NovelToon NovelToon
KISAH PENDEKAR TANPA TANDING

KISAH PENDEKAR TANPA TANDING

Status: tamat
Genre:Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:295.7k
Nilai: 5
Nama Author: Idwan Virca84

Kemungkinan up novel ini setisp hari selasa dan jumat 1 bab sampai 3 Bab..
bagi yang menyukai karya Idwan Virca84 bisa membaca karya Idwan Virca di novelToon cuma di akun yang berbeda.


Manggala adalah seorang pangeran di sebuah kerajaan, ia harus menyelamatkan diri, saat semua keluarganyadan seisi istana di bantai oleh pasukan iblis. Pasukan iblis berencana menguasai dunia...

Manggala bertemu dengan Lima pendekar Legenda, itulah awal perjalanan seorang pendekar tanpa tanding, mencari keadilan dan membasmi pengacau dunia....
Mampukah ia mengalahkan Partai Iblis dari kerajaan Awan Hitam itu?
Dapatkah ia membalas kematian keluarga Kerajaan??
Ikuti kisahnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Idwan Virca84, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Formasi Pedang Darah

Para murid Divisi Dua Pedang Roh itu bermentalan ke tanah, dan mengalami luka dalam yang cukup parah karna hempasan ilmu mereka sendiri.

"Bangsat...! Dia mengalahkan formasi Pedang Roh tanpa bergerak, kita harus melakukan formasi Pedang darah," ujar salah seorang dari Lima orang atasan murid murid Divisi Dua Pedang Roh itu.

"Baik, Ayo..!" jawab Teman temannya.

Mereka pun lansung melakukan formasi dengan saling menghubungkan tenaga dalam mereka. Dengan saling menghubungkan tangan ke punggung orang yang ada depannya.

Orang yang ada di depan merapatkan tangan ke dadanya, cahaya merah menyelubungi tangan orang yang ada di bagian paling depan itu.

Cahaya merah itu membesar dan membentuk sebuah tangan raksasa, dan yang memegang sebuah pedang raksasa berwarna merah menyala.

Manggala meningkatkan tenaga dalamnya dan bersiap dengan 'Jurus Tameng Dewa Tingkat Tiga nya.

Manggala pun mempersiapkan 'Jurus Raga Dewa'. untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang akan terjadi.

"Heaaa.....!"

Orang-orang berbaju merah yang berada paling depan berteriak nyaring, maka seketika tangan mendorong ke arah depan, maka pedang tangan yang memegang pedang merah raksasa itu mengayun ke arah Manggala.

Swoss.....! Swoss.....!

Booooom........!!!

Ledakan dahsyat mengguncang tempat itu, tanah dan debu berhamburan ke udara, Manggala hilang di telan debu berhamburan yang menutupi tempat itu.

"*Ha ha ha......!! Mati Kau anak muda," ujar orang orang itu sambil tertawa terkekeh.

Begitu debu-debu itu hilang tertiup* angin yang bertiup, tawa mereka terhenti seketika.

"*Hah....!!!"

"Sekarang giliran ku, Kisanak..!" ujar Manggala sambil menatap ke arah lima musuh di depannya*.

Kedua tangan seketika mendorong ke depan, cahaya putih membentuk sebuah tangan raksasa dan lansung melesat ke depan secepat kilat.

Wuss....!!

Boom......!!

"*Aaaa.......!!"

Kelima orang itu lansung terpental menghantam dinding batu bangunan di belakang mereka.

Blaaar......!!"

Batu- batu berhamburan ke udara, begitu batu- batu itu jatuh ke tanah dan debu menghilang dari pandangan, tampak bangunan itu hancur membentuk telapak tangan raksasa.

Kelima murid Divisi Dalam Pedang Roh itu tidak ada yang bergerak lagi, nyawa mereka melayang bersama ledakan dahsyat mengguncang tempat itu tadi.

Manggala berjalan ke arah bangunan itu dengan begitu tenang, Laras yang tadi menjauh segera melesat ke dekat Manggala dan berjalan di sampingnya.

"Manggala Kau tidak apa apa?" tanya Laras begitu menjejak kaki di samping Manggala.

"Aku tidak apa apa Kak Laras!" jawab Manggala sambil tersenyum memandang ke arah Laras.

"*Kita apakan orang orang congkak itu, Manggala?"

"Terserah Kak Laras ? Mau apakan mereka ?" jawab Manggala sambil tertawa kecil memandang ke arah Para murid Divisi Dua Pedang Roh itu, mereka tampak saling bantu membantu karna mereka rata rata terluka dalam.

"Kami akan mengampuni nyawa kalian! Asal Kalian mau menjadi pengikut Kami, dan jadi prajurit Kerajaan Galuh Kencana!" ancam Laras sambil mengacungkan pedang nya ke arah Para murid Divisi Dua Pedang Roh itu.

"Ampuni Kami! Kami bersedia menjadi pengikut dan mengikuti kemauan Kalian, asal nyawa kami di ampuni!" jawab mereka serentak, sambil berlutut di hadapan Manggala dan Laras.

