Setelah Madina tahu jika dia bukanlah darah daging Puspa, diapun bertekad memberanikan diri mencari Sang ayah ke negri kelahirannya Singapura.
Dan siapa sangka karena pencariannya itu dia justru bertemu dengan seorang gadis yang sangat mirip dengannya dan nyaris tiada beda.
Madina pun ternyata jatuh hati pada pria sama yang gadis itu cintai.
Siapakah wanita itu? dan apakah Madina bisa menemukan sang ayah?
simak cerita Madina bukan anak haram season 2 ya ..tentunya dengan tokoh dan cerita yang berbeda.
MARKICA (Mari kita baca)
happy reading all 🥰
semoga terhibur
jangan lupa tinggalkan jejak like vote dan komentarnya di setiap bab ya 🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maheer qirani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akhirnya Zamrun tahu
Sepanjang perjalanan Madina terus berdoa dan berharap bisa menemukan jalan atau setidaknya bertemu dengan mereka yang dia kenal. Siapapun itu.
Joe terus berjalan mencari keberadaan Madina dengan memanggil dan menanyakan ciri tentang dirinya pada setiap orang yang dia temui.
"Maaf tuan? Apakah anda melihat seorang perempuan bercadar jalan kearah sini? Kira-kira tingginya segini".
Ujar Joe yang mulai khawatir akan informasi tentang Madina.
Ternyata tidak ada seorang pun yang melihat Madina, Joe hampir putus asa, akhirnya Joe meminta bantuan Arman untuk mencari keberadaan Madina.
"Hello om, bisa bantu aku, Madina hilang"
Mendengar kabar tersebut Arman terkejut dan langsung menurunkan anak buahnya yang lain untuk mencari Madina.
Namun dia berpesan agar Zamrun tidak mengetahui tentang hilangnya Madina.
Joe sangat khawatir dan cemas, dia bingung apakah Zamrun harus mengetahui kabar ini atau tidak?
Joe datang ke kantor Zamrun untuk melihat situasi kondisi yang pas untuk mengatakan jika Madina hilang.
Saat Joe datang ke kantor, Zamrun nampak sedang bicara pada sebuah foto di dalam dompetnya.
"Akhirnya ayah bisa menemukanmu dan hidup bersama mu saat ini, ayah merasa sangat bahagia bisa berada dekat dengan kamu Madina, karena kamu adalah malaikat ayah darah daging ayah, maafkan ayah jika ayah belum bisa mengatakan semua ini kepada kamu nak"
Ucap Zamrun pada foto anaknya membuat Joe sangat terkejut.
Joe baru menyadari dengan sikap pamannya yang berlebihan pada Madina, dan kini dia tahu alasan semua itu karena Madina adalah anaknya
"Jadi Madina adalah anak kandung paman, itu berarti dia adalah keponakan ku, astaga bagaimana aku bisa ceroboh membiarkannya pergi dan menghilang seperti ini?"
Ujar Joe dalam hati menyesali semua yang telah terjadi.
Dibalik kursi, Zamrun menyadari jika seseorang masuk ke ruangannya, dia berbalik badan dan melihat Joe sedang gugup.
"Kamu kenapa Joe?"
Tanya Zamrun membuatnya semakin merasa bersalah.
"Maafkan aku paman, sebenarnya aku mendengar semua yang kamu katakan mengenai Madina"
Joe meminta maaf karena sudah lancang dan tidak sopan mendengar semuanya.
Zamrun tersenyum seakan tidak keberatan jika Joe tahu, sebab dia berpikir akan tiba waktunya semua akan tahu jika Madina adalah anak kandungnya.
"Tidak apa Joe, justru paman merasa lega kamu sudah mengetahui jika Madina adalah anak paman, yaitu keponakan kamu"
Jawab Joe.
"Tapi mengapa paman tidak menceritakan semua ini dari awal? Jika Madina tahu pasti dia akan merasa senang?"
Usul Joe.
"Tidak semudah itu Joe, Madina sudah banyak melewati masa sulit bersama Puspa dengan penuh perjuangan, aku sendiri tahu bagimna kehidupan mereka disana, Madina kecil sempat bicara padaku dulu jika dirinya sering dihina dan di sebut anak haram, dan tentunya jika dia sampai tahu aku adalah ayahnya pasti dia tidak akan pernah mau memaafkan aku, karena aku telah menelantarkannya!"
Ucap Zamrun teringat masa lalu saat bersama Madina kecil yang tersesat di hutan.
Joe pun terdiam dan melihat hasil tes DNA pamannya dengan Madina.
"Itu bukti nyata jika Madina memanglah darah daging paman Joe, paman tidak mau kehilangan dia!".
Mendengar keinginan sang paman tidak mau kehilangan Madina, dia pun langsung teringat akan nasib Madina yang menghilang.
"Tapi om ada kabar buruk "
"Kabar buruk apa Joe?"
"Madina hilang".
Jawab Joe setengah sadar mendengar pernyataan jika Madina adalah saudaranya karena dia lebih mencemaskan keadaan Madina yang hilang.
Mendengar anaknya menghilang, Zamrun pun mulai naik pitam dan terlihat seperti menahan amarahnya.