NovelToon NovelToon
Mr. Arrogant And Possesive

Mr. Arrogant And Possesive

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Miss Rahayu

"Aku ingin mengakhiri semua nya"
Kalimat itulah yang selalu menempel dalam fikiran Anindita. Sampai saat ini ia belum mengetahui alasan kandas nya hubungan nya dengan Vano.

Hingga disuatu tempat, ia bertemu dengan pengusaha muda tampan bernama Fernan Wiratama,tak lain adalah Kakak dari Vano Wiratama. Dan takdir berkata lain Anindita harus selalu bersama Tuan Muda Fernan. Karena apa? Penasaran? Ikuti kisah nya.

Akankah Anindita bisa melupakan sang mantan kekasih? atau malah terjerat cinta dengan tuan muda tampan?

Up : setiap hari

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Susu Hangat

Anindita bergegas pergi melangkahkan kaki nya menuju kamar Utama. Dengan langkah pelan ia menyapu mata nya melihat sekeliling nya. Terdengar suara gemericik air di kamar mandi. "Ada dikamar mandi ternyata." Gumam Anindita pelan.

"Astaga aku belum menyiapkan air hangat nya untuk mandi. " Ucap Anindita panik.

Dia segera meletakan baju Fernan ke atas kasur King milik Tuan Muda nya dengan sangat hati-hati dan dieluskan nya baju itu agar tidak terlihat berantakan.

Anindita menoleh ke arah kanan terdapat sofa besar tempat Tuan Muda beristirahat. Dengan cepat ia segera menjatuhkan tubuh nya. " Aah nikmat sekali. Aku lelah pengen tidur tapi badan ku bau dan lengket." Mencium lengan dan dan ketek nya." Ah masa bobo. Sebelum Tuan Muda keluar. Aku harus nikmati ini. " memejamkan mata nya dan pada akhirnya ia ketiduran. Tamatlah sudah kau Anin.

Kreeek.. Pintu kamar mandi terbuka. Fernan keluar dari kamar mandi dengan rambut basah menggunakan handuk yang hanya dililitkan pinggang nya. Tetesan air menyusuri tubuh tegap dan gagah itu. Dipadukan dengan kulit putih nya yang semakin menambahkan kesempurnaan.

Dengan angkuh Fernan menghampiri Anindita yang sedang terlelap tidur

"Berani nya dia. " Ucap Fernan dingin.

Ie membungkukan tubuh nya mendekat kan bibir nya pada daun telinga Anindita membisikan sesuatu" Bangun!. "Ucap nya pelan dan tegas dengan penuh penekanan.

Anindita menggeliat dengan mata yang masih terpejam ia mengangkat tangan nya mengoyangkan hingga menyentuh wajah Fernan. Fernan memicingkan matanya merasa risih dengan sentuhan Anindita. Anindita yang menyadari menyentuh sesuatu di tangan nya segera ia membuka mata nya perlahan. Mencium wangi aroma sampo yang sangat memanjakan hidung nya

"Wangi." Ucap nya tersenyum dia masih setengah sadar.

Fernan melengkungkan bibir nya.

"Apakah hukuman nya bisa kita mulai hemm?" bisik Fernan pada telinga Anindita yang terdengar sangat lembut tapi malah terkesan mengerikan bagi Anindita

Anindita mendengar suara yang menakutkan menurut nya itu. "Hukuman?" Guman Anindita pelan. Dengan cepat ia melirik ke arah kiri. Terlihat wajah Fernan yang sangat tampan dan terlihat segar. Anindita melebarkan mata nya. Dengan mulut menganga segera ia terbangun dan duduk tegak.

"Ma_maafkan saya Tuan. " Ucap nya gugup menunduk.

Fernan tersenyum sinis. Ia membalikan badan dan segera mengambil baju yang telah disiapkan oleh Anindita.

Fernan melepaskan handuk nya di depan Anindita. Segera Anindita menutup mata nya dan membalikan badan nya.

Gila kali yah ini orang. Telanjang sembarang dekat orang. Emang tidak malu apa dia?. Batin Anindita heran tidak mengerti dengan jalan pikiran Fernan.

Fernan hanya melengkungkan bibir nya melihat Anindita salah tingkah.

Sudah beres belum sih belum dia pakai baju nya?. Garutu Anindita pelan. Ia kesal

"Sudah beres belum Tuan?. " tanya Anindita gugup bercampur kesal.

"Hemm." jawab Fernan singkat.

Dengan segera Anindita berlari menuju kamar mandi.

Fernan segera naik ke ranjang ia menyandarkan punggung nya ke ujung ranjang. Memainkan Handphone nya.

Di dalam kamar mandi Anindita sedang berendam di bateup yang sangat luas. Ia memejam kan mata nya menikmati aroma terapi yang sangat wangi.

Satu jam Anindita membersihkan tubuh nya. Ia keluar dari kamar mandi. Melangkah melewati Fernan menuju ruang ganti.

Fernan menoleh ke arah nya ia mengernyitnya kening nya.