"Baik lah, kami akan membantu kalian mengobati luka dalam yang kalian dulu," ujar Manggala sambil mengambil sekantong obat di balik bajunya, dan memberikan sebuah setiap orang yang terluka dalam itu.

Setelah memberikan obat itu, tampak para murid itu telah mampu berdiri dengan tegap, dan mereka lansung berlutut lagi di hadapan Manggala dan Laras.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pendekar, dan menunggu perintah selanjutnya?" ucap para murid itu, sambil mengepalkan kedua tangan kanan di depan wajah.

"Panggil dia Pangeran, karna Pangeran Manggala Putra Mahkota kerajaan Galuh Kencana!!" perintah Laras dengan lantang.

"*Kami menunggu perintah Pangeran?!"

"Kalian pergilah ke Kerajaan Galuh Kencana, dan bantu teman teman kalian di sana, setelah semua urusanku selesai aku akan kembali ke sana*!" titah Pangeran Manggala Surya Kencana.

"Baik Pangeran! Semua perintah Pangeran akan kami laksanakan!" setelah memberi hormat para murid yang telah di rekrut Laras itu lansung meninggalkan tempat itu, mereka lansung menuju istana Kerajaan Galuh Kencana.

"Ayo Kak Laras kita lanjutkan perjalanan," ajak Manggala pada Laras, gadis cantik itu tampak tersenyum.

"Baik lah, Ayo!"

Mereka pun meninggalkan tempat itu, sementara matahari telah naik ke atas kepala, pertanda hari telah siang.

Baru sekitar satu jam perjalanan menuju gerbang ke tiga Divisi Dalam Pedang Roh, mereka di hadang oleh segerombolan orang orang berbaju hitam dan beberapa prajurit siluman Kerajaan Awan Hitam Atas Langit.

"Ho ho ho....! Teman - teman rupanya orang yang kita tunggu telah datang!" tawa siluman itu melihat kedatangan Manggala dan Laras.

Manggala dan Laras begitu tenang, mereka lansung melesat ke depan para penghadang itu.

"Teman teman, Habisi mereka!!"

"Heaaa.....!!!"

1
edy Sagai
🤭terkalu banyak mengulang 2 setiap episode
Cucu Cerri
mungkin amnesia ya thor
Jamaluddin Putra06
season 2 uda ada kh
Idwan Syahdani: belum bang, lagi mau nyelesain novel yang lain dulu... tunggu aja...
total 1 replies
Adi Hernowo
lanjut Thor.....
Abdul Rouf
kayak novel cina ada alam atas
Irianto Rakim
sudah sangat bagus cerita ini dan semakin menarik bagi para pembaca juga bahasanya sendiri dapat di mengerti, semoga sukses /Good/
Idwan Syahdani: makasih..
total 2 replies
Raimon
Aneh Authornya....Chapter sebelumnya diulang hampir separoh untuk chapter selanjutnya....Apaan itu....
Raimon
Loo....rombongan Manggala ya kok Ndak tersebut....
Raimon
Thoor....maaf...sudah beberapa episod kamu tampilkan pengulanga khapter sebelumnya pada chapter berikutnya....curang kamu....
Raimon
Tak mengapa nama tokohnya dari tirai bambu....cuma kamu lupa....kalau guru MC adalah para dewa dari tirai bambu pastilah dia punya cincin ruang untuk menyimpan harta....maka seharusnya lah murid tunggal dari kelima dewa itu dikasih benda pusaka langit berupa cincin ruang....
Raimon
Ternyata benar ya disini para pendekar ya miskin semua....Ndak ada narasi MC nya merampas Cincin ruang atau kantong harta lawan yang dibunuhnya......
Raimon
like pertamaku untukmu....
Raimon
Hahaa...aku suka...trus hancurkan perguruan ini...lumpuhkan satu persatu tetuanya....tapi aku ragu nih...perguruan ini putih apa abu abu....
Raimon
Ya jelaslah kamu kecolongan....kamu baru turun gunung...masih naf...tak paham akal licik lawan...pikir pikir untuk membunuh...itu jadinya....eharusnya kamu tiru sikap Cang Lin dari kota Bai An....
Raimon
Gatuku adalah pertapa yang tak mau disebutkan namanya...maaf sesepuh...itu amanat guruku...jangan paksa aku...kalau sesepuh tetap memaksa sebaiknya saya mundur lagi dari Sekte Pedang Kembar ini....Gobloook.
Raimon
Begitu pedang menyentuh tubuh Manggolong...pedang hanya mengenai angin....
Raimon
Thoor...kamu Ndak pernah baca Komen yaa....
Raimon
Betul kaan...Ndak seru....anak buah Soka pada kemana....
Raimon
Masuk sekte sebagai jalur cepat untuk mendekati musuh bolehlah diabaikan....
Raimon
Trus kau kok buat MC nya seperti sengaja menonjolkan dan memvanggakan diri dengan menyebutkan nama gurunya....begitu ya versi Indonesia....ungkapkan gurunya supaya cepat tenar....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!