NovelToon NovelToon
BIDADARI BESI

BIDADARI BESI

Status: tamat
Genre:Mafia / Kebangkitan pecundang / Anak Yatim Piatu / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:436.1k
Nilai: 5
Nama Author: Arlingga Panega

Leona harus menghadapi cobaan hidup yang berat sejak usia dini. Ketika berusia lima tahun, orangtuanya, yang merupakan sepasang perwira yang teguh, tewas dalam pembantaian mengerikan karena ikut mengusut sebuah kasus besar yang terjadi di kota X.

Ditinggalkan tanpa keluarga, Leona harus belajar bertahan dan menghadapi kehidupan yatim piatu. Meskipun begitu, kekuatan batinnya yang luar biasa membantu Leona melawan rasa kehilangan dan kesepian. Pada usia enam tahun, hidupnya berubah secara tak terduga ketika dia diadopsi oleh seorang pria kaya bernama Willson Smith.

Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama ketika Leona mengetahui bahwa Willson Smith sebenarnya adalah seorang ketua mafia yang kuat dan berpengaruh di kota C. Terpapar oleh dunia gelap kejahatan, Leona harus menemukan keberanian dan keteguhan untuk menjaga integritasnya sendiri.

Sanggupkah dia menemukan pembunuh kedua orang tuanya dan membalas dendam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arlingga Panega, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketua Mafia Black Dragon

Dalam rerimbunan hutan lebat, tepat di tengah-tengah sebuah desa terpencil, tersembunyi sebuah bangunan besar yang menakutkan. Markas Kelompok Mafia Black Dragon, sebuah kompleks megah yang menjadi pusat kekuasaan gelap, menunjukkan keangkeran dan kemewahan secara serempak. Dengan kecanggihan arsitektur yang tak tertandingi, markas ini mengesankan siapapun yang berani mengamatinya dari kejauhan.

Markas ini benar-benar sebuah gemilang dalam dunia kriminal, melebihi harapan bahkan para penjahat paling ambisius sekalipun. Dinding-dindingnya dibangun dari batu-batu kuat yang memberi kesan tak tergoyahkan. Dengan menara tinggi yang menjulang ke langit dan dekorasi klasik yang mempesona, bangunan ini seakan mengisyaratkan kemegahan dan dominasi yang tak terbantahkan.

Akses menuju markas ini sangat tersembunyi, hanya dapat diakses oleh anggota kelompok dengan kode rahasia. Pintu gerbangnya terlindung rapat dengan berbagai perangkat keamanan canggih yang mampu mengintai dan mendeteksi setiap pergerakan yang mencurigakan. Rimbunan hutan yang mengelilingi markas menambah lapisan perlindungan alami, memastikan lokasi ini hampir mustahil ditemukan oleh pihak berwenang.

Begitu memasuki area markas, suasana mewah dan anggun seketika menyambut. Gaya arsitektur interior yang klasik dan berkelas memperlihatkan kemewahan tak terhingga yang dinikmati oleh para anggota Mafia Black Dragon.

Ruang-ruang besar yang dihiasi dengan furnitur eksklusif dan ornamen seni bernilai tinggi menciptakan suasana yang di luar dugaan bagi kelompok kejahatan.

Namun, keindahan dan kemewahan ini hanya penutup dari kegelapan yang menyelimuti kelompok ini. Di balik dinding-dinding marmernya, tersembunyi rencana jahat dan operasi kejahatan yang tak terhitung jumlahnya. Ribuan anggota kelompok ini terlatih secara profesional, menjadi pion-pion setia yang siap melaksanakan perintah tanpa ragu atau belas kasihan. Mereka merupakan sosok yang membawa ketakutan ke dalam jiwa siapapun yang mendengar nama Black Dragon.

Meskipun bersembunyi di desa terpencil, kelompok ini memiliki jangkauan yang luas dan mempengaruhi sektor-sektor penting di berbagai wilayah. Jaringan mereka yang tak terlihat menyebar ke berbagai kota besar, mengendalikan perdagangan ilegal, pemerasan, dan bahkan pengaruh atas keputusan politik yang menentukan.

