NovelToon NovelToon
Revenge : Black Mask

Revenge : Black Mask

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:28.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mutzaquarius

Karya ini merupakan karya jalur kreatif

Sekuel Mr. And Mrs. Walker

Nasib tragis harus di alami oleh Edward Walker. Diusianya yang masih muda, ia harus menyaksikan kematian kedua orang tuanya yang dilakukan oleh segerombol orang tak di kenal.

Tentu hal itu meninggalkan duka mendalam. Karena bagaimanapun orang tua Edward, yang tak lain adalah Charlie dan Ainsley, merupakan mantan anggota FBI yang disegani. Semua berspekulasi jika pelaku pembunuhan tersebut adalah musuh Charlie. Namun sayangnya, tidak ada satupun penegak hukum yang berhasil menangkap pelaku, termasuk Clara dan Aaron.

Namun tekad balas dendam sudah mendarah daging di hati Edward. Setelah dia dewasa, dia memerankan peran ganda untuk menyelidiki kasus pembunuhan orang tuanya. Tapi akhir-akhir ini ada yang menyalahgunakan identitas nya untuk melakukan kejahatan.

Siapakah dia ? Dan akankah Edward berhasil membalaskan dendam atas kematian kedua orang tuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 Terlambat

Edward berjalan dengan lunglai masuk ke dalam rumahnya. Dia sudah berhasil membalaskan dendam Kematian kedua orang tuanya dengan membunuh Thomas dan yang lainnya. Tapi, mereka hanya pion yang diperintahkan seseorang untuk melakukan hal keji tersebut.

Lalu, siapa sebenarnya dalang utama pembunuhan kedua orang tuanya? Apa alasan dia melakukan hal itu? Apakah dia musuh ayah dan ibunya saat masih menjadi anggota FBI? Tapi jika memang benar begitu, seharusnya Clara dan kapten Aaron juga menjadi target balas dendam. Tapi nyatanya mereka masih hidup sampai saat ini. Apa dendam itu baru saja terjadi?

Tapi satu-satunya kasus yang melibatkan ayahnya hanyalah kasus perampokan bank 15 tahun yang lalu, yang mana ayahnya berhasil menggagalkan tindakan kriminal tersebut. Tapi semua pelaku sudah tertangkap dan tidak ada korban jiwa. Dan tepat tengah malam setelah kasus tersebut terjadi, Ayah dan ibunya meregang nyawa di tangan Thomas dan yang lain.

Jadi itu berarti memang benar semua itu berhubungan dengan kasus perampokan tersebut. Apalagi pelaku perampokan yang sudah menyelesaikan masa tahanannya, di temukan tewas Mengenaskan. Tapi masalah, apa yang membuat orang itu dendam terhadap ayah dan ibunya dan juga pada para pelaku perampokan?

"Satu-satunya cara untuk mengetahui siapa orang itu hanyalah dengan menemukan pria yang mempunyai gambar kalajengking di lehernya. Tapi bagaimana aku bisa menemukan pria itu?" Edward terlihat frustasi. Tidak ada petunjuk lain untuk bisa menemukan pria itu. Tapi, mungkin dengan pergi ke apartemen milik Thomas, dia bisa menemukan pria itu.

"Yeah, Sepertinya nanti malam aku harus kesana. Aku sangat lelah hari ini." Edward membaringkan tubuhnya di sofa dan tidak membutuhkan waktu yang lama, ia sudah terlelap dalam tidurnya.

...****************...

Di gedung apartemen, tepatnya di lantai 15. Seorang pria dengan gambar kalajengking di lehernya, terlihat berjalan di lorong dengan senjata yang ada di tangannya. Dia berhenti di pintu apartemen milik Thomas dan mulai memencet bel.

Cukup lama ia menunggu, sampai-sampai dia tidak sabar dan menekan bel berulang kali.

"Sial!!" umpatnya. Dia tahu jika ada orang di dalam karena Thomas mempunyai wanita simpanan yang dia sembunyikan di apartemen itu.

Karena tak kunjung ada yang membuka pintu tersebut, pria itu menembaki pintu dengan senjata api yang sudah dipasangi peredam. Dan setelah beberapa kali tembakan, ia mendobrak pintu tersebut hingga terbuka.

BRAKH

Pria itu masuk dan melihat tidak ada siapapun di sana. Dia mulai menjalankan perintah tuannya untuk menghancurkan data yang di miliki oleh Thomas.

Mulai dari komputer, dokumen-dokumen yang ada di dalam ruang kerja serta benda apapun yang berhubungan dengan organisasi tuannya. Bahkan dia menggeledah kamar Thomas dan menghancurkan barang-barang di sana. Sampai ia mendengar sesuatu dari dalam kamar mandi.

Perlahan pria itu membuka pintu kamar mandi tersebut dan menodongkan senjatanya. Namun tidak ada siapa-siapa di sana. Padahal dia yakin jika wanita Thomas tinggal di apartemen itu. Apa wanita itu sudah pergi?

Tidak mau kecolongan, setelah selesai menghancurkan semua bukti yang berhubungan dengan organisasi bos nya, pria itu mulai menggeledah seisi apartemen untuk memastikan jika tidak ada orang di sana.

Sampai ia berhenti di dekat tempat tidur. Dia membungkuk dan melihat seseorang di bawah sana tengah menangis dalam diam.

Pria itu menyeringai dan menarik wanita itu dari kolong tempat tidur.

"LEPASKAN AKU!!" berontak wanita itu.

Pria itu tidak menggubrisnya. Ia langsung mengarahkan senjatanya pada wanita itu dan dengan sekali tembak, wanita itu sudah tidak bergerak lagi.