"Mengapa kau masih menggunakan baju pengantin?. "

Langkah Anindita terhenti, ia membalikan badan menunduk.

"Saya lupa bawa baju ganti Tuan."

"Cepat! Jangan buat ku menunggu. "

" Baik. "

Siapa juga yang menyuruhmu menunggu ku? . Batin Anindita kesal

Anindita segera berlari menuju ruang ganti.

Ia mencari-cari koper milik nya.

" kok tidak ada sih? Ayoolah koper jangan buat aku semakin menderita disini. " Anindita panik koper nya belum juga ketemu." Apa si sekertaris datar itu tidak membawa nya ke sini?. Awas saja kau yah. " Gerutu Anindita kesal." Mana Tuan Muda menunggu ku lagi. Lagian mau apa dia menungguku? Apa jangan-jangan dia mau menghukum ku? Mau menyiksaku? Aaaaa tidak! Tidak! Jangan sampai aku membuat kesalahan lagi. "

Anindita pasrah dengan terpaksa dia membuka lemari baju milik nya

" Banyak sekali baju nya?" Anindita bingung mau memakai baju yang mana." Ah yang ini saja. " mengambil piyama lengan pendek dengan celana selutut." tidak seksi bukan?. Sudahlah aku harus segera pergi. "

Segera Anindita berlari menghampiri Fernan yang sedang menelphone seseorang

" Kau atur saja jadwal nya. " klik! Telephone tertutup.

Fernan menoleh menatap Anindita yang sedang berdiri disamping ranjangnya.

" Sudah ku bilang jangan buat ku menunggu." suara yang mengerikan muncul. Pikir Anindita

"Maaf Tuan, tadi saya cari koper saya tetapi tidak ada diruang ganti. Apa tuan tau koper saya dimna?. " bertanya dengan polos nya.

" Mana aku Tahu. Aku tidak perduli tentang kopermu. "

" Maaf " Ucap anindita pelan.

Maaf saja lah biar beres.

" Buat kan aku susu hangat. "

" Baik. " Anindita pergi menuju dapur. Ia menuruti anak tangga satu persatu. Disana sudah tidak ada para pelayan. Karna sudah pukul 09 malam pelayan sudah mengakhiri tugas nya.

" Dimana pak Sem? Aku membutuhkan mu. " Anindita mengingat nama Pak Sem kepala pelayan yang sudah memberitahukan Nama nya.

" Aku tidak tahu susu hangat yang pas untuk Tuan Muda seperti apa. " Anindita bingung ia takut salah.

" Sedang apa Nona?. "

" Eh " Anindita terperenjat kaget ia membalikan badan nya.

" kau mengagetkanku saja Pak Sem. " memegang dada nya mengusap nya.

" Maafkan saya Nona. " membungkukan badan." Apa ada yang bisa saya bantu Nona?"

"Tapat sekali. Ajari aku membuat susu hangat untuk Tuan Muda."

Pak Sem mengangguk. Ia mulai memberikan resep takaran yang sesuai Tuan Muda inginkan.

"Trimakasih pak Sem. Malam ini kau adalah penyelamat ku. Kau boleh pergi pak. " Ucap anindita tersenyum ramah

" Tidak perlu sungkan Nona. Saya pamit. " membungkukan badan.

Anindita membawa susu hangat untuk Fernan dengan sangat hati-hati ia menaiki anak tangga satu persatu.

" Apa kau meminta bantuan seseorang untuk membuat susu hangat untuk ku.?"

Langkah Anindita terhenti saat dia sampai dikamar utama.

Kenapa dia tahu sih? Apa mungkin dia melihat lewat CCTV?

" I_iya Tuan. Saya tidak tahu takaran susu hangat yang anda sukai seperti apa."

"Apakah sebegitu penting nya aku bagimu hingga susu hangatpun harus sesuai seleraku hemm?" Tanya Fernan ngelantur dengan percaya diri.

Bukan karna anda penting bagiku tuan. Tapi karna aku takut padamu. Percaya diri sekali anda ini Tuan. Haha. Batin Anindita mentertawai Fernan.

" Iya. Dan saya takut mengecewakan anda Tuan. "

Jawab begini sajalah biar aman.

" Bagus. Malam ini kau aman dari hukuman ku. Berikan padaku. "

Anindita melangkah tiga langkah ia memberikan susu hangat pada Fernan dengan segera Fernan meminum susu nya sampai habis. Diserahkan kembali pada Anindita.

" Aku mau tidur." ucap Fernan segera membaringkan tubuh nya. Menarik selimut hingga dada nya.

Anindita segera mematikan lampu. Dan melangkah mendekati sofa. Membaringkan tubuh nya.

Fernan yang masih terjaga melirik Anindita.

"Mau tidur dimana dia? Mengapa tidak tidur di sini saja? Apa dia pikir aku akan memakan nya malam ini juga. Haha percaya diri sekali dia ini. Ah masa bodo. "Gumam Fernan. Segera ia memejamkan mata nya.

