ratu elok Syakira berasal dari indonesia yang berjuang sendiri di kota besar tianji yang berusaha menyembunyikan identitas aslinya karena masa kecil yang pahit,Xiao mei itulah nama sehari harinya.
bangkit sendiri dari keterpurukan yang di berikan oleh paman nya sendiri bertahan hingga masa sekolah menengah selesai,lalu pergi ke kota dimana tidak ada di pikirannya
Xing Jian hao seorang artis populer tinggi tampan,mapan dan play boy salah satu kelebihannya ,anak satu satunya dari pasangan Xing Deming dan Wang mei ,kehidupan yang bebas seperti tidak memiliki beban dalam hidupnya ,berpetualang dalam dunia hiburan yang selalu di kelilingi wanita cantik
apa jadinya jika ia bertemu dengan wanita yang acuh padanya ???
apakah Jian akan membencinya,,, atau jatuh cinta ????
selamat datang di novel kedua mie atah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mie Atah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
56. masih tanpa judul
Di dalam ruangan mewah dua keluarga sedang berkumpul suasana yang terlihat hangat dengan sajian teh yang harum,senyuman tidak pernah lepas dari wajah mereka " Nina xiu sepertinya hari ini sangat senang ,,???" tanya nyonya Wang lembut
Xiu tersenyum " iya bibi,,saya senang sebab Jian bisa datang hari ini bertemu denganku ,," jawab xiu menatap Jian hao,Jian Hao tersenyum palsu mendengar perkataan xiu
" Jian bagaimana syuting film terbarumu ,,??" tanya bibi Zhang
Jian hao tersenyum kecil " seperti biasa bibi,,berjalan dengan lancar " ucap Jian hao sedikit sombong,tangannya yang berada di bawah meja memutar mutar ponsel yang berisikan foto yang dikirim oleh asisten lin
kaki Jian Hao rasanya sudah gatal ingin segera keluar dari ruangan yang pengap ini dan mengunjungi Meimei
" apa kau baik baik saja nak,,??" tanya nyonya Wang kepada Jian hao
Jian hao mengangguk " saya permisi ke toilet dulu " ucap Jian hao berdiri
Didalam salah satu kamar toilet Jian hao menelpon asisten lin " CK,,kenapa tidak di angkat " ,Jian hao kembali melakukan panggilan asta nama asisten Lin namun tetap sama bahkan panggilannya di tolak ol h asisten lin " dasar Lin buat aku cemburu saja " gerutu Jian hao
" ah kelinci " ucap Jian hao dan melakukan panggilan atas nama *kelinci*
Beberapa menit menunggu
" hallo "
Jian hao bernafas lega saat mendengar suara yang ia rindukan
" kelinci apa Lin benar ada disana,,??"
" kak lin,,?? Iya dia ada disini "
" Xiao mei,,!!! Sudah aku peringati jangan panggil Lin dengan sebutan kakak,,!!" geram Jian hao
" kak Lin,,,emang kenapa kakak liiiiinnn hahhaa"
" xiao mei,,!! " jerit Jian hao yang tertahan " awas kau ya,,!!!"
" kak Lin,,kak Lin ,,kak lin,,,Wek ,,,bye bye jerapah "
Tut
" mei,,,Xiao mei " Jian hao melihat ponselnya " sial,,!!! Awas kau kelinci ,,,tunggu pembalasanku ,,!!" ucap Jian hao memasukkan kembali ponsel nya kedalam saku dalam jas yang di kenakan nya ,Jian hao sedikit membasahi wajahnya lalu pergi
dengan perasaan kesal Jian hao kembali kedalam ruangan yang sama sekali tidak ia inginkan ,ruangan yang terlihat luas namun membuat dirinya sulit bernafas ,bibirnya terasa kering karena selalu tersenyum.
