NovelToon NovelToon
Legenda Pendekar Naga Putih

Legenda Pendekar Naga Putih

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Dan budidaya abadi / Murid Genius / Dendam Kesumat
Popularitas:311.6k
Nilai: 4.6
Nama Author: Ginzhi

Dibuang dan dikhianati oleh para saudaranya sendiri, membuat Jin Mu seorang pangeran dari kekaisaran Tengah, berada di ambang kematian.

Namun pertemuannya dengan seekor mahluk yang menjadi legenda, membuat hidupnya saat itu mulai berubah. Perjalan untuk balas dendam, akan mengiringi langkahnya dalam usaha memperebutkan kursi kekuasaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ginzhi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Guru aneh

Berjalan melewati kota, Jin Mu nampak begitu menggigil. Tak hanya itu saja, seluruh tubuh terasa begitu memar, mempelajari jurus yang sulit nampaknya membuat tantangan sendiri untuk Jin Mu saat ini.

"Haah, guru dimana? Apa dia masih berada di tempat itu lagi?" Pikir Jin Mu berjalan sambil memeluk tubuhnya sendiri yang kedinginan.

"Hey bocah! Kau kemana saja, aku pikir kau tengah menantang dan membuat keributan?" Panggil Zhenzi dari kejauhan.

"Cih, kau berbicara seperti itu dengan leher penuh tanda merah?" Jawab Jin Mu dengan tatapan sinis.

"Hanya kenalan kecil, kau seharusnya mencoba untuk pengalaman mu kau tahu..." Bisik Zhenzi memegang pundak Jin Mu sambil menaik turunkan alisnya.

"Kupikir guru lupa alasan kita kemari, atau guru sudah melupakan masalahnya?" Tanya Jin Mu.

"Tidak-tidak, aku masih ingat dengan sangat jelas tujuan kita kemari. Aku memiliki alasan tentang hal tadi!"

"Alasan untuk bersenang-senang?"

"Hei bocah, kau harus tahu tempat yang kau sebut tadi terkadang luarnya seperti tempat untuk bersenang-senang, namun kenyataannya berbeda."

"Aku tidak mengerti?"

"Hah kau ini, menjadi pemuda yang terkurung dalam sangkar nampaknya membuat mu jadi berpikiran sempit!"

Zhenzi segera berjalan, sementara Jin Mu yang benar-benar tak mengerti hanya bisa menaikan kedua alisnya, apa yang Zhenzi katakan memang mana mungkin bisa untuk seorang pemuda yang terkurung dalam istana mengerti.

"Kita akan kemana guru?"

"Penginapan, sebentar lagi hari akan malam. Mana mungkin kita berkeliaran di luar dengan suasana dingin seperti ini?"

***

- Penginapan Bunga

"Apa benar ini penginapan yang normal? Dari namanya terlihat mencurigakan?" Jin Mu pun memandang sekitarnya dengan ragu.

"Tentu saja ini penginapan normal, Nak. Apa kau pertama kali mampir kemari?" Jawab Zhenzi tersenyum sambil mengangkat jari tangannya.

Suasana penginapan terlihat cukup ramai, nampaknya kebanyakan adalah orang-orang pelancong. Sementara sebagiannya, adalah para pedagang atau orang-orang yang tengah melakukan perjalanan kemari.

Sementara itu, disaat Jin Mu dan Zhenzi tengah berjalan masuk. Seorang wanita berjalan keluar dari sebuah ruangan, beberapa memandang kearahnya, cantik sudah jelas itu.

Matanya sekilas memandang kearah Zhenzi terbesit sebuah senyuman. Begitu juga dengan Zhenzi, saat kedua mata mereka saling bertabrakan keduanya saling tersenyum seolah saling kenal.

"Woah! Itu Nyonya Yeyen, jarang sekali aku bisa melihatnya seperti ini!" Ucap salah seorang pengunjung.

Dengan anggun dan elegan Yeyen berjalan menuruni tangga. Beberapa sorot mata pun memandang kearahnya, bak seperti sebuah permata yang langka, semua orang tak ada yang berkedip menatapnya.

"Apa cuma perasaan ku saja atau memang dia terlihat berjalan kemari?" Jin Mu menyipitkan kedua matanya.

"Yah, lama tidak berjumpa bocah-"

*BUGHH!!

Perut Zhenzi langsung diberikan sebuah hantaman. Menerima pukulan itu, Zhenzi pun sampai berjongkok memegang perutnya dengan kedua tangannya.

"Ughh! Kau kasar sekali!"

"Bajingan, kenapa kau muncul dihadapan ku sekarang!" Jawab Yeyen mengepalkan tangannya.

Semua orang yang melihatnya hanya bisa terdiam dan terkejut. Begitu juga dengan Jin Mu yang tiba-tiba menerima situasi seperti ini. Apalagi ini pertama kalinya dia melihat seseorang memukul sang guru.

"Ahh maaf, sepertinya tadi tanganku tidak sengaja terpeleset hehe..." Yeyen menutup mulutnya dengan lengan panjang miliknya.

"Apanya-"

"Diam! Cepatlah kemari!" Yeyen pergi kembali naik keatas tangga, sementara Zhenzi segera berjalan naik mengikuti, begitu juga dengan Jin Mu yang hanya mengekor.

"S-siapa pria tadi? Apa dia kenalan Nyonya Yeyen?" Tanya seorang pria yang semapat terdiam melihat kejadian tadi.

1
Tamima II
👍👍👍👍🥰🥰🥰🥰🥰
Tamima II
👍👍👍👍👍👍💪💪💪💪💪
Lintang Putri
berantakan
Lintang Putri
jooossss....
Thor lucu... menghibur
Kembang Pasir
biasanya tuh 9⭐ tiap tahap kultivasi,ini 5⭐
Aisaka Productions
bocah 10 tahun kira kira gurunya udah setingkat apa yah🤔
Aisaka Productions
nge plesetin bahasanya pas banget
Aisaka Productions
iihhh takut nyoo
Aisaka Productions
tak semudah itu ferguso
Budi Purdan
ini aneh ,kekuatan terpaut jau kok ..meski bisa regenerasi ya ....
Budi Purdan
konyoolll
Dwi Andrianto
"DIRINYA" yg sudah tak mampu berdiri.. jgn pake kata "TUBUHNYA" yg sdh tak mampu berdiri.....
Abdrhmn Rama
Lumayan
Abdrhmn Rama
Kecewa
Shinta Dharma
semangat boss
Shinta Dharma
Luar biasa
Pandy Uciha
sepertinya makin lama mending tidur
Adi Hernowo
kapan Thor up lagi, apa dah tamat ini Thor........
Firta Sari: ini ku Liat yg komen dri thn 2024 smpe skrg gda blsan dri author mengenai klnjutan cerita nya mentok di bab 70
total 1 replies
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
bantai Jin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!