NovelToon NovelToon
Kehidupan Baru

Kehidupan Baru

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat / Kelahiran kembali menjadi kuat / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sanggar Indah

Beberapa orang tidak percaya adanya reinkarnasi. Tetapi inilah yang di alami seorang Angel Zhao. Bukan! lebih tepatnya perpindahan jiwa.

Angel Zhao mendapati dirinya bangun di tubuh wanita bernama Julia Brasco. Gadis polos dan lemah yang juga meninggal akibat kecelakaan. Gadis yang ada di mobil yang menjadi lawannya.


Angel dan Julia yang sama-sama menjadi korban keserakahan, sama-sama korban penghianatan, dan sama-sama menjadi korban penjebakan.


Angel yang bodoh dan naif membuat seluruh keluarganya menanggung penderitaan. Penyesalan yang begitu besar membuat Angel meminta pada yang kuasa untuk memberikannya kesempatan sekali lagi.


Angel yang menginginkan kehidupannya lagi, menempati tubuh Julia yang sudah menyerah dengan hidupnya sendiri.


Angel berusaha untuk memperbaiki hidupnya lewat tubuh Julia.
Dia akan melakukan semua, meski harus menjadi boneka dari pria kaya yang menjadi suami kontraknya. Pria inilah yang mengantarkan Angel kepada pembalasan dendamnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sanggar Indah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membawanya Ke Apartemen

Pintu apartemen mewah itu terbuka lebar dan pelan. Maxilian masuk dan langsung meletakkan tubuh Julia di sofa. Dia letakkan kedua tangannya di pinggang sambil melihat Julia bergerak pelan seperti tidak nyaman namun kemudian kembali tidur. Kemudian Maxilian melemparkan tubuhnya pada sofa yang tak jauh dari Julia.  Tak habis pikir kenapa ada gadis bisa sepulas itu tidur di tempat asing.  Bahkan jika dia membuangnya, dia rasa gadis ini tak akan menyadari.

Maxilian bangun dari duduknya berjalan menuju wastafel, lalu mencuci tangannya dengan bersih, dan mengambil segelas air putih dan meminumnya. Dia melirik Julia sekali lagi menggeliat pelan. Lalu suara ‘bruk’ membuat wajahnya sukses menoleh dan meletakkan gelasnya dari tangannya. Dia berjalan dan sudah melihat tubuh Julia jatuh dari sofa.

“ck,ck,ck” decaknya pelan. Benar-benar buruk.

“sakit,,” keluh Julia tanpa sadar saat tubuhnya jatuh ke lantai.

Maxilian mengerutkan keningnya saat mendengar suara mengaduh julia pelan. Dia tak berniat membantu Julia untuk mengangkat tubuhnya ke sofa, dia tetap membiarkan Julia berada di lantai yang dingin. Maxilian kembali duduk di sofa dan diam melihat Julia meringkuk kedinginan. Bagaimana mungkin tidak kedinginan, sedangkan gadis ini memakai pakaian pendek dan memperlihatkan lekuk tubuhnya. Tapi itu tidak cukup untuk menarik selera seseorang seperti dirinya.

Di matanya, wanita seperti itu sama sekali tak memenuhi target wanita yang bisa duduk sebanding dengannya.

“Tubuhnya sama sekali tak menarik, ciumannya buruk dan lagi dia terlihat murahan! Benar-benar buruk!” hardik Maxilian memberi penilaian.

“kau seharusnya bersyukur bahwa aku tak memberimu nilai. Jika kau sadar, dan melakukan hal gila lagi, maka nilai keseluruhan dari dirimu adalah nol.”

“ibu,,,maaf, aku salah..aku salah bu..” Julia yang saat ini sebagai Angel merasa seolah tertarik dalam dunia luka. Di mana bayangan saat kedua orang tuanya meninggalkannya karena kecewa. Tatapan ibunya begitu terluka, dan dia hanya bisa menangis.

Maxilian tertegun saat melihat tubuh wanita itu bergetar dan menangis. Dia terdiam dan mendengarkan keluhan wanita itu.

“ibu,ibu,ibu..aku salah...” Sekali lagi tubuh Julia bergetar pelan. Bagaimana dia menghadapi kenyataan kalau dia sendiri yang menghancurkan keluarganya. Dia mengorbankan keluarganya demi cinta yang diagung agungkan. Dan nyatanya setelah seluruh harta kekayaannya jatuh ke tangan Aaron, pria itu masih menginginkan kematiannya. Betapa serakah!

“apakah dia bangun?” tanya Maxilian lirih. Maxilian tak berniat mendekat, dia hanya menunggu mata wanita itu terbuka. Tapi itu tetap terpejam. “Dia merindukan ibunya?” sambung Maxilian kemudian.

