NovelToon NovelToon
Dokter & Istri Mafia

Dokter & Istri Mafia

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Kaya Raya / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Dokter / Tamat
Popularitas:38.3k
Nilai: 5
Nama Author: ༺ 𒆜RཽEཽIཽSཽAཽ𒆜 ༻

Bagaimana jadinya jika seorang gadis cantik yang masih duduk di bangku sekolah dijodohkan dengan seorang lelaki yang berprofesi sebagai dokter muda.

Bahkan lelaki itu tidak tahu bahwa calon istrinya adalah queen Mafia.

Akankah rahasia gadis itu akan aman dari calon suaminya yang merupakan pewaris rumah sakit tempat lelaki itu bekerja lalu apa yang akan terjadi dengan gadis itu jika rahasianya terbongkar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ༺ 𒆜RཽEཽIཽSཽAཽ𒆜 ༻, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 {Menunggu Kabar}

Sudah satu bulan anggota Black Lion berada di AS untuk membantu Black Sky, siang nanti mereka sudah tiba di bandara karena perintah queen sudah boleh pulang.

Sekarang Tasya masih tidur nyenyak, El datang ke kamar membawa makanan untuk Tasya.

"Sayang bangun dulu ya?" bisik El.

"Gak mau kak." ucap Tasya yang masih memejamkan mata.

"Nanti kalau gak sarapan sakit loh, apa lagi semalam kamu mualnya parah sarapan dulu ya?" ucap El sambil mengusap lembut rambut Tasya.

"Gak mau kak, nanti mual lagi aku capek kak." ucap Tasya masih menutup mata.

El bingung bagaimana cara nya agar Tasya mau sarapan, karena kehamilannya memasuki sepuluh Minggu membuat Tasya merasa tubuhnya mudah capek dan mual nya tambah parah.

"Sya bangun ya, gak akan mual lagi kok aku jamin nanti gak akan mual?" ucap El membantu Tasya mendudukkan dirinya.

"Kenapa gak kakak aja yang hamil?" gerutu Tasya.

"Sayang, mana ada laki-laki hamil itu semua sudah kodratnya perempuan untuk mengandung, melahirkan, dan menyusui."ucap El sambil menyuapi Tasya.

"Udah kak." ucap Tasya menutup mulutnya dengan tangan.

"Baru tiga suap, tiga suap lagi ya setelah itu udah?" ucap El.

Tasya menggelengkan kepalanya, "Udah kak aku takut mual lagi."

"Ya udah di minum susunya." perintah El.

"Kakak gak kerja?" tanya Tasya sambil meminum susu.

"Ini mau siap-siap, kamu dirumah sendiri ya gak papa kan?" tanya El mengambil pakaiannya.

"ikut, aku mau ikut kakak?" rengek Tasya.

"Ya tapi disana harus istirahat ya, saat kakak tinggal gak boleh keluar ruangan." melihat kearah Tasya.

.

.

Sampai di rumah El menggandeng tangan Tasya menuju ruangan El, "Kamu tetap disini jangan kemana-mana, kita tukeran HP ya mana hp nya?"

"Kenapa tukeran HP kak?" menolak memberikan HP-nya.

"Gak papa lagian kamu mainnya pake HP aku kan?" kata El.

Tasya menurut memberikan HP HP-nya ke El.

.

.

"Boseeennn." gerutu Tasya merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur karena sudah lebih dari satu jam dia memainkan gamenya.

"Mending keluar." gumam Tasya berjalan keluar ruangan.

Tasya berjalan di koridor rumah sakit, karena bingung mau pergi kemana Tasya memilih pergi ke kantin karena merasa perutnya lapar.

"Bibi mau pesan makanan terenak disini boleh?" tanya Tasya ke penjual makanan kantin.

"Tentu boleh non, minumnya apa non ?" tanya bibi.

"Jus alpukat bi, nanti bawa ke tempat dekat jendela itu ya Bu?" Tasya berjalan menuju tempt yang bisa melihat kearah luar.

