NovelToon NovelToon
Sistem Analisis Nilai : Dari Sales Menjadi Penguasa Bisnis

Sistem Analisis Nilai : Dari Sales Menjadi Penguasa Bisnis

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Kebangkitan pecundang
Popularitas:95.7k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Naufal hanyalah seorang sales smartphone miskin yang sering diremehkan karena tidak pernah mencapai target. Ditekan oleh target yang mustahil, dikhianati oleh rekan kerja, dan dianggap remeh oleh pelanggan sombong adalah makanan sehari-harinya.

​Namun, segalanya berubah saat sebuah suara mekanis bergema di kepalanya:

[Ding! Sistem Analisis Nilai Aktif!]

[Menganalisis Target...]

[Budget: Rp150.000.000 ]

[ Keinginan: memboron 50 unit untuk yayasan pendidikan |

[Tingkat Kepercayaan: 15%]

[Misi Terbuka! Closing produk!]

[Hadiah misi pembukaan RP 10.000.000!]

​Dengan bantuan Sistem Analisis Nilai, Naufal tidak hanya bisa melihat isi dompet pelanggan, tapi juga titik lemah kompetitor dan tren pasar masa depan. Dari seorang sales yang hampir dipecat, ia merangkak naik menjadi raja industri teknologi.

​Satu per satu wanita hebat mulai masuk ke dalam hidupnya.

(Spin OFF dari series Novel sistem analisis nilai )

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26--Tangan Dewa Kredit auto acc

"Sini biar saya yang urus, Pak. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," ucap Naufal dengan suara berat dan penuh percaya diri. Kharisma 15 miliknya bekerja secara otomatis, membuat Pak Bambang yang tadi meledak-ledak tiba-tiba terdiam dan seolah terhipnotis oleh ketenangan Naufal.

Naufal tidak melakukan refresh biasa. Dengan pemahaman dari sistem, dan keberuntungan tingkat tinggi, jarinya bergerak dengan kecepatan yang sulit diikuti mata awam. Ia masuk ke root sistem aplikasi, membersihkan sampah data yang menyumbat jalur sinkronisasi, dan mengubah parameter kompresi gambar secara manual.

"Pak Bambang, boleh saya ambil foto ulang sebentar? Tadi ada bias lampu di sudut KTP Bapak yang bikin sistem pusat bingung," pinta Naufal halus.

Pak Bambang menyerahkan KTP-nya tanpa membantah. Naufal mengambil foto dengan sudut presisi yang sudah dihitung oleh sistem. Begitu jempolnya menekan tombol *Submit*...

[Processing...]

[1%... 50%... 100%!]

[Ding! Digital Bypass Berhasil!]

Layar tablet yang tadinya berputar tanpa henti seketika berubah menjadi hijau cerah. Tulisan APPROVED"muncul dengan limit maksimal sebesar 15 juta rupiah.

"Lho? Sudah tembus?!" Rengga melongo, matanya hampir keluar dari tempatnya. "Gila! Gue tadi nyoba setengah jam nggak gerak, lo cuma pegang semenit langsung *deal*?!"

Siska pun ikut menutup mulut karena tidak percaya. "Fal... lo beneran punya tangan ajaib ya?"

"Bukan ajaib, Sis. Cuma perlu sedikit 'pijatan' di jalurnya biar nggak mampet," jawab Naufal santai sambil menyerahkan kembali tablet itu ke Rengga. "Cepat proses notanya, Rengga, siska. Jangan sampai nasabah nunggu lagi."

Rengga langsung sigap. "Siap, Bos! Makasih banyak, Fal! Sumpah, lo penyelamat gue hari ini!"

Pak Bambang pun tersenyum lebar. "Nah, gitu dong! Mas ini kerjanya cepet. Besok-besok kalau saya mau nambah unit lagi, saya cari Mas Naufal saja."