1
Hikari yu
bagus ceritanya
Siti Martinah
Luar biasa
Shifa Burhan
novel munafik
*anin berkali berbohong tapi tidak disalahkan
*fernan berbohong langsung disalahkan dan tidak mudah dimaafkan fernan hadir mengemis dulu baru dimaafkan

*anjn tinggal dengan lelaki lain tidak disalahkan
*fernan bawah karina tinggal dirumahnya, (anin juga ada disitu) dianggap kesalahan besar tidak mudah dimaafkan dan harus mengemis maaf dulu

*anin salah paham lihat fernan pelukan dengan karina kesalahan fernan dan harus mengemis maaf dulu baru dimaafkan
*fernan lihat anin pelukan dengan devan bukan kesalahan

kesalahan anin dan fernan banyak yang sama tapi karena pemikiran yang egois dan munafik oleh authornya jadi semua yang dilakukan fernan kesalahan fatal tapi semua yang dilakukan anin bukan kesalahan dan dibenarkan

kalian bangga buat novel yang kelihatan sekali kemunafikannya kayak gini, ini sama saja kalian bangga memamerkan pola pikir dan imajinasi kemunafikan kalian sendiri
Shifa Burhan
Kita bongkar kemunafikan novel ini
* pelakor kalian laknat tapi pebinor kalian puja2 bahkan kalian spesial kan bisa berkali kontak fisik dengan istri orang (munafik)
* karina diajak fernan tinggal dirumah kalian laknat tapi anin kabur dari rumah dan tinggal dirumah lelaki lain bahkan anak panggil anin mama mereka tingg kayak sebuah keluarga kalian benarkan (munafik)
* fernan tidak tegas pada karina kalian laknat tapi anin tidak tegas pada devan dan vano kalian benarkan (munafik dan murahan)
* intraksi fernan dengan wanita lain kalian bela tapi intraksi anin dengan pria lain kalian benarkan bahkan pelukan kalian benarkan (munafik)
*anin salah paham fernan pelukan dengan karina kalian buat anin tegas pergi dan fernan harus mengejar dan mengemis maaf tapi saat fernan melihat anin pelukan pada devan kalian buat fernan kayak orang bodoh Terima begitu saja (munafik)
*saat anin tidak percaya fernan, maka fernan salah karena tidak bisa menjaga kepercayaan tapi saat devan tidak percaya anin tetap devan salah karena harus saling percaya (munafik)
*fernan membohongi anin adalah kesalahan fatal, fernan dihukum, dan harus mengemis maaf pada anin tapi anin membohongi fernan dibenarkan
* dan masih banyak lagi kemunafikan dalam novel ini yang dibela oleh author

Thor jadi novelis wanita jangan egois benar semua kesalahan anin dibela dan dibenarkan semuanya, tapi giliran fernan buat salah, dilaknat habis2an, jadi wanita dewasa sedikit jadi bisa buat novel adil
@shiha putri inayyah 3107
akhirnya bayi Anin sama fernan lahir dengan selamat...💐💐💐💐🌹🌹🌹🌹🌷🌷🌷🌷🌷🥀🥀🥀🥀🥀
@shiha putri inayyah 3107
semoga persalinan Anin berjalan dengan lancar,,, ibu dan bayi nya sehat...
@shiha putri inayyah 3107
mau normal atau pun Caesar menang sama² sakit... bedanya kalo normal penyembuhan pasca melahirkan nya lebih cepat,,, kalo Caesar itu lebih lama,,,
Ida Siswati
ceritanya seru penuh tantangan
Win Cantik
bagus ceritanya
linamaulina18
CK g usah mengejas orang npa kyk kalian plng bnr aja
linamaulina18
salam kenal buat outhornya
@shiha putri inayyah 3107
hahaha,,, Gin kamu lucu banget...😂😂😂😂
@shiha putri inayyah 3107
lucu juga kelakuan sekertaris Gin saat jatuh cinta...🤭🤭🤭🤣🤣🤣
@shiha putri inayyah 3107
dr lucky lagi cemburu...🤭🤭
@shiha putri inayyah 3107
good joob mama anis ,,,👍👍👍👍 biar tau rasa ulat bulu karina... jd perempuan kok murahan banget kaya ga ada cowok lain atau gak laku aja ngejar² suami orang... sangat merendahkan harkat dan martabat kaum wanita....
@shiha putri inayyah 3107
si ulat bulu karina bikin kesel... 🤮🤮
@shiha putri inayyah 3107
siapa lagi yg nubruk fernan...
@shiha putri inayyah 3107
ya ampun ngidam nya fernan,,,, ingin beli cilok di taman bintang,,, terus makan nya di jepang... Sultan mah bebas mau ngidam apa dan gimana juga....
@shiha putri inayyah 3107
granma mau nyomblangin vano sama Fera....🤭😂😂😂
@shiha putri inayyah 3107
gagal maning... yg sabar ya fernan istri mu lagi datang bulan...🤭🤭🤭🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!