Markas Kelompok Mafia Black Dragon menjadi representasi sempurna dari kedigdayaan kejahatan yang berusaha memastikan keberadaan mereka terus berada dalam bayang-bayang. Keangkeran tempat ini mengirimkan peringatan jelas bagi siapa saja yang berani melangkahkan kaki ke dunia mereka: kesombongan dan kekayaan mungkin bersinar terang, tetapi kegelapan yang tersembunyi akan menghadang siapapun yang menantang otoritas mereka.

Seorang pria terlihat duduk di sebalik meja kerjanya, sambil memeriksa beberapa berkas yang menumpuk. Dia telah lama meninggalkan markas hanya untuk mengurus seluruh usaha yang selama ini digelutinya dan hanya memerintahkan kepada salah seorang tangan kanannya, untuk mengurus markas yang menjadi kebanggaannya.

Tok..

Tok...

Tok...

Terdengar pintu ruangan itu diketuk dari luar, tak lama kemudian seorang pria yang menggunakan kacamata bulat dan tebal masuk ke dalam ruangan, tangannya menenteng beberapa berkas yang lumayan tebal dan sangat banyak, kemudian segera menyimpannya di atas meja kerja sang bos.

"Apa kau sudah mendapatkan informasi yang kuinginkan?" suara dingin itu terdengar meluncur dari mulut pria, yang saat ini tengah duduk dengan gagah di kursi kebanggaannya.

"Beberapa orang hacker kita telah mendapatkan bukti-bukti yang akurat, jika kematian yang dialami oleh Adrian Romero beserta istrinya, ternyata ada campur tangan salah seorang anggota keluarganya." ucap pria itu sambil menunjukkan beberapa berkas yang mungkin saja dibutuhkan oleh tuannya.

"Hmm.." pria itu menjawab dengan sangat dingin, namun tatapannya terarah kepada kata demi kata yang tersusun dalam kertas-kertas yang kini berada di hadapannya. Sesekali dahi pria itu terlihat mengernyit, namun dia tak berhenti membaca seluruh laporan yang diberikan oleh hacker kepercayaannya.

"Apakah kita perlu melakukan penyerangan terhadap keluarga Romero?" tanya pria berkacamata.

"Tidak!" pria itu menjawab dengan sangat tegas, tangannya terlihat memijit keningnya yang saat ini terasa sangat pusing.

"Biarkan Leona yang melakukannya! Jangan pernah mencampuri urusan putriku! Sementara waktu ini siapkan saja orang-orang untuk terus mengawasi kediaman dan juga kegiatan yang dilakukan oleh seluruh anggota keluarga Romero, Jangan sampai ada yang ketinggalan satu pun!" lanjutnya dengan suara berat.

"Bagaimana dengan keluarga Marvin? Haruskah kita juga mengawasi mereka?"

"Apa kau benar-benar sangat bodoh? Bukankah kau tahu, jika salah seorang putri dari keluarga besar Marvin itu merupakan menantu dari keluarga Romero. Jadi sudah sepantasnya jika kau mengirimkan anak buahmu untuk mengawasi mereka juga!" jawab pria itu sambil memelototkan matanya, setelah mendengar pertanyaan konyol yang diajukan oleh kaki tangannya itu.

"Baik bos!"

Pria berkacamata itu segera pergi meninggalkan ruangan milik bosnya, dia tak ingin menjadi sasaran kemarahan pria itu. Apalagi selama ini semua orang telah mengetahui bagaimana tindak-tanduk dari seorang Willson Smith, saat dia tengah menjalankan aksinya sebagai seorang ketua mafia Black Dragon yang terkenal sangat bengis dan juga kejam.

Tap...

Tap...

Tap...

Seorang gadis cantik muncul dengan pakaian seksinya, membuka pintu ruang kerja milik Willson Smith. Dia berjalan sambil berlenggak-lenggok menunjukkan sebagian tubuhnya yang terbuka.

"Kau mencariku?" gadis itu bertanya sambil mengerlingkan mata ke arah Willson, dia pun mendudukkan bokongnya tepat di atas meja kerja milik pria itu.

"Apa kau tidak bisa melihat dimana letak kursi? Bokongmu itu terlalu kurang ajar, sehingga dia bisa duduk di mana saja." umpat Willson sambil menatap tajam gadis yang saat ini terlihat begitu genit.

"Oh! Ayolah Willson! Kau terlalu kaku. Aku bahkan tak pernah melihatmu berdekatan dengan wanita manapun, apa kau masih sehat?" tanya wanita itu sambil menjulurkan lidahnya.