Sejenak perasaannya menjadi sesak. Dia melirik wanita itu sekali lagi dan beranjak menuju kamarnya. Tak berniat memindahkan Julia di atas sofa dan membiarkannya meringkuk di lantai yang dingin. Dia menutup pintu kamarnya rapat dan membersihkan diri sebelum tidur.

Malam ini Julia menghadapi badai hebat pada jiwanya. Dua ingatan berbeda di tubuh yang sama menyapanya satu persatu. Namun dari semua ingatan, ingatan dari masa lalunya sebagai Angel Zhao jauh lebih kuat. Bayangan pria tampan bernama Aaron itu selalu muncul berulang-ulang. Membuat tubuhnya memanas tak terkira.

Tak cukup sampai di situ, ingatan kematian antara Angel Zhao dan Julia si pemilik tubuh ini saling bersimpangan, saling bertumpu menjadi satu. Decitan rem mobil dan suara tabrakan itu terngiang jelas di telinganya. Membuat tubuhnya melayang, mengerang sakit bahkan menangis sebagai bentuk permohonan. Dia , sebagai Angel Zhao merasa takdir hidup tidaklah adil baginya.

“Ibu, aku bersalah,” erang Julia sangat pelan., lalu tiba-tiba ingatan asing menyapa. Dia melihat dirinya sendiri menangis saat sesosok mayat wanita penuh darah itu tak bergerak. Tubuhnya menegang dan bibirnya dengan pelan mengatakan “Ibu jangan pergi, jangan tinggalkan aku bu..”

Lalu sekali lagi, ingatan rasa sakit dari satu kecelakaan membawa dua  tubuh dan dua ingatannya ke ujung mata. Air mata nya bahkan telah mengalir deras dengan tubuh berkeringat. Saat tabrakan mobil itu terulang sekali lagi, saat itulah Julia membuka matanya. Peluh membanjiri tubuhnya dan terasa sangat lengket. Dia mulai mengedarkan pandangan ke segala arah meski pusing mendera tak tertahan.

“di mana ini?”

Julia mencoba bangkit, dan dia meneliti sekitarnya. Rasa kantuknya bahkan jauh lebih hebat dari biasanya.  Dia berjalan tertatih dan tertegun saat menyadari desain rumah ini sangatlah familiar untuknya.

“Ini,,apakah ini apartemenku diCina? Apakah aku benar-benar kembali ke Cina? Iya...!aku benar-benar kembali.  Aku merindukan kamarku. Kamarku...?”

Tanpa memeriksa lebih jauh, Julia berjalan membuka ruangan dengan tidak sabar. Semua desain apartemen bahkan ruangan benar-benar sama dengan apoartemen milik Angel Zhao di Cina. Entah sebuah kebetulan atau sebuah takdir yang baru terajut, Julia kini berada di kamar Maxilian. Melihat pemandangan di depan mata, Julia tidak bisa menahan diri. Dia sudah sangat merindukan tempat tidurnya. Tanpa melihat ada Maxilian yang tengah terbaring di sana, Julia segera melemparkan tubuhnya tepat di samping Maxilian.

Tempat tidur itu bergoyang pelan saat sebuah kaki melayang tepat di dadda Maxilian. Terlempar begitu keras hingga membuat kening maxilian mengernyit pelan. Dia merasa sesak dengan kaki yang sulit digerakkan. Tak lama kemudian sesuatu yang asing bahkan menendang tubuhnya dengan kuat hingga akhirnya dia terjatuh.

Maxilian mengerjap, rasa sakit saat tubuhnya terhempas membangunkannya dengan cepat. Dia mencoba berdiri dengan menguap dan tertegun saat melihat seseorang ada di atas tempat tidurnya. Orang tersebut dirasa sangat familiar walaupun rambut menutupi wajahnya. Membuat Maxilian kaget dan berteriak dengan kencang!

Teriakan itu sangat keras hingga membangunkan Julia yang terlelap. Karena terkejut dengan teriakan itu, Julia saat ini bahkan ikut berteriak dengan tubuh duduk tegap di atas tempat tidur. Matanya terbuka lebar dan saat ini sedang menatap seorang pria yang tengah bertelanjang dadda. Kini bahkan dia berteriak lebih keras sekali lagi. Tangannya terulur dengan menunjuk Maxilian yang juga berteriak menatapnya.

Di penghujung teriakan itu, keduanya sama-sama terdiam dan saling  bertatapan. Ada banyak emosi yang melintas di tatapan keduanya. Namun saat ini tatapan Maxilian lebih jelas terlihat emosinya.

“apa yang kau lakukan di kamarku!”

Teriak mereka berdua bersama. Keduanya saling menunjuk satu sama lain dengan mata waspada.

“Apa?!” tanya Maxilian yang bingung dengan pertanyaan yang sama yang diajukan gadis itu untuknya.