Siska disana cuma bisa tersenyum manis, dia gak merasa tersinder atas ucapan dari bambang malah sebaliknya bangga. 'Naufal memang hebat, makin hari - makin keren aja ihh!!’

[Ding!]

[Misi Sampingan: 'Penyelamat Transaksi Veva' Selesai!]

[Hadiah: Saldo +Rp 3.000.000 & Hubungan Relasi dengan Rengga Naik Drastis!]

[Tingkat ketertarikan Siska naik 3%]

Andre yang memperhatikan dari kejauhan mengepalkan tinjunya hingga kukunya memutih. 

“mustahil.”

Senyum sinisnya hilang, berganti dengan rasa iri yang membakar dada. Ia tidak paham bagaimana anak baru seperti Naufal bisa menguasai teknis sistem yang bahkan orang kredit berpengalaman saja kesulitan.

Naufal menoleh ke arah Andre, memberikan tatapan datar yang seolah berkata: 'Bahkan sistem pun berpihak padaku, lantas apa yang kau punya?'

Semenjak beberapa hari ini dia merasa bahwa junior yang biasa dia injak-injak jadi makin ke PD-an. Oke kalau itu maumu.

Andre memulai rencana kalau di toko dia begitu sombong dia kasih pelajaran saja nanti, di luar kerjaan dia bakal babat dan hajar habis-habisan Naufal.

***

Sore hari, jam istirahat. Perut Naufal berbunyi keroncongan, dia lapar dan menyadari belum makan apapun untuk pagi tadi. Ia keburu-buru melakukan transaksi dengan Gino.

Saat dia sedang melakukan absen istirahat dan izin untuk istirahat setengah jam, tiba-tiba sebuah tangan menuju kepadanya, bekal yang dibalut rapi dengan tas cangkul. Naufal menatap sosok yang tiba-tiba menyodorkan makanan itu.

Siska tampak terlihat memasang wajah malu.

Siska membuang muka ke arah jajaran unit pajangan, namun pipinya yang merona merah tidak bisa berbohong. Tangannya masih menyodorkan tas bekal bermotif kotak-kotak itu dengan kaku.

"Nih... buat lo," ucap Siska pelan, suaranya nyaris tenggelam oleh bising suara musik promo di dalam toko.

Naufal menaikkan sebelah alisnya, menerima tas bekal itu. "Buat gue? Tumben banget, Sis. Lo nggak lagi ngerjain gue, kan?"

Siska mendengus, mencoba menutupi kegugupannya dengan ketus yang dibuat-buat. "Ih, geer banget! Tadi pagi nyokap gue masak kebanyakan, daripada mubazir ya udah gue bawa aja. Lagian tadi lo udah bantu gue *closing* unit Veva, anggap aja ini upah jasa 'tangan dewa' lo itu."

[Ding!]

[Analisis Kebohongan Aktif!]

[Target: Siska]

[Status: Bohong. Siska sengaja bangun lebih pagi untuk memasak bekal ini khusus untuk tuan rumah. Dia memang sejak awal sengaja membuat ini.]

Naufal tersenyum tipis. Kemampuan analisis sistem ini terkadang membuatnya merasa seperti dukun, tapi melihat Siska yang salah tingkah seperti ini ada kepuasan tersendiri.

Dia ternyata memang lucu juga. Berbeda dengan Luna yang menampilkan sisi dewasa dan perbedaan umur, siska itu satu angkatan dengan dia, mereka lulus SMK baru baru ini, jadi itu terlihat sedikit menggemaskan.

"Makasih ya, Sis. Pas banget perut gue udah demo dari tadi," ucap Naufal sambil membuka tas bekalnya. Aroma nasi goreng gila dengan telur mata sapi yang masih hangat langsung menyeruak.

"Makan di belakang aja, Fal. Jangan di depan sini, nanti ditegur Pak manajer," bisik Siska sambil buru-buru pergi kembali ke konternya sebelum Andre melihat mereka berdua.

