Di usianya yang ke-17 tahun sebuah aib tiba-tiba mengenai Jessica, saat berada di rumah sakit karena merasakan kondisi tubuhnya yang merasa tidak sehat, terlihat seorang Dokter memeriksa gadis muda yang masih duduk di kelas 3 SMA itu.
"Pergaulan anak muda sekarang memang benar-benar sangat menakutkan." ucap si Dokter kepada Jessica.
Tentu saja Wanita itu sangat kebingungan.
"Apa maksud Dokter?" tanya Jessica yang bingung dengan perkataan Dokter yang memeriksanya.
"Sekarang kau sudah mengandung 1 bulan, apakah ayah dari bayi mu itu sudah tahu?" tanya sang Dokter yang membuat Jessica sangat terkejut.
Bagai petir di siang bolong, tentu saja Jessica sangat terkejut karena 3 bulan lagi dia akan menghadapi ujian kelulusan SMA.
Jessica tidak pernah merasa pernah berhubungan dengan seorang pria, bahkan wanita itu tidak pernah mempunyai pacar sama sekali. namun yang terjadi malah Dokter itu mengatakan kalau dirinya sedang hamil 1 bulan, lalu apakah yang terjadi dengan Jessica. akankah dia mendapatkan jawaban dari kejadian yang dia alami..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
David Gorio Xavier, putra Jesicca
David Gorio Xavier. dia adalah putra dari Jessica, seorang balita yang berusia Baru beberapa bulan. Ayah Gorio lebih memilih untuk menemani Jessica di sebuah tempat yang ada ada di negara orang lain.
"Ayah, David kan sudah berusia lima bulan. jadi izinkan aku untuk mencari pekerjaan." pinta Jessica kepada Ayah Gorio.
"Daripada kau berkerja Lebih baik kau membuka usaha." jawab Ayah Gorio.
"Memangnya aku harus membuka usaha apa, Ayah?" tanya Jessica.
"Kau kan bisa mendesain pakaian, membuka butik atau membuka departemen store." jawab Ayah Gorio.
"Ayah, itu memerlukan biaya besar, sedangkan aku tidak mempunyai uang untuk melakukan hal itu." jawab Jessica.
"Lalu apa gunanya Ayah berada disisimu, jika ayah tidak bisa membantumu.' jawab Ayah Gorio.
"Tapi, ayah.., kemarin aku baru melihat lowongan kerja....," ucap Jessica yang belum selesai.
"Kau pilihlah tiga saran Ayah, buka butik, buka restoran atau kau pegang salah satu hotel yang ayah miliki." jawab Ayah Gorio yang membuat Jessica langsung memalingkan wajahnya.
"Itu sama saja dengan namanya aku numpang hidup sama ayah, aku sudah bilang kan Ayah kalau aku mau hidup dengan caraku sendiri. aku ingin berjuang dengan hasil keringatku sendiri." jawab Jessica.
"Kalau kau tidak mau menerima 3 saran Ayah, berarti Ayah tidak akan melepaskan mu. Apakah kau tidak sayang terhadap putramu ini, cucuku satu-satunya Ini membutuhkan perhatianmu." ucap Ayah Gorio yang membuat Jessica menatap putranya.
Bayi berusia lima bulan itu nampak begitu senang saat digendong oleh kakeknya.
tapi kan Ayah kalau aku aku bisa hidup mandiri Ayah pasti senang ucap Jessica sembari merayu ayahnya agar dirinya bisa diperbolehkan untuk berkerja.
"Ayah akan memperkenalkan pada salah satu Putra teman bisnis ayah, dia mempunyai restoran yang menjadi satu dengan butik yang dia miliki. Ayah akan memintanya untuk menerimamu bekerja di sana." ucap Ayah Gorio.
Jessica hanya terdiam, gadis itu nampak terus menggerutu di belakang mertuanya.
"Kalau kau tidak menerima saran Ayah, Maka jangan salahkan Ayah, jika ayah tidak akan pernah membiarkanmu mencari pekerjaan. jadi terimalah saran Ayah." ucap Ayah Gorio. mau tidak mau Akhirnya Jessica menerima permintaan mertuanya tersebut.
Sebuah negara dengan keindahan dan nuansa yang begitu romantis, ternyata Ayah Gorio mengajak Jessica pergi ke negara Korea, pria itu memang sangat cinta negara itu karena istrinya memang berasal dari Korea. sebenarnya Denis adalah seorang pria keturunan indo-korea.
