NovelToon NovelToon
Bukan Janda Biasa (Hanya Status)

Bukan Janda Biasa (Hanya Status)

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Janda / Tamat
Popularitas:8.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Arion Alfattah

Sebuah takdir yang tidak pernah dia bayangkan membuatnya harus menjadi ibu sekaligus ayah secara bersamaan.

"Apa salahnya jika saya janda?" tanya Fira yang sudah geram. "Apa kalian pikir saya mau jadi janda? Apa kalian pikir semua wanita mau jadi janda? Tidak! Kami tidak mau menjanda! Tidak ada yang mau!" ucap Fira tegas dan lantang.

"Apa nyonya sadar, jika nyonya sendiri janda di tinggal mati! Lalu kenapa jika aku janda?"

"Syafira!" Sela Reyhan sedikit tidak suka.

"Kenapa? kau ingin marah, Reyhan? memang benarkan jika nenek mu janda? Lalu kenapa mereka menghina janda seolah-olah mereka paling benar?"

"Sadarlah! Buka pikiran kalian! Jangan pernah menghakimi sembarang janda karena tidak semua janda pelakor!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa Kamu?

Fira dan Reyhan tiba di kediaman Arman.

Fira masih enggan untuk keluar, tiba-tiba saja dia jadi gugup saat akan bertemu keluarga Reyhan.

"Ayo! Kenapa malah bengong. Kamu gugup?" tanya Rey, Fira mengangguk.

Rey menyunggingkan sudut bibirnya, merasa gemas.

Reyhan ke luar, kemudian menghampiri Fira dan membuka kan pintu.

"Tenang saja, keluargaku baik. Mereka tidak akan menggigit mu," goda Reyhan.

Batin Fira berkata, "Seperti mau ketemu camer saja."

Fira menurunkan kakinya dan mengikuti Rey dari belakang.

"Sore, semuanya," sapa Reyhan.

Arman yang sedang mengerjakan pekerjaan di ruang tamu menoleh, matanya terfokus pada wajah Syafira.

"Kamu?!"

Fira yang tadinya menunduk mendongakkan wajahnya, dia ikut terkejut melihat wajah Arman.

"Halo, Om. Kita ketemu lagi," ujar Fira.

"Kenapa kalian bisa bareng? Apa dia pacarmu, Rey?" tanya Arman bingung.

"Iya, pah. Dia pacar Reyhan," celetuk Rey.

Fira menoleh melototkan matanya ke Rey.

Rey tersenyum menggerakkan alisnya menggoda Fira. Syafira yang melihatnya bergidik ngeri.

"Bukan om..."

Tapi mulutnya tiba-tiba di bekap oleh Rey.

"Maksud Fira bukan pacar, tapi calon istri."

Fira semakin kesal, hatinya menjadi dongkol akan ucapan Reyhan.

Sebenarnya Rey tak sengaja mengakui Fira sebagai pacarnya. Karena terlanjur bicara, akhirnya Rey punya ide untuk pura-pura agar tidak di tanya terus oleh orang tuanya.

"Akhirnya, kamu suka perempuan juga. Papa kira kamu suka sesama terong," kata Arman terkekeh.

"Iisss, anak ganteng gini masa suka sama terong? Enggaklah. Rey lebih suka kacang-kacangan," balas Rey sambil tertawa dan Armanpun ikut tertawa.

Fira yang tidak mengerti malah bengong sambil berfikir keras. "Apa maksudnya terong, kacang" batin Fira.

"Kayanya lagi bahagia, kenapa sih?" tanya seseorang tiba-tiba.

Fira membalikan badan, bibirnya tersenyum melihat orang yang pernah ia tolong.

"Syafira!" pekik Amel dan Dinda yang baru pulang dari acara arisan.

Dengan segera Amel langsung memeluk Fira. Fira meringis karena Amel tak sengaja menekan bagian yang terluka.

"Ssssttthh."

"Kamu kenapa?" Amel mengurai pelukannya.

"Kamu tidak apa-apa? apa luka mu berdarah lagi?" tanya Rey khawatir. Dia memegang dan melihat pangkal lengan Fira yang terluka.

"Astaga! Kamu terluka?" pekik Amel ketika melihat kakanya memegang Fira.

Dinda mendekat, dia ikut terkejut.

"Apa yang terjadi? Kenapa bisa sampai terluka begini?" tanya Dinda panik.

Fira melirik ke arah Rey. Sebelum Rey menjawab terdengar teriak anak kecil dari luar.

"Bunda!" pekik Felix, bocah itu langsung saja memeluk kaki bundanya.

Dika sempat kaget ketika Fira mengirimkan alamat rumah Arman, di benaknya begitu banyak pertanyaan mengenai Syafira.

"Bunda, kata Om Dika, Bunda terluka, mana lukanya? apa sakit? apa Bunda sudah ke doktel? aku tidak mau Bunda cakit" Felix terus bertanya tanpa memperdulikan yang lain, dan mata bulatnya sudah berkaca-kaca.

"Heii," Fira berjongkok mensejajarkan tubuhnya. "Bunda gak pa pa sayang, kamu jangan khawatir, om Reyhan sudah membawa Bunda ke rumah sakit. Maafin Bunda, ya. Sudah membuat kamu khawatir," ucap Fira memeluk Felix. Bocah kriwil itu tidak mau jauh dari bundanya, dia terus memeluk ceruk leher Fira.

