NovelToon NovelToon
Cinta

Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Cintamanis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:241.6k
Nilai: 5
Nama Author: ZiOzil

Jangan di baca, novel ini sedang diperbaiki.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZiOzil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Goodbye Samosir

Keesokan hari, Raja dan rombongannya bersiap-siap untuk kembali ke kota mereka. Boris yang mengetahui hal itu, bergegas menemui Raja.

"Hee ... Lae!" Teriak Boris. Lelaki itu berlari mendekati Raja dan rombongannya. Dino yang teringat kejadian kemarin sontak bersembunyi di balik punggung Bonar.

"Pulang dulu aku ya. Kapan-kapan mainlah ke rumahku!" Raja menepuk pelan pundak Boris.

"Mau naik apa aku kesana? Sampai kalau naik odong-odong?" Kelakar Boris.

"Berenang kau dari laut Belawan, pasti sampai!" Balas Raja.

"Sampai neraka?"

"Sudah tahu kau mau kemana nanti ya?" Ledek Raja.

"Cuma prediksi saja itu, Lae." Kedua lelaki berdarah Batak itu tertawa bersama. "Dek Ayumi, jangan lupakan Abang ya." Boris beralih memandang Ayumi.

"Iya, mana mungkin aku lupakan satu-satunya orang seperti Abang." Ejek Ayumi.

"Iiiihhh ... gemas kali Abang kau bikin, Dek!" Balas Boris dan berhasil membuat Ayumi tersenyum geli.

Raja hanya memandang Ayumi dengan tatapan yang tak bisa diartikan.

"Bang Raja!" Suara lembut seorang gadis tiba-tiba menyambar gendang telinga semua orang.

"Mellisa ...?" Pekik Raja saat melihat gadis itu berdiri di belakangnya.

Mendadak perasaan Ayumi campur aduk.

"Abang mau pulang ya? Ini bekal buat di jalan." Mellisa menyodorkan sebuah kantung plastik.

"Apa ini?" Tanya Raja sembari meraih kantong plastik itu.

"Lapet dan ombus-ombus buatan Mamak, Bang." Jawab Mellisa.

"Wah ... terimakasih ya."

"Sama-sama, Bang. Abang hati-hati ya." Ujar Mellisa dengan senyum yang mengembang.

" Iya. Sampaikan terimakasih Abang untuk Mamak ya." Balas Raja dengan nada yang lembut.

"Iya, Bang."

"Ehem ... cieee ... bentar lagi makan enak ini." Ledek Dino dan disambut gelak tawa yang lain, kecuali Ayumi yang hatinya mulai panas.

Sementara Mellisa hanya tersipu malu.

"Kalau begitu kami permisi ya, Bu. Terimakasih banyak untuk semuanya." Ucap Reino tulus.

"Sama-sama. Jangan kapok klen datang kesini ya?" Balas Opung.

"Tidak dong, Bu. Kami senang sekali bisa kesini, lain kali kami pasti datang lagi." Sahut Venus.

"Ku tunggu ya!"

"Iya."

"Pulang aku ya, Pung. Sehat-sehat Opung disini." Raja memeluk tubuh tua Opung.

"Iya, baik-baik kalian disana ya. Sampaikan salam ku untuk Mamak dan Bapak kau. Jangan lupa cepat kau nikah sebelum mati Opung mu ini."

"Opung, masih saja ingat itu. Aku pasti nikah kalau sudah saatnya. Jodohkan Tuhan yang atur."

"Tapi kau juga usaha lah. Sampai kapan kau jomblo begini?" Ujar Opung.

"Iya ... iya .... Pung." Raja mengalah.

"Pulang aku ya Mak, jaga kesehatan Mamak. Nanti kalau sudah lahir anakku, baru ku bawa orang itu kesini." Kini giliran Bonar yang memeluk Opung.

"Iya, klen juga baik-baik disana ya. Titip salam buat menantuku." Sahut Opung sembari menhapus setitik air matanya yang menetes.

"Baik, Mak." Jawab Boris.

Suasana menjadi haru saat Opung melepas kepergian anak dan cucunya, begitu juga dengan mereka semua. Beberapa hari ini Opung merasa bahagia karena merasa terhibur dengan kedatangan mereka, tapi mulai hari ini dia akan kembali kesepian.

Mereka semua pun berpamitan kepada Opung, Boris dan juga Mellisa.

***

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, akhirnya mereka tiba juga di kediaman keluarga Brahmansa.

Karena waktu telah menunjukkan pukul dua dini hari, Raja dan Dino terpaksa menginap disana.

"Kalian bisa gunakan kamar yang berada di samping kamar Yumi." Kata Reino kepada duo gesrek. "Yumi, tolong antarkan mereka ya." Pinta Reino kepada Ayumi.

"Baik, Om." Sahut Ayumi dan berjalan menuju kamar yang dimaksud Reino.

"Kami permisi dulu ya, Om." Ucap Raja dan Dino, lalu segera menyusul Ayumi.

Ayumi berjalan dengan malas, sementara Raja dan Dino mengikutinya dari belakang.

"Ini kamar kalian." Ujar Ayumi.