" maaf menunggu " ucap Jian hao setelah masuk kedalam ruangan
" tidak apa ,,kami juga santai hari ini " ucap xiu yang di angguki oleh tuan Zhang
" apa kalian sudah pergi berdua ,,???" tanya nyonya Wang
" belum ,," jawan xiu cepat
" Jian ,,kau harus meluangkan waktumu untuk nona xiu " ucap nyonya Wang
" benar ,,pekerjaan bisa kau kerjakan nanti,,bilang pada produser mu untuk memberikan kamu waktu luang untuk urusan pribadi " tambah tuan Wang ,bagi yang tidak mengetahui hubungan antara keduanya pasti berfikir bahwa perkataan tuan Wang murni karena kasih sayang terhadap putra nya,tapi tidak bagi Jian Hao tangannya mengerat di bawah meja
Jian hao tersenyum " tentu ayah " jawab Jian hao namun senyum berubah saat satu fikiran muncul didalam otaknya
" xiu apa kau mau jalan jalan,,??" tanya Jian hao
xiu tersenyum senang mendapatkan pertanyaan seperti itu dari Jian hao " tentu,,jika kau berkenan " jawab xiu tersenyum
" baik mari kita jalan jalan,,,apakah boleh paman ,,, ??" tanya Jian hao pada tuan Zhang
" tentu,,justru itu yang saya inginkan " jawab tuan Zhang
Jian hao berdiri dan berlalu terlebih dahulu ,xiu memeluk ibunya senang dan berpamitan pergi menyusul Jian hao
" Jian " panggil xiu manja
Jian hao berbalik dan menunggu xiu menghampirinya,tanpa ragu xiu merangkul lengan Jian hao namun sebelum tangan xiu nyaman melingkar di tangannya Jian hao perlahan menyingkirkan tangan yang putih mulus tersebut " maaf aku hanya ingin menjaga pekerjaan ku " ucap Jian hao tanpa ragu
Xiu mengangkat kedua tangannya " baik aku mengerti " ucap xiu
Merek berdua berjalan beriringan,beberapa kamera mengarah kepada kedua orang yang terlihat sangat serasi ,si pria tampan kaya raya dan seorang artis terkenal dan si wanita anak dari salah satu konglomerat Tiongkok ,siapa yang tidak mengenal keluarga Zhang
Mobil hitam mewah milik Jian hao melesat di jalan raya, senyum culas Jian hao tidak pernah pudar membayangkan rencananya yang akan berhasil , walau telinga nya terasa pengang mendengar celotehan xiu yang tidak berhenti berbicara di sepanjang jalan
Mobil Jian hao mulai memasuki tempat parkir cafe mazaj " cafe mazaj " ucap xiu pelan
Jian hao mengangguk " ya,,salah satu makanan Indonesia yang paling enak " ucap Jian hao memperbaiki penampilannya dan menggunakan masker penutup wajah
" apa kau ingin menggunakan nya juga,,??" tanya Jian hao
Xiu menggeleng " tidak,,aku ingin wajahku ada dimana mana " Jawa xiu sombong
Jian hao mengangguk dengan senyum yang melengkung kebawah,kedatangan laki laki yang menggunakan masker tidak membuat para pengunjung memperhatikannya , namun wanita yang ada di sampingnya mereka semua mengenal siapa wanita itu
" bukan kah itu Zhang xiu " ucap salah satu pengunjung sambil menunjuk ke arah dimana sepasang pemuda yang berjalan masuk kedalam cafe
Tling
" selamat datang di cafe maz-
Ying hua melebarkan matanya saa tau siapa yang datang
Jian hao mengedipkan satu matanya ,yin Hua melipat kedua bibirnya agar tida berteriak " SE,,selamat datang di cafe mazaj " ucap yin hua gugup
Jian hao hanya mengangguk dan berjalan lurus menuju kasir ,xiu yang berada di belakang jian hao berjalan dengan anggun dan tegak namun terkesan sombong
Satu meja berisikan empat gadis remaja menebak nebak " iya benar ,,itu xiu ,,,bersama siapa dia ??" tanya perempuan berbaju cream
" apakah bersama Jian hao " tanya temannya lagi
" bisa jadi,,,disana kan ada asisten lin ,,aaaaa ,,Jian hao " ucap salah satu teman mereka menahan suara
" haloo" ucap Jian hao mengibaskan tangannya di hadapan Meimei
Meimei Yang sedang serius memperhatikan laptop nya melotot saat tau siapa yang melakukannya ,senyum Jian hao melebar di balik masker hitam nya ,alis nya naik turun menyapa Xiao mei.
