NovelToon NovelToon
Pesona Si Gadis Badas

Pesona Si Gadis Badas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:76.5k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Mikayla Rasyida Rayn atau Mika adalah sosok gadis yang ceria dan pecicilan seperti Onty-nya dulu. Dia adalah pengamat yang handal dan analisanya selalu tetap. Kelihatannya saja dia sangat pecicilan dan ucapannya ceplas-ceplos, tapi dia sangat genius.

Namun di balik wajahnya yang ceria dan menyebalkan, dia mengikuti jejak dari Opa buyutnya. Bahkan dia jauh lebih mengerikan dibandingkan Opa buyut dan Uncle-nya. Semua itu dikarenakan sesuatu yang membuatnya trauma.


Season Baru untuk cerita Mika dari (Anak Genius Milik Sang Milliarder)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemenang

"Gue ngg..."

"Kamu. Lo gue end," tegur seorang gadis dengan mata memelotot. Dia adalah Mika yang tak suka dengan panggilan lo dan gue. Apalagi keluarganya selalu menggunakan aku dan kamu.

Pemuda yang tak lain adalah Ega, ketua dari geng motor ZIGOZ itu hanya terkekeh canggung menanggapi teguran Mika. Dia sudah terbiasa dengan kosa kata itu. Tampaknya mereka seumuran, walaupun secara perawakan badan lebih besar dan tinggi Ega. Balapan telah usai, Mika yang menjadi pemenangnya. Dia berhasil mencapai garis finish terlebih dahulu dengan memenangkan hadiah sebesar 20 juta. Tidak ada yang menyangka, terlebih melihat badan dari Mika itu sendiri. Ketua geng motor yang mengikuti merasa diinjak harga dirinya. Dikalahkan oleh seorang perempuan.

"Baik lah, kamu luar biasa. Bisa mengalahkan kita-kita yang sudah terbiasa jadi pemenangnya. Sekali lagi, selamat sudah jadi juaranya." ucap Ega dengan nada sedikit canggung. Aneh rasanya harus menggunakan kosa kata aku dan kamu. Padahal dia sedang berada di wilayah luar rumah atau sekolah.

"Makasih. Selama aku ikut, aku yang akan jadi pemenangnya. Jadi kalau ada aku, mending kalian mengalah saja." seloroh Mika membuat beberapa remaja di sana tertawa pelan. Ada yang menganggap itu hanya guyonan semata, tapi ada juga dianggap serius. Bahkan ada beberapa orang yang menganggap kemenangan Mika ini hanya lah keberuntungan saja.

"Aku akan mencoba mengalahkanmu lain waktu. Aku tidak akan menyerah sampai kamu kalah denganku. Nanti kita tanding lagi kalau ada jadwal balapan," ucap Ega dengan santainya menantang Mika.

"Aku tunggu," ucap Mika sambil menepuk dadanya dengan pelan. Ia sangat percaya diri akan menang jika ada balapan lagi.

"Oh ya... Ini kita bagi-bagi saja uangnya atau nggak buat makan bareng. Aku nggak butuh uang ini. Tadi ikut balapan juga cuma iseng karena penasaran," lanjutnya tiba-tiba.

Semua orang yang ada di sana terkejut dengan pernyataan Mika. Gadis itu malah meminta semua orang untuk menggunakan uang hasil balapan itu buat makan bersama atau dibagikan. Padahal biasanya yang ikut balapan itu pasti sedang butuh uang. Ega menatap semua orang yang masih shock itu. Mereka malah kebingungan sendiri harus melakukan apa.

"Maksudnya bagaimana, Mika? Kamu kan nggak masuk geng motor mana pun, jadi tidak terikat. Uang ini sepenuhnya milikmu. Kami tidak akan meminta sepeser pun," tanya Ega mewakili yang lainnya.

"Ya ini buat jajan semua di sini. Nanti Mika cukup belikan saja cilok, telur gulung, batagor, dan es buah." celoteh Mika dengan santainya.

"Mika nggak butuh uang kok. Uang Mika sudah banyak, menggunung malah." lanjutnya sambil merentangkan kedua tangannya untuk menggambarkan tentang banyaknya uang yang dia miliki.

Sombong...

Nggak sombong Mika itu, cuma pamer sedikit aja.

Sama aja, Markonah.

Hahaha...

Bukannya marah dikatai sombong oleh semua orang, Mika malah santai saja. Dia tak peduli pada omongan oranglain, toh dirinya sendiri yang memulai. Lagi pula itu fakta, dia tak membutuhkan uang dari hasil balapan ini. Dia ingin mempunyai teman dan mendapatkan pengalaman baru. Ini adalah sebagian dari rasa penasaran yang telah berhasil dirinya wujudkan.

"Karena Mika nggak mau uangnya dan minta kita buat pakai jajan, mending besok kita kumpul dimana gitu. Terus jajan bareng. Mika juga harus ikut karena ini sebenarnya adalah hak dia. Nanti sisanya, bisa kita gunakan buat bantu orang-orang yang membutuhkan." ucap Reska memberikan saran.

