NovelToon NovelToon
Kau Pelindungku Dan Aku Milikmu

Kau Pelindungku Dan Aku Milikmu

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / CEO / Tamat
Popularitas:378k
Nilai: 5
Nama Author: sukamakanduren

Perjalanan cinta seorang gadis SMA bernama Abel dan CEO dingin bernama Acarl Xelone yang belum pernah merasakan cinta.

Bermula dari konflik antara Abel dengan ayah dari Acarl . Acarl yang kebetulan ingin menjatuhkan reputasi ayahnya pun tertarik dengan Abel yang pemberani itu. Dengan menjadikan Abel sebagai asistennya, ia berharap ayahnya bisa dijatuhkan dengan mudah.

Tak terasa ,lama kelamaan timbul rasa suka dan menjadi cinta dalam hati Acarl. Akankah hal itu juga dirasakan Abel? Dan apakah Abel akan menyadari jika dia hanya dimanfaatkan dari awal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sukamakanduren, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 26

Dalam perjalanan menuju mansion Acarl, Abel merasa cemas. Apa yang akan dia lakukan disana ? Apa yang akan dilakukan Acarl padanya? Semua itu sekarang terasa menghantui pikiran Abel. Ingin rasanya lari atau kabur dari sini, tapi akan banyak resiko yang akan terjadi jika dia melakukan itu. Dengan tekad demi keluarga, semua akan dia lakukan terutama demi ayahnya.

"Semua akan baik-baik saja, Nona." ujar Cheiz tiba-tiba setelah melihat dengan jelas kegelisahan yang ada di raut wajah Abel.

Abel yang mendengar sedikit terkejut, namun dengan cepat merubah ekspresinya. "Apa yang akan terjadi denganku nanti?" tanya Abel lirih. Bukan takut atau apa, tapi jika itu sampai membuatnya tertekan pasti akan sangat menyakitkan untuknya.

"Untuk itu, saya tidak tau nyonya. Yang terpenting anda harus mengikuti perintah Tuan muda ." jawab Cheiz .

Mobil yang melaju menuju mansion Acarl belum juga berhenti, yang menandakan belum sampai juga. Abel hanya bisa berharap jika sampai disana, dia tidak akan merasa sangat tertekan.

45 menit waktu yang dibutuhkan untuk sampai di mansion Acarl jika dari rumahnya. Masuk melalui gerbang yang menjulang tinggi itu, Abel sedikit tercengang dengan apa yang dilihatnya setelah mobil masuk menuju halaman mansion. "Waw... Apa dia sekaya ini sampai memiliki taman yang luas?" batin Abel yang menikmati keindahan mansion Acarl.

Belum memalingkan matanya dari indahnya taman mansion Acarl, sebuah panggilan membuat Abel tersadar. " Nona, kita sudah sampai." ujar Cheiz sambil membuka pintu mobil. Melihat pintu yang sudah terbuka, Abel segera mengambil tasnya dan keluar dari dalam mobil.

Berjalan mengekor Cheiz, Abel diam saja sampai matanya menatap sepasang mata tegas yang mengarah padanya saat dia sudah masuk kedalam mansion. Ruang tamu yang memiliki kesan dingin, sangat mencerminkan pemiliknya. Warna cat dinding berwarna putih dan didominasi garis bidang berwarna hitam untuk lantainya membuat tempat ini terlihat kaku.

"Tuan, Nona sudah datang." ujar Cheiz pada orang yang sedang duduk santai sambil menatap Abel lekat.

Cheiz yang tiba-tiba pergi membuat Abel tersadar dari lamunannya. Tatapannya menunduk saat menyadari ada orang yang menatapnya dengan lekat. Masih berdiri diposisi yang sama, membuat Abel sedikit lelah. Bagaimana tidak? Abel yang hidup bagaikan tuan putri dirumah walaupun ada ibunya yang menyebalkan, akan menjalani hidupnya yang mengerikan disini. Melirik sinis kearah Acarl, seperti sedang mengumpat lelaki itu yang tidak peka terhadapnya.

