NovelToon NovelToon
TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Perjodohan
Popularitas:964
Nilai: 5
Nama Author: Aynaaa12

Allyssa harus meninggalkan hidup nyamannya di Bandung dan memulai semuanya dari awal di Jakarta. Di sekolah barunya, ia mencoba menjalani kehidupan remaja seperti biasa, meski perlahan ia merasa ada sesuatu yang tidak beres di sekitarnya.

Pertemuan dengan orang-orang baru, termasuk sosok misterius yang sulit dipahami, membuat hidup Allyssa berubah. Kejadian demi kejadian datang tanpa ia duga, seolah membawanya masuk ke dalam rahasia yang lebih besar.

Di tengah semua itu, ia hanya berpegang pada satu hal yang paling berarti—saudara kembarnya. Namun sebuah kejadian di malam yang seharusnya biasa saja, mengubah segalanya.

Sejak saat itu, Allyssa menyadari bahwa tidak semua cerita berjalan sesuai harapan. Ada yang harus berhenti di tengah jalan—dan tak pernah sempat selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aynaaa12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 27

"Lyss malu ih teriak gitu di tempat umum." Ujar Aruna.

"Run panggil Gabriel dong di sana!" Perintah Allyssa. Tangannya menunjuk ke arah seorang laki-laki yang sedang berdiri di depan meja kasir. Aruna bisa melihat sosok yang sangat ia kenali.

"Gak ah Lyss. Siapa tahu dia ada urusan!" Jawab Aruna.

"Ih Runa! Cepet panggil! Keburu pergi dia." Paksa Allyssa menarik pelan tangan Aruna.

"Sana Lo panggil sendiri! Dia kan teman Lo!" Ogah Aruna. Lagian dia tidak cukup dekat dengan Gabriel.

"Kalau kaki Gue gak sakit, pasti gak akan nyuruh Lo kali Run!" Ucap Allyssa setengah ngegas.

"Lo tuh ya! Tadi bilang gak sakit! Yaudah bentar, Gue panggilin!" Pasrah Aruna membuat Allyssa senang.

Aruna langsung keluar dari kantin itu. Ia tahu persis watak Allyssa yang susah sekali ditolak keinginannya.

Sementara Althan sejak tadi sibuk dengan pikirannya.

'Sejak kapan Allyssa dekat dengan Gabriel' Batinnya.

Althan sungguh tak nyaman dengan hal itu.

Dari jauh Allyssa memperhatikan saudarinya yang berbincang dengan Gabriel tepat di depan meja kasir. Bisa Allyssa pastikan saudarinya pasti merasa tidak nyaman. Allyssa tersenyum karena berhasil menjahili Aruna.

Aruna dan Gabriel pun masuk ke kantin itu. Gabriel menenteng sebuah tote bag yang berisi buku yang barusan ia beli. Ia mengenakan jaket hitam dengan masih mengenakan celana sekolahnya. Bisa dipastikan laki-laki itu belum pulang ke rumahnya.

Sementara Althan melayangkan tatapan tidak suka pada Gabriel. Tapi Gabriel sama sekali tidak peduli dengan itu. Ia langsung mendudukkan dirinya du kursi sebelah kanan Allyssa.

"Hm. Lo belum pulang?" Tanya Allyssa mengawali pembicaraan.

"Belum. Kenapa manggil Gue?" Tanya Gabriel. Tadi saat Aruna memanggilnya ia memberitahukan bahwa Allyssa ingin berbicara.

Allyssa juga bingung. Sebenarnya gak ada tujuan Allyssa memanggil laki-laki itu. Hanya saja, karena Althan yang membuat moodnya gak bagus dan Aruna yang tiba-tiba menyebalkan. Mungkin karena itu, Allyssa memanggil Gabriel.

Allyssa berfikir sejenak. Alasan apapun yang akan ia berikan. Tiba-tiba Allyssa punya sebuah ide.

"Mau nanya soal tugas. Hari ini ada tugas gak El?" Tanya Allyssa mencoba basa-basi.

Sungguh freak pertanyaan yang Allyssa berikan.

"Gak ada" Jawab Gabriel singkat. Allyssa bingung. Apalagi yang harus ia bicarakan.

"Kamu udah makan?" Lagi-lagi pertanyaan Allyssa di luar prediksi. Hal itu membuatnya Aruna dan Althan yang sejak tadi hanya menyimak saling melempar pandang singkat.

'Astaga Lyssa maluin bangat sih!" Rutuknya dalam hati.

"Udah" Jawab Gabriel singkat lagi.

Gabriel teringat sesuatu. Ia memang berencana menjenguk gadis itu. Bahkan buku yang barusan ia beli memang akan diberikannya pada gadis itu.

"Kaki Lo udah mendingan?" Tanya Gabriel.

"Lumayan. Sakitnya udah berkurang." Jawab Allyssa yang membuat Aruna membuka suaranya.

"Tadi aja bilangnya gak sakit. Eh giliran ada Gabriel bilang sakit. Gak jelas Lo Lyys!" Cibir Aruna

Mendengar itu Allyssa tampak malu. Kenapa dia harus menjawab seperti itu. Tapi ia tidak berbohong, kakinya emang masih merasakan sakit.

"Diam Runa!" Balas Allyssa.

"Pas Althan gendong, keliatan sok kuat!" Cibir Aruna lagi.

"Aruna bisa diam gak!" Kesal Allyssa.

Gabriel yang memperhatikan sejak tadi, menampilkan raut tidak suka.

"Kalian saling kenal?" Tanya Althan. Dia sebenarnya enggan untuk berbicara. Apalagi dengan Gabriel. Tapi dirinya cukup penasaran dengan hubungan keduanya.

"Kepo bangat sih!" Jawab Allysa. Sementara Gabriel hanya dian saja. Ia merasa tidak perlu memberitahukan apapun.

1
EvhaLynn
Wah Semangat Author😉
Aksara Langit
Bagus bangat Thor Alurnya. Tapi kenapa Papa Allyssa meninggal secepat itu😭😭😭
Aynaaa12: Namanya juga takdir🫠
total 1 replies
Aksara Langit
Lanjut Thor😍
Aynaaa12: Lanjut bbesok Ya🤭
total 1 replies
Ainul Ayn
Karyanya bagus bangat Thor. Jangan lupa Up terus ya/Drool/
Aynaaa12: Eh makasi Ya🙏 Jangan kupa Pantengin terus🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!