NovelToon NovelToon
Guzheng of The Moon

Guzheng of The Moon

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:532.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Jengke Rin

Menjadi selir? Apa mau dikata. Seberapapun Yue menolak, ia tetap ditakdirkan untuk itu. Jadi percuma saja lari atau mengakhiri hidupnya hanya untuk terbebas.

Yang bisa Yue lakukan hanya berusaha untuk menjadi selir terbaik sepanjang sejarah Kerajaan Yuhan. Ia akan menakhlukkan hati sang kaisar apapun yang terjadi. Itulah sumpahnya saat menginjakkan kaki untuk kedua kalinya ke dalam istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jengke Rin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

XXVII

Samar Yue bisa mendengar Nenek Niu  berbicara padanya. Meminta dirinya untuk bertahan dan kuat. Tapi apalah daya Yue yang menggerakkan seujung jarinya saja tidak mampu. Meski mereka berusaha menyembunyikannya, namun Yue sangat tahu kondisi tubuhnya saat ini. Melebihi orang lain.

Ya, ia lumpuh total selama beberapa minggu ini. Dan entah sampai kapan. Yang jelas racun itu membuat dirinya kehilangan janin. Bahkan ia tidak tahu kalau memilikinya sebelum ini.

Ingin rasanya Yue menangis sekeras mungkin. Tapi sekali lagi, ia lumpuh. Racun itu juga telah merusak pita suaranya, alhasil mungkin selamanya ia akan bisu. Terlalu banyak yang harus Yue bayar. Bukan keinginannya Yue sampai bisa seperti ini.

"Aku dengar, Kaisar Gu mencarimu. Tentu aku menghilangkan semua informasi tentang dirimu," kata Lai Xin. "Sebenarnya ada apa diantara kalian? Aku juga melihatmu di sana. Saat upacara pernikahan itu. Kau tahu? Kau tidak mudah dilupakan ketimbang orang-orang yang berada di sana."

Pertanyaan itu juga yang ingin Yue ketahui jawabannya. Berkat bantuan Lai Xin, ia tahu siapa yang melakukan hal ini padanya. Ya, ia tahu bahwa Ah Mei yang tidak lain adalah temannya sendiri, yang menjadi dalang semua ini. Dan sayangnya, Lai Xin terus saja membela gadis itu secara halus. Entah Lai Xin sadar atau tidak.

Mungkin karena Ah Mei adalah kandidat terkuat putri bungsu Kerajaan Sichuan yang artinya adalah adik Lai Xin. Sekali lagi kebenaran yang sangat mengejutkan bagi Yue. Kalau bisa ingin mati saja bersama janinnya.

Kalau harus memilih mana yang harus selamat antara dirinya dan janinnya, tentu Yue memilih janinnya. Tapi janin malang itu terlalu lemah dan tidak mungkin bisa hidup tanpa Yue. Terpaksa Nenek Niu menggugurkan janin yang telah mati itu supaya tidak meracuni tubuhnya dari dalam.

"Yue Bi tidak mungkin melakukan hal kotor seperti ini. Dia ... tidak mungkin berubah banyak. Pasti ada orang lain dibalik semua ini," kata Lai Xin lirih.

Yue tahu Lai Xin sedang merasa kesal dan bersalah dengan keadaan yang buntu ini. Ia sama sekali tidak bisa menyalahkan Lai Xin yang tidak tahu apa-apa. Sedari awal memang sumuanya sudah salah, menginjakkan kaki di istana bak kutukan bagi dirinya.

Mendengar permintaan maaf Lai Xin semakin membuat Yue merasa sedih dan meneteskan air mata. Kalau bisa ia ingin bisa memutar waktu. Hatinya terasa sangat sakit dengan semua penghinatan ini.

Ia bersumpah akan kembali ke istana itu meski tubuh hancur. Ia bersumpah akan membalas mereka semua termasuk Gu Zheng.

*****

Atas paksaan Ibu Suri Jia, akhirnya Gu Zheng menerima Ah Mei sebagai permaisurinya. Tapi tidak ada yang tahu bahwa hal itu hanya sekedar formalitas belaka.

Gu Zheng bahkan tidak sudi menyentuh Ah Mei barang sejengkal pun. Di saat malam pertama mereka, secara mengejutkan Gu Zheng mengiris tangannya dan mengucurkan darahnya di atas seprei sutra. Mengelabui kepala dayang serta ibu dan neneknya.

"Yang Mulia, bagaimana dengan kain ini? Tampak bagus bukan dan cocok dengan kulit hamba?" tanya Ah Mei.

Persetan dengan kain sutra. Gu Zheng mengabaikan Ah Mei dengan mudahnya. Membiarkan gadis itu berbicara sendiri. Ia merasa sangat bosan dan harus Gu Zheng akui, ia mati rasa.

Rasa frustasi semakin memerangkapnya dengan kuat. Tentu alasannya adalah seorang gadis yang sekarang entah berada dimana. Awalnya Gu Zheng berniat mempertahankan Yue disisinya. Menyembunyikannya di suatu tempat asalkan dirinya masih bisa melihat gadis itu. Tidak jauh dari jarak pengelihatannya.

Tapi semua renacananya gagal karena pelarian diri Yue. Niat awalnya yang ingin membalas dendam pada An Cheng Li malah membuat Gu Zheng benar-benar tertarik dengan gadis itu.  Berbeda dengan Ah Mei. Yue seakan telah mewarnai hidupnya yang kaku dan hitam.