"Apa yang sebenarnya terjadi, Fira?" tanya Dika yang ikut berjongkok melihat luka Fira.

Terlihat jelas ke khawatiran di wajah Dika, dan itu tak luput dari pandangan Arman serta Reyhan.

Fira berdiri, Dika juga berdiri.

"Kita duduk, lalu jelaskan apa yang terjadi!" titah Arman.

Mereka semua duduk mendengarkan penjelasan Fira dan juga Reyhan.

Mereka yang mendengarkan kaget dan bersyukur karena keduanya masih selamat.

"Kiranya siapa mereka? kenapa mereka menyerangmu?" tanya Dika penasaran.

"Aku juga tidak tahu, Om. Padahal aku baru dua Minggu di sini. Tapi, sudah banyak kejadian yang menguras tenagaku," jawab Fira.

"Apa kamu punya musuh?" tanya Dinda.

"Setahuku tidak, Tante."

"Ini aneh? tidak mungkin mereka menyerang tanpa ada sebabnya. Apa sebelumnya pernah terjadi hal yang sama?" timpal Arman.

Fira berfikir sejenak. "Pernah, tiga tahun yang lalu ada seseorang yang juga menginginkan nyawaku."

"Ini seperti di rencanakan," timpal Reyhan. "Siapa kamu sebenarnya? kamu sangat misterius!" batin Rey menatap terus wajah Fira.

"Maksud kamu?" tanya Fira pada Reyhan.

"Ada seseorang yang menginginkan kematian kamu, dan mereka merencanakan semuanya. Tidak mungkin ini kebetulan," kata Rey membalas tatapan Fira.

Mereka terdiam lalu membenarkan ucapan Reyhan.

"Siapa kamu sebenarnya?" tanya Amel curiga jika Syafira bukanlah wanita biasa.

Deg!...

Fira tertegun mendengar pertanyaan Amel. Fira berusaha untuk tidak gugup dan berusaha sesantai mungkin menjawab pertanyaan Amel.

"Aku hanya wanita biasa, aku juga manusia sama seperti kalian. Aku bukan pejabat, aku bukan aparat, aku hanyalah seorang janda ber anak." Jawab Fira berusaha untuk sesantai mungkin.

"Bunda, bukan janda biasa!" celetuk Felix penuh penekanan dari setiap katanya.

"Sudahlah lupakan saja masalah ini! Lebih baik kamu ganti bajunya! Mel, pinjamkan dulu baju mu! Sepertinya ukuran kalian sama," kata Dinda.

"Iya, kamu dan anakmu menginap saja di sini! Ini sudah jam enam sore." Melihat kondisi Fira, Arman berinisiatif menyuruh Fira dan anaknya untuk menginap.

"Benar, Fir. Itu jauh lebih baik di bandingkan kamu harus pulang, takutnya ada hal yang tidak terduga lagi!" sahut Amel.

Fira terdiam, dia bingung antara menolak dan menerima. Jika menolak, apa yang di katakan Amel benarnya juga. Jika menginap, dia merasa tidak enak hati baru kenal sudah menginap di rumah orang.

"Hmmmm, baiklah. Maaf merepotkan kalian," kata Fira.

"Tidak apa, nyawamu lebih utama," balas Arman.

"Kalau gitu saya pamit pulang, kasihan Dita ditinggal lama." Dika pamit kepada keluarga Arman.

"Hati-hati, Dik," balas Arman.

"Terima kasih, Om sudah menjaga Felix. Maaf merepotkan," sahut Fira.

Dika tersenyum mengangguk, dengan replek Dika mengelus kepala Fira.

"Semoga cepat sembuh", ucap Dika.

Bersambung.....

1
Maryana Fiqa
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Maryana Fiqa
. Nicholas Saputra 🤣🤣🤣🤣🤣
Maryana Fiqa
rindu balek lg kesini pedahal dah pernah baca tp keingat lg👍👍
Dyah Oktina
setuju dasar sableng...😁😁😁
Dyah Oktina
Aamiin. ..dgn doa yg sama u author sekel
Dyah Oktina
visualnya cocok dgn karakter safira..tp kok udah 24 aja.. bukanya d cerita inu masih 22 ya.. & anaknya felix umur mau 4thn
Dyah Oktina
iya....aku suka kok thor dgn karya2mu❤️
Dyah Oktina
agak2 nickolas nih yg datang menyelamatkan
Dyah Oktina
remehan ranginang....cerita mu seru... 😍👍🏻👍🏻
Dyah Oktina
Aamiin Yaa Robbal Alamin. ...sama2 ya thor....
Dyah Oktina
weh....istri hebat... masih muda.cantik pula.... hanya ada d dunia halu... 😍
Dyah Oktina
wah...nenek mainmu kom gelap banget... d club...ck...ck...ck.. dah gelap hati susah ya
Dyah Oktina
iya...aku juga males bacanya ....😁😁✌️
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂ayuk pusing bareng2..
Dyah Oktina
ish...bingung jamu....jamu... 🤭
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂😂kun...kun ...bisa batuk
Dyah Oktina
jgn2 nicho yg ngehamili sofi..dika yg kehilangan anaknya mila...arman kehilangan sofi adek... saling terkait dgn cucu yg sama... 🤭
Dyah Oktina
Aamiin. ....Sama2 ya thor
Dyah Oktina
kecil2 emang ngemesin ya.. 😍
Dyah Oktina
kok jd fiona... kebanyakan buat cerita ya thor..jd typo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!