NovelToon NovelToon
Love Scandal

Love Scandal

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Kehidupan Tentara
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Trauma sang Letnan akan masa lalunya bersama seorang wanita untuk kesekian kalinya, membuatnya tidak ingin lagi berurusan dengan makhluk berjenis wanita.

Rasa sakit di hatinya membuatnya betah 'melajang', bahkan sampai rekan letting dan juniornya banyak yang memiliki momongan.

Namun, cara Tuhan mempertemukan manusia dengan jodohnya memang sangatlah adil. Ia sangat tidak menyukai gadis ini tapi.............

KONFLIK TINGKAT TINGGI. SKIP bagi yang tidak bisa membaca alur cerita berkonflik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Pulang.

Di ruang barak kompi, suasana hening terasa begitu mencekam. Prada Tegar dengan tangan gemetar masih menyelesaikan tugasnya mencukur jenggot dan kumis Bang Rinto yang sudah panjang menutupi wajah tampan nya.

Tak jauh darinya, Bang Ronald mondar-mandir masih dengan pikiran penuh sibuk memikirkan cara terbaik untuk menyampaikan berita pahit tanpa membuat situasi menjadi genting.

"Ijin, Danton..." bisik Prada Tegar lirih, matanya sesekali melirik ke arah Bang Rinto yang masih memejamkan mata. "Benarkah dulu Pak Rinto dan Bu Anye sudah sah sebagai suami istri?? Kasihan Pak Rinto, perjuangannya sampai seperti ini."

"Saya rasa jelas sudah, hanya saja.. Jujur saya tidak bisa menebak titik tersembunyi dari mereka berdua, terutama Rinto. Bukti pernikahan mereka tidak ada dan hanya sampai tahap pengajuan nikah yang akhirnya mendadak di sahkan Danki. Yang saya ingat jelas hanya tentang 'alergi tongkol' yang mengisyaratkan malam itu ada peristiwa yang membuat Al ada." Jawab Bang Ronald. "Saya tidak bermaksud membela letting, tapi saya kenal betul siapa Rinto, sepertinya tidak mungkin dia bertindak tanpa berpikir."

"Siap." Hening sejenak suasana ruangan tersebut namun kemudian Prada Tegar kembali angkat suara. "Kalau sampai Pak Rinto tau, bisa-bisa terjadi 'perang dunia'."

"Malah 'perang Badar', Gar. Saya hanya takut..... Rinto meminta hak nya kembali. Dan itu pasti sangat menyakitkan. Tapi bagaimana pun juga.... Anye sudah istri orang, kita yang tau semua ini hanya bisa mendukung keputusan mereka." Kata Bang Ronald.

Dalam benak Bang Ronald yang pernah mengalami situasi serupa sampai ikut merasa pening, takut hal yang dulu ia rasakan akhirnya terjadi kembali.

Bang Ronald menghela nafas panjang. "Siapapun pasti tau, mereka hanya segaja diam. Anak laki-laki Anye itu, sangat mirip sekali sama Rinto. Kita semua, termasuk saya juga pasti berpikir Rinto sudah gugur, jadi saat Ali yang bertanggung jawab melindungi dan menikahi Anye, tidak ada yang bisa mencegahnya. Bukan masalah terlalu cepat, tapi kau tau sendiri, ada moment saat Anye benar-benar rapuh tanpa Rinto, sedangkan kandungannya sudah dua kali nyaris keguguran."

Tak ada yang menyangka, pembicaraan mereka terdengar jelas di telinga Bang Rinto. Setiap kata, bait per bait, masuk sempurna ke dalam telinga Bang Rinto. Tangannya pun mengepal kuat, dadanya begitu nyeri menahan ledakan emosi yang luar biasa.

'Anye Istri orang? Sudah milik Ali? Anak ku laki-laki??'

Dunia Bang Rinto seakan runtuh seketika, namun tangisnya seakan tertahan, sikapnya kembali dingin, gelap, dan mematikan. Aura Black Mamba yang sesungguhnya mulai bangkit.