Berminggu-minggu lamanya ia berharap bisa menemukan Yue. Bukan untuk meminta maaf, tapi untuk menjauhkan Yue dari An Cheng Li jikalau ia bisa menemukannya terlebih dulu. Dan sayangnya, ia tidak bisa menemukan gadis itu dimanapun. Setiap kali dirinya mendapatkan petunjuk, petunjuk itu lenyap seketika. Seperti sengaja dihilangkan.

"Bisakah kau bersikap lebih baik lagi padaku, Yang Mulia?" bisik Ah Mei lirih.

"Seingatku, aku tidak memiliki alasan untuk bersikap lebih dari ini pada seorang penipu," bisik Gu Zheng ganti.

"Kalau aku penipu lalu kau apa, Yang Mulia?"

Gu Zheng tersenyum sinis. "Kau sudah mendapatkan apa yang kau inginkan. Jangan terlalu serakah."

"Aku hanya menginginkan sesuatu yang memang seharusya menjadi milikku," balas Ah Mei.

"Terserah kau saja," kata Gu Zheng sembari meninggalkan Ah Mei dengan acuh yang masih berkutat dengan setumpukan kain sutra.

*****

Ah Mei berusaha tenang atas penghinaan yang Gu Zheng lakukan padanya. Tapi rasa kesalnya segera menghilang saat mengingat kondisi Yue yang sekarang. Senang? Pastinya. Ia bahkan tidak menyangka bahwa Yue sedang mengandung. Dan tentu saja anak itu adalah anak Gu Zheng.

Berdasarkan informasi dari orang kepercayaannya, Yue sekarang lumpuh dan tidak bisa apa-apa. Keguguran sekaligus lumpuh dan bisu. Apalagi yang lebih menyenangkan dari kabar ini.

Kebisuan membuat Yue tidak mengungkap jati dirinya yang sebenenarnya. Lalu kegugurannya berarti Gu Zheng telah kehilangan calon pewarisnya.

Beruntungnya dayang yang memergoki Yue malam itu, saat melarikan diri, langsung menghadap dirinya dan bukannya Gu Zheng. Dengan sedikit imbal balik yang pantas, dayang itu kini menjadi orang kepercayaannya.

Dan berkat hal itu juga, Ah Mei yang lebih dulu mengetahui keberadaan Yue ketimbang siapapun. Dengan mengirim penunggang kuda terbaiknya, Ah Mei berhasil membuntuti kemana Yue pergi. Bahkan Dewa juga memihak kepadanya. Sungguh beruntung sekali.

"Kau tidak tahu, apa yang terjadi di belakangmu, Yang Mulia?" gumam Ah Mei. "Salahmu sendiri karena telah melepaskan tangan gadis itu."

"Berikan aku semua kain terbaik tanpa kecuali," titah Ah Mei.

Ya, semua ada di dalam genggamannya sekarang. Begitu juga dengan Gu Zheng. Segera.

*****

"Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?" tanya Nenek Niu. "Kau tahu ini tidak benar."

Lai Xin sangat tahu. Karena itu ia akan menyusup sekali lagi ke Kerajaan Yuhan. Kali ini ia akan melihat Yue Bi dengan mata kepalanya sendiri.

"Terlalu beresiko," ujar Nenek Niu.

"Apalagi yang bisa aku lakukan, Nek? Aku dan Kak Hwei Yang berada diambang keputusasan."

Lai Xin menatap jauh danau Hyang. Kalau sampai gadis itu adalah benar Yue Bi, ia sendiri yang akan menyeret gadis itu pulang dan menyuruhnya meminta maaf langsung pada Yue. Dan kalau bukan, ia bersumpah akan menghajar habis gadis itu karena telah melakukan hal sekeji ini pada Yue.

"Kali ini akan aku pastikan, apakah gadis itu Yue Bi atau bukan?"

Tbc....

1
Fakhrur Razi
itulah wanita yang di ciptakan untuk drama
⁂❄︎❤︎Liya Nina❤︎❄︎⁂
bagus
Rieny Sartika
mudah amat berpaling 1 bulan nikah lg dasar..........kirain anak guzeng....najis amat iiiih
Rieny Sartika
iblis jg ada yg cinta terlalu....
Erna Ernawati
bukankah awalnya yue memng tdk minat ya jd selir?? knp skrg yue jd merasa takut kalah??
Erna Ernawati
alurnya sedikit kacau...mungkin hrs di ksh tanda utk pindah alur
Erna Ernawati
gaya bhsa dan penataan kalimat ok bngt..keyen
Sitti Asyiah naeni
😄😄😄😄😄kukira cuma aku yang pusing pertama kalinya banyak novel bikin pusing
im3ld4
Mmm .. mc cewek... ga ada kelebihan.. cm naif doang lebihnya.. bakal kayak sinetron di +62
im3ld4
Yawlaaah baik banget nian🤭
im3ld4
sip
im3ld4
oo
mejik tutik
nangis aku bacanya
Sulati Cus
itu ayahmu
Sulati Cus
nasib2
Sulati Cus
ah ikut nyesek
Sulati Cus
kasian yue
Sulati Cus
jgn blg klu ghu Zheng bls dendam demi kk nya
Sulati Cus
hadeeeh ada apa lg ini, kasian klu g jd
zie_o_c ✔: MISI NUMPANG PROMOSI KAK😀
Sambil nunggu update jan lupa mampir ke novel
pertama ku yg judulnya

"SNOW FLOWER"

Genre

-Romantis
-Time travel

Mohon saran dan kritiknya :")
total 1 replies
Lia Anggraini
suka...suka.. 🥰💃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!