Maxilian telah sangat yakin meletakkan tubuh gadis itu di sofa, dan bahkan membiarkan gadis itu meringkuk kedinginan di lantai. Tapi kenapa pagi ini gadis ini bisa berada di kamarnya? Kenapa dia bisa tidur satu ranjang dengan gadis tak beretika sepertinya. Apakah gadis ini melakukan sesuatu kepadanya semalam? Sontak dia memeriksa tubuhnya dan memeluk daddanya yang telanjang.

Tidak! Batin Maxilian. Dia sangat yakin bahwa dia tidak melakukan apapun dengan gadis sepertinya. Di lihat dari sudut manapun gadis itu sangat tak menarik baginya. Sangat tak menarik sampai dia tak akan pernah berpikir untuk melakukan sesuatu dengannya. Mengingat kejadian semalam saat gadis itu mabuk dan mencoba merayunya, sudah dipastikan gadis itu pasti mencarinya dan mencoba merayunya lagi saat dia tidur. Ya.. dia yakin itu.

“Ka—Kau.. apa yang kau lakukan di kamarku?” ulang Julia tanpa sadar. Dia memeriksa tubuhnya dari atas hingga ke bawah untuk memastikan pakaiannya masih melekat di tubuhnya. “Apakah aku melakukan sesuatu? Tidak, aku tak bisa melakukan kesalahan lagi atau managerku akan memarahiku.”

Alih-alih mengaku salah, Maxilian kini tak dapat berkata-kata saat mendengar pengakuan Julia. Butuh waktu beberapa menit untuk menata emosinya sebelum akhirnya dia kembali menatap gadis itu yang terlihat sangat pucat dan gelisah. Memeriksa pakaian bahkan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dengan ketakutan di matanya.

Ada apa dengan gadis aneh ini? Tanyanya dalam hati. Tapi rasa marah dan jijik di matanya tampak berkobar hebat. "Ini kamarku! Dan apa yang kau lakukan di kamarku!" Bentak Maxilian keras.

1
ByChoco
Baru baca bbrpa bab aja sih... sebenarnya ini alurnya bagus, dan di novel ini untuk tanda baca masih belum sesuai... masih cukup berantakan, tanda petik utk percakapan juga bbrpa tanda baca yg lain
S P Lani
arah nya mau kemana ga jelas pengarang nya MC nya jadi psk atau ga sih
S P Lani
ga jelas ceritanya sok misterius tapi ga masuk di logika 🤭🤭🤭
S P Lani
masalah perut jadi berita utama
S P Lani
semua nya penuh tamparan sedangkan si MC cuman diam aja uang nya juga cuman omong kosong harta omong kosong.julia karakter penulis penuh omong kosong
S P Lani
kok murahan banget sih penulis anda tidak menganggap si Julia cari koneksi dgn tubuhnya kan .jgn lakukan itu mengotori MC nya dong 🤭🤭🤭
S P Lani
ayah kaya raya masih bergantung sama laki laki .ngapain orang kaya kalau bodiguard aja ga mampu .tolol cerita MC nya
S P Lani
ketololan MC Napa penulis di buat GG oblog MC nya udah tau acara untuk merundungnya dgn santainya sendirian .kalau goblog Napa MC nya .novel yg lain pasti bawa bodiguard lah ini sok sok an di tempelng di hina diam aja goblog MC nya atau penulisnya terlalu ga tau dunia
S P Lani
kesan nya murahan banget si MC nya dong yg penulis tonjolkan
nur janah567
cerita bikin pusing alurnya gk jekas
Kasmiwati P Yusuf
dr awal sdh mkir..ap kekuatan julia,..smua tdk berpihak sm julia ,tdk ad kekuatan buat lindung dri, tdk ad keluarga yg lindung julia..jiwa pembunuh ny tak ad..ha dehhh..siapa yg jaga jantung aku tor tetcintaaa...🥵🥵🥵
As Tini
ampunn deh,, juliaa gedeg aq
Phi Pesek
👍
Lili Inggrid
bagus
Euis Aidah
kereeen banget ceritanya👍👍👍👍
Reni Ajja Dech
jika kamu bilang kamu sangat mencintai Julia.julia akan lebih tunduk lagi sama kamu
Reni Ajja Dech
Sely baru benar wanita murahan.
Reni Ajja Dech
ngomong baik2 Napa Lian sama istrimu.biar kamu dapat cintany.
fitriani
ternyata takdir mempermainkan julia dan angel.... ternyata tmn masa kecil maxilian adalah lusi org yg paling d benci angel org yg menorehkan luka terdalam bwt angel
fitriani
nah pasti pada lgsg diam kan kalian denger kata2 julia ttg cincin pernikahan.... makanya jgn mancing2 julia krn julia gak sebodoh yg kalian pikirin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!