NovelToon NovelToon
LEGENDA PENDEKAR PETIR

LEGENDA PENDEKAR PETIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Trauma masa lalu / Murid Genius / Kebangkitan pecundang / Mengubah Takdir / Ahli Bela Diri Kuno / Masalah Pertumbuhan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.7
Nama Author: DisconnectID

Halo Teman - Teman Sekalian ini novel pertama saya semoga banyak dukungan dan menghibur teman2 sekalian terimakasih


Di sebuah desa terdapat seorang anak berumur 12 tahun yang sudah tidak mempunyai keinginan untuk hidup setelah milihat orang tua nya tewas di depan mata nya tapi ketika merasa putus asa dia pun bertemu seorang yang menjadikan nya seorang pendekar



Kira kira bagai mana kelanjutan nya ikuti terus novel saya jangan lupa Like/Komen

Foloww IG @eri.hermawan14

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DisconnectID, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jati Diri Huang Zi II

Patriak dan Yui pun merasa bersalah ketika melihat raut wajah Huang Zi secara tidak langsung mereka telah membuka kembali lembaran yang

paling menyakitkan di hati Huang Zi

"Aku berlatih disana selama tiga tahun dan guru ku menyuruh ku untuk mengembara dan aku pun pergi mengembara pada saat di jalan aku mengetahui patriak sedang sakit dan aku memutuskan untuk pergi kesini karna guru ku memberi amanat untuk selalu membantu orang yang membutuhkan"

"Maaf kan lelaki tua inu Hua'er karna keegoisan ku kau jadu teringat kembali masalalu mu" Ucap Patriak yang merasa bersalah karna bagi nya di umur 12 tahun melihat kejadian yang mengerikan bukan lah hal yang mudah

bahkan dia sendiri pun tak tau kali ada di posisi Huang zi akan bisa melanjutkan hidup nya apa tidak

Huang Zi pun hanya tersenyum

"Tak apa Patriak aku tak mau ada salah paham lagi"

"maaf karna selama ini aku tak jujur pada patriak tentang asal usul ku karna aku tidak mau membuka kembali lembaran yang tak ingin kuingat"

"maaf kan aku Hua'er" ucap patriak sambil mendekat dan memeluk Huang zi Karna dia tau bagai mana rasa nya kehilangan orang yang berharga

Yui pun mulai berpikir ulang atas sikap nya selama ini kepada murid nya setelah dia tau bagai mana perjalanan hidup huang zi

"Hua'er apakah aku boleh tau siapa gurumu itu" Ucap Patriak Li dengen penasaran

"nama nya Lou An dia bilang dia sudah hidup ratusan tahun di pulau itu"

Seketika patriak terdiam dangan kaki bergertar Yui yang melihat itu sempat heran

"Patriak apa kau tau siapa guru ku" Ucap Huang Zi yang juga penasaran atas respon yang di berikan oleh Patriak Li

"Hua'er Gurumu dulu adalah orang yang paling hebat di dunia ini dia merepukan salah satu pilar di dunia persilatan dia bisa meratakan sakte naga emas ini hanya seorang diri" Ucapan Patriak Li pun tertahan

"Apakah kau tau dia dulu di juluki pendekar petir pembawa perdamaian"

Yui pun tubuh nya bergetar hebat dia yang seorang jenius tentu sering membaca kisah dari pendekar petir pembawa perdamaian di dalam perpustakaan dia tak menyangka bahwa bisa bertemu murid dari sang pendekar yang begitu di kagumi pada masanya

"Hua'er jadi pendekar petir masih hidup, kenapa dia tak pernah menampakan diri lagi di dunia persilatan"

"Patriak Guru pernah bilang seseorang yang sudah berads di tingkat dewa langit dia takan bisa keluar dari persembunyian nya karna hawa nya saja akan menghancurkan sebuah kerajaan makanya guru tak pernah keluar dari dimensi nya"

"Ah jadu begitu aku bersyukur bisa bertemu dengan mu dan aku percaya kau akan bisa mengikuti jejak gurumu menjadi pensekar yang hebat di kemudian hari"

"Maaf kan kakek tua ini yang tak tau kalo kau adalah murid nya dan memperlakukan mu seperti tadi"

"Patriak aku tau guru ku pasti orang yang hebat walau pun aku adalah murid nya, aku tak ingin ada yang tau soal ini aku tak ingin memakai nama guru ku demi membuat orang mengakui ku, aku ingin orang mengakui ku aku emang pantas untuk di akui bukan karna nama guru ku"

"Hua'er kau emang anak yang baik aku berjanji takan memberi tahukan pada siapapun tentang dirimu ini"

"Aku pun berjanji takan memberi tahukan nya pada siapa pun aku merasa tak pantas menjadu guru mu Hua'er" Ucap Yui dengan tamoang sedih

"Biar kau menjadi murid ayah ku supaya kau tak mengecewakan guru mu aku merasa bahwa hanya ayah ku yang bisa melatih mu"

Huang Zi pun hanya melihat muka sedih dari guru nya dengan senyuman

"Aku tak mau aku hanya akan menjadi murid dari Tetua Yui dan aku akan menuruti apa yang tetua Yui perintahkan aku mohon tetap lah menjadi guruku" ucap huang zi dengan tulus