" Jian apa kita akan makan disini ,,??" tanya xiu manja dan sedikit mengeraskan suaranya
" terserah kau mau makan disini atau tidak " ucap Jian hao cuek.
" bagaimana apa kau terkesan,,??? " tanya Jian hao kepada Meimei
" tidak,biasa saja,,,kenapa memilih cafe ini,,masih banyak cafe yang lain jiaaannn " jawab xiu manja sambil mengguncang lengan Jian hao
Jian hao tersenyum miring mendengar jawaban xiu ,pertanyaan nya di tunjukan kepada Meimei bukan xiu tapi lihat bagaimana wanita yang dari tadi menempel padanya " aku tidak bertanya pada mu " ucap Jian hao acuh
Meimei masih terdiam melihat Jian hao ada di hadapannya dan jangan lupakan wanita yang ada di sekitar mereka,yang sejak Jian hao datang terdiam dan membuka mulutnya
Plak
Meimei memukul pelan lengan ciang Yue agar tersadar " Jian haooo " ucap ciang Yue speechless
Jian hao hanya mengangguk kepada ciang Yue lalu mengedarkan pandangannya mencari seseorang yang tadi sudah membuatnya terbakar cemburu
" hai lin " sapa Jian hao setelah berada di hadapan asisten lin, asisten lin yang sudah mengetahui kedatangan Jian hao hanya bisa pasrah
Jian hao duduk tanpa memperdulikan xiu " duduklah sesukamu " ucap Jian hao
" tapi Jian ,,,aku tidak bisa disini,,,kita cari restoran Indonesia yang lain saja bagaimana,," usul xiu namun di tolak mentah mentah oleh Jian hao
" apakah kopi mu enak ,," tanya Jian hao kepada asisten lin basa-basi,asisten Lin hanya bisa pasrah dengan membuang nafas malas,kedatangan Jian Hao seorang saja sudah membuat ketenangan nya terganggu apalagi harus membawa wanita yang sangat tidak di sukai oleh asisten lin
asisten Lin hanya mengangguk menjawab pertanyaan Jian hao
" kenapa kau tidak menjawab pertanyaan Jian hao,,sangat tidak sopan sekali sebagai asisten ,," ucap xiu sombong
" sangat enak tuan " jawab asisten Lin malas
Jian hao tersenyum miring melihat respon asisten lin * jangan mengira aku tidak bisa datang kemari * ucap senyuman Jian hao
Chang Ying datang menghampiri meja mereka " silahkan pilih menu yang anda inginkan " ucap chang ying sopan dan tidak lupa senyum yang terpatri sebagai pelayan
" aku kopi dan cemilan yang sama sepertinya " ucap Jian hao
" bagaimana dengan anda nona,,??" tanya Chang Ying
" tidak,,,aku tidak selera " ucap xiu
" baik ,,kalau begitu mohon tunggu tuan " ucap ciang Ying berlalu
asisten Lin memperhatikan punggung yang mengenakan baju bertuliskan cafe mazaj tersebut ,senyum nya sedikit mengembang saat membayangkan suara lembut chang ying
Jian hao yang memperhatikan asisten lin menyenggol tangan asisten nya dan menarik turunkan alisnya menggoda asisten lin
Asisten Lin hanya tersenyum dan menggeleng kan kepala merespon kodaan Jian hao
Di meja kasir ciang Yue heboh mengganggu Meimei " mei,,pokonya aku harus dapet foto sama Jian hao" ucap ciang Yue
