Berawal dari sebuah pertemuan singkat yang tidak di sengaja, berubah menjadi sebuah drama panjang seumur hidup.
Berniat ingin keluar dari lingkungan keluarga yang menurut nya toxic. Membuat Ilona terjebak akan sebuah pernikahan dini dengan dewa penyelamat di masa lalu.
Akan kah Ilona bahagia dengan kehidupan barunya?
Akankah Ilona bisa menyembuhkan luka lamanya dengan kehidupan yang baru?
Dan akankah, Ilona sanggup bertahan bersama laki laki asing yang sudah menjadi pilihan nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
...~Happy Reading~...
‘’Ngomong apaan aja tadi sama Ale?” tanya Ilona saat tiba di meja makan dan melihat Ken ternyata sudah mematikan sambungan telfon nya.
‘’Duduk, makan!” titah Ken tanpa berniat untuk menjawab pertanyaan Ilona.
‘’Clckckckck!” Ilona berdecak, “Kok mau sih di matii, tadi sama aku aja dia gak mau!” imbuh nya terus menggerutu.
‘’Ilona … “
‘’Hemm …. “
‘’Boleh aku bertanya sesuatu?”
“Tanyalah, selagi bisa di jawab, pasti akan aku jawab!”
‘’Bagaimana hubungan mu sama Aca?”
Deg!
Seketika itu, pergerakan tangan Ilona yang hendak mengambil nasi langsung terhenti saat mendengar pertanyaan dari suami nya. Ilona mendongak untuk menatap wajah Ken yang kini sedang duduk di seberang nya.
‘’Bagaimana apanya?” tanya Ilona mengerutkan dahi, “Tentu saja hubungan kami sangat baik.”
‘’Benarkah?”
‘’Kakak itu mau nanya apa mau nawar ! kalau nanya, udah Ilo jawab tuh ya udah, tapi kalau mau nawar, jangan disini, sana nawar aja di pasar!” cetus Ilona segera kembali menunduk untuk fokus pada piring nya.
Bukan maksud nya untuk mengegas kepada ken. Hanya saja, ia masih tidak bisa untuk berkata jujur atau berbagi semua perasaan yang selama ini ia rasakan terhadap keluarga nya, terlebih kepada sang kakak. Yang mana ternyata hingga kini, sepertinya sikap kakak nya masih belum berubah.
Untuk Ilona, mungkin ia sudah terbiasa dengan sikap abai kakak serta ibu nya. Karena sejka kecil, ia sudah belajar cara untuk bersikap cuek dan tak perduli. Bahkan, Ilona sengaja menghabiskan banyak waktu di dalam kamar, menciptakan Dunia nya sendiri, agar ia tidak bergantung pada Dunia luar yang tak lain adalah keluarga nya.
Tapi, berbeda dengan Ale. Anak tuyul satu itu begitu manja, dan sangat sulit untuk di ajarkan mandiri. Dulu, Ilona lah yang selalu mengajak Ale bermain di dalam kamar agar sang ibu bisa fokus kepada kakak nya.
Tapi, sekarang Ilona sudah tidak ada di sana. Apakah Aca masih juga egois ingin menguasai sang ibu, sungguh hal itu yang hingga saat ini masih menjadi beban pikiran bagi Ilona.
‘’Aku hanya penasaran, bagaimana sosok kakak kamu itu?”
Ting!
Ilona langsung meletakkan sendok nya dengan kasar di atas piring. Kedua tangan nya ia lipat di meja lalu ia menatap lekat pada wajah suami nya.
“Kenapa kakak begitu penasaran sama kak Aca? Apakah kak Ken menyukai kak Aca? Atau sebenarnya, orang yang ingin kakak nikahi itu sebenarnya adalah kak Aca?” tanya nya beruntun.
Tak bisa di pungkiri, ada sedikit perasaan aneh di benak Ilona. Sedikit rasa sesak juga perih, tapi ia tidak begitu mengerti harus bagaimana. Membayangkan bahwa ternyata Ken menyukai Aca, namun menikahi nya.
Ilona berfikir, apakah nanti kehidupan nya ke depan akan berakhir seperti yang ada di drama drama atau novel yang selama ini ia lihat. Dimana kakak ku adalah maduku, tidak! Ilona menggelengkan kepala nya, mencoba menghilangkan semua pikiran buruk yang kini Kembali membawa ketakutan.
‘’Apakah kamu cemburu?”
Deg!
Lagi, lagi dan lagi jantung Ilona kembali berdetak dengan sangat kencang. Mendengar pertanyaan dari Ken yang mungkin sedikit tidak masuk akal, namun juga entah mengapa sedikit membuat hatinya merasa lega.
Terlebih saat Ilona menatap wajah Ken, dimana wajah itu terdapat sebuah lengkungan tipis menghiasi bibir nya, yang membuat nya seolah Bahagia Ketika tahu Ilona cemburu.
Tapi …
‘’Cemburu dengan siapa? Kakak? Kak Aca? Ckckckc … jangan ngawur!” Ilona segera menggelengkan kepala nya.
“Ilona .,… aku tahu, meskipun umur mu masih kecil, tapi aku yakin kamu mengerti dengan apa yang ku maksud.”
Sreekkk!
Ken memundurkan kursi nya lalu bangkit dan menghampiri Ilona.
“M—memang nya apa yang kakak maksud? Ilona gak ngerti,” kata gadis itu yang entah mengapa kini tiba tiba merasa sedikit gugup, “K—kalau emang kakak maunya sama kak Aca ya sudah, tunggu tiga tahun lagi, kakak bisa ceraiin Ilo dan kejar itu kak Aca!”
“Kenapa?” tanya Ken mengerutkan dahi nya, kini laki laki itu menyandarkan tubuh nya pada meja yang berada tepat di samping Ilona.
‘’K—kenapa apa nya?” kata Ilona semakin gugup.
“Kenapa wajah mu memerah? Apakah kamu marah? Cemburu atau—’’ Ilona segera memalingkan wajah nya ke samping untuk menghindari kontak mata dengan Ken. Sungguh ia tidak menyangka bisa merasakan degupan jantung yang kian kencang hanya karena jarak keduanya yang semakin dekat.
Ken melihat tangan nya di dada, masih berusaha menikmati pemandangan di depan nya. Dimana Ilona memalingkan wajah nya untuk menghindari nya, namun juga Ken masih dengan begitu jelas melihat jelas wajah nya yang semakin merona.
‘Ayahhh, jantung Ilo makin gak beres! Ya Allah, apakah Iloo akan mati muda karena serangan jantung?’ gumam Ilona dalam hati semakin gugup kala di tatap sedemikian rupa oleh Ken.
Bukan hanya tatapan yang begitu dekat, serta jarak yang begitu tipis yang membuat jantung Ilona berdetak kencang. Namun, penampilan Ken yang saat ini, juga ikut memicu adrenalin gadis polos nan lugu tersebut.
Karena saat ini, Ken hanya mengenakan kaos putih polos dengan celana pendek di atas lutut. Yang mana kini posisi duduk Ken berada tepat di depan nya, sehingga pemandangan itu tak bisa untuk di hindari oleh Ilona. Walau pun gadis itu terus memalingkan wajah nya ke samping, agar tidak melihat penampilan Ken, namun tetap saja aroma parfum Ken yang begitu melekat membuat jantung nya semakin tak aman.
...~To be continue …. ...
setelah menunggu sekian tahun.. semngat 💪 mom ...aq tunggu up selanjutnya
ada crita barunya mereka agak ya..q kok lm gak baca crita km ya mommy