.

.

.

Ditengah perjalanan menuju ruang kerjanya ponsel Tasya berbunyi ada panggilan masuk.

El melihat nama kontaknya, "zein? siapa Zein?"

"queen, semua senjata pesanan queen sudah tiba."

"Queen, siapa queen dan senjata apa yang anda maksud?" tanya El dengan nada curiga.

Dito melihat kembali nama kontaknya, "benar queen tapi kenapa yang jawab laki-laki, gawat pasti suaminya? "batin Dito langsung mematikan panggilannya.

"Malah dimatiin, aneh?" El melanjutkan menuju ruangannya.

Tasya yang baru selesai makan dikantin, ingin kembali ke ruangan El tapi di perjalanan ada yang menghadangnya.

"Mau kemana Lo?" tanya orang itu.

"Minggir gue gak ada urusan sama kalian." jawab Tasya santai.

"Jawab jujur dulu pertanyaan gue, ada hubungan apa Lo sama dokter El jawab?" tanya Ros.

Tasya hanya diam, "Malah diem, cepat jawab gak denger apa?" kata temannya Ros.

"Emang kalau gue ada hubungannya sama dokter El kenapa?" tanya Tasya menatap dua badut didepannya.

"Gue mau Lo jauh-jauh dari dokter El atau Lo akan tahu akibatnya?" ancam Ros.

"Kalau gue gak mau, Lo mau apa?" tanya Tasya dengan senyum liciknya, "Kesempatan bagus kak El mau kesini." batin Tasya.

"Kurang ajar berani lo nantangin kita ya?" ucap temannya Ros.

"Emang kenapa gue gak takut sama kalian berdua." jawab Tasya dengan nada mengejek.

"Dasar pelakor." ucap Ros mendorong tubuh Tasya saat melewatinya.

Braakkk....

Tubuh Tasya bertabrakan dengan perawat yang tidak sengaja lewat didepannya, tubuh Tasya terjatuh dengan keras.

"Maaf mbak, mbak gak papa?" tanya perawat itu dengan ketakutan.

"Syukurin siapa suruh berani nantangin kita hahaha." tawa Ros dan temannya.

Tasya berdiri di bantu perawat tadi, El yang melihat Tasya langsung berlari, "Sya kamu gak papa?" tanya El khawatir.

Tasya menggeleng pelan karena menahan rasa sakit di perutnya, "Apa yang kalian berdua lakukan?" tanya El ke dua orang didepannya.

"Ki-kita gak mendorongnya dok, dia sendiri yang jatuh ya kan?" ucap Ros menyenggol lengan temannya.

"Ya dok kita gak tahu kalau dia jatuh?" ucapnya melihat kearah El.

"Kak.... sakit." ucap Tasya pelan.

El yang mendengar suara Tasya melihat bercak darah di lantai, tanpa pikir panjang lagi El langsung mengangkat tubuh Tasya untuk diperiksa.

"Kak...sakit kak." ucap Tasya memegangi perutnya menahan rasa sakit.

El yang melihat Tasya memejamkan matanya menjadi takut, "Sya bangun Sya, jangan tutup matanya.?"

Rasanya Tasya sudah tidak sanggup menahan rasa sakitnya, karena tempat dokter Sarah di lantai 4 didalam lift El terus menyuruh Tasya agar membuka matanya.

Lift terbuka Dokter Sarah yang baru keluar dari ruangannya terkejut melihat kearah El dan noda darah di pakaian Tasya.

"Dokter tolong istri saya dok." ucap El dengan nada khawatir.

Dokter Sarah langsung menyuruh perawat untuk mengambilkan brankar, El terus mengikuti Tasya sampai didepan pintu ruang IGD.

El terduduk lemas di kursi depan pintu ruangan yang menangani istrinya, takut itu yang dirasakan El sekarang bagaimana nanti jika istri dan anaknya kenapa-napa.