"Dengan begini tidak ada lagi bukti maupun saksi yang bisa membawa pelaku sampai pada bos besar," seringai pria itu. Dia menyembunyikan senjatanya di balik jaketnya dan pergi begitu saja dari apartemen Thomas.

Sementara itu, Edward dalam perjalanan menuju apartemen milik Thomas. Dia berharap akan menemukan petunjuk di sana.

Setelah sampai di tempat tujuan, ia memarkirkan motornya dan bergegas masuk ke apartemen tersebut. Dia tidak memakai mantel dan juga topeng hitamnya, melainkan memakai jaket dengan tulisan FBI di bagian belakang.

Dia berhenti di lobby dan memperlihatkan lencana nya pada resepsionis.

"Selamat malam," sapa Edward

"Se-selamat malam tuan. A-apa ada yang bisa saya bantu?" tanya resepsionis. Dia merasa gugup karena di hadapannya adalah anggota FBI. Dia bahkan berfikir, apa telah terjadi kasus di apartemen ini?

"Ada yang ingin saya tanyakan." Edward mengeluarkan foto Thomas dan memperlihatkannya pada resepsionis. "Apa kau pernah melihat pria ini?" tanya Edward

Resepsionis memperhatikan foto tersebut dan mengangguk pelan. "Iya tuan, tapi beliau tidak tinggal di sini. Hanya saja, beberapa kali saya melihat pria itu kemari bersama dengan nona Emira."

Edward mengerutkan keningnya bingung, " Emira?" tanyanya

"Iya tuan. Sepertinya dia kekasih nona Emira."

Edward membulatkan kedua matanya sempurna. "Bisa kau antar aku ke kamarnya?"

"Ta-tapi ... "

"Kau pasti tahu jika pria ini di bunuh dan pelakunya belum tertangkap sampai sekarang. Bahkan satu persatu temannya juga di temukan tewas. Jadi, tidak menutup kemungkinan wanita itu juga dalam bahaya," ujar Edward

Resepsionis terkejut mendengar penjelasan Edward. Dia buru-buru mengantar pria itu ke lantai 15, tempat di mana Emira tinggal.

Saat keluar dari lift, Edward melihat seorang pria aneh berdiri di sana. Dia melirik sekilas pria itu, walaupun tidak terlalu jelas wajah pria itu karena menunduk dan terhalang topi, tapi Edward merasa jika pria itu sangat mencurigakan.

Namun perhatian Edward teralihkan saat si resepsionis mengajaknya bicara. Edward melewati pria itu begitu saja dan fokus mencari Emira. Sementara pria itu masih menunduk dan masuk ke lift dengan tenang.

Edward dan resepsionis di buat menganga, sesampainya di depan kamar apartemen milik Emira. Mereka bergegas masuk dan melihat kondisi ruangan yang sudah berantakan.

Merasa ada yang tidak beres, Edward menggeledah seisi ruang dan menemukan seorang wanita tergeletak bersimbah darah di lantai.

"Oh my God, Nona Emira!!" pekik si resepsionis

Edward segera memeriksa nadi Emira dan ternyata wanita itu masih hidup. "Cepat panggil ambulan!!" perintah Edward. Dia memberikan pertolongan pertama seperti mengikat luka di perut Emira untuk menghentikan pendarahan.

Sambil menunggu ambulan datang, Edward melihat seisi kamar yang berantakan. Bahkan dia juga melihat ruang kerja Thomas yang hancur lebur.

"Sial!! Sepertinya aku datang terlambat," umpatnya. Dia mencoba mencari bukti yang tersisa, namun sia-sia. Dokumen-dokumen di sana sudah di bakar dan komputer juga hancur. Dia mengusap wajahnya kasar dan berteriak kesal.

"Shit!! Siapa yang melakukan hal ini?" Edward memejamkan matanya dan teringat pria mencurigakan yang berpapasan dengannya.

"Jangan-jangan ... "

1
Anny
Buruk
Anny
Biasa
Gintania nia
Luar biasa
🍾⃝ Wͩᴀᷞɴͧɢᷡɪͣ
Aku justru sdh bisa menebak kalo yg membunuh orang tua Edward adalah ayah dr pacarnya adik angkat Edward
🍾⃝ Wͩᴀᷞɴͧɢᷡɪͣ
berarti si topeng hitam ini mungkin Edward🤔
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
buat judul lagi ya Thor
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut ya aq beri 🌹 lagi
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
bunga mawar 🌹 lagi ya hehehe
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu kak/Applaud/
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
🌹
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut dunk, aq udah ngasih bunga 🌹 lagi nih hehehe
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu kak 💜
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
bunga mawar buat author 🌹
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu kak 💜
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
Clara turun gunung ini mah ceritanya 👏
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut ya hehehe, ceritakan bagussss banget
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut ya hehehe
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Siyap kak
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut ya Thor, aq slalu mendukung ceritamu. aq selalu ngasih bunga mawar untuk selalu update
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu kak 💜💜
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut dunk, jangan terlalu lama ya thour🤩😂
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
cerita nya bagus, aq setia membaca novel novel seperti ini. jarang ada novel sprti ini
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu kak 💜💜/Applaud//Applaud/
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut ya Thor ceritanya aq udah nunggu penapsaran 🤣
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Siyap kak
total 1 replies
Ucu Borneo.
mantap tor👍
Ucu Borneo.: iya sama2 de🙏
total 2 replies
SE_PATU
pelaku yang bukan sebenarnya...
mencontoh, tapi apes. kasihan..😄
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!