NovelToon NovelToon
Bukan Sekedar Pelarian

Bukan Sekedar Pelarian

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Pihak Ketiga / Cinta Murni / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Itha Sulfiana

Karena setiap orang memiliki rahasia.

Ellio yang baru sadar dari koma baru tahu bahwa gadis yang menjadi alasannya untuk bertahan hidup ternyata sudah membagi hatinya untuk orang lain. Patah hati tentu membuat Ellio hampir kehilangan arah. Namun, tekad untuk mendapatkan kembali cintanya mendorong ia lebih keras untuk segera pulih.

Di saat yang sama, ada Putri
yang mencintai Ellio dalam diam. Ia yang hanya berperan sebagai figuran di kisah cinta Ellio dan Shanum. Dia yang selalu ada untuk Ellio, malah menjadi tersangka yang harus di adili untuk kesalahan yang sebenarnya tidak patut di salahkan. Jatuh cinta.

Siapa yang bisa memvonis bahwa jatuh cinta adalah kesalahan ? Mungkin hanya Ellio. Dan, ketika Ellio baru menyadari arti kehadiran Putri, gadis itu sudah pergi. Menghilang seperti permintaan Ellio terakhir kali.

Cinta, benci serta sebuah tahta yang harus di teruskan, bagaimana kisah ini akan berakhir ?

Baca juga :
~Bima & Ellena : Pernikahan Kontrak
~Senja di Moorea

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itha Sulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BSP#26

Seperti yang sudah-sudah. Waktu terus bergulir tanpa terasa. Andra dan Shanum semakin dekat setelah kesalahpahaman yang dulu pernah terjadi. Walaupun, hingga kini baik Andra dan Shanum masih bungkam terhadap rasa yang bersemayam di dalam hati masing-masing. Keduanya hanya menjalani hubungan tanpa status tanpa tahu kapan akan meresmikan hubungan mereka.

Pun, dengan Putri. Gadis itu juga masih menjalani kehidupannya yang biasa-biasa saja dengan senyum setiap harinya. Meski terkadang, rasa sepi menyergap ketika dia kembali ke rumah dan hanya sunyi yang menyambutnya.

Perut Ellena juga semakin lama semakin membuncit. Hingga tak terasa waktu lahiran juga semakin mendekat. Semua orang kini sedang dalam keadaan harap-harap cemas karena menunggu kehadiran bayi kembar penerus kerajaan Dirgantara Group.

"Sha, apa kamu nggak mau kasih tahu Ellena sekarang tentang kita ?" Andra menggenggam jemari Shanum. Matanya menatap penuh harap pada gadis yang duduk di sebelahnya dengan tenang.

Shanum tertunduk lesu. Andra sudah tahu mengenai masa lalu Shanum dari mulut gadis itu sendiri. Tentang apa yang pernah terjadi antara dirinya dan saudara kembar Ellena yang sedang koma di rumah sakit. Sejak saat itu, Andra selalu meminta Shanum untuk memberitahu pada Ellena perihal kedekatan mereka. Namun, sampai sekarang pun Shanum belum juga mengatakannya pada Ellena, entah karena apa.

"Belum, Ndra. Aku masih ngerasa ini bukan waktu yang tepat." Jawab Shanum seraya menggigit bibirnya. Hatinya merasa tidak enak pada Andra karena terus mengulur waktu memberitahu Ellena. Hal itu juga yang menjadi alasan hubungan mereka tidak bisa maju dan hanya jalan di tempat karena Shanum merasa telah melakukan hal yang salah jika Ellena tidak tahu perihal ini.

Meski sudah berulang kali Ellena katakan bahwa Shanum bisa mencari lelaki lain dan melupakan Ellio, namun jujur saja Shanum merasa itu bukan tindakan yang tepat. Dia tidak ingin jika Ellio terbangun nanti, pemuda itu akan merasa di khianati oleh Shanum. Sungguh ! Shanum tidak ingin Ellio membencinya karena hal itu. Biar bagaimanapun, Ellio adalah pria yang baik. Dan Shanum merasa tidak ada hak untuk menyakiti pria sebaik Ellio. Di tambah lagi, Ellio pernah berjuang sebisa mungkin untuk membuat Shanum bahagia.

