Menjadi seorang pembunuh bayaran yang sangat tersembunyi dan terkenal kejam karena tak ada pilihan lagi??
Yuuri, seorang gadis biasa tak sengaja mengetahui identitas rahasianya. Dia sengaja mendekati Seijuro Shin untuk membantunya terlepas dari titik hitam itu.
Namun cinta malah hadir diantara mereka.
Bisakah Yuuri membantu Seijuro Shin terlepas dari titik hitam ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan Master X Dan Korudokira
Setelah membulatkan tekadnya, malam itu Seijuro Shin dengan penampilan layaknya Korudokira mendatangi Tokyo Skytree dan mendatangi combo galleria karena akan menemui seseorang untuk pertama kalinya.
Padahal selama ini mereka berdua sudah selalu menjalin kerjasama bersama, dan tidak saling mengetahui identitas satu sama lainnya. Yeap, malam ini Korudokira akan menemui Master X setelah memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut.
Flash back on ...
"Paman. Aku ingin berhenti dari pekerjaan itu. Aku ingin menjalani hari-hariku dengan lebih tenang dan bekerja layaknya orang-orang pada umumnya."
Malam itu Seijuri Shin mengatakan keputusannya kepada sang paman, Yamato Takeru.
"Ada apa denganmu, Shin? Master X bahkan memberikan kompensasi untukmu disaat kamu sedang terluka seperti ini. Jika kita berhenti, negara ini akan kembali berulah. Bahkan pemerintahan saja tidak bisa mengatasi kejahatan dan menangkap buronan negara dengan baik. Master X hanya bisa mengandalkan kita untuk pekerjaan ini dan mewujudkan perdamaian yang sesungguhnya." sahut Yamato Takeru yang terlihat sangat keberatan akan keputusan dari Seijuro Shin.
"Pikirkan lagi baik-baik, Shin! Pekerjaan ini memang sangat ekstrim, berbahaya dan beresiko. Namun sebenarnya pekerjaan ini sangat mulia. Kita bahkan membantu aparat dan negara dalam meringkus para buronan negara dan penjahat kelas kakap." imbuh Yamato Takeru lagi.
"Tapi aparat negara juga mulai memusuhiku, Paman. Mereka bahkan berulang kali berusaha untuk menjebakku. Bahkan mereka pernah menggunakan cara yang sangat berbahaya, yaitu dengan melepaskan Mamoru Takuma." Seijuro Shin menyauti dengan wajah datarnya seperti biasa.
PUK ...
Yamato Takeru menepuk bahu lebar Seijuro Shin dan berkata, "Kamu jangan khawatir. Master X akan melindungi kita. Dia akan berada di pihak kita."
"Paman, sebenarnya siapa Master X itu? Bagaimana bisa paman mempercayai orang yang selama ini identitasnya saja tak pernah kita ketahui? Jika sampai aku tertangkap, bagaimana dia akan menyelamatkanku, Paman?" tanya Seijuro Shin memicingkan sepasang matanya menatap sang paman.
Yamato Takeru terdiam selama beberapa saat lalu mulai menghisap cerutunya dan mengeluarkan kepulan asap itu dari hidungnya.
"Aku sudah bekerja untuknya cukup lama. Dan selama itu dia sudah cukup membuktikan hal itu dan membuatku mempercayainya. Tapi jika kamu ingin tetap berhenti, maka aku tak akan memaksamu, Shin. Pikirkan semuanya baik-baik. Karena selama ini kita bisa hidup dengan baik hanya karena melakukan pekerjaan itu. Bahkan rumah ini adalah pemberian darinya." ucap Yamato Takeru mulai mematikan cerutunya dan bangkit dari tempat duduknya.
"Baiklah. Ini sudah sangat larut. Paman akan beristirahat. Kamu juga segera beristirahatlah." imbuhnya mulai berlalu dan meninggalkan Seijuro Shin di ruang tengah seorang diri.
Flash back off ...
Pria bertopeng Korudokira menatap panorama di hadapannya mrlalui dinding kaca spiral yang bening dan transparan itu. Panorama malam ini memang benar-benar indah dan untuk pertama kalinya pria bertopeng itu bisa menikmatinya.
Padahal selama ini dia sudah seringkali beraksi di tempat-tempat seperti ini, namun dia tak terlalu menghiraukan semua itu karena hanya fokus pada pekerjaannya saja.
Dan disaat ini sebenarnya Seijuro Shin masih cukup bingung harus menentukan pilihan apa? Dia sangat ingin menjalani hidup yang normal dan tenang, karena mengira jika Yuuri akan selamanya takut padanya jika dia terus berprofesi sebagai Korudokira.
Namun disisi lain, dia sangat membutuhkan semua bayaran-bayaran besar itu. Karena selama ini Master X selalu memberikan nominal yang cukup besar di setiap misi yang berhasil dia lakukan dengan baik.
