Putra Sarmaidi adalah pria tampan berumur 27 tahun yang sudah mapan dan jatuh cinta kepada seorang gadis putri dari keluaga Hermawan yang tak lain adalah sahabat orang tua nya
Mesya Akifa Naila
Gadis cantik berumur 25 tahun Putri sulung bapak hermawan
Wulandari
Putri bungsu bapak hermawan yang sangat cantik dan super manja
Putra jatuh cinta kepada putri bapak hermawan dan ingin menikahinya, orang tua nya langsung setuju dan langsung menikahkan putra dengan mesya, dan ternyata gadis yang disukai putra bukan mesya putri sulung bapak hermawan tapi ulandari putri bungsu bapak hermawan
Bagaimanah kisah nya
Mari kita baca😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahrina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26 Rencana Pindah
Putra pun sudah terlihat rapi dengan setelan kantornya
Mesya duduk di taman dia ingin menenangkan hati nya
"Putra kamu jangan gini dong, mesya lagi sakit bisa-bisa nya kamu tidur nyenyak"
kata ibu salmah
"Aku capek ma, kemaren banyak kerjaan di kantor belum lagi masalah di kantor cabang, tambah lagi masalah mesya"
"Kamu sudah menikah nak, kamu harus mementingkan kebutuhan istri mu menikah itu tidak gampang kamu harus bertanggung jawab sama mesya"
"Iya ma, nanti aku bawa ke dokter"
"Ya udah sarapan dulu"
"Bik tolong panggil mesya dia di taman dia belum sarapan"
Bik lis pun memanggil mesya, mesya yang terlihat asik dengan mang din dan beberapa pekerja untuk membersihkan taman
"Non di panggil nyonya sarapan dulu"
"Iya bik"
Mesya yang berjalan pelan-pelan karena kaki nya sakit, putra cepat-cepat menyelesaikan sarapan karena malas melihat mesya
Tiba-tiba bel berbunyi ting... ting.....
"Biar mama yang buka ya"
Saat ibu salmah membuka pintu terlihat seseorang yang sangat tampan dan langsung mencium tangan ibu salmah
"Pagi tante, aku mau ngantar motornya mesya"
"Ohh ya masuk dulu nak"
"Tidak usah tante saya mau ke kantor, oya tante gimana keadaan mesya apa kaki nya baik-baik saja"
Putra yang mau berangkat ke kantor mendengar perkataan rendy
"Ngapain dia perhatiin mesya, mungkin dia pacarnya mesya" Putra pun ingin melihat siapa laki-laki yang perhatian sama istrinya
"Rendy"
"Putra"
"Kamu ngapain ren, masuk dulu"
Ternyata rendy rekan bisnis putra, hubungan mereka lumayan dekat karena hampir mempunyai sifat yang sama
"Kemaren adik kamu nabrak mobil aku put, motornya rusak jadi aku benerin dulu baru aku antar"
"Ternyata kalian saling kenal masuk dulu" kata ibu salmah
"Ini temen aku ma" jawab putra
"Dia bukan adik putra, dia istri putra" ibu salmah menjelaskan pada rendy
"Haaaa" rendy berteriak kaget
"Kenapa ren" tanya putra
"Nggak papa, untung aja aku kemaren nggak marah-marah ternyata dia istri kamu, wahhh beruntung kamu ren dapat istri secantik dan sebaik mesya"
Rendy terlihat senang padahal hati nya kecewa dia sengaja tidak menyuruh sopirnya untuk mengantarkan motor mesya agar bisa bertemu dengan mesya
Rendy pun berbincang-bincang dengan putra sesekali dia melirik mesya, dia bisa merasakan ada kesedihan di mata mesya
"Apa yang membuat mesya tidak bahagia padahal putra punya segalanya" batin rendy
Rendy pun pamit karena sudah terlambat ke kantor, akhirnya mereka berdua berangkat bersamaan
Dijalan rendy memikirkan mesya karena sudah terlanjur jatuh cinta
Dia pun mengambil ponsel dan mengirim pesan pada mesya
"Mesya ini rendy, mobilnya sudah aku perbaiki jadi tidak perlu kamu bawa ke bengkel lagi"
Mesya tidak mendengar ponselnya berbunyi rendy pun menantikan balasan mesya
****
Dikantor putra terlihat kesal karena tidak ada yang mampu menyelesaikan masalah di perusahaan cabangnya
"Maaf pak tapi tidak ada yang bisa menyelesaikan masalah ini, jika ini terus berlanjut maka kemungkinan kita harus menutup cabang di kota X pak" yuni melaporkan masalah pada putra
"Kalau begitu biar saya yang turun tangan langsung"
"Bagaimana dengan perusahaan ini pak, itu kan hanya kantor cabang pak"
"Biar nanti papa yang handle untuk sementara waktu, saya akan memecat bedebah kecil yang mempermainkan perusahaan saya"
Putra pun pulang ke rumah dia tidak menunggu jam kantor pulang, dia ingin menemui bapak sarmaidi
Bapak sarmaidi memang sudah jarang masuk kantor sejak putra mengurus semuanya
Sampai di rumah
"Pa, perusahaan yang di kota X sedang dalam masalah besar, kalau tidak cepat ditangani maka kita harus menutup nya pa"
"Terus langkah yang mau kamu ambil"
"Aku yang akan turun tangan pa, untuk sementara aku mohon papa yang handle masalah di kantor pusat"
"Terus kamu akan pindah dan membawa mesya"
"Kalau mesya disini aku pindah kesana gimana pa"
"Put, istri mu tanggung jawab mu kamu harus membawa kemana pun kamu pergi"
"Tapi ini kan sementara aja pa, kasian dia pindah-pindah" alasan putra karena tidak ingin melihat mesya
"Kamu harus bawa dia, kalau tidak papa tidak mau mengurus perusahaan kamu"
Putra terdiam mendengar perkataan bapak sarmaidi
****
Mesya yang lagi duduk di kamar melihat ada pesan masuk, dia pun membuka pesan nya ternyata itu pesan dari rendy
Mesya pun membalasnya
"Makasih banyak mas"
Rendy yang menunggu pesan dari mesya langsung menbuka ponsel nya karena ada tanda pesan masuk
Betul saja itu pesan dari mesya
Rendy sangat senang setidaknya dia ingin berteman dengan mesya
Bersambung.......
jangan lupa like coment dan kasih tip ya sayang
😘😘