" boleh saja jika dia mau,,tapi aku melarang keras pelangganku mengganggu pelanggan yang lain ,,,tanpa terkecuali " tegas meimei
ciang Yue mengangguk mengerti maksud Meimei " bagaimana tadi saat bertemu ibu song,,???" tanya Meimei
Ciang Yue sedikit muram " ada apa,,?? apa gagal lagi,,??" tanya Meimei
Ciang Yue menggeleng " tidak sepenuhnya gagal,,,ibu song menerima revisi skripsi ku,,tapi ibu song menolak pilihan magang ku,," ucap ciang Yue cemberut sambil mengaduk es teh miliknya
" memang kamu mengajukan perusahaan mana,,??" tanya Meimei
" cafe mu " jawab ciang Yue tanpa beban
Plek
Meimei memukul kepala ciang Yue menggunakan sedotan " dasar pantas di tolak " ucap Meimei tidak habis fikir dengan pola fikir temannya
" apa nya yang salah,,,,kan yang penting tidak berbelok dari jurusan " ucap ciang yue membela diri
" tentu saja salah sayang,,,,kamu tau arti magang apa dan untuk apa ,,??" tanya meimei ,ciang Yue mengangguk
" dan kau memilih cafe ku yang sederhana ini,,??" tanya Meimei
ciang Yue semakin cemberut di buatnya " sudah jangan sedih kita fikirkan bersama nanti " ucap Meimei setelah mengetahui perasaan temannya
Jian hao membuka maskernya untuk meminum kopi yang sudah sampai
Seisi cafe langsung heboh di buatnya ,bagaimana tidak mereka bertemu superstar di cafe yang kecil ini,bukan di jalan maupun restoran mahal
" waah dia benar benar Jian hao "
" apa aku boleh meminta fotonya,,,aku ingin sekali berfoto dengannya ,,"
" iya dia benar Jian hao,,,tampan sekali "
Kehebohan tersebut dirasakan oleh Meimei ,Meimei memanggil semua pelayan cafenya memberikan arahan agar tidak terjadi kegaduhan yang diinginkan
mingjie ,Chang Ying ,dan yin Hua mengangguk mengerti apa yang di maksud oleh bos mereka ,mingjie mulai menenang kan keadaan yang mulai memanas karena mereka ingin meminta foto bersama sang artis
Meimei berjalan menghampiri meja Jian Hao dan asisten lin " emm mohon maaf tuan Jian,,para pengunjung cafe ku ingin bersua foto dengan anda,,apakah boleh ,," tanya Meimei hati hati
Jian hao tersenyum senang " boleh tapi nanti setelah aku menghabiskan kopi ku,," ucap Jian hao dengan ramah dan mata yang teduh ,Meimei tersenyum dan mengangguk lalu memberikan pengumuman kepada semua pengunjung cafenya
tek
Tek
Tek
Mingjie memukul wadah stainless agar menarik perhatian pengunjung " mohon maaf mengganggu makan siang kalian semua ,,,,sebelumnya saya ingin berterimakasih kepada tuan Jian hao " ucap Meimei dengan menunjuk Jian hao menggunakan tangannya dengan sopan " yang sudah mampir ke dalam cafe sederhana kami ,,dan berita baiknya ,,taun Jian hao memperbolehkan siapa saja yang ingin berfoto bersama,namun dengan catatan tunggu tuan Jian hao menghabiskan kopi miliknya ,,terimakasih " ucap Meimei membungkuk
YEEEEYYYYYYY
Semua pengunjung bersorak ramai ramai
Selamat membaca ♥️♥️♥️ dari othor untuk pembaca jangan lupa like dan komentarnya
Ma'aaciiw