Yui pun hanya memandangi murid nya yang begitu berbakti tapi dia masih takut bahwa takan bisa mengajari Hua'er dan malah akan menghambat nya

Patriak yang melihat itu langsung berbicara

"Yui'er tetap lah menjadu guru nya aku tau kau pasti bimbang tapi peecayalah bahwa kau emang pantas menjadi guru nya" Ucap Patriak memberi semangat

"Tapi Ayah bukan kah sebaik nya dia menjadi murid mu saja atau ayah bisa Hua'er menjadi tetua di sakte kita ini supaya dia bisa lebih banyak melihat dunia luar dibanding menjadi murid ku"

"Kau benar Yui'er apa kah kau mau menjadi salah satu Tetua di sakte ini aku yakin kemampuan mu cukup hebat untuk menjadi tetua di sakte ini"

"Maaf Patriak aku sudah katakan aku tak bisa aku harap patriak mengerti aku hanya ingin menjadi murid dari guru yui sebelum aku kuat aku akan tetep menjadi murid nya"

Patriak pun tak bisa berkata apa apa hanya bisa menganggukan kepala nya

"Patriak aku punya satu permintaan"

"Apa itu Hua'er selagi aku bisa mengabulkan nya kau sudah menyelamatkan putriku dan menyelamatkab ku aku pasti akan memenuhi permintaan mu"

"Aku hanya ingin setiap Tetua Yui menjalankan misi aku ikut bergabung di dalam misi itu mau itu misi berbahaya sekali pun aku takan masalah asal aku selalu ada bersama guru ku, aku tak mau kejaadian kemarin terulang kembali" Ucap Huang Zi dengan penuh harap

"Hua'er aku berjanji akan mengikutsertakan mu jika gurumu menjalankan misi jadi tenanglah" Ucap patriak Dengan senang karna ada yang begitu peduli terhadap putrinya

"Baik lah ayah aku dan Hua'er undur diri untuk ketempat misi dan mengambil upahku dan ini di dalam gulungan ini ada catatan ku selama mengintai sakte iblis biru" Ucap yui memberi hormat dan memberikan sebuah gulungan

Setelah itu dari tempat misi Huang Zi dan Yui pun kembali kekediaman nya di kediaman mereka saling dian karna Yui tak tau harus apa sedangkan huang zi juga bingung harus berbicara apa

"Maaf sebelum nya guru bisakah guru tak berlaku bodoh rela menukar nyawa guru demi murid bodoh ini"

"Apppppa Kau bilang aku bodoh" Ucal Yui yang mendengar perkataan murid nya itu

Huang Zi yang menyadari itu pun langsung menggunakan jurus seribu langkah untuk kabur

Yui pun mengejar murid nya itu walau pun di hati nya ingin sekali bersikap manis tapi dia tak tau mengapa begitu kasar seperti itu

"Berhenti kau berani sekali kau mengarai guru mu bodoh"

"Kembali kesini kau jangan lari"

Haloo semua nya maaf yah karna Author baru pertama kali nulis jadi maklum yah kalo masih ada kesalahan kata Jangan lupa Like dan Vote nya ya

1
dede eti wahyuni
kedermawanannya pelu diapresiasi tapi saya malas membacanya maaf thor saya mundur nyari cerita lain
Arjuna Singit
masa seorang jendral tiidak mengenal tuan puteri nya
Arjuna Singit
jadi bingung saya ma MC nya 😇😇😇
Arjuna Singit
yg bener aja Thor, dermawan sih dermawan.sungguh terlalu bikin cerita nya 😔😔😔
Saut Sitorus
Mc nya goblok pinsan mulu
Saut Sitorus
👍Thor sudah di tingkat apa jagoannya thor tdk jelas
Pendi
mc lemah di gadang2 hebat tapi preeett skip muak cerita gk mutu
Zzz: mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
Abi
up
Lintang Putri
CM nya lebay
Lintang Putri
seharusnya pedekarnya berkelana jgn
ngintilinbgurunya gurunya mulu thor
Lintang Putri
nah mcnya mending sendiri
jgn ngikutin gurunya mulu
Lintang Putri
ini mcnya
terlalu lebay
Lintang Putri
ditingkat apa kekuatan mcnya thor
azizan zizan
cehh lemah kali masa tingkat raja tak mampu melawan tingkat mahir cehhh mahir sama raja berapa jauh perbezaan Thor.. ibarat kerikil sama langit tu Thor kau yang bener buat alur ceritanya..l apa kau mau para pembaca mengutuk,memaki kau kah...
azizan zizan
sebentar Thor... ini desa apa kota yang sebenarnya Thor.. di awal kau nulis desa semakin kebawah jadi kota.. jangan terlalu teburu buru nulisnya Thor..
azizan zizan
bukan pisik Thor fizik...
putra bayu lindu
lnjut bos
Mr. Boncu
bagus
Mr. Boncu
gambarnya bagur
Fachri Mamonto
alur cerita cukup bagus tidak terlalu menghayal...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!