Melihat lirikan Abel, membuat Acarl tertawa dalam hatinya. Rasanya senang saat melihat gadis itu mengeluarkan ekspresi kesalnya namun masih diam saja. "Duduklah!" ujar Acarl yang merasa tak tega setelah dipikir-pikir.

Tanpa menunggu lama, Abel segera duduk dan meluruskan kakinya yang terasa kaku itu. "Fyuhh akhirnya dia peka." batin Abel.

"Apa kau mau minum?" tawar Acarl mencoba berbaik hati. Karena sebenarnya Acarl sama sekali tidak marah pada Abel . Namun melihat keberanian gadis ini melawan ayahnya membuatnya tertarik dan ingin bermain.

"Tidak ,Tuan. " tolak Abel dengan masih menundukkan kepalanya.

"Harus aku bilang berapa kali jika aku tidak ada dibawah." ujar Acarl dengan nada sedikit tinggi yang seketika membuat Abel segera mengangkat kepalanya menatap Acarl.

Dari sorot mata Abel, Acarl sudah melihat ketakutan yang dirasakan gadis itu. "Ehem, apa yang kau bawa itu?" tanya Acarl dengan menunjuk menggunakan dagunya, seraya untuk mengubah topik.

Melihat arah yang ditunjuk Acarl, Abel melihat tas yang ada tergantung ditangannya. "Ini perlengkapan pribadi saya ,Tuan." jawab Abel yang membuat Acarl mengerutkan dahinya.

"Bukankah aku sudah katakan untuk tidak membawa apapun kesini!? Memang apa yang kau bawa?"

Mendengar apa yang dikatakan Acarl membuat Abel bingung untuk menjawab apa. Matanya melirik kekanan dan kekiri tanda dia sedang memikirkan jawaban apa yang akan dia berikan pada Acarl. "Ma-maaf Tuan. Ini perlengkapan pribadi bagi saya." jawab Abel setelah memikirkannya.

"Bukankah aku sudah bilang kalau perlengkapan mu sudah siap disini?" tanya Acarl dengan tatapan meyelidik.

"Iya tuan, tapi yang saya bawa memang pribadi bagi saya." jawab Abel menjelaskan seberapa penting barang yang dibawanya saat ini.

"Khanze !!!! buka apa yang dibawa gadis ini!" teriak Acarl pada kepala pelayan yang ada di mansion Acarl. Dengan panik, Abel mendekap tas nya seakan melarang orang untuk menyentuhnya. "Bagaimana ini?" batin Abel berteriak.

"Tuan , saya mohon jangan." mohon Abel pada Acarl.

Tak memperdulikan permohonan Abel, Acarl tetap memberi isyarat pada Khanze untuk tetap membukanya. Khanze langsung merebut paksa tas itu. Saat membukanya , Khanze seketika merona. Sedangkan Abel malu setengah mati . Melihat reaksi dua orang didepannya, Acarl menghampiri keduanya dan merebut tas yang ada ditangan Khanze.

"Ya tuhan tolong aku!" teriak Abel dalam hati.

Bagaikan slow motion gerakan Acarl, Abel merasa jantungnya berdegup kencang saking takutnya . Perlahan demi perlahan, keringat dingin mulai bercucuran didahi Abel. Dan ... yapppp

"Apa ini?" tanya Acarl sambil mengangkat hal penting bagi wanita.

"Kenapa berbentuk seperti ini?" pertanyaan kembali keluar dari bibir Acarl.

"Apakah tuanku sudah menjadi kurang pintar?" batin Khanze menatap Acarl yang dengan wajah polosnya mengangkat benda penting itu .

Merasa tidak ada yang menjawab, Acarl mulai kesal. "HEI!! APA KALIAN INI? KENAPA TAK MENJAWABKU!" teriak Acarl marah.

Mendengar suara gaduh dari dalam, Cheiz segera membuka pintu dan mendapati Tuannya yang terlihat marah kepada dua orang didepannya. Berjalan mendekat, Cheiz melihat wajah takut pada Abel dan Khanze .