El menghubungi nomor Ersan untuk memberitahukan kabar kepada keluarganya dan keluarga Tasya.

"Sya, maafin kakak aku mohon bertahanlah Sya demi aku dan anak kita." ucap El meneteskan air matanya.

"Kak bagaimana keadaan kakak ipar?" tanya Ersan.

El hanya menggelengkan kepalanya karena belum ada informasi dari dalam ruangan.

Mendengar jawaban El membuat mama Tasya hampir pingsan untung saja papa sigap langsung menyuruh duduk.

"El apa yang sebenarnya terjadi, kenapa Tasya bisa mengalami pendarahan?" tanya mami.

"Iya El, ceritakan semua sebelum Tasya pendarahan." ucap papi.

El menceritakan semua kejadian waktu Tasya tidak ada di ruangannya hingga dirinya melihat Tasya yang terjatuh di jalan menuju kantin.

"Kak, siapa orang yang bersama dengan kakak ipar saat terjatuh?" tanya Ersan.

"ada satu perawat dan dua dokter yang sedang bersamanya, yang aku tahu dokter Ros dan temannya." ucap El melihat kearah Ersan.

"Aku akan memeriksa cctv ditempat kejadian." ucap Ersan.

"Aku ikut." ucap Chelsy mengikuti Ersan di belakangnya.

"Mi aku takut mi, bagaimana kalau Tasya kenapa-napa?" ucap El melihat kearah maminya.

"Mami yakin Tasya dan anak kalian baik-baik saja, Tasya kan kuat percaya sama mami mereka berdua akan baik-baik saja." sambil memeluk El.

Sudah hampir satu jam tapi Dokter Sarah yang menangani istrinya belum keluar juga, ada perawat yang keluar tapi saat ditanya papinya El tidak bisa menjawabnya.

...***@@***...

Terimakasih sudah membaca jangan lupa like subscribe comments nya ya maaf baru bisa up.🙏🙏🙏🙏

1
Leniy Lenong
lanjut Thor seru ceritanya
Silvy Sasi
nech ceritanya dah tamat atau gimana she, dah Lama tnggu part berikutnya tp tak Ada kelanjutannya, padahal ceritanya seru
Kura Penyu
jngn klmaan thor upny...❤️❤️❤️❤️
May Yadi
panik gx, panik gx tuh
Kura Penyu
thor mna nich upny,dh lma g up...
Kura Penyu
lanjut thor....smngt for upny...❤️❤️❤️❤️❤️
tasya gultom3112
lanjuttt semangat
Kura Penyu
mna thor kok blm up lg sich...😞😞😞
SnuggleKitty
mantep ceritanya kk😉. update gila"an dong KK😁 sayangnya cerita bagus kayak gini pembacanya dikit😥
putri Azzahra
Aku gk terlalu suka sama sikap mafia ini biasa nya kalo di mafia lain nya tegas dingin tapi gapap sih thor semangat terus aku suka ceritanya😍😘👌💋😊🙌💕✨
Kura Penyu
lanjut Thor,,drtd udh di tnggu upny...❤️❤️❤️❤️
Girl Moon Maker
Ampun pala eike pusing mak, menunggu lanjutannya bikin galau~
Kura Penyu
lanjut up Thor,,,smngt bc nich
enjouecollectif
Yok bisa crazy up yok!!
Kura Penyu
lanjut Thor...
tasya gultom3112
lanjut
Pin-Up Yang Elegan
lanjuttt thorrr semangat ,jangan lupa jaga kesehatan ,dan jangan lama lama upnya ok
༺𒆜Rahayu𒆜 ༻: makasih kak atas supportnya ☺️☺️
siap kak jangan lupa like ya😁😁
total 1 replies
alchemyworks
Love love dong buat author yang udah buat cerita ini
༺𒆜Rahayu𒆜 ༻: makasih kak
total 1 replies
LilCutie
aku nangis nih kalau lama lanjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!