NovelToon NovelToon
Posesifnya Perwiraku

Posesifnya Perwiraku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romantis / Posesif
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Mengisahkan tentang kisah cinta Daniel David Johanes seorang perwira angkatan laut yang bertemu dengan teman masa kecilnya Joanna Josephine Josep mahasiswi semester akhir fasultas kedokteran jurusan dokter gigi di Universitas Negeri Surabaya. Apakah Daniel bisa merebut hati Joanna yang sering dipanggil Anna ini ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perpisahan

Pagi - pagi sekali keluarga Johanes sudah bangun, karena hari ini menantu dari anak bungsu akan dilantik menjadi dokter gigi. Karena hari sabtu, maka mas Jefry dan mba Cindy juga hadir bersama si kecil David yang sudah sepuluh bulan. Selain mama dan papa mertua Anna.

Suaminya Anna Kapten marinir Daniel Johanes, juga sudah gagah. Dengan di lantiknya Anna, berarti sekarang Anna akan menamani Daniel di Sidoarjo sambil bekerja di poli gigi yang ada di puskesmas kota Sidoarjo.

Pukul sembilan semua peserta calon dokter umum dan dokter gigi sudah ada di aula universitas. Mereka akan mengucapkan sumpah janji mereka sebagai dokter. Kembali Dokter gigi Joanna Josephine Josep dipilih menjadi dokter koas terbaik. Semua ini di siarkan Daniel secara langsung kepada mama dan papa mertuanya di Ambon. Rencananya juga sebelum mereka ke Sidoarjo, Anna akan berangkat ke kota kelahirannya di Ambon. Karena opanya sedang sakit. Dan rencananya besok Anna akan berangkat. Mas Jefry sudah pindah menjadi kepala Brimob di Surabaya. Jadi mama dan papa tidak kesepian kalau Anna dan Daniel di Sidoarjo.

Daniel sedang memeluk istrinya, Anna hanya di ijin pulang ke Ambon tiga hari, suami posesifnya sudah membeli tiket pergi dan pulang. Hanya koper kecil yang dibawa oleh istrinya.

"Jangan nakal,kalau tidak ada mas di samping ya." Anna melihat dengan mata puppynya. Daniel malah mencium istrinya. Tetapi dia menutup mulut mereka dengan telapak tangannya yang besar.

"Salam buat mama dan papa juga keluarga disana ya sayang."

"Iya pa, ma." Daniel mengantar istrinya sampai dia boarding masuk pesawat. Karena dia mempunyai akses di bandara. Selesai berdoa dia mencium kening dan bibir istrinya sekali lagi.

"I love you more more more honey."

"I love you more too."

"Transit makasar telepon mas. Begitu juga sampai Ambon."

"Siap komandan cintaku."

Daniel bersama orangtua dan kedua kakaknya serta si kecil David sudah jalan pulang ke rumah dengan mobil. Belum sampai rumah, Anna sudah tiba di bandara Hasanudin. Dia langsung melapor kepada suami posesifnya.

"Ibu.....mana??" David kecil menanyakan buliknya.

"Ibu pulang kampung, tinggal paklik sendiri." Daniel mengoda keponakannya. Anna hanya tertawa.

"Sayang jam berapa boarding ke Ambon."

"Satu jam lagi mas."

"Jangan jauh - jauh dari gate."

"Aku sudah duduk di depan gate mas."

"Istri yang baik. I love you." Anna berbisik membalas kata i love you. Sangat pelan.

"Sayang, mas ngak dengar."

"Sudah ya mas. Kan ada papa, mama, mas dan mba. Adek malu."

"Kenapa malu, mas aja ngak malu."

"Mas itu ngak tahu malu." Daniel sengaja mengoda istrinya, dan terasa dia mendengar pengumuman boarding menuju Ambon.

"Jangan lupa berdoa sayang."

"Iya mas."

Anna sudah tiba di Ambon, setelah menempuh perjalanan udara satu jam lebih hampir dua jam. Turun pesawat, Anna langsung menghubungi suaminya. Daniel sudah di kamar sedang baring - baring.

"Sayang ini pertama dan terakhir kamu berangkat tanpa mas."

"Kenapa?? Mas kan banyak kerjanya. Dan mas kan mengurus kerjaan adek di Sidoarjo. Lagian ini opa kan sakit."

"Iya mas mengerti. Namun mas kangen kamu."

"Tiga hari mas. Ngak lama."

Anna tidak pulang ke rumah, melainkan langsung menuju rumah sakit siloam tempat opa di rawat. Sudah ada mama tuanya Anna bersama anak - anak dan suaminya. Ternyata mama dan papa tidak cerita kondisi opa sebenarnya. Sampai di ruangan opa, mendengar suara Anna, opa menangis dan minta di peluk. Dan ternyata itu pelukan terakhir mereka. Opa meninggal dalam pelukan cucu perempuan satu - satunya yang membawa marga keluarganya. Anna menangis sampai mama dan papanya memeluk dirinya.