"Kalau begitu terserah Ayah, kalau itu yang ayah inginkan aku nurut saja, daripada aku tidak boleh bekerja." jawab Jessica dengan suara yang sangat berat. Gadis itu benar-benar tidak ikhlas karena ayahnya tidak memperbolehkannya bekerja dan mencari sendiri pekerjaan.
Hari ini Ayah Gorio mengajak Jessica dan cucunya ke tempat sahabat Ayah Gorio, sebuah restoran mewah yang menjadi satu dengan butik yang sangat ternama di negara itu.
"Disini tempatnya, Ayah?" tanya Jessica sembari menatap tempat itu. tempat yang benar-benar sangat besar dan benar-benar begitu luar biasa.
"Ini tempat seperti Hotel, kalau tidak seperti tempat bioskop ya Ayah.., besar banget." ucap Jessica yang membuat Ayah Gorio tersenyum.
"Maka dari itu ayah mengizinkanmu bekerja di sini, karena putra dari pemilik tempat ini adalah teman Ayah." jawab Ayah Gorio.
Seorang gadis muda yang berpenampilan sangat cantik, lembut, kharismatik, namun sangat tegar. Gadis itu berjalan memasuki sebuah putik yang menjadi satu dengan restoran.
"Selamat siang Wilson!" seru Ayah Gorio yang memanggil sahabatnya.
"Halo Gorio Xavier." jawab seorang pria tua seumuran dengan ayah Gorio.
"Siapa yang kau bawa itu?" tanya Tuan Wilson.
"Dia adalah Jessica Putriku yang selalu ku ceritakan kepadamu." jawab Ayah Gorio.
"Wow beautiful, putrimu benar-benar sangat cantik dan wajahnya sangat menyenangkan." jawab Tuan Wilson yang membuat Jessica hanya tersenyum.
"Apakah permintaanku yang kemarin telah kau setujui?" tanya ayah Gorio kepada sahabatnya.
"Tentu, tentu aku membukakan pintu tempat ini dengan terbuka untuk putrimu. Apalagi cucumu itu sangat lucu." jawab Tuan Wilson dengan suara yang begitu keras sembari tertawa.
"Siapa nama cucunya itu Gorio?" tanya Tuan Wilson.
"Perkenalkan namanya adalah David Gorio Xavier." jawab ayah Gorio.
"Cucumu benar-benar sangat tampan ya." ucap Tuan Wilson yang kemudian mengajak Jessica dan ayah Gorio masuk kedalam restoran plus butik.
Seorang pria tampan sudah memasuki tempat itu, dia adalah putra dari tuan Wilson Hansel.
"Ayah, apakah tamu yang kemarin Ayah katakan sudah datang?" tanya pria tampan kepada ayahnya.
"Sudah, lihat lah mereka ada di depan Ayah." jawab Tuan Wilson.
"Perkenalkan Gorio, dia putraku. namanya adalah Kim Hansel dia adalah putra Ku." ucap Tuan Wilson yang membuat Ayah Gorio mengulurkan tangannya dan memperkenalkan dirinya serta Jessica. walaupun kim adalah pria yang sangat dingin, Namun ternyata ketika diajak berbicara pria itu benar-benar sangat terbuka dan ramah.
Pertemuan pertama Jessica dan Kim benar-benar sangat menyenangkan, waktu akan berjalan dengan sangat indah untuk Jessica. sedangkan di tempat lain kabar mengenai pernikahan Denis dan Runi sudah tersiar hingga sampai di tempat Ayah Gorio. pria itu tidak akan bisa melakukan apapun karena itu sudah menjadi keinginan putranya. Ayah Gorio sudah memutuskan untuk menyembunyikan Jessica dan cucunya dari semua yang berhubungan dengan Denis. dia tidak akan membiarkan Denis menyentuh Putra Jessica.
"Sudahlah Ayah, itu sudah menjadi keputusan Putra Ayah untuk menikahinya. lagipula pernikahan kami sudah selesai dan biarkan dia mengejar Semua yang dia inginkan." ucap Jessica sembari menatap wajah Ayah Gorio.
"Maafkan Ayah, Jessica." ucap Ayah Gorio. pria tua itu mengecup pipi cucunya dan mengelus rambut Jessica.
** bersambung **