"Terimakasih, boneka Jepang." Sahut Dino. Sedangkan Raja hanya diam bergeming, sejak kejadian kemarin, Raja tak banyak bicara kepada Ayumi, dia merasakan ada sesuatu yang mengganggu hatinya.

"Hemmm ...!" Ayumi hanya berdehem dan melangkah masuk ke dalam kamarnya yang bersebelahan dengan kamar duo gesrek.

Dino dan Raja segera masuk ke dalam kamar itu dan membanting badan mereka di atas ranjang.

"Aku lelah sekali." Dino meregangkan otot-ototnya.

"Aku juga." Sahut Raja.

"Aku tidur duluan ya." Ujar Dino dan berbalik membelakangi Raja. Tak butuh waktu lama, dia sudah tertidur pulas.

Raja pun ikut memejamkan mata, tapi tiba-tiba bayangan Ayumi bergentayangan di pikirannya. Raja sontak membuka kembali matanya.

"Kenapa dia bisa ada dipikiran ku?" Raja berbicara sendiri.

Kejadian kemarin benar-benar membuat Raja bingung, dia tak bisa melupakan cara Ayumi menciumnya dan juga menatapnya. Padahal dia tahu saat itu Ayumi sedang tidak sadar, tapi entah mengapa dia terus mengingatnya walaupun dia sudah berusaha untuk mengabaikan semua itu.

"Pasti ada yang salah! Aku harus menghapus semua itu dari pikiranku! Stop ... Raja! Lupakan semua itu!" Raja kembali mengoceh sendiri dan berusaha mensugesti pikirannya.

Sementara itu di tempat berbeda, Ayumi sedang berbaring sambil menatap langit-langit kamarnya. Sama seperti Raja, ada sesuatu yang mengganggu hati dan pikiran gadis cantik itu.

"Aku yakin mencium seseorang dan itu benar-benar terasa nyata, bukan tembok seperti yang dikatakan lelaki tidak peka itu. Tapi siapa ya?" Ayumi mencoba mengingat-ingat kejadian kemarin.

"Hmmm ... aku seperti mengejar seseorang, ternyata aku mengejar dia. Dan aku merasa telah mencium seseorang, apa jangan-jangan yang aku cium itu dia? Haaa ...!" Jantung Ayumi mendadak berdegup kencang saat dia menyadari sesuatu, mata gadis itu membulat sempurna dengan mulut yang ternganga.

"Ya Tuhan!" Ayumi sontak bangkit dari pembaringan. "Aku harus cari tahu! Tapi bagaimana caranya? Aku tidak mungkin bertanya kepadanya, mau letak dimana wajahku?" Ayumi mengoceh sendiri.

Raja dan Ayumi sama-sama tidak bisa tidur karena hal-hal yang mengganggu pikiran mereka, meskipun sejujurnya mereka juga merasa sangat lelah.

***

1
Riska Wulandari
udah end ini thor??
sikit kali kutengok,,🤭🤭
makasih cerita kocaknya thorrr..👍👍
Riska Wulandari
elah Jaaaaaa...la masa g ada yg mau ngalah terus..
Riska Wulandari
heleh elunya aja yg keterlaluan gengsi Ja,,
Riska Wulandari
Raja butuh syok terapi buat meyakinksn perasaannya,,kebetulan Ayumi & Sammy datang..
Riska Wulandari
bener kata Dino Susan g bakal mati..🤭🤭
Dino keren,,to the point & tegas meskipun kata-katanya g d saring tapi aku suka karakter laki2 tegas berterus terang gitu..suka bilang suka enggak bilang enggak..👍👍
Riska Wulandari
ya pelan2 dong Yumii,,masa langsung minta d jadiin pacar aja..
Riska Wulandari
khannn bener..🤣🤣🤣
Riska Wulandari
hahahaaaaaa konyollll...
ahhh cieee Ayumi menang banyak nih..🤭🤭🤭
ternyata kakak othor penggemar naruto sampe hafal nama2 jurusnya..
Riska Wulandari
Aduhh Ayumi ganti baju..gimana nasibmu???
Riska Wulandari
jamur ee**k sapi kali ini...🤭🤭🤭
Riska Wulandari
Ayumi udah mulai kepincut sama Si Raja dari medan..horassss...
Riska Wulandari
ngakak gara2 nenek2 keseleo ketabrak kereta..🤣🤣🤣
Riska Wulandari
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Riska Wulandari
seneng banget karakter mereka,,cuek g menye-menye & g baperan..😘👍
Riska Wulandari
baru mampir udah ngakak,,si Raja somplak..🤣
Silvia Karim
lain daripada yg lain👍👍👍
DPuspita
Raja diam2, hhhmmm... 🤔
Aq tunggu bucin nya Raja 🤭
wiwit
😂😂😂😂 dasar duo kecebong
wiwit
aku mampir kak author 😁
Author Gabut.: Hai, kak.🤗
total 1 replies
Herlina Wati
blm baca udh ngasih klik fav,,gara gara dpt peringatan dri othor sebelum ketawa hrs chek kanan kiri dulu🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!