Duka ini disampaikan kepada Daniel di surabaya melihat istrinya menangis, hati Daniel hancur. Atas bantuan papanya Daniel mendapat ijin ke Ambon. Bersamaan dengan pesawat khusus angkatan laut yang mau ke Ambon. Daniel mendapat tempat. Jam lima sore Daniel berangkat dengan petinggi - petinggi Angkatan laut ke ambon. Jam tujuh malam Daniel tiba dan langsung menuju rumah duka, di rumah mama tuanya di perumnas Wayame.

Dari bandara ke Wayame dekat. Alamat lengkap membuat Daniel tidak kesulitan mendapat rumah duka. Anna bersama keluarga yang siap akan ibadah penguatan dikagetkan dengan kehadiran Daniel Johanes istrinya. Daniel langsung memeluk istrinya. Sementara ibadah, ada juga jemaat dari angkatan laut yang datang. Hadir juga lettingnya Daniel.

"Non, Dani bobo gimana??"

"Mama ngak masalah. Didepan itu ada hotelkan. Nanti Anna dan Daniel nginap disana." Ternyata lettingnya Daniel sudah membuka kamar hotel buat Daniel dan istrinya Anna. Barang - barang mereka juga sudah di bawa. Daniel masih menggunakan baju dinas lapangan lengkap. Saat itu keluarga besar Josep kenal dengan suaminya Joanna Josephine Josep.

Karena opa sudah sakit lama. Papa dan mama tua tidak mau menahan jasad opa lama. Semua keperluan untuk pemakaman sudah di selesaikan oleh Daniel. Rencana opa akan dimakamkan bersebelahan dengan oma. Liang itu sudah disiapkan oleh opa.

Anna dan Daniel baru ke hotel didepan perumnas ini jam sebelas setelah tamu - tamu dari lanal sudah pulang jam sembilan lewat tiga puluh menit. Di rumah hanya ada keluarga besar Josep. Anna sudah memesan catering buat hari ini dan besok. Jadi malam ini orang - orang bergadang tidak akan kelaparan karena makanan sudah disiapkan non stop.

"Opa, jangan ganggu Anna ya. Bukan Anna ngak mau temani opa disini. Tetapi mama tua rumahnya kecil kamarnya sedikit. Malam ganggu mama tua saja." Anna kelakar menganggu mama tuanya.

Besok pagi, Anna dengan dress hitam begitu juga dengan Daniel menggunakan kemeja hitam sudah ada di rumah duka. Catering buat ibadah pemakaman dan pengucapan syukur sudah oke. Semua akan datang sesuai waktunya. Kerans bunga sudah banyak yang datang dari kesatuan papa dan suaminya bekerja juga ada. Bahkan dari keluarga besar Johanes juga ada.

Jam sebelas kami mengantar opa ke peristirahatan terakhirnya menunggu opa punya adek dari kampung datang. Sampai ibadah pengucapan syukur semua berjalan lancar. Tadi keluarga besar menyanyi diiringi oleh Anna dalam bermain keyboard.

Sampai malam masih banyak keluarga dan kenalan yang datang ke rumah duka. Anna dan Daniel membuka satu kamar buat papa dan mama mereka. Besok rencana mereka mau ke pantai, Anna pengen berenang di natsepa. Mama tua dan suami serta kedua anak mereka juga akan ikut.

Menikmati keindahan kota Ambon hanya sehari. Sudah banyak perubahan. Daniel dan Anna semalam bobo di rumah dinas orangtua Anna. Pulang dari pantai, Anna dan Daniel nostalgia di kompleks lanal, melihat sekolah mereka dari taman kanak - kanak sampai sekolah Dasar. Rumah komandan yang dulu di tempati olehnya. Daniel tertawa.

"Kenapa tertawa??"

"Ternyata aku ini usil dari kecil ya. Aku sering membuat kamu menangis sayang. Dan papa sering sekali membela kamu."

"Kamu kecil itu menganiaya anaknya asisten rumah tangga kamu."

"Sayang....."

"Itu kenyataan mas. Kamu itu jatuh cinta dan menikahi anak seorang pembantu. Papa dan mama mertuamu itu pekerja di rumah ini."

"Aku cinta sama kamu."

"Aku tahu itu mas. I love you."