"Apa kau ingin aku memotong lidahmu? Duduk dikursi! Dengarkan perintahku! Jika kau sampai gagal kali ini, akan ku pastikan jika hidupmu akan segera berakhir, Elena!" ucap Willson, nada suaranya mulai meninggi, membuat wajah gadis itu akhirnya cemberut.

Dia pun segera bangkit dari meja dan duduk di kursi, berseberangan dengan Willson.

"Pelajari semua berkas itu! Masuklah ke dalam keluarga Romero, pastikan kau tahu apa yang menjadi tugasmu saat ini, tanpa harus aku sendiri yang memberikan perintah!" ucap Willson.

Elena memutar bola matanya jengah, dia telah mengenal Willson sejak keduanya masih berada di fakultas yang sama, namun pria itu terus saja bersikap dingin. Dia seolah tidak pernah tertarik kepada gadis manapun, bahkan hingga usianya saat ini mencapai 28 tahun, pria itu masih belum juga memiliki kekasih. Hingga terkadang Elena berfikir, mungkinkah jika sahabatnya itu memiliki kelainan?

"Apa kau benar-benar tidak tertarik terhadapku? Lihatlah! Aku bahkan telah mempergunakan pakaian yang begitu terbuka, tapi sepertinya kau tidak terusik sama sekali." tanya Elena sambil mendekat ke arah Willson.

"Berhenti di sana atau kau akan tahu apa yang bisa aku lakukan terhadap nyawamu!" ancam Willson, tangannya saat ini telah menggenggam sebuah benda kecil, membuat Elena langsung mundur. Dia menggelengkan kepalanya, kemudian berbalik ke arah pintu, meninggalkan ruangan kerja yang ditempati oleh Willson Smith.

"Ciiih! Dasar bujang lapuk!" cibir Elena sambil mengerucutkan bibirnya.

1
kriwil
knp jadi benci si will kaena sok dekat sama ayah laknat dan ibu tiri edan itu ya
kriwil
emang pantes si will datang minta restu orang calvin aja ga pernah mbiayai dan nlantarin liora
kriwil
ngapain kau minta restu sama bapak kurang ajar itu will demi membahagiakan bini baru dia rela menelantarkan anak lainya dan membuang istri sah dan memisahkan anak kembarnya demi wanita baru
kriwil
dan aneh nya ngapain si willson akan menemui si celvin bapak ga tangung jawab sama liora minta restu 🤣🤣
kriwil
siap siap ketmu anak kandung mu willson 😀
kriwil
nah yang pantas jadi anak si wilson itu si leona bukan anak lembek kek kendrick
kriwil
masa bibit seorang willson cengeng malah pantas si leona yang jadi anak si willson
kriwil
semoga cepat mendapat karma sekalian sama bini ke 2 nya
kriwil
bukanya su liora pas habis di tiduri wilson dia di kasih 2 atm masa iya bisa hidup susah miskin gitu
kriwil
kasih vido nya ke emak mu wil biar matanya kebuka lebar tuh kelakuan calon mantunya
kriwil
bisa bisa seorang nyonya sherly yang kaya raya bisa ketipu buntalan jalang 🤣
kriwil
berarti bapak nya leona yang mati itu cuma bertangung jawab nikah in perempuan yang di hamili wilson ,kasian sekali si perwira yang baik hati
kriwil
skip 10thn atau 15thn kemudian tour biar ga kelamaan perang nya
kriwil
tunggu beberpa tahun kedepan susan suami mu paati akan di bantail sama keponakan tirinya😀
kriwil
anak pungut dan anak tiri kenpa selalu mempunyai hati busuk selalu iri dan dengki apa memang di takdirkan begitu😀
❄️ sin rui ❄️
si arra arra 🤣
❄️ sin rui ❄️
thor aku baca baru nyampe bab ini, tapi thor apakah di akhir willson bakal jadi musuh wilona? aku sih berharap nya tidak ya thor, gak apa2 wilsoon keras mendidik wilona, asal di akhir mwreka gak jdi musuh
Aize Ze🗝️🥀°_°
kok gk ad thor
lovely
anjay kocak jg🤣neh bocil😭
lovely
kasihan sekali leona🥺🥺ditinggal sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!