"Setuju," seru semuanya kecuali Mika yang malah asyik makan lolipop di atas motor Axel. Mika tak ada takut-takutnya sama sekali padahal di sana laki-laki semua.

"Besok aku mengurus administrasi masuk SMA. Jadi kalau pagi, aku nggak bisa." ceplos Mika saat tahu dirinya akan diajak.

"Emangnya kamu mau masuk sekolah mana?" tanya El dengan raut wajah penasarannya.

"SMA Genta Bumi," jawabnya dengan antusias.

"Apa? Kita satu sekolah dong. Kamu jadi adik kelasku. Berarti kamu panggil aku dengan panggilan Kakak lho," seru Reska dengan raut wajah girangnya seperti mendapatkan mainan baru.

Wah... Mika nggak beruntung dong. Masa Kakak kelasnya nggak ganteng,

Aku ganteng ya. Di sekolah itu, aku yang paling tampan.

Pletakk...

Awwww...

Hahaha...

Mika, pulang. Sudah malam, biar aku antar.

Eh...

Axel... Dia kan tadi berangkatnya sama aku. Kok jadi pulangnya sama situ,

Sepeda keramatnya Mika jangan lupa besok dibawa ya,

Ha?

***

"Ini jalannya kemana?" tanya Axel yang tengah memacu motornya dengan kecepatan sedang.

"Lewat jalan pocong aja, Bos. Nanti aku biar jalan kaki masuk gangnya," ucap Mika memberitahu.

"Jalan pocong? Jalan apa itu? Emangnya ada nama jalan pocong di sini?" tanya Axel lagi.

Axel terkadang tak mengerti dengan gaya bicara dari Mika itu. Ada-ada saja ulah Mika yang membuat Axel kebingungan. Axel mengantar Mika untuk pulang. Bukan tanpa alasan, dia sangat penasaran dengan rumah Mika. Kalau perlu, dia harus bertemu keluarganya. Bisa-bisanya Mika yang notabene seorang perempuan baru lulus SMP, keluyuran larut malam. Bahkan bisa sampai ikut balapan. Apakah orangtuanya tahu atau tidak?

"Ada. Jalan pocong tuh itu lho yang ada di dekat komplek perumahan R." ucap Mika dengan santainya.

"Itu jalan lompat-lompat, Mika." gerutu Axel yang kesal dengan Mika.

"Yang biasanya lompat-lompat apa? Pocong kan?" ucap Mika tak mau kalah.

"Sok tahu. Kaya pernah lihat pocong lompat aja. Lihat setan ya lari, mana tahu itu pocong lompat apa enggak." gerutu Axel sambil melirik sinis Mika dari kaca spionnya.

"Rumahmu di komplek perumahan R atau mananya?" tanyanya lagi.

"Iya, tapi lewat belakang aja. Nanti ketahuan satpam," seru Mika yang memang tak ingin ada orang mengetahui tentang kepergiannya.

"Kabur ya?" seru Axel dengan tuduhannya.

Enggak, cuma pergi nggak pamit aja.

Axel menghela nafasnya kasar. Berbicara dengan Mika itu hanya menguras tenaganya saja. Apapun yang dirinya tanya, pasti akan dijawab asal. Mika tampak memejamkan matanya sambil menghirup udara malam di atas motor. Rasanya begitu nyaman, kebebasan ini terasa sangat tenang. Kedua tangannya memegang erat jaket milik Axel agar dirinya merasa aman.

"Apa dia nggak takut kalau aku culik ya? Aku ini orang asing yang mengantar dia pulang," gumam Axel di balik helmnya. Ia bertanya-tanya pada dirinya sendiri mengenai Mika yang tiada takutnya sama sekali dengan orang asing sepertinya. Apalagi mereka berkenalan di arena balapan yang imagenya buruk bagi orang-orang.

Aku nggak takut, Kak Axel.

Mika ini pemberani,

Kalau ada yang macam-macam, aku tembak itu kepalanya pakai pistol isi sambal punya Mika.

Eh...

Dia dengar? Perasaan ngomongnya udah pelan. Cenayang kali ini bocah,

Aku bukan cenayang, tapi pantas disayang-sayang.

Eeh...

1
Ita Xiaomi
Itu pistol siapa lg yg diambil Callie 😁
Aniza
anak ny achel ngggak klah heboh y dri achel kecil
faaa
lanjut thorr 😍
ririen handayani
👍👍👍👍👍👍👍👍👍🤣🤣🤣🤣🤣🤣 hidup kali mambu
irena
harus ditangkap itu si zion
irena
lanjut thor. seru banget
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
mantabbbb🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
tq lanjutt thor gemessss🙏😍
Ayani
lanjutttt thorrr lgi seru nieee
tia
bikin penasaran 😁😁
tia
lanjut thor tambah lagi updatenya 😁
Keinara Leticia
aww, 🥰
Dewi kunti
ya ealaaaaahhh berasa digantung hatiku 😤😤😤😤😤😤
E F
tq thor🙏😍
lanjuttttt bykkkkk thor💪😄
Budi Rahayu
dol.... dol.... dol.... callie 😂😂😂😂😂
tia
digantung tinggal sedikit saja
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 lgsg kena mental
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!