"Terus, waktu yang tepat itu kapan ? Sampai Ellio bangun ?"

"Aku juga nggak tahu." Jawab Shanum yang masih tertunduk dalam.

Andra pada akhirnya tak berkomentar apa-apa lagi. Berada dalam posisi seperti ini sungguh menyiksa Andra. Kenapa dia, Shanum dan Ellio harus terjebak dalam pusaran hubungan yang tidak jelas ini ? Andai saja Shanum bisa bersikap egois sedikit saja dan membiarkan dirinya dan Andra bahagia untuk saat ini. Toh, Ellio juga belum ada kejelasan kapan akan terbangun, bukan ? Atau, bisa jadi pria itu justru tidak akan pernah terbangun.

"Aku juga nggak bisa nunggu kamu lebih lama lagi, Sha ! Aku juga butuh kejelasan dari hubungan kita ini." Ucap Andra setelah beberapa saat hanya sunyi yang mendominasi. Pria itu juga butuh pengakuan dari Shanum sebagai pria satu-satunya yang memiliki hati gadis cantik itu.

"Aku ngerti perasaan kamu. Cuma, kamu juga harus ngerti posisi aku. Gimana kalau Ellio tiba-tiba bangun dan tahu aku udah sama kamu ? Pasti dia nggak bisa nerima ini semua, Ndra."

"Tapi kan, belum tentu juga dia akan bangun."

"Maksud kamu ? Kamu nyumpahin Ellio meninggal ya ?" Delik Shanum tak terima.

"Bukan gitu maksud aku. Aku cuma..."

"Kamu egois tahu nggak ?" Potong Shanum penuh amarah. Meski rasa cintanya pada Ellio sudah hilang, Shanum tetap tidak rela jika Andra mengatakan hal buruk tentang Ellio. Apapun itu.

"Egois ? Bukannya kamu yang lebih egois ?" Sergah Andra dengan senyum sinis di sudut bibirnya.

"Andra, Please ! Aku lagi gak ada tenaga buat berdebat sama kamu. Tolong !" Ucap Shanum dengan nada lemah. Gadis itu menyandarkan kepalanya di kaca jendela mobil Andra yang tengah melaju untuk mengantarnya pulang.

"Oke. Terserah kamu." Jawab Andra singkat. Amarah dalam dirinya ia pendam sebisa mungkin. Membahas masalah ini selalu hanya akan berakhir menggantung tanpa ada penyelesaian sama sekali antara dirinya dan Shanum.

"Kamu pulangnya hati-hati, ya." Ucap Shanum sembari tersenyum.

"Iya. Kamu juga cepat masuk gih. Kamu pasti capek." Andra ikut tersenyum. Sepersekian detik berikutnya, dia membawa Shanum ke dalam pelukannya hingga gadis berdarah campuran itu terkesiap tak percaya. Jantungnya bahkan rasanya ingin meloncat keluar karena tindakan tiba-tiba Andra yang sama sekali tidak di duganya.

Entah menguap kemana rasa marah pria itu sewaktu di mobil tadi. Shanum bahkan tidak mengira jika Andra bisa bertingkah seperti ini setelah ketegangan yang terjadi di antara mereka beberapa saat yang lalu.

"Aku pulang, ya." Sambung Andra kemudian. Pria itu sudah melepaskan pelukannya dari tubuh ramping Shanum dan melangkah kembali untuk masuk ke mobil.

Shanum masih setia mematung di tempat. Rasanya, aliran darah menuju otaknya membeku sehingga gadis itu terlalu lamban harus memutuskan untuk bereaksi seperti apa.