Bang Rinto diam, tidak memotong pembicaraan, tidak berteriak. Ia hanya mendengarkan sampai ia tau semuanya, segalanya. Dan saat ia tau bahwa Anye kini adalah istri Bang Ali secara sah, sebuah tekad gelap dan panas dari hatinya membuatnya memutuskan hal gila.

'Kau terlalu cepat mengambil istriku secara hukum negara dan agama, Ali... Tapi aku akan ambil kembali hatinya dan raganya lewat hal yang tak pernah kamu sangka. Jika anak yang ada di sana sekarang adalah bukti kesetiaannya dulu padaku... Sekarang, aku akan menanam benih baru malam ini juga, sebagai bukti bahwa AKU.. RINTO, SUDAH PULANG.'

...

Dari kamar barak tamtama, ia bisa membaca dengan jelas nama Letnan Aliogo akan melaksanakan patroli malam pada sayap kanan sedangkan Letnan Ronald berada pada sayap kiri, di tambah Prada Tegar yang memang hari ini sedang piket, jelas membuat dirinya tidak perlu bersusah payah untuk mengalihkan perhatian juniornya itu.

Perlahan tapi pasti, Bang Rinto mengendap dan berjalan menuju rumah dinas Letnan Aliogo.

:

Sebagai salah seorang perwira terbaik dalam seluruh segi pendidikannya, tak sulit baginya untuk menerobos masuk rumah tersebut.

Sebelum mencari Anye, Bang Rinto menyempatkan diri menemui jagoan kecilnya. Di malam itu, dengan sangat jelas ia melihat paras wajah sang putra yang memang begitu mirip dengannya.

"Hhsss.. Assalamu'alaikum jagoan. Jangan nangis ya, nak. Ini Papa, Papa pulang." Ucapnya lirih sambil menyentuh pipi baby Al dengan punggung jarinya.

Mungkin saat itu Tuhan pun merestui pertemuan mereka, baby Al tersenyum melihat sang Papa dan hal itulah yang membuat tetesan bening meleleh di pipi Bang Rinto.

"Papa minta maaf, baru lihat Abang sekarang." Gumamnya. "Sekarang Abang kembali tidur, ya. Sekali lagi Papa minta maaf, harus menyusahkan Abang sekali lagi..!!" Tiga kali tepukan di paha, baby Al pun tertidur.

Segera setelah itu Bang Rinto melangkahkan kakinya mencari Anye.

Anye baru saja akan kembali ke kamarnya, tiba-tiba saja ia merasakan hawa dingin menyelinap masuk melewati celah rumahnya. Ia menoleh ke arah pintu yang sedikit terbuka.

Dari bingkai pintu, ia melihat ada seorang pria dengan postur tubuh tinggi tegap yang sangat dikenalnya. Rambutnya pendek rapi, wajahnya bersih namun terlihat lebih tirus dengan sorot mata yang tidak pernah bisa ia lupakan.

Disana Anye masih terpaku. Napasnya seperti tertahan di tenggorokan.

"A_bang?? Bang Rinto..." Suaranya tersentap, terisak-isak. Air matanya langsung membasahi pipinya tanpa bisa ditahan.

Bang Rinto tidak menjawab. Ia hanya melangkah kakinya, menutup pintu perlahan lalu menguncinya dari dalam. Kini ia membulatkan tekad untuk meluluskan keputusannya saat itu.

Anye mundur beberapa langkah hingga punggungnya tertahan dinding kamar saat pria itu kini mendekatinya hingga nyaris tak berjarak.

Aroma tubuh Bang Rinto sangat khas. Semerbak parfum menebar maskulin yang kuat langsung menggoyahkan seluruh naluri penciuman Anye.

"Saya sudah pulang." suara Bang Rinto berat tercekat seolah menahan segalanya. "Saya berjuang mati-matian keluar dari sana. Saya pikir.. Saya punya rumah untuk pulang, ada istri dan anak yang menunggu."

Anye menangis tersedu, ia menunduk tak berani menatap wajah Bang Rinto. "Anye minta maaf... Anye........."