"Korudokira! "
Tiba-tiba mulai terdengar suara seorang pria yang disamarkan menggunakan sebuah alat voice changer. Dan suara itu terdengar tepat di belakangnya.
Seijuro Shin segera berbalik untuk melihat sosok itu. Dia mulai melihat seorang pria yang cukup tinggi besar mengenakan sebuah mantel musim dingin. Dia mengenakan topi besar hitam. Dan penampilannya lebih menyerupai seperti Sherlock Holmes.
"Ada apa? Korudokira terdahulu mengatakan padaku, jika kamu sangat ingin bertemu denganku." ucap Master X dengan efek suara robot itu kembali.
"Master X. Aku sudah cukup lama bekerja untuk Master X. Bahkan begitu juga dengan Korudokira terdahulu. Jadi ... aku hanya ingin memastikan saja. Jika Master X adalah benar-benar ada. Dan sebenarnya ini adalah sebuah kehormatan untukku karena bisa bertemu dengan Master X."
Ucap Seijuro Shin menatap Master X, berusaha untuk melihat wajahnya dan berusaha untuk mengenalinya. Namun topi besarnya menutupi wajah master X, sementara wajahnya terlihat gelap karena dia sedikit menunduk.
Mendengar ucapan Seijuro Shin, membuat Master X tertawa lirih dan semakin menurunkan topinya. Jemarinya bahkan juga mengenakan sepasang hand gloves kulit mengkilap.
Penampilannya benar-benar sudah dia perhitungkan dengan baik agar tidak bisa dikenali oleh Seijuro Shin. Dan sepertinya Master X juga bukanlah sembarangan orang. Dia terlihat cukup berpengalaman dalam meminimalisir jejak dan sesuatu untuk membuktikan siapa dirinya yang sebenarnya.
"Wahai penerus Korudokira! Kamu sangat berhati-hati dalam setiap pergerakanmu. Aku sungguh sangag menyukainya. Malam ini aku akan memberikan hadiah untukmu." ucap Master X lalu memberikan sebuah koper berukuran sedang dan menyodorkannya di atas meja untuk Seijuro Shin.
"Apa ini, Master X?" tanya Seijuro Shin siaga dam tidak segera menerimanya.
"Di dalam ada uang sebesar 4.630.000 yen ( kira-kira 500 juta rupiah). Anggap saja sebagai kompensasi tambahan, karena saat ini kamu masih terluka dan belum sepenuhnya pulih. Dan satu lagi. Jika kamu sedang mengalami kesulitan dalam financial, jangan segan-segan untuk menghubungiku. Biar bagaimanapun kalian sudah sangat berjasa dan membantuku." ucap Master X kembali.
Seijuro Shin memeriksa isi di dalam koper itu, dan benar saja. Di dalam koper itu ada sejumlah uang yang bernilai cukup besar. Dan lagi-lagi Seijuro Shin mulai goyah dan akhirnya menerima uang itu.
"Kembalilah dan pulihkan dirimu! Pekan depan kamu harus sudah mulai menjalankan pekerjaanmu lagi. Kamu sudah terlalu lama vakum. Dan pekerjaan sudah menantimu." ucap Master X berbalik membelakangi Seijuro Shin.
"Baiklah. Kalau begitu permisi, Master X." ucap Seijuro Shin segera berlalu.
Sepasang mata tajam dan dingin itu? Sepertinya aku mengenalnya. Dan sepertinya aku pernah bertemu dengannya. Parfumnya juga sangat familiar. Pemuda itu ... aku pernah bertemu dengannya.
Batin Master X mulai berbalik dan menatap kepergian sang pria bertopeng. Dan setelah memastikan jika sang pria bertopeng sudah meninggalkan Tokyo Skytree, kini Master X mulai melepas topi serta mematikan voice changer miliknya.
Pria paruh baya itu mulai melepas mantel musim dinginnya dan kini mengenakan setelan jas yang begitu rapi dan necis. Dia juga mulai meninggalkan Tokyo Skytree dan mengaktifkan kembali saluran CCTV Tokyo Skytree yang beberapa saat yang lalu sempat diretasnya untuk keamanan bertemu bersama Korudokira.
...🍁🍁🍁...
Seejiro shin pembunuh berdarah dingin yg menghindar dari cinta namun pada akhirnya terjerat oleh cinta dari putri kepala polisi.
nah loh.... gimana nih 😱😱😱
Akankah cinta shin tercapai atau kah penuh halang lintang.!!
Semoga saja cinta pun berpihak padanya 🤗🤗🤗
Semangat shin raih lah cinta yg hangat itu untuk meluluhkan hatimu yg dingin. 😉😉
akaba ini licik sangat 😈