1
Ariany Sudjana
begitulah konsekuensinya jadi istri tentara, kalau kamu macam-macam seperti Susi, suami yang akan kena hukuman, karena ga bisa membimbing istrinya, otomatis karir militernya akan sulit naik
Ariany Sudjana
puji Tuhan, Andrew sudah lahir dan Anna juga sudah sadar dari koma, congrats yah Anna dan Daniel, semoga Andrew tumbuh menjadi anak yang takut akan Tuhan
Ariany Sudjana
dasar Susi bodoh, karena membabi buta membela si Nurul yang ga tahu diri, kamu membahayakan karir suami kamu sendiri, dasar bodoh
Ariany Sudjana
ga usah playing victim, bilang Anna jadi pelakor segala. sudah jelas ga seiman, kok memaksakan diri harus jadi istrinya Daniel? bodoh sekali ya Nurul, katanya dokter, tapi bodoh, mau bunuh diri karena ga bisa menikah dengan Daniel? bodohnya kebangetan
Ariany Sudjana
biasa itu Anna, mungkin karena kamu pintar dan dokter gigi, suami berpangkat, ga semua orang senang sama kamu. tetap waspada yah
Ceisye: penyakit ibu - ibu kompleks🤭
total 1 replies
Ariany Sudjana
puji Tuhan, semoga menjadi berkat yah Anna dan Daniel
Ariany Sudjana
tetap jadi berkat di Sorong yah Daniel dan Anna
Ariany Sudjana: sama-sama kak, dulu almarhum papi tugas di Merauke juga. ceritanya bagus kak, maklum saya juga anak kolong
total 2 replies
Ariany Sudjana
puji Tuhan, congrats yah Daniel dan tetap jadi berkat di tempat penugasan yang baru di Sorong
Ariany Sudjana
puji Tuhan, congrats yah dokter gigi Anna, tetap jadi berkat.
btw turut berdukacita juga atas dipanggil pulang Opa tercinta
Ariany Sudjana
sayang sekali, mereka ga bisa menjaga kekudusan sampai selesai pemberkatan, jadi pas pemberkatan dan pedang pora itu akan sangat berkesan. dan jadinya malam pertama, bukan malam kesekian
Ariany Sudjana
dan kamu Nurul, kenapa kamu harus marah sama Anna? Daniel sudah benar membawa Anna ketemu kamu, supaya Anna tidak salah paham
Ariany Sudjana
kalau Daniel dan Anna masih bisa menjaga kekudusan sampai selesai pemberkatan, akan terasa beda sekali saat pemberkatan. anyway congrats yah Daniel dan Anna, Tuhan Yesus memberkati pernikahan kalian
Ariany Sudjana
kalau Anna masih bisa menjaga kekudusan dirinya, sebaiknya tinggalkan Daniel. biarkan Daniel merenung apakah benar memang serius dengan Anna dan ingin menikah dengan Anna, sampai maut memisahkan? dan biarkan Daniel berjuang, sayangnya keduanya tidak bisa menjaga kekudusan diri
Ariany Sudjana
Daniel bodoh, kamu masih ketemu dengan si pelacur murahan Nurul itu, dan ada Alena di sana.

sayang sekali, Alena sudah tidak perawan, kalau masih perawan, meskipun orang tua sudah setuju, tinggalkan saja Daniel, biarkan Daniel berjuang untuk mendapatkan Alena , ini ya sudah sulit
Ceisye: 🙏🙏🙏 terima kasih
total 1 replies
Ariany Sudjana
kalau Nurul tahu Anna sudah ga perawan, Anna bisa jadi sasaran tembak Nurul, dikira nanti Anna perempuan murahan
Ariany Sudjana
Anna kalau kamu serius dengan Daniel, kamu harus kuat mental hadapi si pelacur murahan Nurul itu. kalau kamu mundur, ya si Nurul itu yang menang
Ariany Sudjana
harusnya tidak seperti ini yah ceritanya, keduanya harus bisa menjaga kekudusan sampai selesai pemberkatan. kalau sudah seperti ini, saat percakapan dengan pendeta, keduanya harus jujur bicara,.karena pernikahan Kristen bukan main-main
Ariany Sudjana
lagian Nurul, katanya dokter, tapi seperti perempuan murahan. sudah jelas, tidak seiman, masih berharap bisa jadi istrinya Daniel
Ariany Sudjana
ga fair, Anna berteman dengan daud, Daniel marah. dan sekarang wajar dong Anna marah. sebaiknya Anna jangan tinggal di rumah Daniel, mereka belum menikah, mereka berdua harus menjaga kekudusan diri masing-masing sampai selesai pemberkatan.

Anna harus jual mahal, supaya Daniel dapat pelajaran, kalau untuk mendapatkan kamu, Daniel harus berjuang
Ariany Sudjana
harusnya Daniel tetap waras yah, meskipun cemburu, tapi jangan emosi. dan Daniel harus jujur kalau mereka berdua tidak melakukan hubungan terlarang.
mestinya ceritanya Daniel dan Anna tidak tinggal satu rumah dulu yah, meskipun ada orang tua, biarkan Anna kost di luar, dan mereka berdua harus menjaga kekudusan mereka sampai selesai pemberkatan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!