Naufal berjalan menuju ruang istirahat kecil di sudut gudang. Namun, baru saja ia hendak menyuapkan sendok pertama, langkahnya terhenti. Di balik rak stok barang yang tinggi, ia melihat Andre sedang berbisik serius dengan dua orang pria berbadan tegap yang bukan karyawan toko.

Naufal menajamkan pendengarannya. 

"Nanti pas dia pulang shift, pas bocah itu pulang malam. Pokoknya kasih pelajaran sampai dia nggak bisa masuk kerja besok. Gue muak liat mukanya yang sok jagoan itu," bisik Andre dengan nada penuh kebencian.

"Beres, Bos Andre. Yang penting setorannya lancar," jawab salah satu pria berjaket kulit kusam tersebut.

Naufal kembali menarik kepalanya ke belakang rak. Ia menyuapkan nasi goreng buatan Siska dengan tenang, seolah tidak baru saja mendengar rencana pengeroyokan terhadap dirinya.

Rasanya enak, gurih dan pas.  Berbeda dengan masakan Istri paman Rahmat saat terkadang dia main kesana.

Namun paling penting obrolan mereka jelas gak enak.

"Mau main fisik di luar, ya?" gumam Naufal.

Ia melirik panel status sistemnya untuk kemarin dia gak all in kepintaran doang, dia juga menambahkan status kekuatan. “Mari kita lihat siapa yang malah dibantai.”

Naufal yakin yang sok keras biasanya kalau di gaz malah kayak kertas, Andre itu ya gitu. Meski senior kalau di pepet paling juga kencing di celana.

.

1
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
horeee Lala kamu memang keren 🤤😍👍🏻
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
gass Lala tunjukkan skill piar luuuu😆😆🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Lala pasti bisa lolos test sebagai PR meskipun dia masih anak sekolahan
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
akhirnya dapat karyawan baru buat jadi PR di toko Mari'e Gadget Center Naufal
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
makanya Fal kalo bicara yang jelas jangan sepotong yang lengkap biar Lala tak salah paham 😆😆😆
.
kena mental Clarissa
Manusia Biasa: yang satu ini lucu haremnya nambah satu🤣
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
keren dah luuu Naufal gasssss 🤭🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
gasss terus Naufal 🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Mari'e Gadget Center Naufal akan mengguncang Jogja dan sekitarnya euy 🤤🤭 semangat terus jadi penguasa eh pengusaha jgn cuma jualan ponsel tapi merambah ke retail lainnya 🤭
BantengHitam
lah mereka ini beda brand tapi kok tempat kerjanya kayak barengan
Manusia Biasa: gini kak. jadi di toko hp walau beda brand tetap satu toko. semisal nih, ada toko hp

nah itu salesnya beraneka

ada yang A,
sales B Dan C

nah mereka walau beda brand tetap di satu tempat
total 2 replies
dhani satria
lebih setrooongggggg ya mba....
3RSEL
hareem ✌️✌️✌️
Manusia Biasa: hidup haremm/Drool//Drool/😄
total 2 replies
Yuliani Jogja
lah kok ada siska dia kam beda toko sekarang, nama. manajerjuga wahyu kemarin zain
Manusia Biasa: wkwkw
total 1 replies
Sa Ni
ane kembali lagi Thor...
udah sampe 100 juga ternyata
Manusia Biasa: wkwwk iya kak udah 100 bab, gaz maraton🗿
total 1 replies
Gege
genteng ga tuuuh....🤣
Manusia Biasa: 🗿🗿 wkwk
total 1 replies
Yuliani Jogja
saya kalik🤣
Clevansky88 Sky
semangat author crazy up 💪💪💪💪
Manusia Biasa: makasih kak😘
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
no komen 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Raihan
halo mampir juga di novel ku "kelas arang"makasih atas waktu nya 😄😄
dhani satria
empuks....,ati2 bolong ntar punggungnya
dhani satria: hahaha....,smua cowok ya psti mau nek gitu bang
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!