"Saya kesini bukan untuk mendengar penjelasanmu. Tapi harus kamu ingat, sebelum dia menjadi suamimu, saya adalah suamimu. Sebelum dia menyentuhmu, saya yang pertama memiliki hatimu dan ragamu." Ucapnya dengan suara rendah namun penuh penekanan.

Bang Rinto mengangkat dagu Anye lalu mengecupnya.

"Jangan, Bang. Nanti Bang Ali tau." Anye ketakutan namun juga tak sanggup menolak kehadiran Bang Rinto.

"Biarkan dia tau." bisik Bang Rinto tepat di telinga istrinya, dengan nada yang dingin dan tegas. "Saya ingin dia tau, meskipun kalian sah, tapi saya tidak pernah mengucap kata pisah. Dan malam ini... Saya yang akan menjadi suamimu dan menanamkan bukti bahwa AKU YANG PULANG."

"Jangan, Bang..!!! Anye takuuutt..!!!!"

Tanpa menunggu jawaban, Bang Rinto menarik tubuh Anye ke dalam pelukan eratnya. Bukan pelukan kasih sayang yang lembut, tapi pelukan seorang laki-laki yang merebut kembali apa yang menjadi haknya.

"A_baaang..!!!" Anye mendorong dada Bang Rinto sekuat tenaga.

Merasakan penolakan Anye, Bang Rinto pun mencengkram bahu Anye. "Kamu mau saya atau dia???"

Anye diam sejenak, sungguh hatinya begitu ketakutan. Tapi jujur, ia sangat merindukan Bang Rinto. "Ini scandal, Bang. Bagaimana dengan karir dan nama baik Abang nanti?? Kita sudah berbuat dosa sampai Al lahir, apa harus buat dosa lagi??"

"Jangan banyak tanya, mau saya atau dia????"

.

.

.

.

1
Bunda Idza
maaf othor, sedikit meragukan asal usul Al Huda karena kehadirannya yang sesingkat-singkatnya itu...
Bojone_Batman: Hehehe.. Iya kak. Masih ada bab selanjutnya 🥰
total 1 replies
Maysuri
🤦🤦🤦
Maysuri
loh "".....bang ali ternyata pencuri jg....🤔🤔
Alika Subono
seru bgt
Maysuri
aduh thor .....aq yg deg" kan....
Bunda Idza
seperti flashback "untuk kamu"


memang rumit, percayakan kisah sesuai alur yang diinginkan othornya


semangat Thor.....sukses selalu
Maysuri
thor aq yg pusing ini,emang boleh y sebelum melahirkan menikah ....
Bojone_Batman: Situasinya.

Pernikahan Rinto dan Anye masih abu-abu. Saksi kunci adalah Pak Herliz ( dan Pak Harra ). Menikahi wanita hamil boleh saja. Asal tidak 'bersama' sampai anak itu lahir.

Ada beberapa keterangan mengenai hal ini. Silakan di baca hukumnya dan Nara juga mempelajarinya sebelum mengunggahnya menjadi cerita. Sebelum dan sesudahnya, Terima kasih banyak kakak🥰🙏
total 1 replies
Maysuri
pa adek dah lahir....
Maysuri
kok jd penasaran am mauriya dan bang ali y,🤔🤔🤔 mungkin ad apa" nya y mereka ber 2....
natali.suryani.julian
curiga nih bang Ali ada apa apa nya. penasaran bgt.
Ika Sunarti
cepat kasih titik terang nya kak
Maysuri
semangkin membingungkan....🤦🤦
dyah EkaPratiwi
semoga bang Ali nggak menyembunyikan bang rinto
Maysuri
loh.,..loohhhhh apa" an ini...🤔🤔
Maysuri
🤔🤔
dyah EkaPratiwi
mending minum racun ya bang
Bunda Idza
😂😂😂....kan black mamba to Nye...
Maysuri
🤦🤦🤦 pusing aq nyek,km mau am blek mama tp kok engk mau am bang rinio,iki piye toh.....😁😁
Maysuri
anye salut aq dngan keberanianmu....
💪💪
Bunda Idza
semangat kak othor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!