Barulah, ketika mobil Andra sudah keluar dari area rumahnya, Shanum baru tersadar dan segera menenangkan jantungnya yang berdetak tidak karuan.

"Astaga ! Apa-apaan ini ?" Gumam Shanum tak percaya. Sebisa mungkin dia berusaha menarik napas panjang berulang kali agar jantungnya bisa kembali normal seperti semula.

* * *

"Shanum ! Pulang di anterin siapa, sayang ?" Tegur Tuan Syakkir ketika putri tunggalnya baru saja tiba dengan di antar seseorang yang membuat Tuan Syakkir jadi penasaran.

"Hmmm itu, Dad. Sama Andra." Ujar Shanum gelagapan. Jemarinya bergerak menggaruk kepala yang tidak gatal.

"Andra wakilnya Bima ? Yang dari Dirgantara Group ?" Tanya Tuan Syakkir dengan mata terbelalak.

"Iya." Jawab Shanum dengan senyum malu-malu.

"Kamu pacaran sama dia ?" Rasa ingin tahu pria paruh baya itu kian menjadi.

"Nggak." Reflek Shanum berteriak. Kepalanya menggeleng begitu keras demi menolak asumsi ayahnya. Pipinya mulai bersemu merah menahan malu.

"Ciyyeeee anak Daddy udah punya pacar ya ?" Goda Tuan Syakkir.

"Ih, Daddy apaan sih ?" Segera Shanum menjauh dari jangkauan mata Tuan Syakkir. Entah sudah seperti apa wajahnya karena perilaku usil sang ayah yang senang sekali menggodanya.

"Pa, kamu ngapain sih godain anak kita kayak gitu ?" Nyonya Rosie menepuk bahu Tuan Syakkir. Wanita paruh baya itu baru saja muncul dari dalam dapur. Gemas sekali dengan perilaku sang suami yang terlalu usil mencampuri urusan anak muda.

"Biarin ajalah, Ma. Namanya juga papa sayang sama dia."

"Tapi, jangan di cari tahu sampai segitunya. Tuh, anak kamu sampai malu kayak gitu. Muka dia aja udah merah kayak kepiting rebus." Ujar Nyonya Rosie terkekeh.

1
Sri Afrilinda
suka ceritanya thour😍💪🤗
Sri Afrilinda
Masyaallah... Senyumnya mengalihkan dunia ku.... 🤭🤭
Sri Afrilinda
manis bangettt 😍😍😍
Sri Afrilinda
🤣🤣🤣🤣🤣
Desty Winianti
ini novel udh lama bgt..tp ak baru baca🤣....btw visual putri udh almarhum
Han*_sal
terimakasih .aku suka. muuuah
Ririn Satkwantono
makasih utk cerita si ganteng kk author.. sukses slu
Ririn Satkwantono
siapa yg melindungi siapa... wkwkwk..
murat tau nggk klo putri anak.adimas
Ririn Satkwantono
wiih.. tamat kah thor
Ririn Satkwantono
nnt klo marahan .. ellio pasti yg babak belur🤣🤣🤣🤣
Ririn Satkwantono
cocok dpt menantu kyk ellio... hello kitty jg🤣🤣🤣🤣
Ririn Satkwantono
ellio cmbokur🤣🤣🤣
Ririn Satkwantono
duh Gusti... senyumnya itu lho.. ellio
Ririn Satkwantono
Masyaa Allah... siapa yg nggk mau, klo ellio khilaf🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ririn Satkwantono
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ada ular tp bukan cobra🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ririn Satkwantono
jd kngen darren dirikuuuhhh
Ririn Satkwantono
ci cuit si ellio
Ririn Satkwantono
sayang nya... bima nggk hadir
Ririn Satkwantono
knp ellio slu ditunjukin sih foto nya... aq tkut terbawa mimpi... wkwkwk
Ririn Satkwantono
putri nangis... ellio mewek jg🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!