"Tuan," sapa Cheiz pada Acarl .

"Cheiz, apa kau tau jika tidak boleh ada yang menentang ku?" tanya Acarl yang pasti sudah tidak akan mendapat kata Tidak.

"Iya Tuan," jawab Cheiz senormal mungkin .

"Tapi mereka berdua menentang ku karena aku bertanya benda apa ini." ujar Acarl dengan kesal dan masih memancarkan kekesalan pada Abel dan Khanze.

"Tuan muda, kurasa bukan mereka yang salah." tangis Cheiz dalam hati .

"Cepat cari tau apa ini !" perintah Acarl yang membuat bingung Cheiz . Ingin rasanya Cheiz mendukung Abel dan Khanze, tapi jika itu terjadi nyawanya pasti terancam.

"Tuan , maafkan saya tapi itu..." putus Cheiz yang membela Abel dan Khanze, merutuki kebodohan majikannya.

"Itu apa? Katakan padaku!" kesal Acarl.

"Tuan... Apakah kita perlu melihat di internet?" tanya Cheiz mewaspadai jika Tuannya akan malu.

"Kenapa? Apa sekarang kau menjadi bodoh? " sindir Acarl dengan memancarkan aura kemarahannya pada tiga orang yang ada didekatnya.

"Tuan sadarlah itu sangat bahaya untuk dikatakan." ujar Cheiz dengan lembut , menahan kekesalannya pada Acarl.

"Apa?"

"Tuan..."

"Cepat katakan apa ini?" tanya Acarl lagi.

"Dasar bodoh! itu pembalut!!!"

.

.

.

.

.

.

Aku up lagi😘

Jangan lupa like, komen dan vote ya❤️

Oh iya, mampir yuk di novel ku 'KACA' ditunggu😙

see you next part:)

1
Marina Tarigan
dijual atau diperkosa rame2 sampai hancur selesai bunuh diri saja
Marina Tarigan
semoga penolong segera tiba
Marina Tarigan
makanya jgn keras kepala Abel sdh dibilang jgn keluar rasakanlah akibatnya semoga kamu selamat atau end
Marina Tarigan
limdumgi Abel noara harus disingkirkan kan jauh2
Marina Tarigan
dari mengerikan jadi manis
Marina Tarigan
sekarang aku sdh ngerti alurnya awalnya bingung dong maklum telmi lanjut
Marina Tarigan
kok berubah total deh dari menyeramkan jadi sangat manis berjodohlah
Marina Tarigan
cerita putar kesana kemari itu2 terus dan kamu Abel kerjakan yg sdh fitentukan acarh itu ingat kamu jadi sandera yg yg berkuasa tanpa belas kasih jgn pikiran ug aneh2
Marina Tarigan
pengaruh dodikan yg terlampu keras dari tuan zeloin pd anakmnya arald hingga seperti kurang waras ya anak orang nyaris gila.
Marina Tarigan
semoga Arald tdk menyakiti Abel demi persaingan bimis Anak hados jadi tarujan
Marina Tarigan
ini kok cerita ini Abel gadis remaja masa terus menerus ditindas di bully si clara dkk besera laki dewasa
el lathif 🐊
TEM.AN yah ingaaatttt geeuyyys TEM.AN
el lathif 🐊
nabraaakk waee 🤣
el lathif 🐊
Luar biasa
Lelita Ramadhanty
semangat dan lanjutkan 💪
Cokies🐇
moduss
illa~
Hai para readers kesayangan akuu.. yuk ramein novel baru aku Akhirnya Aku Mencintai Istriku
Kalau sudah mampir jangan lupa tinggalin komentar dan like ya😘
Rafanda 2018
habis nabrak orang trus nabrak mobil trus tragedi toilet
Adawatul Adawiyah
lq
Satriawanty Meitridwi Irwansyah
ngeri ah..serasa nonton film action gitu yg ada mafia2x🤪🤪🤪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!