yang paling aman dan tersembunyi bagi Ling Xie saat ini. Dengan hati-hati, ia membawanya masuk ke dalam kamar, membaringkannya di atas tempat tidur yang empuk dan hangat. Pada saat itu, dayang muda Bai Zhi selaku pengikut setia Ling Xie ikut panik dan khawatir.

  Tak berapa lama, Ling Xie perlahan membuka matanya. Cahaya remang di kamar membuatnya menyipitkan mata, namun ia segera mengenali ruangan itu. Di samping tempat tidur, Pangeran Zhong Yang sedang duduk diam menjaganya.

Namun saat Ling Xie mencoba menenangkan dirinya, cahaya samar yang biasa muncul di sudut pandangannya tiba-tiba berkedip-kedip tak menentu. Suara yang biasanya tenang dan jelas, kini terdengar terputus-putus, penuh derau aneh. Robot ubur-ubur berwarna merah jambu, pun terlihat lesu dan kini berwarna hitam putih.

[PERINGATAN!!]

[SISTEM EROR!!!]

Lonjakan Alur dan takdir jauh lebih cepat dari perkiraan awal!!

[KESALAHAN SISTEM]

Data dan misi hilang, tidak dapat memuat perintah baru!!

Untuk sementara waktu, sistem berhenti beroperasi. Tidak dapat lagi mengubah takdir tokoh utama Putri asli.

Cahaya itu perlahan meredup, Sistem lenyap sepenuhnya. Tidak ada lagi pesan, tidak ada lagi daftar tugas, tidak ada lagi petunjuk yang bisa ia andalkan.

Ling Xie tertegun sejenak, lalu perlahan menghela napas panjang, bukan rasa takut, melainkan rasa lega yang aneh menyelimuti hatinya.

Pangeran Zhong Yang menyentuh pelan punggung tangannya. "Ada apa? Kau terlihat terkejut."

Gadis itu mendongak, lalu tersenyum tipis namun penuh keteguhan yang belum pernah ia miliki sebelumnya.

"Tidak ada apa-apa. Hanya saja... mulai sekarang, tidak ada lagi yang mengatur langkahku. Tidak ada lagi perintah yang harus ku ikuti. Segala hal yang akan kujalani, setiap keputusan yang kuambil... semuanya adalah pilihanku sendiri."

Pangeran Zhong Yang menatap Ling Xie dengan penuh kebingungan. Ling Xie segera mengalihkan perhatian nya.

"Mengapa Kakak Zhong, mengacuhkan Li Mei Feng? Bukan kah kalian akan di jodohkan?" tanya Ling Xie mencoba mengalihkan perhatian Pangeran Zhong Yang, yang bingung dengan ucapan nya tadi.

1
MUSTIKA DEWI
iya, terima kasih banyak ya.🙏
MUSTIKA DEWI
Maaf, ya. terima kasih banyak sudah koreksi, maklum lah. banyak yg kurang nya🙏
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
kak koreksi lebih sopan panggil ibu suri aja dari pada nyonya 🙏🙏🙏🙏
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
hai kak mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!