🏆 Juara 3 lomba wanita kuat S3
🏆
DI LARANG PLAGIAT! APA BILA ADA DI TEMPAT LAIN LAPORKAN!!
Grizelda adalah gadis gendut, jelek dan polos. Ia kerap kali di bully di sekolah, bahkan ia juga sering mendapatkan perlakuan buruk dari ibu dan kakak tirinya. Ayahnya juga tidak mempedulikannya.
Suatu ketika ia di bully lagi dan di hajar di dalam toilet hingga merenggut nyawanya, akan tetapi saat itu system' masuk ke dalam tubuhnya.
System membantunya menjadi wanita kuat dan cantik, bukan hanya itu ia juga akan menjadi kaya berkat bantuan system yang merubah hidupnya.
Ia bukan hanya cantik dan modis, ia juga kaya dan punya perusahaan sendiri. Grizelda pun bersaing dengan perusahaan ayahnya dan tentu saja perusahaan menjadi perusahaan yang terkenal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 27
Aini pun langsung pasang badan dan mereka pun bertarung.
Aini melayangkan tendangannya ke arah Grizelda dan Grizelda menghindarinya.
Tak puas hati, Aini menendang ke arah Grizelda lagi, dan Grizelda menangkap kakinya lalu mendorong kebelakang membuat Aini mundur beberapa langkah.
Dia pun kembali berlari ke arah Grizelda dan melayangkan pukulannya, Grizelda menangkap tangannya lalu memutar kebelakang dan menghempaskannya ke tanah membuat Aini merasakan sakit di punggungnya.
"Aduuuuuh!" serunya meringis kesakitan.
"Ayo bangun lagi, kita selesaikan sekarang juga," ucap Grizelda pasang kuda-kuda.
"Sialan! Awas kau!" teriak Aini yang berusaha bangkit lagi dan ia pun menyerang Grizelda.
Grizelda menendang perut Aini lalu menarik tangannya lalu memutar dan membantingnya ke tanah.
"Akhhhhhhhhh!" pekik Aini merasakan sakit yang luar biasa.
Grizelda pun langsung menendang Aini lagi membuat ia terguling.
"Kau sudah kalah, berikan giok itu," ucap Grizelda mengulurkan tangannya.
Aini menatap tajam ke arah Grizelda lalu ia menarik tangan Grizelda membuat dia terjatuh bersama.
Saat itu, Aini menjambak rambut Grizelda.l dengan kuat. Grizelda tak mau kalah, ia pun menarik kepala Aini lalu memukul dengan lututnya, seketika Aini langsung oleng.
"Ka-kalian … serang dia," perintah Aini. Setelah mengatakan itu, Aini pun pingsan.
Mereka beberapa orang itu datang menyerang Grizelda, Grizelda pun bersiap menyerang.
Untuk kali ini, Grizelda menyerang membabi buta, ia tiada lagi memikirkan keselamatan dirinya. Asalkan semua kena tendangan itu lebih bagus, ia tidak membiarkan lawannya untuk menyentuhnya.
Grizelda berputar dan melayangkan tendangan hingga mengenai salah satu perempuan dan membuat ia terjatuh.
Datang lagi dua orang yang ingin menangkapnya, Grizelda menarik rambut mereka lalu membenturkan kepala mereka bersamaan membuat mereka kesakitan dan jatuh.
Yang lain juga datang menyerang, Grizelda pun melompat ke atas lalu memukul kepala perempuan yang satunya lalu menendang temannya yang lain membuat mereka terjatuh, karena perempuan yang tadinya hanya terjatuh, Grizelda melayangkan tinju dan perempuan itu pingsan.
Sisanya memilih melarikan diri dari pada mereka terluka.
"Ayo kita kabur saja," ucap mereka lari terbirit-birit.
Grizelda hanya melihatnya saja, ia tidak punya waktu untuk mengejar mereka.
Dia pun berjalan menuju ke arah Aini lalu mengambil giok di saku celananya.
"Hm … Giok ini sangat unik, malah berbentuk bunga teratai. Aku jadikan liontin kalung ku saja nanti," ucap Grizelda mengengam liontin itu.
Grizelda menaiki motornya untuk pulang ke kostannya.
[Ding Ding]
[Misi tersembunyi selesai]
[Selamat Anda mendapatkan sebuah rumah tingkat 2]
[Selamat Anda mendapatkan penambahan saldo 50.000.000]
[Saldo 67.590.000]
[Penampilan:25]
[Pesona:25]
[Kekuatan:25]
[Kecepatan:25]
[Kelincahan:25]
[Pertahanan:25]
[Kecerdasan:25]
[Keberanian:25]
"Oh, aku dapat rumah? Kalau begitu aku langsung pindah aja deh," ucap Grizelda bersemangat.
Sesampainya di kostannya Grizelda langsung masuk dan duduk di kasur.
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
Grizelda mencari lokasi rumahnya tersebut.
"Oh, ada di pusat kota rupanya," ucap Grizelda saat melihat sebuah gambar yang berputar-putar di layar hologramnya.
Grizelda pun segera berkemas barang-barangnya dan membawanya keluar.
Grizelda melihat ke kiri dan kanan memastikan jika tidak ada orang di tempat itu, lagian tempatnya juga tertutup terhalang oleh pagar.
Grizelda pun mengeluarkan mobilnya dan menyimpan kembali motornya.
Ia memasukan semua barangnya ke dalam mobilnya.
💪💪💪💪💪
tapi cerita ini aku suka.. buat aku termotivasi ,lain kali aku bisa berfikir membuat nya... semangat kak..
mampir di aku ya.. aku pemula baru liris sedikit ..